Recent Posts

Ribuan Masyarakat Sumenep Antusias di Vaksinasi

Ribuan Masyarakat Sumenep Antusias di Vaksinasi


Program vaksinasi massal demi mewujudkan transformasi Polri yang Presisi, dan bertujuan mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat, dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. Kapolres Sumenep menargetkan seribu lebih orang dalam satu hari dapat dilakukan vaksinasi. 


Kegiatan Vaksinasi Massal Program Polri tersebut digelar di Pendopo Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep pada pukul 07.00 wib s/d 19.00 wib.


Program Vaksinasi ini terus dilaksanakan selama 12 hari kedepan dan akan digelar di tiap- tiap Kecamatan secara bergiliran di Kabupaten Sumenep.


Kegiatan Vaksinasi massal yang bertempat di Pendopo Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, tersebut di mulai pada pukul 07.00 wib sampai dengan 19.00 wib.


Sementara, petugas vaksinator Polri yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 6 orang, dan petugas vaksinator dari Dinas Kesehatan (Dinkes) sebanyak 40 orang, serta dibantu petugas keamanan dari Polres Sumenep dan Kodim 0827


"Pengamanan pelaksanaan Vaksin massal tersebut dilakukan pengamanan oleh 30 anggota Polres Sumenep dan Kodim 0827 dibawah kendali langsung Kabag Ops Polres Sumenep Kompol Achmad Robial," ujar Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya.


Mantan Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Jatim ini juga mengatakan, kegiatan yang bertujuan mendukung penuh percepatan penanganan covid-19, dan di targetkan sehari seribu orang dapat di vaksin. 


"Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh masyarakat Sumenep, khususnya Kecamatan Rubaru. Kami menargetkan sehari bisa seribu lebih orang dapat dilakukan vaksinasi," kata Kapolres Sumenep. 


Kapolres juga menambahkan, kegiatan dukungan dari Polri Presisi tersebut sebagai bentuk keseriusan Institusi Polri dalam meningkatkan sebuah kepercayaan dan kepedulian kepada masyarakat.


"Sesuai dengan amanah dan Perintah Kapolri bahwa Program- Program terbaik Polri yang Presisi bertujuan untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 agar masyarakat sehat, juga demi pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju," pungkas Kapolres saat di temui di Mako Polresta Sumenep.

Cegah Covid-19, TNI/Polri Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Cegah Covid-19, TNI/Polri Lakukan Penyemprotan Desinfektan

 



PONOROGO, Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Tak henti-hentinya Polres Ponorogo bersama dengan Anggota TNI Kodim 0802 Ponorogo melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum rawan penularan virus corona yang sampai saat ini belum juga usai.


Sebagai tindak lanjut perintah pimpinan tersebut, Satsamapta Polres Ponorogo pada Minggu (20/06/2021) bersinergi dengan TNI  Kodim 0802 Ponorogo  melakukan penyemprotan disinfektan di ruas jalan, pemukiman warga, fasilitas umum dan tempat ibadah tepatnya diseputan Jln. Jola-Joli Ponorogo.


Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis S.H., S.I.K., M.Si, melalui Kasat Sabhara Polres Ponorogo AKP Edy mengatakan dengan sinergitas TNI/Polri kami akan terus melakukan penyemprotan cairan desinfektan di tempat-tempat umum.


”Penyemprotan disinfektas tersebut bertujuan untuk mencegah atau memutus mata rantai penularan Virus Covid-19 diduga saat ini sudah muncul varian varian baru yang sudah masuk Indonesia,” Ujarnya 


AKP Edy menambahkan tempat-tempat umum yang dijadikan sebagai target penyemprotan adalah tempat yang rawan terjadi penularan virus seperti Pemukiman Penduduk,Fasilitas umum, tempat-tempat ibadah dan tempat keramaian lainnya.


“Selain melakukan penyemprotan disinfektan kami juga mengedukasi warga, agar dalam beraktifitas tetap mematuhi protokol kesehatan seper memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan hindari kerumunan,” Ungkapnya 


Kegiatan Penyemprotan tersebut diawali dari sepanjang jalan Jola Joli Ponorogo, setelah itu dilanjutkan di pemukiman penduduk, tempat ibadah dan fasilitas umum.


“Dalam kegiatan ini warga sekitar juga ikut membantu dalam penyemprotan Disinfektan sampai dengan kegiatan ini berakhir situasinya berjalan dengan aman dan lancar,”Pungkas AKP Edy. 

Forkopimda Jatim Gelar Rakor Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di BPWS Bangkalan

Forkopimda Jatim Gelar Rakor Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di BPWS Bangkalan


BANGKALAN,- Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Forkopimda Kabupaten Bangkalan, Sabtu (19/6/2021) sore, melaksanakan Rapat Koordinasi terkait Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 yang bertempat di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) di Kabupaten Bangkalan, Madura.


Dalam kegiatan itu juga dihadiri oleh, Sekda Provinsi Jatim, PJU kodam V/Brawijaya, PJU Polda Jatim, Kepala OPD provinsi atim, Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid 19 Jatim, Dandim 0829/Bangkalan, Kapolres Bangkalan dan stake holder terkait.


Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menyebutkan, terkait analisa dan evaluasi efektifitas personil yang ditugaskan dalam penanganan Covid-19 di 4 (empat) Kecamatan prioritas di Kabupaten Bangkalan.


"Penyekatan mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten harus diperketat guna mencegah penyebaran penularan Covid-19," jelas Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, saat Rapat Koordinasi terkait Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19," Sabtu (19/6/2021) sore.


Sementara itu Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan, pelaksanaan analisa dan evaluasi harian melalui sarana komunikasi yang tersedia seperti zoom meeting, maupun grub media sosial yang telah dibentuk sebelumnya.


"Untuk menjadi dasar dalam menentukan langkah tidak lanjut penanganan Covid-19 sehingga pelaksanaan pencegahan bisa berjalan efektif dan efisien," kata kapolda jatim.


Sedangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerangkan, terkait keseriusan penanganan Covid-19 di Bangkalan. Merupakan kunci keberhasilan dalam mencegah penyebaran Covid-19. 


"Diperlukan update data sebaran Covid-19 dengan klasifikasi zona wilayah sebagai panduan pelaksanaan tugas bagi personil gabungan dan bahan analisa evaluasi pelaksanaan tugas," tegas gubernur jatim.


Selain itu, Kakesdam V/Brawijaya menyebut, perkuatan tenaga kesehatan di RSUD Bangkalan terutama spesialis penyakit dalam, radiologi dan paru guna memperkuat treatment dan meminimalisir angka kematian. Dan Kabiddokkes Polda Jatim menyebutkan, peningkatan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas penyekatan maupun vaksinasi sudah dibuat jadwal pelaksanaan tugas personil gabungan dari personil TNI, Polri, Dinkes Provinsi Jatim dan Pemkab Bangkalan. 


Selain itu Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid 19 Jatim yang turut hadir dalam rapat tersebut menyampaikan. Perlu penambahan tempat isolasi dan karantina serta RS. Lapangan untuk menampung pasien Covid-19. Guna memastikan yang terinfeksi terisolasi dan terawasi untuk mempermudah pengawasan dan meningkatkan efektifitas pencegahan," jelasnya.

Panglima TNI dan Kapolri Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Madiun

Panglima TNI dan Kapolri Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Madiun


Didampingi Forkopimda Jawa Timur, Panglima TNI, Kapolri, Mentri Kesehatan (Menkes) dan Kepala BNPB, pantau pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Ngrowo Bening, Madiun, pada Jumat (18/6/2021). Guna memastikan pelaksanaan vaksinasi dan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) pengendalian covid-19 berjalan dengan baik. 


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito, didampingi Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta,bserta Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan jalannya vaksinasi yang berlangsung di Ngerowo Bening, Madiun.


Panglima TNI dan Kapolri sempat berdialog dengan petugas kesehatan terkait dengan pelaksanaan Prokes yang diterapkan dalam vaksinasi ini sudah berjalan dengan baik. 


Sementara vaksin yang digunakan kali ini adalah vaksin astrazeneca, dan masyarakat Madiun yang mengikuti vaksinasi sebanyak 721 orang, sedangkan yang sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 568 orang. 


Usai melakukan pengecekan, Rombongan Panglima TNI, Kapolri, Menkes, dan Kepala BNPB serta di dampingi Forkopimda Jatim melanjutkan kunjungan ke Pos PPKM Mikro di desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.


Vaksinasi ini merupakan program Presiden RI, dalam memaksimalkan percepatan penanganan covid-19 di Indonesia, dengan meningkatkan herd immunity kepada masyarakat, dan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat.

DALAM RANGKA HKGB KE - 69 BHAYANGKARI POLDA JATIM GELAR BHAKTI SOSIAL DONOR DARAH

DALAM RANGKA HKGB KE - 69 BHAYANGKARI POLDA JATIM GELAR BHAKTI SOSIAL DONOR DARAH

 



Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari yang ke - 69 dan rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara  ke - 75, Bhayangkari Polda Jatim melakukan kegiatan bhakti sosial donor darah yang berlangsung di Gedung Mahameru Polda Jatim. ( Jum'at, 18 Juli 2021 ).


Bahkti sosial donor darah tersebut diikuti oleh anggota Polri baik laki laki dan wanita, ASN, serta anggota Bhayangkari. 

Daftar jumlah pendonor sebanyak 161 orang, namun dari jumlah tersebut yang memenuhi syarat sebanyak 72 orang sedangkan 89 orang tidak dapat diambil darahnya dikarenakan tidak memenuhi syarat.


Kegiatan donor darah tersebut dimaksudkan untuk membantu atau mengantisipasi kekurangan stok darah PMI Surabaya dimasa pandemi Covid 19, bertujuan membantu kemudahan bagi masyarakat atau para pasien yang memerlukan transfusi darah khusus di wilayah Kota Surabaya.


Akibat pandemi Covid 19, secara tidak langsung mempengaruhi psikologis masyarakat untuk menunda keinginannya bagi pendonor untuk menyumbangkan darahnya ke PMI, khusunya Kota Surabaya.


Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyatakan bahwa bhakti sosial donor darah yang dilaksanakan Bhayangkari Polda Jatim ini dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke - 69 dan rangkaian kegiatan memperingati HUT Bhayangkara ke - 75 sebagai wujud empati keluarga besar Polri kepada masyarakat khususnya Surabaya dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan akan darah bagi yang membutuhkan.


" Kegiatan donor darah ini diselenggarakan sebagai salah satu implementasi program prioritas Kapolri yaitu Polri yang Presisi dalam menyikapi antisipasi kelangkaan darah di PMI Surabaya bagi kebutuhan masyarakat ", ujar Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Polres Ponorogo: Rapat Koordinasi Percepatan Program Vaksinasi Covid-19

Polres Ponorogo: Rapat Koordinasi Percepatan Program Vaksinasi Covid-19

 


Polres Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi di Gedung Pesat Gatra Polres Ponorogo Jum’at (18/06/2021). Rakor ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mendorong percepatan vaksinasi serta mengambil langkah-langkah untuk menyukseskan pelaksanaan vaksinasi yang merupakan Program Pemerintah juga Program Kapolri dengan harapan 1 Juta Vaksin untuk 1 Juta Masyarakat.

 

Kegiatan rakor di pimpin langsung Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si. dan Wakapolres Ponorogo KOMPOL Meiridiani, S.H., M.H., M.M. diikuti Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Basuki Nugroho, S.Sos., Kabag Ren Polres Ponorogo KOMPOL Eko Condro Wasisto, S.Sos., PJU Polres Ponorogo dan Kapolsek Jajaran Polres Ponorogo. 


Pada kesempatan rakor tersebut, Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si. perintahkan anggotanya untuk memberikan data Real Terkait Vaksinasi, Koordinasikan dengan Dinkes saat input data dan Kapolsek Jajaran supaya berkoordinasi  dengan 3 Pilar dalam hal pendataan peserta Vaksin pada tingkat Desa, sehingga dapat mempercepat sekaligus mempermudah  dalam pelaksanaannya.  


AKBP Azis juga memberikan penekanan  terkait Vaksinasi, Supaya jadwal Lama agar diselasaikan dulu paling lambat minggu ini dan Kendaraan Dinas PBB bisa diperdayakan sebagai sarana transportasi dalam jalanya Percepatan Vaksinasi Covid 19 ini. 


Hal Senada disampaikan juga oleh  Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Basuki Nugroho, S.Sos pada saat rakor percepatan vaksinasi di pesat gatra.

Kapolri Jendral Listyo Sigit P, menunjuk 7 Polda termasuk Jawa Timur untuk melaksanakan Percepatan Vaksinasi Covid 19 sehingga sudah di terbitkan STR tentang Jukrah tersebut.


Target Vaksinasi di Kab. Ponorogo sebanyak 650.000 orang dan sampai saat ini baru 94.650 orang dengan perincian dosis 1 sebanyak 40.333 dan dosis 2 sebanyak 21.611 dan Vaksin yang rusak ada 7, sehingga presentase saat ini 65.45%.


Dalam Kesempatan ini Kompol Basuki juga menyampaikan hasil Rakor dengan dinkes terkait metode pelaksanaan percepatan vaksinasi. 


“Untuk lokasi harus tersedia Wifi (Untuk entri data), saran dari Dinkes di Kantor Kecamatan, Peserta Vaksinasi membawa FC KTP dan ditulis Nomor HP masing masing, Menghadirkan Peserta Vaksinasi, Ada pembagian waktu Hadir peserta Vaksinasi, Menyiapkan Petugas Polri dan membawa Laptop, Polsek koordinasi dengan Camat guna menentukan lokasi Vaksinasi, Logistik Vaksin ada bantuan dari Dinkes (Alat Injeksi, Sertifikat), Petugas Vaksinator mendapat dukungan Mamin,” terang Kompol Basuki

 

Pada rakor percepatan vaksinasi tersebut, wakapolres ponorogo Kompol Meiridiani, S.H., M.H., M.M. juga menambahkan 


“Tekhnis pelaksanaan supaya cepat dan tidak bertumpuk utamakan di observasi, juga screening agar di bagikan pada saat survey sehingga sampai lokasi hanya tinggal entry data dan proses vaksinasi lebih efisien waktu,”Ujar Kompol Meiridiani 


“Bhabinkamtibmas mengingatkan, apa saja yang harus di bawa pada saat vaksinasi, lebih baik juga pada saat pelaksanaan Bhabinkamtibmas menjemput peserta vaksinasi,”Tutupnya.

Forkopimda Jatim Pimpin Rakor Anev Penanganan Covid-19 di Madiun

Forkopimda Jatim Pimpin Rakor Anev Penanganan Covid-19 di Madiun



Forkopimda Jawa Timur pimpin Rapat Koordinasi analisa evaluasi dengan sejumlah forkopimda kota dan kabupaten jajaran Jatim secara virtual, guna membahas permasalahan dan penanganan covid-19 di masing-masing daerah yang mengalami peningkatan kasus covid-19. 

Rakor ini berlangsung di salah satu hotel daerah Madiun, pada Kamis (17/6/2021). 


Forkopimda Provinsi Jawa Timur, diantaranya ada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Sekdaprov Jatim, Pejabat Utama Polda Jatim, dan Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya serta stake holder penanganan covid-19 jatim mengikuti Rakor anev penanganan covid-19 dengan beberapa beberapa forkopimda wilayah Jatim, diantaranya kabupaten seluruh Madura, yakni Sampang, Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, selain itu juga ada kabupaten Ngawi, dan Bondowoso. 


Pangdam V/Brawijaya mengatakan, dalam Rakor ini secara langsung dipimpin oleh Forkopimda Jatim, dan di ikuti oleh kepala daerah secara virtual. Namun tidak semua kepala daerah mengikuti Rakor ini, melainkan hanya kepala daerah yang cenderung ada peningkatan kasus covid-19, khususnya terkait penambahan kasus harian dan meninggal dunia.


"Memang untuk Jawa Timur masih fokus terhadap Bangkalan, setelah 11 hari atau 12 hari, lonjakan kasus mulai tanggal 5 sampai sekarang tanggal 17 ini masih belum ada penurunan untuk Bangkalan. Kita tadi rapat koordinasi agar kasus Bangkalan tidak menimpa ke daerah-daerah lain," papar Mayjend TNI Suharyanto, usai Rakor.


"Langkah-langkahnya adalah peningkatan BOR (Bed Ocupancy Ratio), kemudian penyekatan, vaksinasi nasional, dan penegakan protokol kesehatan. Ini pun harus terus digelorakan kepada masyarakat kita, dan khususnya mewaspadai terkait dengan adanya libur panjang," lanjut Pangdam. 


"Makanya Forkopimda tingkat provinsi keliling terus, kita memberikan semangat kepada para Bupati /Walikota, Kapolres, dan Dandim, untuk terus bekerja menjaga wilayahnya terkait dengan peningkatan kasus covid-19 ini," pungkasnya. 


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menambahkan. Langkah - langkah penanganan covid-19 yang pertama adalah update dan singkronisasi data, terkait sebaran covid-19 yang nantinya dijadikan dasar untuk analisa dan evaluasi pelaksanaan PPKM Mikro.


Dengan melaksanakan 3T secara Konsisten. Cek Ketersediaan BOR Isolasi, dan BOR ICU. Laksanakan vaksinasi massal sesuai arahan Presiden. Mengoptimalkan pelaksanaan operasi yustisi. Melaksanakan kegiatan Covid Hunter secara konsisten. 


"Laksanakan press rellease dengan melibatkan tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang berasal dari daerah masuk zona merah, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penerapan protokol kesehatan," papar Kapolda Jatim saat Rakor. 


Selain itu, Kapolda Jatim juga memberikan arahan untuk melaksanakan penyekatan pada daerah yang masuk zona merah, dengan mengambil tindakan tegas, pengetatan pengawasan untuk mencegah penyebaran covid-19. 


"Laksanakan analisa evaluasi secara rutin dengan menindaklanjuti hasil anev di tingkat provinsi sebagai acuan dalam pelaksanaan penanganan covid-19, harapan kedepan agar masyarakat disiplin dalam penerapan 5M (mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, memakai masker dan membatasi mobilitas) dan mau mengikuti program 3T (Testing, Tracing dan Tratment) sehingga angka covid dapat ditekan dan ekonomi kembali bangkit" pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta.