Latih keberanian Sejak Dini SDN Bomo 3 utus Adena dan Arsyfa di ajang FLS3N Pantomim
PACITAN, [9 April 2026] – Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan kembali menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kecamatan. Dalam ajang FLS3N cabang lomba pantomim yang digelar di Korwil Kecamatan Punung pada Kamis (9/4/2026) lalu, penampilan dari SD Negeri 3 Bomo sukses mencuri perhatian lewat aksi memukau dua siswa berbakatnya.
SDN 3 Bomo mengirimkan delegasi terbaik mereka, yaitu Adena Zahra Adia Ahmad dan Arsyfa Quenza Farzana. Dua siswa yang masing-masing duduk di bangku kelas 3 dan 4 ini tampil percaya diri memperagakan seni gerak tubuh dan mimik wajah tanpa kata di hadapan para juri dan penonton.
Kepala Sekolah SDN 3 Bomo, Endang Yuliawati, S.Pd.SD. menyampaikan bahwa keikutsertaan sekolah dalam ajang ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan sebagai wadah strategis dalam pembentukan karakter dan mental anak didik.
"Keikutsertaan Adena Zahra Adia Ahmad dan Arsyfa Quenza Farzana dalam kompetisi pantomim ini utamanya adalah untuk melatih keberanian anak tampil di depan publik. Selain itu, kami ingin mengembangkan minat, bakat, serta keterampilan mereka," ujar Endang saat diwawancarai di sela-sela acara.
Endang juga menambahkan bahwa seni pantomim memiliki keunikan tersendiri yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Melalui seni ini, siswa diajarkan untuk berkomunikasi secara non-verbal.
"Melalui pantomim, anak-anak dapat mengekspresikan diri secara kreatif dengan mengoptimalkan gerak tubuh dan ekspresi wajah mereka. Ini adalah bentuk olah rasa dan fisik yang luar biasa untuk usia mereka," pungkasnya.
Ajang FLS3N Kecamatan Punung ini diharapkan dapat terus menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Pacitan untuk terus menggali potensi non-akademik siswa sejak usia dini. (Grahini for Suara JawaTimur)