Sidak Pasar Mangu, Anggota DPRD Magetan Hendrad Subiyakto Soroti Keluhan Atap Bocor
MAGETAN – Suarajatim.net Anggota DPRD Kabupaten Magetan, Hendrad Subiyakto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Mangu, Kecamatan Takeran, Rabu (13/5/2026). Dalam sidak tersebut, Hendrad menemukan banyak keluhan pedagang terkait kondisi atap pasar yang bocor dan hingga kini belum mendapat penanganan serius.
Keluhan tersebut selama ini telah berulang kali disampaikan pedagang kepada pengelola pasar maupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan. Bahkan, sejumlah pedagang mengaku rutin mengirim foto dan video kondisi pasar saat hujan turun. Namun, hingga sekarang perbaikan belum juga terealisasi.
Akibat atap dan talang yang rusak, air hujan kerap mengguyur area lapak pedagang. Kondisi itu membuat aktivitas jual beli terganggu dan menyebabkan kerugian karena barang dagangan berisiko rusak maupun membusuk.
Salah satu pedagang, Yayuk Kristiani, mengaku sering menghentikan aktivitas berjualan ketika hujan turun deras.
“Bukan hanya tidak bisa berjualan, tapi barang dagangan juga takut rusak terkena air hujan,” ujarnya.
Pedagang lain yang enggan disebutkan namanya mengatakan, keluhan sudah berkali-kali disampaikan kepada pihak terkait, namun belum ada tindak lanjut nyata.
“Setiap hujan kami foto dan videokan, lalu kami kirimkan ke kepala pasar. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan,” keluhnya.
Menanggapi hal itu, Hendrad Subiyakto menyayangkan lambannya penanganan kerusakan fasilitas pasar. Menurutnya, para pedagang sudah memenuhi kewajiban membayar retribusi sehingga pemerintah daerah harus memberikan fasilitas yang layak.
“Pedagang membayar retribusi, maka sudah seharusnya mendapatkan fasilitas yang memadai dan nyaman untuk berjualan,” tegas politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.
Hendrad menilai biaya perbaikan tidak terlalu besar, diperkirakan hanya sekitar Rp10 juta. Karena itu, ia meminta Disperindag Magetan segera mengambil langkah cepat agar kerusakan tidak semakin parah.
“Anggarannya tidak besar. Disperindag harus segera turun tangan supaya pedagang bisa kembali nyaman berjualan,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Pasar Mangu Takeran, Suwarni, membenarkan adanya keluhan para pedagang terkait kondisi atap bocor. Ia menyebut laporan telah disampaikan kepada pihak atasan dan berharap segera ada tindak lanjut perbaikan.(Hst).
