Recent Posts

Kunjungi Puluhan Pelajar Asal Papua, Kapolres Berikan Motivasi dan Semangat

Kunjungi Puluhan Pelajar Asal Papua, Kapolres Berikan Motivasi dan Semangat


PROBOLINGGO KOTA - Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani S.H., S.I.K., mengunjungi anak asuh siswa / siswi asal Papua di Asrama Yayasan Dharma Bakti LKSA - Asrama Putri Santo Yoseph, Selasa (29/11/2021) sore. Rombongan ini diterima oleh Ketua pengasuh pelajar putri Suster Yosef dan para pelajar asal papua. 

Seperti diketahui, bahwa pelajar asal Papua ini memang tinggal di Asrama dan menempuh pendidikan di SMPK dan SMAK Mater Dei Kota Probolinggo. 

Selain menjalin hubungan lebih dekat dengan pelajar asal Papua, Kapolres juga meninjau langsung situasi dan kondisi asrama putri yayasan dharma bhakti Santo Yoseph, termasuk memastikan kondisi siswa dalam keadaan sehat dan terjamin seluruh fasilitas yang diberikan oleh Yayasan. 

“ Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, saya berharap adik adik tetap belajar lebih giat dan disiplin dalam menjaga protokol kesehatan. Adik - adik harus bersyukur bisa bersekolah di tempat yang sangat nyaman karena masih banyak saudara lain yang tidak dapat sekolah seperti ini”, jelasnya. 

Kapolres juga memberikan bantuan dan tali asih berupa sembako, kepada pelajar asal Papua.

“Bantuan ini memang tak seberapa, jangan dilihat dari nilainya. Tapi ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian kami Pihak Kepolisian selaku Orang Tua Asuh pelajar asal Papua”, tambah Alumni Akpol 2003 ini. 

“Tinggal di asrama tentunya ada aturan-aturan yang harus di patuhi oleh adik-adik sehingga nanti setelah selesai sekolah ilmu yang telah di peroleh dapat diterapkan di kota asalnya.” tutupnya. 

Ketua pengasuh pelajar putri Papua, Suster Yosef memberikan apresiasi atas kunjungan Kapolres kepada pelajar asal Papua di Asrama Yayasan Dharma Bakti LKSA - Asrama Putri Santo Yoseph. 

“Terima kasih atas perhatiannya dan hubungan silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik ini dapat tetap terjaga. Anak anak merasa senang karena mendapatkan perhatian secara khusus dari Kapolres”, tuturnya. (***19)
HUT ke-71 Korpolairud, Kapolri: Wujudkan Representasi Negara Hadir Di Setiap Wilayah

HUT ke-71 Korpolairud, Kapolri: Wujudkan Representasi Negara Hadir Di Setiap Wilayah


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada jajaran Korps Kepolisian Air dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri untuk terus menjadi representasi kehadiran negara di setiap wilayah Indonesia. 

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Korpolairud Baharkam Polri di Mako Ditpoludara, Pondok Cabe, Banten, Rabu (1/12/2021).

"Harapan kami, jajaran Polairud khususnya, untuk terus bisa mengoptimalkan pelaksanaan tugasnya, guna mewujudkan representasi negara hadir di setiap wilayah yang membutuhkan kehadiran negara dan membutuhkan kehadiran Polri," kata Sigit kepada awak media. 

Tak hanya itu, Sigit juga berharap, Korpolairud untuk terus siap menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang ada saat ini dan kedepannya. Diantaranya adalah mengoptimalkan kegiatan dalam membantu pengendalian dan penanganan Pandemi Covid-19. 

Peran Korpolairud, kata mantan Kapolda Banten ini menjadi salah satu yang sentral dalam rangka pengendalian Covid-19. Dalam hal ini yakni akselerasi percepatan vaksinasi ke masyarakat yang berada di pulau terluar ataupun memiliki akses darat yang sulit. 

"Mulai dari distribusi vaksin, kemudian akselerasi vaksin pulau terluar di wilayah-wilayah perairan.  Dimana masyarakat juga tentunya perlu mendapatkan bantuan vaksinasi termasuk juga distribusi logistik yang terkait," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Lebih dalam, menurut Sigit, dengan didorongnya percepatan vaksinasi ke seluruh wilayah Indonesia, hal itu akan mengantisipasi serta meningkatkan kewaspadaan terkait adanya varian baru Covid-19 seperti Omicron. 

Karenanya, Sigit menekankan, Korpolairud harus melakukan akselerasi vaksinasi, mulai dari menyiapkan gerai-gerai vaksin di wilayah perairan sampai dengan mendorong logistik distribusi vaksinasi yang dibutuhkan masyarakat, yang tentunya memerlukan pengamanan lantaran berada di wilayah terpencil ataupun antar-pulau. 

"Sehingga program Pemerintah dalam rangka mewujudkan capaian vaksinasi 70 persen di tahun ini dan kedepan akan terus terlaksana.  Dengan adanya berbagai varian baru termasuk Omicron yang saat ini menjadi kewaspadaan kita. Tentunya rangkaian pengendalian Covid-19 mulai dari bagaimana memperkuat protokol kesehatan, mulai dari 3M, 3T dan akselerasi vaksinasi betul-betul bisa kita laksanakan," papar Sigit.

Demi semakin memperkuat dan memaksimal peran Korpolairud, dalam kesempatan ini, Sigit juga meresmikan sembilan Helikopter baru guna mengoptimalisasi pelaksanaan tugas kedepannya. 

Dengan adanya sarana dan prasarana penunjang itu, Sigit menegaskan, Korpolairud harus semakin optimal dalam melakukan mobilisasi pemantauan dan pengawasan di beberapa kawasan yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah Indonesia. Diantaranya adalah, kawasan industri, pariwisata ataupun kawasan strategis nasional lainnya yang tentunya memerlukan kehadiran Polri

"Karena itu tentunya dengan kehadiran pesawat helikopter yang baru ini, tentunya mobilitas dan sekaligus pengawasan serta pemantaun melalui udara terhadap kawasan tersebut juga akan semakin baik," ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit menyebut, alat utama baru yang dimiliki Korpolairud ini juga akan dimaksimalkan untuk menyukseskan beberapa agenda nasional ataupun internasional yang kedepannya akan dilaksanakan di Indonesia. 

"Kita juga akan menghadapi beberapa tantangan tugas terkait penyelenggaraan event nasional maupun internasional. Terkait Presidensi tentunya membutuhkan pengamanan. Kami tentunya akan persiapkan semuanya agar bisa menjadi lebih baik," tutur Sigit. 

Disisi lain, Sigit menyampaikan kepada seluruh jajaran Korpolairud untuk selalu berada di garis terdepan dan responsif untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam. 

"Terkait juga tantangan tugas dengan adanya berbagai macam kondisi bencana yang ada baik longsor, bencana perairan tentunya memerlukan kehadiran Polri, kita harapkan kita akan jauh lebih baik dengan adanya sarana dan prasarana baru yang kita miliki.  Demikian juga dengan tantangan tugas yang lain," kata Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyempatkan menyapa secara langsung jajaran Korpolairud yang sedang menjalankan tugas di perairan dan lokasi penugasan operasi pada beberapa wilayah Indonesia. 

Saat menyapa personel Korpolairud yang bertugas pada Satgas Nemangkawi, Sigit menekankan soal untuk terus meningkatkan kewaspadaan adanya gangguan kamtibmas. Ia juga berpesan agar setiap menjalankan tugas untuk terus berhati-hati dan mengikuti SOP yang ada. 

Selanjutnya, Sigit juga menyapa jajaran Korpolairud yang bertugas di perairan NTT. Ia meminta agar personel mengamankan lokasi destinasi Labuan Bajo yang sedang dikembangkan untuk sektor Pariwisata oleh Pemerintah.
Presiden RI Resmikan Bendungan Gongseng, Polisi di Bojonegoro Siap Patroli Objek Vital

Presiden RI Resmikan Bendungan Gongseng, Polisi di Bojonegoro Siap Patroli Objek Vital

Bojonegoro – Bendungan Gongseng di Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dengan virtual dari area Bendungan Tugu yang berada di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek kemarin.

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia mengatakan pihaknya berkomitmen melakukan patroli di objek vital ini.

"Dengan adanya bendungan baru yang sangat luas ini. Kami langsung memerintahkan jajaran anggota di wilayah ini untuk melaksanakan patroli di kawasan Bendungan Gongseng pada siang dan malam hari guna mengantisipasi gangguan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di sekitaran Bendungan Gongseng ini," tegas Pandia di Bendungan Gongseng, Rabu(1/12/2021).

Pandia juga akan melakukan koordinasi secara berkala dengan pihak pengelola bendungan. Dia mengimbau masyarakat saat berkunjung ke Bendungan Gongseng untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan.

Nantinya juga akan dipasang rambu dan tanda peringatan atau larangan tempat atau titik rawan yang tidak boleh bagi didatangi pengunjung serta imbauan Kamtibmas 3C (Curat, Curas dan Curanmor).

"Secepatnya akan kita koordinasikan untuk dipasang imbauan Kamtibmas terutama 3C, dan titik titik rawan yang sangat dilarang untuk disinggahi pengunjung," jelasnya.

Dengan difungsikan Bendungan Gonseng ini Pandia berharap bisa mengantisipasi banjir yang kerap terjadi di wilayah Bojonegoro selatan saat hujan.

"Semoga ini bisa juga untuk mencegah adanya banjir yang sering terjadi saat huja deras di wilayah selatan Bojonegoro, karena air bisa mengalir ke Bendungan Gongseng," pungkas Pandia. (waf/humasresbojonegoro)
Kejurprov Bola Voli Usia 17 Dibuka Wakapolda Jatim

Kejurprov Bola Voli Usia 17 Dibuka Wakapolda Jatim


Jombang – Kapolda Jawa Timur yang diwakili Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli 2021 di Gelanggang olahraga (GOR) Merdeka yang berlokasi di jalan Gus Dur Jombang, Selasa (30/11/2021). 

Kejuaraan Bola voli indoor usia 17 ini, digelar mulai tanggal 30 November hingga 4 Desember 2021.  Turnamen yang memperebutkan piala Kapolda Jawa Timur ini tetap terbuka untuk masyarakat umum, meski pelaksanaannya berlangsung di tengah masa pandemi Covid-19.

Hanya saja, setiap masyarakat yang ingin menonton atau memeriahkan pertandingan antar klub Kabupaten dan Kota ini, wajib menaati protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

Selan jumlah pengunjung dibatasi dan wajib memakai masker, penonton juga diwajibkan melakukan cek suhu tubuh terlebih dahulu. Di dalam, mereka juga diimbau agar tidak berkerumum.

Wakapolda mengatakan atlet yang kini telah menyandang predikat Nasional bahkan Internasional berasal dari kerja keras serta jam terbang yang sangat tinggi. Maka untuk meneruskan proses regenerasi, ajang untuk melakukan latih tanding harus terus ada.

 “Seorang atlet yang kini telah level nasional bahkan internasional, berasal dari hasil kerja keras. Maka tidak ada istilahnya jika mereka ujug-ujug jadi seperti sekarang,” katanya.

Ditegaskan oleh Wakapolda, seiring masih berlakunya pandemi Covid-19. Ia secara khusus meminta agar semua pihak tetap dan selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

 “Karena ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, kami meminta agar semua pihak tetap mematuhi prokes. Untuk pengawasannya, kami meminta rekan-rekan wartawan untuk senantiasa memantau jalannya kejuaraan agar hal itu dilaksanakan,” tegasnya.

Hadir dalam agenda pembukaan Kejurprov Bola Voli di Gor Merdeka Jombang. Bupati Hj. Mundjidah Wahab, dengan didampingi Wabup Sumrambah. Lalu tampak pula jajaran Forkopimda Jombang, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dari total sebanyak 96 kontingen, terdiri dari 59 kontingen putra, serta 37 kontingen putri. Acara pembukaan sendiri ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakapolda dengan disaksikan jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang.
Satgas PEN Polri Lakukan Pengawasan di Jatim

Satgas PEN Polri Lakukan Pengawasan di Jatim



Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri bentuk tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dan melakukan asistensi di Polda Jawa Timur (Jatim), pada Selasa (30/11/2021) di gedung Rupatama Mapolda Jatim. Hal ini dilakukan, guna melihat kinerja Polda jajaran, dalam mendukung program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam upaya pemulihan ekonomi.

Ketua Satgas PEN Bareskrim Polri, Brigjen Nurwidiyanto bersama tim, melakukan tatap muka dengan Kementerian Keuangan, Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Propinsi Jatim. 

Sekretaris Satgas PEN Bareskrim, Kombes Rudi Heru Susanto mengatakan, kedatangan tim Satgas Pen ini untuk melihat keseriusan satuan wilayah (satwil) dalam melaksanakan program PEN 2021.

“Melihat secara detail kinerja Satgasda PEN Polda Jatim dengan keberadanaan Posko PEN dan operasionalnya,” kata Rudi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tugas pokok dan fungsi serta peran satgas mendukung perwujudan pemulihan ekonomi nasional. Selain itu juga melakukan pertukaran data dan belanja masalah, serta penyamaan persepsi dengan Kemenkeu dan APIP Provinsi Jatim.

Satgas PEN Bareskrim Polri juga melakukan pencegahan terjadinya penyelewengan dengan melakukan fungsi pengawasan. Salah satunya dengan melakukan pertukaran informasi program PEN pada satuan kerja Kementerian/Lembaga/Pemda.

“Kita bersama APIP menyatakan peran pengawasan terhadap program PEN menyakinkan pelaksana untuk tidak ragu,” jelasnya Kombes Rudi.

Namun Kombes Rudi juga mengatakan untuk membantu APIP dan pihak terkait dalam memberikan pendampingan, konsultasi dan mencari solusi dalam pelaksanaan program PEN. Jika terjadi penyimpangan, tim akan memberikan peringatan serta koreksi.

“Penegakan hukum adalah upaya terakhir setelah dilakukan upaya pencegahan. Kita utamakan peran APIP untuk terapkan sanksi administratif dan pemulihan kerugian negara,” tandasnya.

Tim Satgas PEN Bareskrim Polri berharap kegiatan asistensi ini ada langkah nyata dari satwil jajaran dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, dengan berkolaborasi bersama APIP. 

Salah satu bentuk nyata, rencananya pada Rabu mendatang (1/12/2021), akan melihat realiasasi pembangunan pasar di Kabupaten Trenggalek, Purbalingga dan Bondowoso.

“Apakah pembangunan pasar telah sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah disalurkan,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh APIP Provinsi Jatim, Kabupaten/Kota berjumlah 43 Peserta, serta Kasat Serse jajaran Polda Jatim selaku Kasatgasres PEN 2021, mengikuti secara virtual.
Pembentukan Destana di Desa Bareng disertai dengan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana

Pembentukan Destana di Desa Bareng disertai dengan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana


Nganjuk – Untuk kali kedua Biddokkes Polda Jatim dan RS Bhayangkara mengadakan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam akibat cuaca ekstrim yang digelar di Balai Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk sekaligus dilaksanakan Bakti sosial dan Serbuan Vaksinasi, pada Selasa (30/11/2021)pagi.

Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol dr. Erwin Zainul Hakim, Mars., M.H.Kes menyebut pelatihan ini bertujuan meminimalisir dampak bencana terhadap warga.

"Maksud dan tujuan pelatihan kesiapsiagaan bencana ini ialah agar warga masyarakat tidak hanya menjadi obyek semata, namun bisa menjadi subyek dengan cara memberikan pertolongan pertama kepada korban apabila terjadi bencana," katanya.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta diberi pemahaman untuk bisa mengambil langkah yang tepat sebelum dan saat terjadi bencana dan sekaligus pemberian dasar-dasar Disaster Victim Identification (DVI) dan Pelatihan evakuasi dan PPGD. Dengan demikian diharapkan tidak terjadi kesalahan prosedur dalam mengambil tindakan, seperti cara menolong korban, memberikan sinyal darurat, dan lainnya yang justru memperparah dampak bencana.

Adapun kegiatan ini sekaligus menjadi pilot project dari pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Pelatihan kesiapsiagaan ini diikuti oleh tak kurang 100 peserta dari TNI-Polri, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), pengurus DESTANA Desa Bareng, Linmas Desa Bareng, dan warga Dusun Burikan Desa bareng.

Tidak hanya pelatihan Tanggap Bencana, acara ini juga diselingi dengan Bakti sosial dengan penyerahan paket sembako sebanyak 600 paket kepada warga Desa Bareng oleh PLT. Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi,S.E., S. H., M. M., MBA. dan vaksinasi kepada 819 warga Desa Bareng dan sekitarya terdiri dari dosis 1 sebanyak 788 orang dan dosis 2 sebanyak 31 orang. 

"Dengan pelatihan ini kita berharap segenap unsur masyarakat, khususnya Dusun Burikan Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, bisa mengerti dan memahami harus berbuat bagaimana bila terjadi bencana alam," tutur Erwinn.

Ditemui setelah acara, Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson Situmorang, S.H.,S.I.K.,M.H. menyebut pelatihan ini sangat penting bagi personelnya.

"Saya sangat mendukung pelatihan yang akan meningkatkan kemampuan anggota Polres Nganjuk dalam penanganan bencana. Kondisi geografis wilayah Kabupaten Nganjuk yang berkontur dataran tinggi dan lembah, tentu harus diantisipasi dalam kondisi cuaca yang akab datang," kata AKBP Boy Jeckson.

"Ini sejalan dengan program yang saya canangkan yakni “Program Polisi Belajar”. Karenanya saya berharap personel Polres Nganjuk yang ikut dalam pelatihan supaya memperhatikab betul instruksi yang diberikan oleh narasumber," tuturnya. (teamhumas/acha)
Hari Kesehatan Nasional 2021, Bupati Ipuk Beri Penghargaan Kepada Polresta Banyuwangi

Hari Kesehatan Nasional 2021, Bupati Ipuk Beri Penghargaan Kepada Polresta Banyuwangi


Banyuwangi : Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 Tahun 2021 di Kabupaten Banyuwangi diperingati dengan upacara di halaman Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi. Dalam upacara tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan penghargaan pada pihak yang terlibat dalam penanganan pandemi.

"Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas perjuangan semua tenaga kesehatan dan tenaga penunjang di fasilitas pelayanan kesehatan yang hampir dua tahun ini bahu-membahu berjuang di garda terdepan dalam penanggulangan pandemi," kata Ipuk saat menjadi inspektur Upacara, Selasa (30/11).

"Baik yang bertugas secara tracer, petugas skrining, pemantau pasien, petugas yang berperan dalam pengobatan dan perawatan di rumah sakit, pengemudi ambulance, petugas penanganan jenazah pasien covid-19, serta semua pihak yang tidak bisa saya sebut satu-persatu. Doa juga kita panjatkan untuk para Nakes yang gugur saat menghadapi Covid-19," ujarnya

Pemberian penghargaan kepada para pihak yang terlibat dalam penanganan pandemi covid-19. Di antaranya penghargaan fasilitas kesehatan pelaksanaan vaksinasi covid-19 terbanyak diberikan kepada Polresta Banyuwangi, sedangkan fasilitas kesehatan berupa klinik penanganan penanggulangan covid-19 diberikan kepada Kodim 0825 Banyuwangi.

Kemudian, penghargaan dengan capaian persentase vaksinasi dosis satu terbanyak diberikan kepada kecamatan Rogojampi. Penghargaan desa/kelurahan dengan capaian persentase vaksinasi dosis satu terbanyak diberikan kepada Kepala Desa Benelan Lor.

Lebih lanjut, penghargaan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit rujukan penanganan covid-19 diberikan kepada RSUD Blambangan. Penghargaan fasilitas kesehatan berupa Puskesmas rujukan penanganan covid-19 diberikan kepada Puskesmas Gitik.

Penghargaan juga diberikan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di daerah yang sulit dijangkau dengan fasilitas terbatas diberikan kepada Bidan Dian berasal dari Puskesmas Sumberagung dan Perawat Edi dari PTP Sukomade. Penghargaan fasilitas kesehatan dengan Mall orang sehat diberikan kepada Puskesmas Wongsorejo.

Ipuk meminta kepada seluruh tenaga kesehatan untuk meningkatkan kinerja, terutama terkait pelayanan pada masyarakat. Kinerja semua sektor harus berdasarkan target. 

"Tingkatkan kolaborasi dan ciptakan inovasi. Saya juga minta tenaga kesehatan untuk menjaga empat hal. Tidak boleh ada warga yang sulit mengakses kesehatan, sulit makan, sulit sekolah, jika ada keluhan minimal empat jam harus direspon," kata Ipuk.

Ipuk menambahkan sebelumnya telah melantik sejumlah pejabat baru termasuk di lingkungan kesehatan. Ia berharap bisa menjadi reformasi pelayanan dan pembangunan kesehatan di Banyuwangi.

"Saya minta kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik agar segera melakukan akselerasi dan optimalisasi dalam berbagai lini di bidang kesehatan," katanya.

Upacara tersebut diikuti oleh organisasi profesi di bidang kesehatan, antara lain IDI, IBI, PPNI, PDGI, Persakmi, HAKLI, IAI, PATELKI, PAFI, dan gabungan unsur mahasiswa Unair, Stikes, Akkes Rustida, UBI.

Tampak hadir sejumlah pejabat komponen Pemkab Banyuwangi di antaranya Wakil Bupati Sugirah, Sekda Mujiono, jajaran Kepala Dinas dan Camat se Kabupaten Banyuwangi.

Peringatan HKN tersebut juga dilakukan ziarah ke makam-makam tenaga kesehatan yang gugur menghadapi Covid-19. Juga diisi dengan doa bersama yang mengundang anak-anak yatim dan diisi tausiyah oleh KH. Achmad Siddik MHI. (Humas Polresta Banyuwangi)