Perkuat Keimanan di Bulan Ramadan, Lapas Pemuda Madiun Gandeng Kemenag Kota Madiun Gelar Pembinaan Rohani Islam

Redaksi
Selasa, 10 Maret 2026
Last Updated 2026-03-10T11:45:04Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 


Lapas Pemuda Madiun Gelar Pembinaan Rohani Islam

 

Madiun, – SUARAJATIM.net


Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus berupaya memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan.


Salah satunya melalui kegiatan pembinaan rohani agama Islam yang digelar di Masjid At-Taubah Lapas Pemuda Madiun bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, Selasa (10/3).


Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Setyawan Nugroho Endiyanto menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan rohani ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan, terlebih pada momentum bulan suci Ramadan.


“Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan Warga Binaan. Melalui kegiatan pembinaan rohani ini, kami berharap mereka dapat memperbaiki diri, memperkuat spiritualitas, serta memiliki bekal moral yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Dhuha berjamaah yang diikuti oleh Warga Binaan dengan khusyuk. Suasana religius semakin terasa ketika kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama dan pengajian rohani yang diisi oleh Ustaz Mukti dari Kemenag Kota Madiun.


Dalam tausiyahnya, Ustaz Mukti menyampaikan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.


“Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan keberkahan. Siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Manfaatkan waktu ini untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, dan menata kembali kehidupan ke arah yang lebih baik,” pesannya di hadapan para Warga Binaan.


Terpisah, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan Warga Binaan.


“Pembinaan spiritual memiliki peran besar dalam membentuk karakter Warga Binaan. Dengan pendekatan keagamaan yang berkelanjutan, kami berharap mereka mampu menyadari kesalahan, memperbaiki diri, serta memiliki semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ungkapnya.


Melalui kegiatan pembinaan rohani yang dilaksanakan secara rutin, Lapas Pemuda Madiun berharap dapat terus menumbuhkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, serta perilaku positif bagi seluruh Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan. (RED).

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl