Wajah Ceria Siswa SDN 4 Tegalombo saat Buka Tabungan
Pacitan,
SUARAJATIM.net
Menjelang
Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Siswa dan Siswi SDN 4 Tegalombo kompak membuka
Tabungan masing-masing di Sekolahnya, Kamis (12/03/2026).
Menurut
Kepala Sekolah SDN 4 Tegalombo, Herlina Savitri, pihaknya ingin siswa yang
didiknya bisa cerdas finansial.
“Tema
kegiatan hari ini adalah Cerdas Mengelola Tabungan Siswa Berbakti. Jadi setahun
yang lalu, kami bagikan celengan dari plastic kepada siswa dan siswi kami agar
diisi dan menjelang Idul Fitri ini kami membuka bersama-sama,” jelasnya kepada
SUARAJATIM.net.
Diharapkan,
lanjut Herlina, buka Tabungan ini sebagai wujud nyata penguatan karakter
kemandirian dan literasi finansial bagi siswa sejak dini.
“Kami
mengapresiasi kedisiplinan siswa dalam menyisihkan sebagian rezekinya untuk
masa depan, sesuai dengan pepatah Hemat Pangkal Kaya dan Rajin Pangkal Pandai,”
lanjutnya.
Selain
membuka tabungan, Herlina mengatakan bahwa siswa diberikan pemahaman tentang
bagaimana mengalokasikan uang tersebut untuk kebutuhan pendidikan dan hal-hal
yang bermanfaat.
“Sekolah
(SDN 4 Tegalombo) memberikan penghargaan bagi siswa dengan manajemen tabungan
paling konsisten dan paling banyak sebagai pemantik motivasi bagi siswa
lainnya. Menabung adalah cara kita menghargai masa depan hari ini. Adapun Juara
1 adalah Ananda Widi dengan jumlah celengan 1.139.000, Juara 2 Ananda Qoirul, jumlah
celengan 808.000, Juara 3 Ananda Suci, Jumlah celengan 702.500, selain dari
Sekolah yang memberikan apresiasi berupa Piagam penghargaan dari sekolah ditambah
uang tunai serta alat tulis dari Bapak Camat Tegalombo,”urai Herlina.
Harapan
kedepan, ucap Herlina, diharapkan karakter "Siswa Berbakti" tidak
hanya tercermin dari kepatuhan di sekolah, tetapi juga melalui kecerdasan dalam
mengelola keuangan yang akan menjadi bekal berharga di masa dewasa kelak.
“Sinergi
antara pemerintah kecamatan, dinas pendidikan, dan sekolah diharapkan terus
terjaga untuk mencetak generasi yang cerdas secara akademik maupun finansial.”
Tutupnya.
Sementara,
Camat Tegalombo, Edi Wasana, SE dalam sambutannya, mengatakan bahwa budaya
menabung adalah fondasi yang sangat penting dalam kehidupan.
“Budaya
menabung sangat penting dalam membangun ekonomi keluarga dan kemandirian bangsa
di masa depan. Saya sangat mengapresiasi inisiatif sekolah dalam membimbing
siswa menjadi pribadi yang tidak konsumtif,”ucapnya.
Kesan
yang sama juga disampaikan oleh Murdiyati, S.Pd, M.Pd (Pengawas Dinas
Pendidikan Wilayah Tegalombo).
“Menabung
bukan sekadar mengumpulkan uang, melainkan melatih kesabaran, kejujuran, dan
perencanaan hidup yang tertata sejak usia sekolah dasar. Perlu menjadi budaya
yang ditanamkan sejak dini.”jelasnya.
Suasana
penuh keceriaan menyelimuti saat para siswa melihat hasil jerih payah kesabaran
mereka. (red).


