Kegiatan Sosialisasi
Program MBG di Desa Ngranti, Tulungagung
Tulungagung, Jawa
Timur (8/2) – SUARAJATIM.net
Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja
Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas penerima manfaat program Makan
Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Salah satu fokus yang saat ini
sedang dilakukan adalah melakukan sosialisasi program nasional ke masyarakat
umum.
Sosialisasi program MBG bersama
mitra kerja ini bertempat di
Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, pada Sabtu,
(7/2).
Acara Sosialisasi Program MBG dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Heru Tjahjono yang
menyampaikan tujuan dari diadakannya sosialisasi ini.
Sebagai Anggota Komisi IX DPR RI,
Heru Tjahjono menjelaskan tujuan dari dibentuknya program Makan Bergizi Gratis yang merupakan langkah strategis
pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi
anak-anak usia sekolah.
Melalui program ini, pemerintah
menargetkan terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai
pilar utama menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Dalam kesempatannya ini, saya menegaskan bahwa Program
MBG bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan bentuk investasi jangka
panjang negara untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul di masa depan.
keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” papar
Heru Tjahjono.
Program Makan Bergizi Gratis ini
dirancang untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang
layak sejak dini. Dukungan dan pengawasan dari masyarakat sangat penting agar
pelaksanaannya tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Melalui sosialisasi ini, saya berharap masyarakat Desa Ngranti dan wilayah sekitar
diharapkan tidak hanya memahami manfaat program Makan Bergizi Gratis, tetapi
juga dapat berperan aktif dalam mendukung pelaksanaannya di lapangan,”
harap Heru.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
merupakan inisiasi dari Presiden Prabowo Subianto dalam misinya memberikan
pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam hal penguatan gizi.
Hadirnya program MBG di Indonesia diharapkan dapat menjadi harapan baru dalam
melahirkan generasi bangsa yang berkualitas, sehat, dan cerdas menuju Indonesia
Emas 2045. (RED).


