Dinas sosial kabupaten Madiun kawal langsung Asesmen 16 calon penerima manfaat oleh Kemensos di kantor Dinsos kabupaten Madiun Suara Jatim net.
MADIUN- Suara Jatim. Komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran kembali ditegaskan. Asesmen terhadap 16 Calon Pemerlu Atensi Sosial (PAS) klaster ODHIV telah dilaksanakan, Kamis (12/2/2026), di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Madiun.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut surat resmi Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial melalui Sentra “Margo Laras” Pati Nomor: 180/4.31/RH/2/2026 tertanggal 7 Februari 2026. Dalam surat itu disebutkan pelaksanaan asesmen sebagai respons atas permohonan bantuan atensi dari Yayasan KDS ODHA Kabupaten Madiun.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, memastikan seluruh proses berjalan lancar dan sesuai prosedur.
“Jumlah calon Penerima Manfaat (PM) 16 orang,” jelasnya.
Menurutnya, asesmen ini menjadi tahapan krusial untuk memastikan intervensi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima.
“Bantuan yang diusulkan berupa kebutuhan sehari-hari maupun kewirausahaan bagi yang sudah mempunyai embrio usaha,” imbuh Supriyadi.
Ia menegaskan bahwa pendampingan tidak berhenti pada proses asesmen semata, tetapi akan dikawal hingga tahap penyaluran dan evaluasi bantuan. Dengan pemetaan kebutuhan yang komprehensif, diharapkan program atensi dari Kementerian Sosial melalui Sentra Margo Laras Pati dapat memberikan dampak nyata, baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar maupun penguatan kemandirian ekonomi.
Sentra Margo Laras Pati sendiri merupakan kepanjangan tangan Kementerian Sosial RI dalam memberikan layanan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Melalui sinergi pusat dan daerah ini, Dinas Sosial Kabupaten Madiun menunjukkan peran aktifnya sebagai garda terdepan dalam memastikan setiap bantuan negara hadir secara tepat, terukur, dan berdampak.
“Asesmen ini dimaksudkan untuk mengetahui kebutuhan calon penerima manfaat (PM), sehingga harapannya bantuan yang diberikan tepat, sesuai kebutuhan dan sasaran,” pungkasnya.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Dinsos Kabupaten Madiun dalam menghadirkan pelayanan sosial yang responsif, humanis, dan berorientasi pada pemberdayaan.(wt)

