Lapas Pemuda Madiun Gelar Pembinaan Rohani Kristen dan Katolik Bersama Kemenag Kota Madiun
Madiun,
– SUARAJATIM.net
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar kegiatan Pembinaan
Rohani Agama Kristen dan Katolik bekerja sama dengan Kementerian Agama
(Kemenag) Kota Madiun yang diwakili oleh Pendeta Petrus Slamet Riyadi.
Kegiatan
tersebut dilaksanakan di Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun, Selasa (3/2).
Kegiatan
pembinaan rohani ini diikuti oleh warga binaan yang beragama Kristen dan
Katolik di Lapas Pemuda Madiun serta didampingi oleh petugas Lapas.
Pembinaan
ini bertujuan untuk memperkuat iman, memberikan ketenangan batin, serta
membentuk karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Dalam
penyampaian rohaninya, Pendeta Petrus Slamet Riyadi mengajak warga binaan untuk
terus mendekatkan diri kepada Tuhan dan menjadikan masa pembinaan sebagai
momentum untuk melakukan introspeksi serta perubahan hidup ke arah yang lebih
positif.
“Setiap
pribadi memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. Tetaplah
berharap kepada Tuhan, jalani masa pembinaan dengan penuh kesungguhan, dan
persiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,”
ujar Pendeta Petrus.
Sementara
itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan apresiasi atas
dukungan dan kerja sama Kemenag Kota Madiun dalam pelaksanaan pembinaan
keagamaan di dalam Lapas.
“Pembinaan
rohani memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mental warga binaan.
Kami mengapresiasi sinergi dengan Kemenag Kota Madiun yang secara konsisten
mendukung kegiatan pembinaan kepribadian di Lapas Pemuda Madiun,” ungkap Wahyu.
Melalui
kegiatan ini, Lapas Pemuda Madiun terus berkomitmen memberikan pembinaan
kepribadian secara berkelanjutan guna mewujudkan pemasyarakatan yang humanis
dan berorientasi pada perubahan perilaku positif. (RED).


