MAGETAN – Suarajatim.net Menjelang libur panjang Hari Raya Idul fitri, Dinas Pendidikan,Kepemudaan dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Magetan menyiapkan langkah yang cukup berbeda. Sejumlah halaman sekolah akan dibuka untuk dimanfaatkan sebagai lahan parkir kendaraan para pemudik.
Kebijakan tersebut diambil untuk membantu masyarakat yang rumahnya berada di lingkungan padat dan tidak memiliki cukup ruang untuk memarkir kendaraan saat kedatangan keluarga dari luar kota.
Kepala Dikpora Kabupaten Magetan, Suhardi, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan kepada Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di berbagai jenjang pendidikan agar membuka akses halaman sekolah selama masa libur Lebaran.
“Sekolah bisa dimanfaatkan sebagai tempat parkir bagi warga sekitar yang rumahnya tidak memiliki lahan parkir memadai, terutama saat banyak keluarga yang mudik,” ujar Suhardi.
Menurutnya, fasilitas tersebut hanya bersifat sementara selama masa libur Lebaran dan ditujukan untuk membantu masyarakat sekitar sekolah agar lebih mudah menata kendaraan.
Untuk menjaga keamanan kendaraan, pihak sekolah juga diminta menyiapkan penjaga selama periode libur. Bahkan, gerbang sekolah diharapkan tidak ditutup sepenuhnya agar warga yang membutuhkan dapat memanfaatkan area tersebut dengan tertib.
Selain memberikan solusi bagi warga, Dikpora Magetan juga tetap menekankan pentingnya aktivitas belajar bagi para siswa selama masa libur. Meski kegiatan belajar mengajar di sekolah dihentikan sementara, siswa diimbau tetap memanfaatkan waktu liburan untuk belajar di rumah.
Suhardi menjelaskan, para guru kelas diminta tetap aktif menjalin komunikasi dengan wali murid untuk mengingatkan siswa agar tidak sepenuhnya meninggalkan kegiatan belajar selama liburan.
“Walaupun libur sekolah, proses belajar sebaiknya tetap berjalan. Guru bisa mengingatkan melalui komunikasi dengan orang tua siswa,” jelasnya.
Di sisi lain, Dikpora juga mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama libur Lebaran. Hal tersebut penting agar anak tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Suhardi secara khusus mengimbau orang tua agar melarang anak bermain petasan atau bahan berbahaya lainnya yang sering muncul saat perayaan Lebaran.
“Peran orang tua sangat penting selama liburan. Kami berharap anak-anak tidak bermain petasan atau benda berbahaya lainnya,” tegasnya.
Melalui kebijakan membuka halaman sekolah sebagai kantong parkir sementara ini, Dikpora Magetan berharap fasilitas pendidikan tidak hanya bermanfaat bagi kegiatan belajar, tetapi juga dapat membantu kebutuhan masyarakat sekitar selama momentum mudik Lebaran.(Hst).


