Apel Pagi Warga Binaan Pekerja di Lapas Pemuda Madiun
Madiun,
– SUARAJATIM.net
Guna
meningkatkan kedisiplinan, semangat kerja, serta kesiapan warga binaan sebelum
memulai kegiatan produksi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA
Madiun secara rutin menyelenggarakan apel pagi bagi warga binaan pekerja pada
Jumat (30/1).
Apel
dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB di halaman area kerja LPK (Lembaga Pelatihan
Kerja) Lapas Pemuda Madiun.
Kegiatan
apel pagi ini merupakan agenda wajib yang harus diikuti warga binaan sebelum
menjalankan tugas di masing-masing bidang kerja.
Selain
sebagai sarana pengecekan kehadiran dan kesiapan kerja, apel juga diisi dengan
arahan singkat mengenai teknis pekerjaan, aspek keamanan, serta penguatan
kembali kedisiplinan dalam bekerja.
Dalam
rangka pembinaan karakter, apel pagi turut dirangkaikan dengan pembacaan Catur
Dharma Narapidana oleh salah satu warga binaan yang kemudian diikuti bersama.
Kegiatan
ini bertujuan menanamkan nilai moral, rasa tanggung jawab, serta komitmen
selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Kepala
Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pemuda Madiun, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan
bahwa apel pagi memiliki peran penting dalam membentuk mental kerja warga
binaan.
“Apel
pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan
kedisiplinan, membangun kesiapan mental bekerja, serta memastikan warga binaan
memahami tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, kegiatan kerja dapat
berlangsung secara efektif, aman, dan memberikan manfaat bagi proses
pembinaan,” jelasnya.
Di
sisi lain, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, memberikan apresiasi atas
pelaksanaan apel rutin tersebut dan menegaskan bahwa setiap kegiatan kerja
harus dilandasi dengan kedisiplinan serta pembinaan karakter.
“Kegiatan
kerja merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan. Oleh karena
itu, pelaksanaannya harus diawali dengan sikap disiplin, tertib, dan
bertanggung jawab. Apel pagi rutin ini menjadi dasar agar warga binaan siap
bekerja secara optimal dan memperoleh keterampilan yang berguna bagi masa depan
mereka,” tuturnya.
Melalui
pelaksanaan apel pagi secara rutin, Lapas Pemuda Madiun berharap warga binaan
pekerja semakin disiplin, siap bekerja, serta mampu menghasilkan karya yang
berkualitas sebagai bagian dari upaya pembinaan kemandirian. (RED)


