Soroti ketimpangan anggaran di Kementerian PU PR, Hj Sri Wahyuni berikan solusi ditengah Pandemi

Soroti ketimpangan anggaran di Kementerian PU PR, Hj Sri Wahyuni berikan solusi ditengah Pandemi


Jakarta - Suara Jatim

Hj. Sri Wahyuni, S.Sos menyoroti masih ada ketimpangan anggaran antara belanja operasional sebanyak 70 M dibandingkan dengan belanja modal yang hanya 1,3 M. Pada situasi pandemi seperti ini, harusnya bisa ditekan dengan sistem daring.

“Mungkin bisa dikurangi lagi pak dirjen belanja operasionalnya karena situasi seperti ini mugkin daring juga sangat membantu untuk mengurangi anggaran sehingga biaya operasional bisa mungkin untuk perawatan jalan yang rusak dan sebagainya,” tuturnya.

Hal itu disampaikan pada Rapat Dengar Pendapat bersama Dirjen Perumahan dan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR pada Rabu, 31 Maret 2021.

“Saya mohon itu diperhatikan untuk diminimalkan lagi biaya operasionalnya.

Lebih lanjut, ia meminta adanya kejelasan mengengai kerja sama pelaksanaan program yang dilaksanakan.

“Terkait proyek atau kerjasama pemerintah dgn Badan Usaha yg sedang di usulkan ini tahapannya sampai di mana, kajian akademisnya apa sudh beres semua,” ujarnya.

Selain itu, kejelasan pelaksaan program juga menjadi pertanyaan. Terutama untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Program-program atau kegiatan itu harus ada kejelasannya kapan bisa segera dimulainya. Kalo bisa dimulai bulan puasa, agar supaya nanti lebaran ada hadiah untuk beberapa masyarakat mendapatkan rumah yang baru,”

Program BSPS ini, lanjutnya, menjadi program idola dan sangat bermanfaat untuk masyarakat di dapil 

“Atas nama masyarakat di dapil saya menyampaikan Terima kasih sebesar-besarnya, tapi ada catatan kuotanya ditambah,” ucapnya.

Ia bercerita bahwa masyarakat sebenarnya mampu untuk membangun tapi tidak mau untuk membangun rumah. 

“Berkat pancingan dari pemerintah, rumahnya menjadi ratusan juta nilainya,” ujarnya.


Namun juga banyak masyarkat yang memang tidak mampu membangun, masyarakat bergotong royong membantu.


“Ada juga yang tidak bisa (menambah modal pembangunan), tetapi berkat bantuan warga atau kepala desa sehingga bisa terbangun rumah yang layak ini,” pungkasnya

Sigap, Densus 88 Mabes Polri Kembali Menangkap Dua Terduga Teroris di Jatim

Sigap, Densus 88 Mabes Polri Kembali Menangkap Dua Terduga Teroris di Jatim

 




SURABAYA, - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Mabes Polri, di back up oleh Polda Jatim. Menangkap dua orang terduga teroris di dua wilayah berbeda. Satu ditangkap di Tulungagung dan satu lagi ditangkap di Nganjuk.


Penangkapan terhadap kedua terduga teroris dilakukan pada hari Selasa 30 Maret 2021.


Terduga teroris yang ditangkap di Tulungagung, inisial NMR, yang ditangkap sekira pukul 14.30 WIB. Selain menangkap terduga teroris, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua pucuk senjata api rakitan.


"Selain di Tulungagung, densus 88 yang dibantu polda jatim juga menangkap terduga teroris di Nganjuk," jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (31/3/2021) siang.


Sementara terduga teroris yang ditangkap di Nganjuk adalah LAM, dari tangannya diamankan barang bukti satu buah buku fiqih jihat.


Kedua terduga teroris yang diamankan oleh densus 88 merupakan jaringan kelompok radikal JAD (Jamaah Ansharut Daulah), motifnya untuk melakukan amalia (pengeboman) dan saat ini masih dilakukan pengembangan oleh jajaran densus 88 dan polda jatim.


"Kedua terduga teroris yang ditangkap densus 88 merupakan jaringan JAD," tambahnya.


Ini adalah wujud kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat, diharapkan masyarakat jawa timur tetap tenang dan tetap menjalankan aktifitas seperti biasa. Serta bersama-sama menjaga kantibmas, mulai dari tingkat RT/ RW.


Sementara itu, dari penangkapan dua terduga teroris yang ditangkap pada hari Selasa 30 Maret 2021 kemarin, dengan 22 terduga teroris yang ditangkap sebelumnya ini berbeda.


"Kedua terduga teroris yang ditangkap, diduga akan melakukan amalia di jatim," ucapnya.


Sedangkan dua terduga teroris yang ditangkap densus 88 pada hari Selasa kemarin, mereka berkaitan dengan pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral di Makassar.

Kapolri Putuskan 1.062 Polsek Tidak Lakukan Proses Penyidikan

Kapolri Putuskan 1.062 Polsek Tidak Lakukan Proses Penyidikan

 


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan keputusan terkait dengan 1.062 Polsek di seluruh Indonesia tidak bisa melakukan proses penyidikan. 


Kebijakan itu berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya Untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan), per tanggal 23 Maret 2021 yang ditandatangani langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 


Dalam keputusan tersebut, Kapolri memperhatikan soal program prioritas Comamnder Wish pada 28 Januari 2021 lalu. 


Hal ini juga merupakan program prioritas di bidang transformasi, program penataan kelembagaan, kegiatan penguatan Polsek dan Polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri dengan rencana aksi mengubah kewenangan Polsek hanya untuk pemeliharaan Kamtibmas pada daerah tertentu tidak melakukan penyidikan. 


"Polsek yang tidak melakukan penyidikan dalam hal kewenangan dan pelaksanaan tugasnya memedomani Surat Kapolri Nomor: B/1092/II/REN.1.3./2021 tanggal 17 Februari 2021 perihal direktif Kapolri tentang kewenangan Polsek tertentu," tulis Sigit dalam surat keputusan itu.


Keputusan itu berdasarkan, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, 


Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia Sebagaimana telah Diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kapolda Jatim: Gunakan Mobil Operasional Untuk Melayani Masyarakat Dengan Baik

Kapolda Jatim: Gunakan Mobil Operasional Untuk Melayani Masyarakat Dengan Baik

 


SURABAYA,- Polda Jawa Timur, menerima bantuan mobil Dinas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bersumber dari dana hibah TA 2020. Secara resmi, bantuan mobil dinas dari pemprov didistribusikan secara langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, yang dilaksanakan di depan Lobby Tribrata, Rabu (31/3/2021) pagi, kepada beberapa satker jajaran polda jatim.

Pemberian bantuan mobil dinas dari pemprov jatim. Sebanyak 26 unit, untuk roda empat sebanyak sembilan unit, dan roda enam sebanyak sembilan unit, satu unit jenis forklip, nantinya mobil dinas ini akan didistribusikan ke satker-satker (satuan kerja) jajaran polda jatim.

Bantuan mobil dinas dari pemprov jatim ini, nantinya akan dipergunakan untuk penanganan Covid-19, di wilayah jawa timur.

Selain 26 mobil dinas dari pemprov jatim, polda jawa timur juga menerima bantuan mobil Ambulance sebanyak 14 unit dari Mabes Polri. Mobil ambulance ini, nantinya didistribusikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, jajaran polda jatim.

Diantaranya, Biddokes, RSB Samsoeri surabaya, Kediri, Nganjuk, Tulungagung, Lumajang, Bojonegoro dan Bondowoso.

Setelah menerima bantuan mobil dinas, diharapkan seluruh jajaran bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat dalam penanganan Covid-19 di wilayah jawa timur.

Dalam penanganan Covid-19 di wilayah jatim, seluruh stakeholder bersinergi untuk menangani Covid-19 di wilayah jawa timur.

"Saya harapkan, seluruh satker jajaran yang sudah menerima bantuan mobil operasional, bisa dipergunakan dengan baik untuk pelayanan kepada masyarakat," jelas kapolda jatim, saat berikan pengarahan, Rabu (31/3/2021) pagi.

Lanjut kapolda, kendaraan operasional yang dibagikan diharapkan bisa membantu menangani Covid-19, dan dijaga serta dirawat dengan baik. "Harus dijaga dan dirawat dengan baik," tutup kapolda.

Tuntaskan penganiayaan Wartawan Tempo, Kapolda Jatim: Saya Bentuk Tim Khusus

Tuntaskan penganiayaan Wartawan Tempo, Kapolda Jatim: Saya Bentuk Tim Khusus


SURABAYA, - Polda jawa timur bergerak cepat dalam menuntaskan perkara penganiayaan yang dialami oleh koresponden Majalah Tempo, Nurhadi, yang terjadi pada Sabtu (27/3/2021) malam lalu.

Guna mempercepat proses penanganan penganiayaan yang dialami oleh Nurhadi. Polda jatim sudah membentuk tim khusus dan sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi termasuk meminta keterangan saksi pelapor (Nurhadi).

Penganiayaan ini terjadi, saat Hadi, sapaan akrab Nurhadi. Tengah melakukan kegiatan peliputan di Bumimoro, Surabaya.

saat itu, Nurhadi tengah meminta konfirmasi kepada mantan Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya sudah menyatakan Angin sebagai tersangka dalam kasus suap pajak.

Terjadinya penganiayaan kepada jurnalis di surabaya ini. Kapolda jawa timur Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, hari ini telah menerima beberapa perwakilan dari media di surabaya, terkait dengan laporan koresponden majalah tempo Nurhadi.

"Saya prihatin atas peristiwa yang menimpa saudara Nurhadi," ucap Kapolda Jatim usai menemui perwakilan media, Selasa (30/3/2021) sore.

Lanjut Jendral bintang dua ini, untuk menyelesaikan ini, polda jatim sudah membentuk tim khusus (timsus) untuk menuntaskan kasus ini, selain itu kapolda jatim berjanji, akan selalu terbuka terkait dengan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh penyidik secara transparan.

"Saya sudah bentuk tim khusus untuk segera selesaikan kasus ini," tambah kapolda.

Kemarin sudah dilakukan oleh TKP dan sudah meminta keterangan Nurhadi, selain itu akan menindaklanjuti dengan memeriksa saksi-saksi serta koordinasi dengan instansi terkait agar proses ini bisa segera selesai.

Sampai saat ini, polda jawa timur sudah melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang yang diduga melakukan penganiayaan, tidak hanya dua orang, melainkan ada beberapa yang disebutkan oleh Nurhadi.

"Dari pemeriksaan, sudah ada dua orang. Kemungkinan pelakunya lebih dari dua, seperti yang disampaikan Nurhadi," pungkasnya.

Selain itu kapolda jawa timur menghimbau kepada seluruh jajaran Polri, untuk kolaborasi dan komunikasi dengan media di jawa timur. Agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali, dan sama-sama menjaga keamanan di jatim.

Silaturahmi Kapolda Jatim Jelang Ramadhan Dengan AUMA dan AUTADA

Silaturahmi Kapolda Jatim Jelang Ramadhan Dengan AUMA dan AUTADA

 


Jelang bulan suci Ramadhan, Polda Jatim silaturahmi dengan Aliansi Ulama Madura (AUMA) dan Aliansi Ulama Tapal Kuda (AUTADA), di gedung Mahameru Mapolda Jatim. Selasa, (30/3/2021).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Kepolisian Jawa Timur, dengan Ulama Tapal Kuda dan Madura. 

Ketua Auma KH. Kharrar Shinhaji, mengatakan. Para ulama yang tergabung dalam AUMA dan AUTADA ini juga mengutuk keras tindakan terorisme di Makassar, dan meminta Polri untuk segera menangkap komplotannya. 

"Mengutuk keras tindakan terorisme di Makassar, dan meminta Polri untuk mengusut tuntas bukan hanya pelakunya saja, tetapi juga komplotan terorisme lainnya," ucapnya di atas podium. 

Lebih lanjut, Kh. Kharrar menambahkan, ulama dan pendukungnya adalah mitra pemerintah dan masyarakat, oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada pejabat atau pemerintah agar segala permasalahan bangsa dapat diselesaikan dengan diskusi atau dialog, agar bangsa ini damai dan tentram.

Wakil ketua I Autada, KH. Maksum Tirmidzi juga berpesan, agar pada saat bulan Ramadhan nanti tidak ada pembatasan atau melarang umat islam untuk beribadah di masjid. 

"Agar selama bulan Ramadhan tidak membatasi atau melarang umat Islam untuk beribadah di Masjid dan surau-surau, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan," pesannya. 

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menyadari betul bahwa permasalahan yang terjadi di Indonesia, berpengaruh pada Jawa Timur, perubahan perubahan yang terjadi di dunia, berpengaruh di Indonesia.

"Tugas polri sudah jelas, yang pertama memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Yang kedua, melindungi mengayomi dan melayani masyarakat. Yang ke tiga, melakukan penegakan hukum," Jelasnya.

Kapolda juga menambahkan, dirinya harus melakukan komunikasi dengan para ulama yang ada di seluruh Jawa Timur, agar dapat mengemban tugas pokok Polri dengan baik. 

"Sehingga keselamatan masyarakat itu menjadi bagian lebih penting, keselamatan rakyat merupakan hukum yang tertinggi," Pungkas Jendral bintang dua asli Suroboyo ini.

Joss, Inovasi Putra Anggota Polsek Tanggulangin Ini, Berhasil Sisihkan 16 Negara

Joss, Inovasi Putra Anggota Polsek Tanggulangin Ini, Berhasil Sisihkan 16 Negara

 


Anggota SPKT Polsek Tanggulangin Polresta Sidoarjo Aiptu H. Slamet Wahyudi, tidak menyangka jika putranya Muhammad Alief Dhafa Wahyudi berhasil meraih medali emas dalam ajang Asian Youth Innovation Award-Malaysia Technology Expo (AYIA-MTE 2021) di Malaysia 22-26 Maret 2021 lalu.

“Alhamdulillah, kami tidak menyangka kalau putra saya menyabet medali emas AYIA-MTE 2021 di Malaysia,” ungkap Aiptu H. Slamet Wahyudi, Minggu (28/03/2021).

Muhammad Alief Dhafa Wahyudi dalam keseharian menurut ayahnya, gemar membaca dan kreatif. Prestasi membanggakan dalam ajang AYIA-MTE 2021 yang juga diikuti peserta dari 16 negara secara virtual, mempertemukan penemu, perancang atau desainer fashion kalangan pelajar adalah semakin menguatkannya jika anak-anak muda Indonesia bertalenta.

Seperti dilakukan Muhammad Alief Dhafa Wahyudi (18) bersama teman sekolahnya di Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin Dusun Sentong, Lumbangrejo, Prigen, yakni Akmalul Umam (16). Mereka berdua membuat karya pembuatan hijab anti kanker. Dengan judul inovasi: Synthesis of Betacyanins Fiber Sandwich Material Based on Hylocereus Polyrhizus for Anti Hijab, Cancer Hijab: In Vivo Case Study.

Ide inovasi hijab anti kanker karya kedua siswa ini, timbul dari fenomena tren hijab di kalangan muslim Asia. Menurut Muhammad Alief, hijab tidak hanya menjadi alat menutup aurat. Namun juga memiliki nilai manfaat menjaga tubuh dari paparan penyakit, seperti kanker. Alhasil, inovasi dari karya kedua siswa MA Unggulan Singa Putih berhasil menyingkirkan peserta dari 16 negara lain.

Atas prestasi yang diraih putranya, Aiptu H. Slamet Wahyudi mempunyai harapan. Agar meraih prestasi membanggakan pada ajang selanjutnya di Rumania. “Semoga kembali berprestasi di ajang selanjutnya di Rumania akhir Mei 2021. Serta anak-anak muda Indonesia semakin kreatif dan penuh inovasi di kancah dunia,” harapnya.

Jos, Wakapolsek Sukorejo turun langsung bantu tangani Genangan Air

Jos, Wakapolsek Sukorejo turun langsung bantu tangani Genangan Air


PONOROGO - Suarajatim. Net

Wakapolsek Sujorejo IPTU Nurul Hidayah bersama anggota memyambangi masyarakat yang terdampak banjir dari luapan saluran air yang tidak bisa menampung derasnya air yang disebabkan oleh hujan yang cukup deras semalam yang mengguyur wilayah Barat Kabupaten Ponorogo yang airnya mengarah ke Sungai Bengawan, Selasa (30/03/2021).

Wakapolsek dalam hal ini menyambangi rumah warga yang tergenang air dari luapan saluran pembuangan air yang mengarah ke sungai begawan.

IPTU Nurul menyampaikan semoga air tidak  bertambah lagi biarpun cuaca sampai saat ini masih mendung menyelimuti wilayah sukorejo dan sekitarnya. 

Wakapolsek juga menghimbau kepada masyarakat yang rumanya diliwati saluran pembuangan air agar selalu menjaga keselamatan terutama masyarakat yang mempunyai anak kecil agar diperhatikan untuk tidak bermain air tanpa ada pengawasan dari orang tua agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sedangkan Kapolsek Sukorejo AKP Beny Hartono.S.H.. saat di konfirmasi mengatakan Banjir tersebut merupakan akibat oleh Curah hujan yang cukup deras di wilayah barat dari Sukorejo yang mengarah kesungai bengawan solo.,Ucap Kapolsek Sukorejo.

Jadi kebanyakan drainase gorong gorong kecil sehingga tidak mampu menampung debit air yang cukup melimpah dari pegunungan wilayah barat Ponorogo jadi ada sebagian rumah atau halaman rumah serta pekarangan tergenang air tersebut.,.Tambahnya.

Harapan kedepan dengan adanya peristiwa ini ada peninjauhan dan perbaikan selokan atau saluran pembuangan air di kembalikan seperti semula biar tambah lebar jadi cukup menampung Debit air hujan yang cukup tinggi karena di wilayah sukorejo diliwati oleh saluran air menuju sungai bengawan., Pungkas Kapolsek Sukorejo AKP Beny Hartono.S.H.,(red) 

DPRD Apresiasi Gelaran Pemilu 2020

DPRD Apresiasi Gelaran Pemilu 2020

 


DPRD Pacitan memberi acungan jempol kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD). Setelah kontestasi Pilkada Pacitan tahun kemarin berjalan lancar, dan sukses mencetuskan pemimpin daerah berjuluk 1001 goa untuk 5 tahun mendatang. Meski pilkada tahun 2020 digelar dalam situasi pandemi COVID-19, KPUD Pacitan berhasil membuktikan profesionalitas kerjanya. Pemilu sukses digelar, tanpa melanggar protokol kesehatan, dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru. 

“Kami memberikan apresiasi atas kinerja KPUD Pacitan yang sukses menggelar pilkada 2020 tanpa ada kendala berarti.” Terang Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono dalam acara Penyampaian laporan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 oleh KPU Pacitan di Gedung DPRD Pacitan, Senin (29/3). 

Kedepan, DPRD Pacitan berharap KPUD Pacitan untuk bekerja lebih keras lagi, dalam setiap pemilu. Utamanya menghadapi gelaran pemilu tahun 2024 mendatang. Hasil evaluasi pelaksanan tahapan pilkada 2020, harus menjadi catatan untuk menghadapi tantangan dan hambatan penyelenggaran pemilu selanjutnya. DPRD juga memberikan catatan khusus, agar KPU gencar melaksanakan sosilaisasi pemilu kepada masyrakat, untuk meningkatkan partisipasi pemilih.  

Dalam kesempatan itu jajaran KPUD Pacitan yang diterima oleh ketua DPRD Pacitan dan jajaran komisi I, mengutarakan laporan penyelenggaraan pilkada tahun 2020. Mulai tahapan perencanaan anggaran dan program, pelaksanaan tahapan pemilu hingga evaluasi dan pelaporan. KPU juga menyampaikan laporan terkait penggunaan anggaran yang bersumber dari dana APBD Pacitan untuk mendanai pilkada 2020. Di samping itu, hambatan dan tantangan yang di hadapi selama kontestasi pilkada tahun kemarin juga disampaikan KPUD sebagai bagian dari evaluasi.

”Sesuai undang undang pemilu, kami diwajibkan untuk memberikan laporan tahapan kepada DPRD. Ini sudah akhir tahapan jadi kita laporkan seluruhnya.”Terang ketua KPUD Pacitan Sulistyorini.

Pasca Bom Bunuh Diri, Polri Amankan Lima Bom Aktif Dan Tangkap 13 Terduga Teroris Di Jakarta-Makassar-NTB

Pasca Bom Bunuh Diri, Polri Amankan Lima Bom Aktif Dan Tangkap 13 Terduga Teroris Di Jakarta-Makassar-NTB

 


JAKARTA—- Polri melalui tim Detasemen Khusus (Densus) 88 bergerak cepat usai peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan jajaranya itu menangkap beberapa terduga teroris. Di Makassar, Densus menangkap empat orang yaitu AS, SAS, MR dan AA. 

“Mereka berperan bersama L dan YSM (keduanya pelaku bom bunuh diri) yakni bersama-sama dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Senin (29/3/2021). 

Keempat terduga teroris yang ditangkap di Makassar ini, berperan memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana jihad serta membeli bahan-bahan peledak untuk disiapkan bom bunuh diri. 

Bersamaan dengan itu, sambung Listyo Sigit, tim Densus juga bergerak melakukan penggeledahan dan penangkapan di dua wilayah yakni Condet Jakarta Timur dan Bekasi Jawa Barat. Empat terduga teroris diamankan yakni A, AH, AJ dan BS berikut barang bukti bom dan bahan peledak lainnya. 

“Polisi temukan lima bom aktif. Jenis bom sumbu, 

5 Toples besar berisi bahan kimia peledak, sulfur, flashfolder dan termometer. Bahan-bahan ini akan diolah menjadi bahan peledak Jumlahnya 4 Kg , kemudian ditemukan bahan peledak lain dengan Jumlah 1,5 Kg,” jelas Kapolri. 

Kemudian hasil operasi penangkapan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Densus 88 mengamankan lima terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD). 

“Total lima pelaku telah diamankan, serta terus dikembangkan, dalam waktu dekat dapat diamankan,” pungkas Listyo Sigit. 

Untuk itu, Kapolri meminta agar masyarakat di Jakarta,Makassar, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan aktivitas seperti biasa dan tetap tenang jangan panik. Ia memastikan, bahwa jajarannya terus mengejar kelompok-kelompok teroris dan mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri ini. 

“Saya Himbau masyarakat tetap tenang, tidak usah panik, terkait masalah teroris merupakan tugas kami untuk mengusut tuntas,” Tutup Kapolri

Ngeri, pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Pasangan Suami Istri Baru Menikah 6 Bulan

Ngeri, pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Pasangan Suami Istri Baru Menikah 6 Bulan

 


JAKARTA - Teka teki pelaku bom bunuh diri yang tewas di depan halaman gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, perlahan-lahan mulai terungkap. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyebut, pelaku bom bunuh diri  terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan. Dari data yang diperoleh keduanya adalah pasangan suami istri yang baru menikah enam bulan. "Betul pelaku pasangam suami istri baru menikah enam bulan," kata Argo dalam keterangannya, Senin (29/3/2021). 

Seperti diketahui, pasca bom  bunuh diri beredar foto seorang laki-laki mengendarai sepeda motor matic berboncengan dengan seorang wanita. Motor dengan nopol DD 5984 MD tersebut tampak hancur. 

Menurut Argo, identitas laki-laki tersebut diketahui L sementara yang wanita YSF pekerjaaan swasta. "Penyelidikan masih terus dilakukan termasuk mengungkap pelakunya lainnya," ujar Argo. 

Dia mengatakan, sejumlah tempat sudah digeledah untuk mencari bukti lainnya. Termasuk rumah pelaku. "Kita tunggu hasil kerja anggota di lapangan. Dah kami berharap semua dapat diungkap dengan jelas," tandasnya. 

Argo mengungkapkan, pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina. "Pelaku berafiliasi dengan JAD," ucapnya.

Sementara itu, jumlah korban luka akibat bom bunuh diri yang masih dirawat di rumah sakit tinggal 15 orang. 13 diantaranya di rawat di RS Bhayangkari Makassar dan 2 lainnya di RS Siloam. "Dari 19 korban luka saat ini tinggal 15 orang. 4 lainnya diperbolehkan pulang menjalani rawat jalan," tutupnya.

Polresta Malang, Ringkus Sindikat Pengedar Narkotika

Polresta Malang, Ringkus Sindikat Pengedar Narkotika

 


MALANG KOTA,- Satresnarkoba Polresta Malang Kota, Minggu (28/3/2021) sore, merilis hasil ungkap kasus Narkotika jenis Sabu. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, didampingi AKBP Totok Mulyanto Wakapolresta Malang Kota.

Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan 5 (lima) orang tersangka pengedar narkoba jenis sabu, satu orang diantaranya bekerja sebagai ASN (Aparat Sipil Negara) malang kota.

Peran AH, yang bekerja sebagai ASN ini dalam pemeriksaan sebagai pengguna, dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 1,5 gram. Polisi mengamankan tersangka AH, di rumahnya di wilayah Blimbing, kota malang.

"Dari pemeriksaan, AH ini pengguna narkoba jenis sabu, dari tangan dia ditemukan 1,5 gram sabu," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat rilis di mapolresta malang, Minggu (28/3/2021) sore.

Selain tersangka AH, empat tersangka lain yang berhasil diamankan yakni, FN, CR, VN dan IL.

Kronologi penangkapan kelima tersangka berawal saat anggota satnarkoba mengamankan tersangka inisial, FN dan CR, pada 24 Maret 2021, sekira pukul 22.30 Wib di Jalan L.A Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, karena kedapatan membawa Inex.

Kemudian dari pengembangan dan pemeriksaan yang dilakukan, polisi kembali mengamankan tersangka lain, inisial VN, pada 25 Maret 2021, di daerah Kelurahan Penaggungan, Kecamatan Klojen, kota malang.

"Anggota satresnarkoba polresta malang, awalnya menangkap tersangka FN dan CR, keesokan harinya kembali mengamankan VN," tambahnya.

Hasil interogasi yang dilakukan anggota terhadap tersangka FN, bahwa dia mendapatkan inex dari tersangka lain inisial IL, untuk menjerat tersangka IL ini, anggota berpura-pura membeli inex dengan menggunakan hanphone FN.

Petugas yang menyamar membeli inex dari tangan IL, membuat janji bertemu di salah satu kamar hotel, IL meminta pembeli ini masuk ke kamar nomor 619, kemudian merubah nomor kamar 419, saat petugas bersama tersangka FN, mengetuk kamar hotel nomor 419, ternyata kamar itu ada tamu lain dan bukan tersangka IL yang diburu anggota.

"Tersangka IL yang diburu ini tidak ada di kamar nomor 419, melainkan dia menempati kamar nomor 415, selain itu sampai saat ini anggota juga memburu tersangka lain yang masih menjadi DPO atas nama Toni," pungkasnya.

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya, empat poket sabu seberat 16,52 gram, 20 poket ganja seberat 39,23 gram, 1,5 butir inex dan satu hanphone.

Pasal yang dikenakan kepada para tersangka, yakni Pasal 111 ayat (1), pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) pasal 132 ayat (1), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun.

Sementara itu untuk para tersangka, dibawah ke mapolda jatim untuk mempercepat proses pemeriksaan.

Teror Bom Bunuh Diri di Makassar, Kabid Humas; Sesuai Instruksi Kapolda Kita Perketat Penjagaan Gandeng Forkopimda dan Tokoh Agama

Teror Bom Bunuh Diri di Makassar, Kabid Humas; Sesuai Instruksi Kapolda Kita Perketat Penjagaan Gandeng Forkopimda dan Tokoh Agama

 


SURABAYA,- Aksi bom bunuh diri kembali terjadi di Indonesia. Kali ini bom meledak di bilangan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. Atas peristiwa ini, Kapolda Jawa Timur, turut prihatin, serta mendoakan semua bisa segera membaik.

Atas kejadian ini, Polda Jawa Timur memperketat penjagaan di pintu masuk gerbang mapolda jatim, selain itu juga menjaga ketat gereja-gereja di Surabaya, termasuk gereja yang pernah menjadi sasaran teroris pada tahun 2018 silam.

Selain di surabaya, penjagaan ketat juga dilakukan di seluruh wilayah di jawa timur.

"Tragedi teror bom di gereja katedral makassar, yang terjadi pada Minggu pagi, kapolda serta jajaran turut prihatin dan mendoakan semua bisa membaik kembali, serta polda jatim memperketat penjagaan di seluruh wilayah di jatim," jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Minggu (28/3/2021) siang.

Ditambahkan Kabid Humas, memang membenarkan bahwa ada instruksi dari Kapolda Irjen Pol Nico Afinta, untuk memperketat penjagaan di instansi Polri.

Mulai dari Markas Polsek, Polres hingga Polda. Kemudian menginformasikan ke seluruh anggota polisi tetap waspada. 

"Semua penjagaan instansi Polri yang ada di Jawa Timur. Informasikan kepada anggota tetap waspada," pungkasnya.

Aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan gereja katedral makassar provinsi sulawesi selatan pada hari minggu tanggal 28 maret 2021, sekira pukul 10.00 Wita.

Polda jawa timur melakukan penjagaan ketat di wilayah hukum polda jatim. Bekerjasama dengan Forkopimda Jatim untuk menjaga keamanan kamtibmas di masing-masing wilayah, agar tetap kondusif. 

Serta melakukan pemetaan dan deteksi dini terhadap kelompok-kelompok yang disinyalir mempunyai paham radikalisme di wilayah masing-masing. Dengan melibatkan tokoh agama yang moderat guna meminimalisir pengikut kelompok radikal.

Sinergitas dengan Forkopimda yang ada di wilayah masing-masing agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan menangkal aksi radikal di masing-masing wilayah melalui giat deradikalisme terhadap kelompok yang disinyalir mempunyai paham radikal atau komunitas yang lain. 

Peran Bhabinkantibmas yang ada di wilayah menggiatkan kembali giat pemolisian masyarakat (Polmas) termasuk unsur-unsur Pengamanan yang ada di lingkungan masing-masing, (Pam swakarsa/internal). Agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan peka terhadap masalah keamanan terutama untuk mewaspadai jaringan teroris.

Patroli secara rutin dan melaksanakan strerilisasi di gereja yang ada di wilayah hukum masing-masing. Khusunya saat ada kegiatan peribadatan, serta perketat pengamanan dan penjagaan di mako polri. Mengantisipasi aksi penyerangan kepada anggota polri.

Bom Bunuh Diri di Katedral, Kapolri: Masyarakat Tidak Usah Panik, Kami Sedang Dalami Pelakunya

Bom Bunuh Diri di Katedral, Kapolri: Masyarakat Tidak Usah Panik, Kami Sedang Dalami Pelakunya

 


Kapolri Minta Masyarakat Tak Panik Pasca-Bom Bunuh Diri di Katedral


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik pasca-terjadinya aksi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sigit menegaskan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mendalami pelaku dari aksi teror tersebut. Korps Bhayangkara menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) usai aksi tersebut.

"Kami sedang dalami dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan untuk masyarakat tidak usah terlalu panik, kami sedang dalami pelakunya," kata Sigit saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (28/3/2021).

Sigit menyebut, pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sejauh ini akan terus melakukan penindakan terhadap para kelompok teroris. Hal itu merupakan komitmen dari Korps Bhayangkara untuk memberangus para jaringan-jaringan tersebut.

Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir. Mengingat, negara hadir dan tidak akan kalah dengan aksi ataupun serangan teror apapun.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut, Kapolri juga langsung memerintahkan Kadensus 88 untuk ke Makassar untuk melakukan pendalaman terhadap aksi tersebut. 

"Kemudian berkaitan ini kegiatan teorisme atau bukan tentunya perintah pak Kapolri siang ini Kadensus berangkat ke Makassar dan tentunya di Makassar sudah ada Korwil Densus dibantu serse Polda dan Polrestabes untuk olah TKP. Kami sudah gelar police line disana dan kami juga sudah menyisir benda apa saja sekecil apapun kami olah TKP," ujar Argo.

Disisi lain, Argo memastikan bawah, aparat kepolisian menjamin keamanan dari keberlangsungan momentum peringatan Wafat Isa Almasih 2 April 2021 dan perayaan Paskah 4 April 2021 mendatang. 

Argo menyebut, Asops Kapolri nantinya akan memberikan petunjuk ke seluruh wilayah terkait melakukan penjagaan dengan melakukan operasi rutin jajaran kepolisian di gereja-gereja.

"Tentunya ada operasi rutin kami tingkatkan dari Asops Kapolri berikan petinjuk ke wilayah terutama berkaitan kegiatan kematian tuhan dan kegiatan paskah ini bagian pengamanan yang kami lakukan, kami serentak kerjakan sama-sama kami ajak seluruh elemen masyarakat ikut amankan memelihara Kamtibmas," ucap Argo.

"Masyarakat tetap tenang serahkan ke kepolisian untuk lidik, penyidikan dan identifikasi terkait kasus ini," kata Argo melanjutkan. 

Peristiwa diduga bom bunuh diri terjadi di Jalan Kartini, Kota Makassar. Bom meledak di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Diduga pelaku berjumlah dua menggunakan sepeda motor ketika melakukan aksinya. Mereka diduga langsung meninggal dunia setelah melancarkan aksinya. Saat ini, polisi masih terus melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Kapolda Kawal Langsung Kepulangan Ribuan Kader HMI Dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Kapolda Kawal Langsung Kepulangan Ribuan Kader HMI Dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

 


SURABAYA,- Usai menggelar Kongres HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) XXXI, di gedung Islamic Centre, Jalan Dukuh Kupang, Kota Surabaya, yang dilaksanakan mulai tanggal 17 Maret dan berakhir pada tanggal 25 Maret 2021.

Ribuan kader Himpunan Mahasiswa Islam, hari ini, Sabtu (27/3/2021) malam, sekira pukul 19.00 WIB. Mereka bertolak menuju ke Makassar, dengan menggunakan angkutan laut dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Dengan menumpang kapal Doro Londo, ribuan kader HMI menuju ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepulangan ribuan kader HMI ini, juga diantar dan dikawal langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dr. Nico Afinta, yang didampingi oleh pejabat utama (PJU) Polda Jatim.

Sebelum pulang, mereka diajak makan bersama oleh kapolda jatim. Selain itu, mereka juga menyempatkan foto bersama dengan kapolda jatim

Selain itu, ribuan kader HMI yang akan memasuki kapal, mereka juga diberi bekal makan dan minum. Untuk bekal mereka selama berada di atas kapal.

Irfan selaku koordinator Sulawesi Selatan dan Barat menyatakan, bahwa dirinya bersama dengan mahasiswa yang lain mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Jatim, Pangko Armada II, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, Danlanud Juanda TNI AL dan Danlanud Muljono TNI AU. Terima kasih atas sambutannya yang sangat baik dan fasilitas yang diberikan selama berada di Surabaya.

"Saya dan teman-teman yang lain mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah Jawa Timur, Pangko Armada II, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, Danlanud Juanda TNI AL dan Danlanud Muljono TNI AU atas sambutannya selama berada di surabaya," ucap Irfan, koordinator Sulawesi Selatan dan Barat, saat berada di pelabuhan, Sabtu (27/3/2021) malam.

Selama kami disini, kami mewakili teman-teman yang lain memohon maaf apabila ada tindakan, maupun prilaku kami yang kurang baik selama berada di surabaya. Bahwa hadirnya kami disini tidak ada maksud dan niat buruk. Melainkan hanya ingin mensukseskan kongres HMI XXXI.

"Kami memohon maaf jika ada salah dan prilaku selama kami berada di surabaya," pungkasnya.

Serdik Sespimti Polri Dikreg 30 Peduli Lingkungan sekitar

Serdik Sespimti Polri Dikreg 30 Peduli Lingkungan sekitar


Serdik Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi (Sespimti) Dikreg 30 Tahun  2021 setelah pembukaan pendidikan oleh Kapolri pada tanggal 23 Maret 2021, langsung bersilaturahmi dg beberapa yayasan yatim piatu dan pondok pesantren di sekitar lingkungan Sespim Polri Lembang. Adapun maksud kegiatan tsb adalah memperkenalkan diri sbg warga baru,  sekaligus memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak pendemi Covid 19.

Kombes Pol Budi Herdi Susianto selaku Ketua Senat Sespimti mengatakan, gerakan gotong royong rekan-rekannya disamping membantu warga yang terdampak, juga sebagai pembelajaran bagi peserta didik yang akan menjadi pmimpin di masa depan untuk memiliki jiwa kepedulian sosial terhadap sesama, ujarnya (26/3)

Warga masyarakat menyambut baik kedatangan Serdik Sespimti Dikreg 30 di Lembang dan mengucapkan selamat datang serta memberikan doa kepada seluruh Serdik untuk dapat menyelesaikan pendidikan dalam kurun waktu 7 bulan ke depan dengan sehat dan lancar.

Warga berterimakasih atas bantuan sembakonya, karena sangat terasa sekali membantu masyarakat pada situasi pendemi Covid 19 seperti saat ini . Semoga silaturahmi tsb dapat dijalin terus dan kepedulian sosial serdik dapat terus dipertahankan.

Dedikasi dan Loyalitas Brimob Dalam Tugas Kemanusiaan di apresiasi Kapolri

Dedikasi dan Loyalitas Brimob Dalam Tugas Kemanusiaan di apresiasi Kapolri

 


JAKARTA— Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi menutup Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps

Korps Brigade Mobil Kepolisian Republik Indonesia (Brimob Polri) 2021. 

Dalam arahannya, Kapolri berterima kasih dan mengapresiasi kepada personel Brimob atas segala dedikasi, loyalitas dan pengabdiannya yang diberikan kepada bangsa dan negara dalam rangka menjaga kamtibmas yang kondusif. Termasuk tugas-tugas lainnya seperti mengawal vaksin dan medis dengan memperhatikan protokol kesehatan. 

"Kehadiran Brimob yang cepat sebagai bentuk kehadiran negara dalam tugas kemanusiaan seperti bencana banjir, tanah longsor dan sebagainya juga patut diapresiasi dan harus terua dipertahankan," kata Sigit Prabowo dalam keterangan tertulis, Jumat (26/3/2021). 

Kapolri juga mengingatkan agar Korps Brimob mampu menyesuaikan doktrin, peningkatan kemampuan dan pelatihan, mengingat medan tugas yang dinamis dalam rangka menjaga situasi kamtibmas. “Dan tentunya selalu menjunjung tinggi HAM melalui transformasi Polri yang Presisi,” ungkap mantan Kabareskrim Polri ini. 

Korps Brimob juga diminta agar terus meningkatkan soliditas dan sinergitas dengan TNI dalam setiap operasi bersama. Dengan begitu terjadi kekokpakam dan menimbulkan jiwa korsa

“Kedepan Korps Brimob harus semakin profesional dan dicintai masyarakat dalam rangka memberikan Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat serta penegakan hukum,” pungkas mantan Kapolda Banten ini.

Sebelum melakukan arahan penutupan Rakernis, Kapolri diajak melihat peragaan dalam hal perang kota. Kemudian Kakorbrimob Irjen Pol Anang Revandoko menyematkan brevet perang kota kepada Kapolri.

HMI Sukses Gelar Kongres Ke XXXI di Surabaya Dan Mengucapkan Terimakasih Pada Forkopimda Jawa Timur

HMI Sukses Gelar Kongres Ke XXXI di Surabaya Dan Mengucapkan Terimakasih Pada Forkopimda Jawa Timur

 


Gubernur Jatim, Pangdam V / Brawijaya dan Kapolda Jatim, Jumat siang (26/3/2021) melakukan silaturahmi dengan Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI), di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Demisioner PJ Ketua Umum HMI, dan Ketua terpilih bersama formatur Ketua Umum PB HMI, Menyampaikan Terima kasih kepada Gubernur Jatim, Pangko Armada II, Pangdam V Brawijaya, Danlanud Juanda TNI AL, Danlanud Muljono TNI AU  atas fasilitas serta Pengamanan yang diberikan selama Kegiatan Kongres HMI Ke XXXI berlangsung di Surabaya Jawa Timur.

Dalam Kegiatan tersebut Sekjen HMI menyampaikan ucapan terimakasih kepada Forkopimda Jatim atas kelancaran tersenggaranya Kongres HMI Ke-XXXI, dan rasa yang sangat Berkesan Ketika rombongan penggembira HMI diberikan Fasilitas berkunjung ketempat tempat wisata di Jawa Timur. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, selamat atas ketua terpilihnya ketua umum yang baru. " Terimakasih atas kelancaran Kegiatan Kongres HMI Ke XXXI di Surabaya, dan selamat atas terpilihnya saudara Raihan Ariatama sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2021-2023," ucapnya. 

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, menjelaskan, pengamanan kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke XXXI tahun 2021, yang sudah berakhir Kamis lalu (25/3/2021)  berjalan lancar dan kondusif.

"Saat itu kami bersama sama Pangdam V Brawijaya dan Sekdaprov melaksankan pengamanan jalannya Kongres dan Alhamdulillah kegiatan kongres tanggal 17– 25 Maret 2021 berjalan aman dan kondusif," kata Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim menambahkan, pelaksanaan pengamanan bersama Forkopimda Jatim ini, dalam rangka mensukseskan Kongres HMI. “Untuk pengamanan sendiri, Polda Jatim dengan Forkopimda Jatim yaitu Gubernur Jatim, Pangko Armada II, Pangdam V Brawijaya, Danlanud Juanda TNI AL, Danlanud Muljono TNI AU selama hampir seminggu ini bekerjasama dengan Ketua HMI sebelumnya, periode 2019-2021 dan Ketua panitia Kongres HMI. Sehingga pengamanan kongres berjalan dengan baik," tambahnya.

Menjaga Imunitas dan Sinergitas, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II dan Kapolda Jatim Olah Raga Bersama

Menjaga Imunitas dan Sinergitas, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II dan Kapolda Jatim Olah Raga Bersama

 


SURABAYA,- Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim dan Pangkoarmada II, Jumat (26/3/2021) pagi melaksanakan Olah Raga Bersama Tenis Meja Dalam Rangka Mempererat Sinergitas TNI polri dan Menjaga Imunitas Tubuh. Yang dilaksanakan di Gedung olah raga Zidam V/Brawijaya.

Selain dihadiri oleh Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim dan Pangkoarmada II. Hadir pula pejabat utama (PJU) polda jatim dan pejabat utama (PJU) kodam v brawijaya. Diantaranya, Kasdam V/Brawijaya, Wakapolda Jatim, Irdam V/Brawijaya, Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kazidam V/Brawijaya, Dirlantas Polda Jatim, Dirpolairud Polda Jatim, Kabidpropam Polda Jatim, Asrena Koarmada II, Aslogistik Koarmada II, Kasetum Koarmada II dan Ali Markus.

Hari ini kami melaksanakan kegiatan olah raga bersama di mako Zidam V Brawijaya. Olah raga ini perlu dilakukan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh serta meningkatkan imunitas dalam tubuh.

"Untuk menjaga imunitas tubuh, saya olah raga bersama pangkoaemada II dan kapolda jatim di lapangan zidam kodam v brawijaya," kata Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Jumat (26/3/2021) pagi.

Ditambahkan, selain olah raga bersama untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh. Agenda ini juga mempererat sinergitas antara TNI/ Polri.

"Selain untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, kegiatan olah raga tenis meja bersama ini untuk mempererat sinergitas TNI/ Polri," pungkasnya.

100 Jurnalis di Polda Jatim Disuntik Vaksin Covid-19

100 Jurnalis di Polda Jatim Disuntik Vaksin Covid-19

 


SURABAYA, - Sekitar seratus wartawan yang biasa bekerja di lingkup Polda Jatim. Hari ini mengikuti Vaksinasi Covid-19, di Gedung Pres Rilis polda jatim.

Vaksinasi Covid-19 bagi awak media ini juga sudah dilakukan di beberapa daerah di wilayah jawa timur.

Yudha Wardana, salah satu jurnalis NETtv yang biasa melakukan peliputan di polda jatim menyebutkan, bahwa ia merasa lega setelah di vaksin Covid-19. Karena selama ini bekerja di lapangan bertemu dengan banyak orang. Sehingga, vaksinasi ini bisa mencegah masuknya virus kedalam tubuh.

"Saya lega setelah ikut vaksinasi Covid-19 di polda jatim. Karena pekerja media ini kan bertemu banyak orang, sehingga jurnalis memang perlu mendapatkan Vaksinasi," kata Yudha Wardana, usai di Vaksin, Jumat (26/3/2021) pagi.

Sementara itu Dokter Aullia Dewi , Sp. EM, menjelaskan, gelombang pertama Vaksinasi Covid-19 diperuntukkan bagi Tenaga Kesehatan (Nakes). Sementara untuk Vaksinasi Covid-19 di gelombang kedua ini, diperuntukkan bagi pelayan publik salah satunya pekerja media.

"Vaksin Covid-19 gelombang pertama diperuntukkan bagi Nakes. Sedangkan vaksin kedua memang diperuntukkan bagi pelayan publik seperti pekerja media," kata dr. Aullia Dewi , Sp. EM.

Fungsi vaksin sendiri sebenarnya membantu tubuh manusia untuk mengenal virus. Vaksin yang diterima oleh pemerintah yakni vaksin Sinovac. Dimana fungsinya untuk mematikan virus. Sementara untuk vaksin yang kedua atau dosis kedua, nantinya diharapkan bisa membuat anti body terbentuk.

"Vaksin ini sebenarnya membantu tubuh manusia agar bisa mengenal virus. Karena yang diterima oleh pemerintah saat ini adalah vaksin sinovac," tambahnya.

Disinggung soal apakah setelah di vaksin, seseorang itu bisa terkena kembali Covid-19?

Dijelaskan, bahwa tubuh ini sudah mengenal dengan Covid-19, setelah disuntik vaksin. Kemungkinan akan kebal, namun virus Covid-19 ini jenis MRNA. Dimana cepat sekali mutasi genetiknya. Sehingga manusia akan bisa kena kembali namun tidak parah seperti sebelum disuntik vaksin.

"Meski sudah di vaksin, orang itu bisa kembali kena Covid-19. Namun, meski kena tidak begitu parah seperti sebelum di suntik Vaksin," pungkasnya.

Bersama Wali Kota Solo, Kapolri Tinjau Vaksinasi  Dosen dan Pemuka Lintas Agama

Bersama Wali Kota Solo, Kapolri Tinjau Vaksinasi Dosen dan Pemuka Lintas Agama

 


JAKARTA— Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terus memantau kelancaran program vaksinasi nasional. Kali ini, jenderal bintang itu bergerak ke Solo, Jawa Tengah. Ditemani Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, Kapolri melihat langsung proses jalannya vaksinasi di Pendapi Gede atau Balaikota Surakarta. 

Sebanyak 400 peserta mengikuti kegiatan vaksin ini. Mereka terdiri dari tenaga pendidik seperti dosen universitas dan sekolah tinggi hingga pemuka agama dari lintas agama. 

“Rata-rata semuanya antusias dalam pelaksanaan vaksinasi. Diharapkan program nasional ini semakin lancar sehingga  dalam membentuk masyarakat kebal Covid-19 ” kata Sigit Prabowo dalam keterangan tertulis, Kamis (25/3/2021). 

Meski telah divaksin, Sigit berpesan agar masyarakat tetap menegakan dan menerapkan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes), memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. 

Mantan Kapoltesta Surakarta ini mengatakan, dengan divaksinnya tenaga pendidik bisa memberikan dukungan setelah nantinya pembelajaran tatap muka pada bulan April yang akan datang telah dilaksanakan. 

“Semoga tenaga pendidik setelah divaksinasi, kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih baik dan perekonomian juga berjalan lebih baik dan pelaksanaan vaksinasi di Kota Solo segera tuntas agar masyarakat dapat beraktifitas kembali,” harap Kapolri.

Kongres HMI ke-31, Kapolda Jatim: Alhamdulillah kongres HMI Selesai dan Berjalan Aman, Tertib dan Kondusif

Kongres HMI ke-31, Kapolda Jatim: Alhamdulillah kongres HMI Selesai dan Berjalan Aman, Tertib dan Kondusif

 


SURABAYA,- Gubernur Jawa Timur, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Seksaprov) Jatim Heru Tjahjono, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, Kamis (25/3/2021) sore, meninjau jalannya kongres HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) ke XXXI, yang di dilaksanakan di Gedung Islamic Centre, Kota Surabaya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, bahwa hari ini bersama dengan Sekda Provinsi, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada dan Danlanud. Bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan kongres ke 31 HMI di Surabaya yang telah selesai dan berjalan lancar.

"Hari ini saya, bersama pangdam dan pak sekdaprov. Meninjau jalannya kongres ke 31 HMI di Kota Surabaya. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan aman dan kondusif sampai hari terakhir," jelas Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, saat meninjau kongres HMI di Islamic Center, Kamis (25/3/2021) sore.

Ditambahkan Kapolda Jatim, pelaksanaan pengamanan bersama Forkopimda Jatim ini, dalam rangkah mensukseskan kongres HMI ke 31. Ada dua hal yang kami amankan, yakni kongres yang ada didalam gedung Islamic Center dan simpatisan yang datang sekitar 1.303 yang berasal dari Makassar.

"Ada dua hal yang kami amankan, pertama kegiatan yang didalam gedung, kedua simpatisan HMI dari Makassar yang datang sekitar 1.303 orang," tambahnya.

Untuk pengamanan sendiri, Polri (Polda Jatim) selama hampir seminggu ini. Bekerjasama dengan Ketua HMI sebelumnya periode 2019-2021 dan Ketua panitia kongres HMI. Sehingga pengamanan dan kegiatan ini berjalan dengan baik.

HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) sendiri adalah organisasi yang mencetak pemimpin bangsa. Dan hari ini juga sudah mempunyai ketua umum yang baru.

"Organisasi HMI ini adalah organisasi yang baik, dimana menghasilkan pemimpin-pemimpin Negara. Yang lahir dari organisasi HMI," jelas Kapolda.

Kami mendorong agar kedepan Organisasi ini bisa berjalan dengan baik, dan bisa sinergi dengan Pemerintah dan masyarakat yang lain guna membangun Bangsa Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

Sementara itu Arya, Ketua Umum HMI sebelumnya menyebutkan, bahwa dirinya bersama dengan panitia kongres ke 31 HMI. Mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Provinsi, Pangdam V Brawijaya dan Polda Jawa Timur. Telah membantu mengamankan jalannya kongres HMI ke 31 di Kota Surabaya. Sehingga kongres  HMI bisa berjalan aman, tertib dan kondusif.

"Saya ucapkan terima kasih untuk Forkopimda Jatim, sehingga kegiatan kongres HMI. Bisa berjalan dengan baik dan tertib," ucap Arya, Ketua umum HMI, periode 2019-2021.

Hari ini adalah terakhir agenda kongres HMI yang telah terpilih ketua umum baru yakni, Raihan Ariyatama terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) periode 2021-2023.

Dalam proses berjalannya, kongres di surabaya ini berjalan baik dan lancar. Kegiatan ini menjadi aman dan lancar karena adanya dukungan penuh dari Forkopimda Jatim.

Kapolri resmikan Monumen Perjuangan M Jasin di Akpol Semarang

Kapolri resmikan Monumen Perjuangan M Jasin di Akpol Semarang


Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah perjuangan bangsanya, demikian juga POLRI yang besar perlu selalu mengingat Sejarah Perjuangan serta Dharma Bhakti para Tokoh-Tokoh  pendahulunya.


Bahwa yang kita ketahui, setelah hampir satu tahun Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 17 Agustus 1945, “baru” kemudian pada 1 Juli 1946 yaitu hari disatukannya Polisi Indonesia yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia (sistem fragmented) dijadikan sebagai Kepolisian Nasional oleh Perdana Mentri, selanjutnya ditetapkan sebagai  HARI BHAYANGKARA.

Namun karena banyaknya masyarakat yang menafsirkan Hari Bhayangkara sebagai Hari Ulang Tahun Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI), sehingga timbul pertanyaan yang menggelitik, apakah dalam tenggat waktu hampir satu tahun tersebut NKRI tidak memiliki POLRI ?. Padahal Polisi sudah ada sejak Kemerdekaan 17 Agustus 1945.


Sekilas ternyata begini sejarahnya, 3(tiga) hari setelah Proklamasi Kemerdekaan NKRI tanggal 17 Agustus 1945, *pada tanggal 21 Agustus 1945 Almarhum Bapak Inspektur Polisi Moechammad Jasin dengan gagah berani mengubah nama Tokubetsu Keisatsu Tai ( Polisi Jepang ) menjadi  *Polisi Istimewa* dan tunduk pada Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang  baru merdeka beberapa hari. 

Kemudian *Polisi Istimewa* membuktikan 

*Kesetiaan dan Bhaktinya* kepada Negara dan Bangsa Indonesia. Dimana sebagai langkah awal yang dilakukan Polisi Istimewa adalah mengadakan pembersihan dan pelucutan senjata terhadap Tentara Jepang yang kalah perang.


Pada sa’at ini, sudah sepantasnya kita

tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa khususnya sejarah perjuangan dan dharma bhakti polisi dalam ikut merebut dan mempertahankan  Kemerdekaan, sekaligus harus memahami peristiwa yang terjadi sebelum dan setelah bulan Agustus 1945, yang diantaranya adalah;


-Pada tanggal  7 Desember 1941, terjadi 

Pengeboman Pearl Harbor berupa serangan dadakan yang dilakukan angkatan laut Jepang terhadap armada pasific angkatan laut Amerika Serikat yang tengah berlabuh di Pangkalan Angkatan Laut Pearl Harbor di Kota Honolulu Pulau Oahu-Hawai.

- Kemudian Pada tanggal 10 Januari 1942, Jepang masuk ke Indonesia, dimana Jepang mendarat dengan kekuatan invasi militer untuk pertama kali di Tarakan Kalimantan Utara. Karenanya  

Belanda akhirnya dibuat  tidak kuasa untuk mempertahankan Indonesia dan menyerah pada tanggal 7 Maret 1942. Sejak tanggal 9 Maret 1942, Indonesia secara resmi dijajah oleh Jepang . 


*Pada tahun 1944 Jepang merekrut pemuda asli pribumi yang diantaranya adalah Moechammad Jasin, mereka dididik sebagai polisi istimewa dengan kemampuan  tempur seperti tentara Jepang yang diberi nama Tokubetsu Keisatsutai atau Polisi Istimewa.*


- Pada 6 Agustus 1945, Kota Hiroshima dijatuhi bom atom dan pada 9 Agustus 1945, Kota Nagasaki juga dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat. Kedua kota tersebut hancur total dan instalasi militer Jepang lumpuh yang membuat berahirnya Perang Dunia Kedua.

*Kemudian Soekarno-Hatta memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945*.


Bagi semua anggota Polri semestinya mencatat dan jangan pernah melupakan peristiwa sejarah setelah Proklamasi 17 Agustus 1945 dimana:


-*Pada tanggal 19 Agustus 1945, dibentuk Badan Kepolisian Negara (BKN) oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)*.

-*Pada tanggal 21 Agustus 1945, Inspektur Polisi Kelas-1 atau Letnan Satu Polisi Moechammad Jasin dengan jabatan sebagai Komandan Polisi di Surabaya, memproklamasikan bahwa *Pasukan Polisi Istimewa menjadi Polisi 

Republik Indonesia*, 

dan menyatakan untuk bersatu dengan rakyat Indonesia dalam perjuangan mempertahankan proklamasi 17 Agustus 1945. Selanjutnya sebagai langkah awal yang dilakukan adalah mengadakan pembersihan dan pelucutan senjata terhadap tentara Jepang yang kalah perang.


Pada saat ini banyak senior polisi berharap agar *tanggal 21 Agustus dapat diresmikan menjadi *”Hari Bhakti Polri”*


*Pada tanggal  29 September 1945*,

*Presiden Soekarno melantik RS Soekanto Tjokrodiatmodjo menjadi  Kepala Kepolisian (KKN) RI Pertama*. Dan menempatkan kedudukan Polri dibawah Perdana Mentri.

Kiranya sesuatu yang yang tidak berlebihan apabila *Bapak Jendral Polisi RS Sukanto bisa diresmikan sebagai “Bapak Pionir Polri”.

Selanjutnya sama halnya dengan *Bapak Jendral  Polisi Hoegeng Imam Santoso* yang perlu juga untuk bisa ditetapkan sebagai *”Bapak Polisi Jujur”*. 

Kemudian Bapak Jendral Polisi Prof Dr Awaludin Djamin MPA perlu ditetapkan sebagai “Bapak Pembenahan Polri”.


Demikian sekilas pengingat lupa terkait tentang dimulainya keberadaan dan dharma bhakti POLRI oleh seorang anggota Polri *Pahlawan Nasional Komjen Pol Dr H Moechammad Jasin*.


Bravo POLRI dalam melaksanakan doktrin Tata Tentrem Kerta Raharja untuk mewujudkan keamanan yang kondusif guna meningkatkan produktifitas masyarakat demi terwujudnya masyarakat yang maju, adil dan makmur.


Untuk itu, pada hari Kamis 25 Maret 2021, Kapolri Jendral Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi meresmikan Monumen Perjuangan dan Bhakti Komjenpol DR H M.JASIN yang didirikan  oleh Alumni AKABRIPOL PERTAMA 1970/WASPADA dibawah pimpinan Kapolri Pada Masanya Jendral Polisi Purnawirawan Drs R Suroyo Bimantoro, sebagai monumen tonggak sejarah perjuangan dan dharma bhakti polisi yang dilakukan oleh seorang tokoh pahlawan nasional pejuang polisi *berupa Monumen Perjuangan dan Bhakti Pahlawan Nasional KOMJEN POL DR.M.JASIN*, bertempat di Kesatrian *Akademi Kepolisian Negara Republik Indonesia (AKPOL)* di Semarang.

Guna mengenang dan sekaligus sebagai  penghormatan kepada seorang 

Tokoh POLRI Pahlawan Nasional Komjen Pol (P) Moechammad Jasin, sekaligus untuk memberikan Pembinaan Tradisi Santi Aji dan Santi Karma kepada Taruna Akademi Kepolisian sebagai generasi penerus Polri.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Para Kapolri pada masanya, Dubes Croatia di Zagreb, Keluarga Bapak M Jasin, para Alumni AKABRIPOL PERTAMA 1970 dan para Perwakilan Angkatan Alumni AKABRIPOL.


* PATUT KITA APRESIASI ATAS PERESMIAN MONUMEN PATUNG PAHLAWAN NASIONAL DR MOECHAMMAD JASIN SEBAGAI  MONUMEN PERJUANGAN DAN BHAKTI POLRI*


*DUKUNGAN DAN DO’A KAMI SEMUA,*

*Semoga Semua Insan Bhayangakara POLRI :*

*-Tetap Semangat Dalam Pengabdian  Terbaik Untuk Masyarakat-Bangsa-Negara*:

*-Tetap Amanah Sebagai Pelindung-Pengayom-Pelayan Masyarakat*

*-To Be Fighter Crimes-Helper Deliquents-Loves Humanity*

*-Mampu Memelihara KAMTIBMAS Tetap Kondusif dan Masyarakat Semakin Produktif Dalam Tatanan Kehidupan Baru (Tata Tentrem Kerta Raharja)*

*-Menjadi Pemimpin Masyarakat Yang Memberi dan Membantu, Bukan Yang Mengambil dan Membebani Masyarakat,*

*-Semakin PRESISI (Prediktif, Responsif, Transparansi-Berkeadilan), Profesional,Tegas Humanis dan Modern-Terpercaya*.

-*Penegakan Hukum tidak hanya tajam kebawah, tapi tajam juga keatas maupun kesamping berdasar Hukum dan Keadilan.


*JAYA DAN SUKSES KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA (POLRI)*. 

*AAMIIN*


Semarang, 25 Maret 2021.

Irjen Pol (P) Drs Sisno Adiwinoto MM.- Pengamat Kepolisian/Ketua Penasihat Ahli Kapolri.

Didepan Kapolri, Warga Semarang senang, akhirnya Vaksin datang

Didepan Kapolri, Warga Semarang senang, akhirnya Vaksin datang

SEMARANG— Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri vaksinasi yang digelar di Masjid Agung, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (24/3/2021). 

Vaksinasi ini diikuti sebanyak 425 orang yang didalammnya terdapat tokoh agama dari lintas agama, tokoh masyarakat, ulama dan para santri dari empat Kabupaten di Jawa Tengah yakni Semarang, Kota Semarang, Demak dan Salatiga. 

Saat berdiskusi dengan Kapolri, peserta vaksinasi mengaku sangat antusias agar dapat segera bisa divaksin setelah hampir satu tahun menunggu. 

“Mereka dengan kesadaran sendiri hadir, karena sudah 1 tahun menunggu vaksin, dan semua mau divaksin,” kata Sigit  dalam keterangan tertulisnya.  

Diacara tersebut, Kapolri juga sempat berdialog dan mengikuti vlog Bhabinkamtibmas Herman atau yang lebih dikenal dengan “Mas Bhabin”. 

Dalam kunjungannya ini, Kapolri didampingi oleh 

Asops Kapolri, Kadiv Humas, Kadiv Propam dan Kakor Binmas. Rombongan disambut langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kapolda Jawa Tengah.

Forkopimda Jatim Dukung Kongres HMI, Siapkan Barak dan Jaga Kondusifitas

Forkopimda Jatim Dukung Kongres HMI, Siapkan Barak dan Jaga Kondusifitas

 


Surabaya - Forkopimda Jatim yaitu Gubernur Jatim, Pangko Armada II, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jawa timur, Danlanud Juanda TNI AL, Danlanud Muljono TNI AU mendukung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk melakukan Kongres XXXI di Islamic Center Surabaya dengan baik. Forkompimda Jatim telah menjadi Tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan kongres HMI. Baik dalam pengamanan terhadap jalannya Kongres, maupun terhadap penerimaan Mahasiswa HMI dari Sulawesi. Selain itu, Forkopimda Jatim menyiapkan Barak penginapan untuk 1.303 orang anggota HMI.

Di dalam pola pengamanan tersebut, Polda Jatim memberikan dukungan Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang digelar di Surabaya sempat diwarnai kericuhan. Para peserta kongres bersitegang bahkan sempat terlibat aksi banting kursi dan saling kejar sesama kader HMI.

Terkait penambahan hari Kongres, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menuturkan, kami serahkan kepada panitia, karena panita yang mempunyai mekanismenya. Panitia menambah waktu kongres 1 hari lagi.

"Intinya, Forkopimda Jatim disini Gubernur, Pangdam V Brawijaya, Pangko Armada II, Danlanud Muljono TNI AU dan Polda Jatim mendukung sepenuhnya hingga kongres ini berjalan dengan baik," tuturnya. Rabu (24/03/2021)

Menurut Irjen Nico, kami melihat sebagian sampai sekarang kongres masih berjalan, saat kongres berjalan ada miss-komunikasi di antara mereka sehingga ada yang membanting kursi, namun kami amankan.

"Ada 6 orang dan sekarang masih dalam pemeriksaan. Semoga kongres ini berjalan aman dan lancar. Polda Jatim yakin HMI bisa menyelesaikan permasalahan didalamnya," jelasnya.

Selain itu, Polda Jatim atas bantuan dari Pemprov Jatim dan TNI membagi mereka ke penginapan milik TNI yang ada di Surabaya.

Irjen Nico menambahkan, Alhamdulillah rombongan bisa mengerti dan turut mengamankan kota Surabaya dari sisi keamanan maupun COVID-19.

"Selanjutnya fokus utama pihak kepolisian adalah mengamankan jalannya sidang, yang hingga pukul 04.00 WIB masih berlangsung pleno 2 menuju pleno 3. Untuk itu kami melaksanakan pengamanan ini atas permintaan dari panitia dan pemerintah provinsi karena ini aset Jatim," tegas perwira tinggi Polri ini.

Namun di saat itu, kongres harus diskors karena sempat diwarnai kericuhan, hingga membanting kursi-kursi, saling kejar, bahkan sempat memecahkan salah satu kaca gedung. HMI adalah organisasi yang sudah lama dan mengerti demokrasi.

Rakernis SSDM Polri, Kapolri Tekankan Pemanfaatan Teknologi Menuju Era 4.0

Rakernis SSDM Polri, Kapolri Tekankan Pemanfaatan Teknologi Menuju Era 4.0

 


JAKARTA- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) internal SSDDM Polri di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/3/2021). 

Rakernis SSDM Polri itu bertajuk 'Megatrend Indonesia Unggul dari 2020-2045, Bonus Demografi, SDM Unggul dan Menuju 4.0'. 

Dalam pengarahannya,Jenderal Sigit menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran SSDM Polri karena bergerak cepat menerapkan program Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan untuk menciptakan SDM yang unggul. 

"Apresiasi dan terima kasih atas gerak cepat program Presisi di bidang SSDM menuju SDM unggul,"ungkap Kapolri. 

Jenderal Polisi Sigit juga menekankan, karena Indonesia menuju era 4.0, sehingga seluruh aparat Kepolisian harus mampu memanfaatkan teknologi digital dengan baik serta terus menerus meningkatkan kemampuan dalam implementasinya. 

"Berbagai tantangan yang dihadapi di lingkungan global, regional dan nasional, SDM Polri harus dikelola dan dikendalikan dengan baik serta mengacu pada arus pembinaan SDM Polri yang berkeunggulan meliputi prinsip integritas, proposional dan partnership," ujar Jenderal Polisi mantan Kabareskrim Polri itu. 

Kapolri menyebut, SDM Polri juga harus memikirkan perasaan dan masa depan dari personel Kepolisian yang sedang bertugas jauh dari Ibu Kota. 

"SDM Polri juga harus tahu dan peduli serta memikirkan bagaimana perasaan personel yang jauh dengan SSDM Polri, baik jarak maupun kedekatan personal," ucap Jenderal Sigit. 

Sementara itu, Sigit juga menyambut baik dari inovasi yang dilakukan oleh SSDM Polri dalam menyediakan pelayanan bagi internal Korps Bhayangkara maupun masyarakat. 


"Selaku pimpinan Polri sangat apresiasi inovasi yang telah dikembangkan oleh SSDM Polri yang berisi, sistem informasi personil polri, aplikasi e-yankes (pelayanan kesehatan untuk anggota Polri) dan e-Rekpro dapat diakses oleh masyarakat untk digunakan pendaftaran secara online," pungkas Kapolri Jenderal Sigit. (*)

Musrenbang Kabupaten Pacitan 2021 fokuskan Pertumbuhan Ekonomi melalui Pariwisata dan Sektor Unggulan

Musrenbang Kabupaten Pacitan 2021 fokuskan Pertumbuhan Ekonomi melalui Pariwisata dan Sektor Unggulan

 

Bupati Pacitan, Indartato, saat membuka Musrenbang Kabupaten Pacitan untuk menyusun RKPD tahun 2022

Pacitan – Suarajatim.net

Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2021 dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, di Gedung Karya Dharma, Rabu (24/03).

Kegiatan yang dilakukan dalam masa pandemi membuat pelaksanaan Musrenbang berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain yang hadir di Gedung Karya Dharma, para peserta mengikuti jalanya musrenbang melalui siaran video conference.

Berbagai isu strategis jadi perhatian pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musranbang) Tahun 2022 Kabupaten Pacitan, utamanya soal bertambahnya Pengangguran yang berakibat meningkatnya angka kemiskinan.

Pamuji Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pacitan dan sekaligus Ketua Panitia musyawarah tersebut mengungkap pengangguran saat ini berada pada angka level 2,28, padahal  sebelum pandemi angka berada pada angka 0,91.

“Sedang untuk masalah kemiskinan yang ditekan pada angka 13, 67 persen pada tahun 2019 kini menguat dan menyentuh 14,54 persen. Hal itu  merupakan dampak langsung pandemi Covid-19,”Ungkap Pamuji.

Imbas terjadinya Pandemi Covid 19 sangat terasa dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pacitan sepanjang tahun 2020.

“Untuk diketahui, laju pertumbuhan ekonomi sebesar 1,84 persen atau mengalami penurunan 6,92 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini berimbas pada peningkatan angka kemiskinan sebesar 14,54 persen atau naik 0,87 persen dibanding tahun 2020,”Lanjutnya.

Bupati dan Ketua DPRD Pacitan saat mengikuti Musrenbang Kabupaten Pacitan tahun 2021

Sementara Bupati Pacitan, Indartato berharap dengan pelaksanaan Musrenbang bisa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. “Semoga Musrenbang ini dapat dimanfaatkan sebaik baiknya untuk merencanakan pembangunan tahun 2022”, kata Bupati Indartato.

Bupati Indartato tidak menampik badai pandemi covid 19 memiliki dampak luar biasa dalam proses pembangunan di Kabupaten Pacitan. “Penyesuaian anggaran melalui Refocusing terpaksa dilakukan untuk penanganan covid 19. Saya percaya pemimpin yang akan datang akan lebih baik karena selain masih muda juga berpengalaman di legislatif”, ujarnya.

Meski bidang ekonomi ada penurunan tidak halnya dengan bidang sosial. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pacitan tahun 2020 naik 1,06 persen dari tahun sebelumnya atau mencapai 68,18 persen. Empat komponen yang mendukung capaian tersebut adalah Angka Harapan Hidup (AHH) 71,94 persen, Rata Rata Lama Sekolah (RLS) 7,60 persen, Harapan Lama sekolah (HLS)12,64 tahun serta Pengeluaran Perkapita sebesar Rp. 8,5 juta.

Musrenbang Kabupaten Pacitan 2021 untuk menyusun RKPD tahun 2022 mengambil tema Pertumbuhan Ekonomi dan Penanganan Kemiskinan Melalui Pengembangan Pariwisata Yang di dukung Sektor Unggulan.

Rencana tersebut akan didorong melalui prioritas pembangunan layanan pendidikan dan kesehatan berbasis TI, penanganan kemiskinan akibat pandemi, pembangunan infrastruktur dasar maupun pariwisata yang berwawasan lingkungan, pembangunan sektor ekonomi unggulan pendukung pariwisata serta meningkatkan layanan dengan dukungan TI. (Yah)


Forum LSM minta Polisi tak ragu usut tuntas kasus UU ITE yang libatkan anggota DPRD berinisial T

Forum LSM minta Polisi tak ragu usut tuntas kasus UU ITE yang libatkan anggota DPRD berinisial T


Ketua LSM PRC (Peduli Rakyat Cilik) meminta Polisi tidak ragu mengusut tuntas kasus Pelanggaran UU ITE yang melibatkan anggota DPRD Ponorogo berinisial T

Ponorogo - SUARAJATIM.NET

Forum LSM Ponorogo (FLP) mendukung langkah Polres Ponorogo agar segera menindaklanjuti kasus pelanggaran UU ITE yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Ponorogo inisial T dari fraksi PDI-P. Bentuk dukungan itu mereka tunjukkan dengan mendatangi Kapolres Ponorogo AKBP Mochammad Nur Azis di ruangan pada Selasa, 16 Maret 2021.

"Pada awalnya kita mau menggelar aksi demo di depan polres Ponorogo. Tapi karena Pandemi covid19 maka kita disarankan oleh pihak Intel polres agar audien saja dengan Kapolres ponorogo."kata Johar Holil, ketua LSM Peduli Rakyat Cilik (PRC) yang tergabung dalam forum LSM Ponorogo Kamis, (18/3) di kediamannya.

Dijelaskan Holil panggilan ketua LSM PRC bahwa tujuan utama dirinya bersama kawan-kawan melakukan aksi demo di depan polres sesuai surat pemberitahuan di Polres Ponorogo masuk pada Rabu, (17/3) untuk memberi dukungan dan Suport kepada jajaran polres Ponorogo dalam rangka penegakan supremasi hukum dengan  menindaklanjuti kasus laporan pelanggaran UU ITE yang melibatkan oknum DPRD Kabupaten Ponorogo inisial T dari fraksi PDIP. 

"Kita ingin memberi dukungan dan Suport kepada polres Ponorogo dalam melakukan penyelidikan  kasus pelanggaran UU ITE yang melibatkan oknum DPRD Kabupaten Ponorogo inisial T dan tidak ragu dalam menegakkan aturan yang berlaku, "ujar Johar Holil kepada wartawan. 

Bukan hanya kasus yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, dirinya juga memberi atensi kepada laporan lain yang masuk ke Polres segera mendapat penanganan serius. (Mar) 


"Kita prihatin. Makanya kita turun. Selama ini masyarakat takut dan mungkin tidak tahu salurannya mau menanyakan setiap laporan yang masuk sampai mana. Makanya akan kita pantau dan kawal kasusnya."ungkap Johar Holil serius.


Namun demikian, dirinya sedikit plong dan lega karena sesuai informasi dari Kapolres ketika audiens bahwa kasus yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Ponorogo itu tetap jalan terus. Hanya saja memang polisi masih mendalami bukti-bukti termasuk harus melibatkan saksi ahli bahasa sehingga polres butuh waktu untuk itu semua.


"Kita senang karena kasus pelanggaran UU ITE itu tetap jalan terus termasuk laporan lain. Artinya polres akan bekerja profesional dan kita menghargai itu semua."ungkap Johar Holil.(

Mediasi Gagal, Warga Tetap Minta Sertifikat di Kembalikan

Mediasi Gagal, Warga Tetap Minta Sertifikat di Kembalikan

 

Tuntut Keadilan, arga Desa Mlarak meminta Sertifikat Tanah dikembalikan

PONOROGO - Suara Jatim.net

Hari ini kelanjutan sidang mediasi antara penggugat 24 warga Desa Mlarak Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo dengan 3 tergugat yakni PT Global Sekawan Sejati Jogjakarta (GSSJ), Notaris dan Mantan Kades Mlarak tidak ada titik temu alias gagal.

40 hari waktu yang diberikan oleh Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo sebagai mediator terhadap kedua belah pihak yang berperkara sudah habis.

Pantaun di lokasi Pengadilan Negeri tampak puluhan warga desa yang sebagian sudah lansia dari desa Mlarak mendatangi PN mengikuti mediasi yang dilakukan secara tertutup di ruang sidang Candra.

Penasehat hukum yang mendampingi dalam sidang tersebut Suryo Alam, SH, MH, Mega Aprillia, SH, Didik Hariyanto, SH dan Ratih Laraswati, SH tergabung dalam SM Law OFFICE Suryo Alam.

"Pada prinsipnya sidang hari ini sidang mediasi yang terakhir, sesuai dengan peraturan mediasi ini hanya di batasi selama satu bulan atau paling lama 40 hari," kata Suryo Alam usai mengikuti sidang di PN jalan Juanda 23 Ponorgo, Kamis (18/3/2021).

Faktanya lanjut Suryo, para tergugat satu, dua atau tiga ini tidak pernah hadir sendiri di dalam mediasi, sehingga sesuai dengan aturan pada Sekma no 1 tahun 2016 bahwa etikat tidak baik di tunjukan para tergugat.

"Penilaian tersebut sesuai mendasar pada aturan dimana para tergugat tidak pernah hadir, untuk itu kami serahkan kepada majelis hakim atau majelis mediator untuk memberikan penilaian dalam masalah pelaksanaan mediasi," terangnya.

Suryo mengatakan, pihaknya tadi sudah sampaikan kepada majelis mediator bahwa etikat tidak baik di tunjukan oleh pihak tergugat satu, dua, dan tiga.  

"Kami mohon untuk diputus langsung dan dilanjut pada pemeriksaan perkara, sehingga untuk mediasi sudah gagal," ucapnya.

Selanjutnya, Kami masih menunggu  perintah selanjutnya dari majelis hakim kapan kira kira sidang kembali, mengingat bahwa sesuai dengan aturan jadwal untuk persidangan nanti majelis yang akan menentukan apakah ini perlu di tunda 1 minggu atau di perpanjang. 

"Masalah mediasinya kami masih menunggu putusan majelis," jelasnya.

Dengan keputusan ini, pihaknya  tetap optimis sebenarnya dari hati nurani kami tetap menginginkan kekeluargaan, namun demikian toh dari tergugat tetap bersikukuh.

"Pihaknya tetap akan mengejar sampai di mana pun, diakhirat pun akan kami kejar," tandas Suryo.

Sementara itu Wiji Astutik (50 thn) yang datang menggendong anak kecilnya, memohon dan berharap bapak bapak yang ada di Pengadilan Negeri Ponorogo bisa membantu mengeluarkan setifikat yang sudah  3,5 tahun dibawa PT Global Sejati.

"Niki wau sidang mediasi ne gagal, Saya bersama warga yang lain tetap ingin sertipikatnya dikembalikan. 'Kulo mboten percoyo kalih PT Niko' (PT Global Sekawan Sejati), gek sertipikat kulo pun 3,5 tahun dibeto," pungkas ibu Wiji Astutik dengan muka sedih. (mny)

Bupati Pacitan minta Kades Dan Jajaran Aktif Sosialisasikan Program Vaksinasi Covid 19

Bupati Pacitan minta Kades Dan Jajaran Aktif Sosialisasikan Program Vaksinasi Covid 19

 

Bupati Pacitan, Indartato saat Tilik Wargo di Kecamatan Donorojo

Pacitan – Suarajatim.net

Menjelang purna dari Jabatan Bupati Pacitan, Drs H Indartato,MM terus melakukan Tilik Warga. Selain untuk berpamitan, Bupati dua periode itu juga memberikan pesan kepada warga dan Kepala Desa agar terus semangat dalam melakukan pembangunan di Kabupaten Pacitan.

Selain itu, Bupati Indartato juga meminta kepada Kepala Desa dan jajaran untuk aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam program vaksinasi covid 19.

Orang nomor satu di Pacitan itu berharap seluruh lapisan masyarakat tidak menolak vaksin demi tujuan bersama memutus mata rantai penyebaran covid 19.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Indartato dihadapan kepala desa beserta seluruh perangkat dan tokoh masyarakat saat acara tilik warga di Wilayah Kecamatan Donorojo, Rabu (10/03). Menurutnya, sosialisasi harus terus dilakukan untuk mengantisipasi kesalahpahaman informasi ditengah masyarakat.

"Kulo suwun Pak Kades ugi jajaran sosialisasinipun supados masyarakat paham menawi vaksin menika aman kangge mbrasta penyebaran covid 19 ("Saya minta Pak Kades dan jajaran sosialisasinya agar masyarakat paham kalau vaksin aman untuk memberantas penyebaran covid 19)”, ujar Bupati.

Bupati beralasan, tidak sedikit masyarakat belum bisa menerima program vaksinasi akibat minimnya informasi. Belum lagi, kabar hoax yang bertebaran menjadikan masyarakat ragu bahkan takut untuk divaksin.

Program vaksinasi covid 19 saat ini sudah memasuki tahap dua dengan sasaran pelayan publik sebanyak 17 ribu lebih. Sedangkan vaksinasi Tahap Pertama dengan sasaran 2.360 tenaga kesehatan telah tuntas keseluruhan.

Bupati berharap program Vaksinasi di Kabupaten Pacitan dapat berjalan dengan lancar sehingga mengurangi resiko akibat Pademi Covid 19. (Yah)

Membuka Musrena Keren, Bupati Arifin Ajak Seluruh OPD Wujudkan Trenggalek Yang Ramah Untuk Semua

Membuka Musrena Keren, Bupati Arifin Ajak Seluruh OPD Wujudkan Trenggalek Yang Ramah Untuk Semua

Bupati Trenggalek saat membuka Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan Lainnya

Trenggalek - Suarajatim.net

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin ajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada untuk mewujudkan Kabupaten Trenggalek yang ramah untuk semua. 

Ajakan ini disampaikan bupati enerjik ini saat membuka Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan Lainnya (Musrena  Keren) di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Rabu (10/3/2021).

Ungkap pria yang akrab disapa Gus Ipin itu, apapun bentuknya dan siapapun pengampunya jangan dikatakan berbicara urusan sosial, urusan inklusifitas dan atau berbicaya pelayanan kepada difabel itu hanya urusan sektoral Dinas Sosial," pesannya.

Menjadi inklusif dan responsif gender, lanjutnya, "adalah kewajiban seluruh dinas, tidak hanya urusan sektoral Dinas Sosial," tegas Bupati Trenggalek. 

Ditambahkan olehnya melihat yang kita rangkum dari rekap usulan desa atau kecamatan,  ada yang menginginkan  transportasi untuk difabel, ini sejalan dengan tujuan SDGis.

Terus seberapa persen angka partisipasi dasar, angka partisipasi murni. Tidak hanya diukur lelaki perempuannya saja, namun ini lebih spesifik mengarah pada pelayanan terhadap pemenuhan kelompok difabel. Bagaimana pemenuhan transportasinya, pendidikannya dan pemenuhan yang lainnya.

"Maka dari itu tidak boleh ada ego sektoral, dimana setiap anggaran pemerintah harus juga responsif gender dan inklusif," tutup Nur Arifin.

Dalam kegiatan tersebut  Bupati Arifin menyebut Musrena Keren merupakan agenda sangat penting. Musrena Keren sendiri ditujukan untuk memastikan pembangunan di Kabupaten Trenggalek yang konstruktif karena juga mengakomodir keterlibatan kelompok rentan yang lebih spesifik dalam pembangunan.

Dalam kesempatan itu suami Novita Hardini ini juga berharap seluruh OPD benar-benar menjalankan seluruh rekomendasi dari forum musrena keren ini. (Isdianto)

Dinilai Berkomitmen Tinggi Meningkatkan Peran, Kasatpol PP Trenggalek Raih Penghargaan "Karya Bhakti Satpol PP" dari Kemendagri

Dinilai Berkomitmen Tinggi Meningkatkan Peran, Kasatpol PP Trenggalek Raih Penghargaan "Karya Bhakti Satpol PP" dari Kemendagri

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Trenggalek, Drs. ST. Triadi Admono, M.Si., raih penghargaan "Karya Bhakti Satpol PP" 

Trenggalek - Suarajatim.net

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Trenggalek, Drs. ST. Triadi Admono, M.Si., raih penghargaan "Karya Bhakti Satpol PP" dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan ke-59 Satuan Perlindungan Masyarakat yang digelar Kementrian Dalam Negeri. 

Meraih penghargaan ini, Kasatpol PP Trenggalek dinilai mempunyai komitmen dan integritas tinggi dalam meningkatkan peran Satpol PP dalam upaya membantu kelancaran pemerintah daerah dalam penanganan Covid 19.

Penghargaan ini diterima langsung, Triadi Admono  di Hotel Aryaduta Jakarta, Jalan KKO Usman dan Harun 44-48 Jakarta Pusat.

Selain Trenggalek Kasatpol PP yang mendapatkan penghargaan serupa diantaranya  Kasatpol PP Provinsi Bengkulu, Kasatpol PP Provinsi Jawa Barat, Kasatpol PP Kota Denpasar, Kasatpol PP Kota Pontianak, Kasatpol PP Kabupaten Karangasem dan Kasatpol PP Kabupaten Merangin.

Menerima penghargan ini, Triadi tidak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada warga masyarakat Trenggalek, Bupati beserta jajaran, instansi vertikal yang lain termasuk TNI dan Polri, yang selama ini telah membantu menyukseskan program pemerintah.

"Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan ke-59 Satuan Perlindungan Masyarakat, Bapak Menteri Dalam Negeri mengganjar penghargaan Karya Bhakti Satpol PP," tuturnya, Rabu (4/3/2021).

Penghargaan ini lanjut Mantan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan ini menambahkan, "diberikan atas bentuk komitmen dan integritas tinggi pelayanan Satpol PP Trenggalek terhadap warga masyarakat. Utamanya dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19," lanjutnya.

Trenggalek dianggap memenuhi indiktor yang ditetapkan, utamanya kegiatan dilapangan, laporan dan juga penerapan PPKM bersekala mikro di daerah.

Tentunya kami sebagai pelayan masyarakat, dengan urusan pemerintahan dibidang pelayanan dasar ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, kami akan lebih meningkatkan pelayanan yang ada sesuai SOP, fast respon, respon time sehingga masyarakat bisa benar-benar merasa terlindungi. "Sebagai bentuk tanggung jawab kami atas apresiasi bapak Mendagri yang diamanahkan kepada kami," tandasnya. (Isdianto)