Perkuat Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan, Lapas Pemuda Madiun Ikuti Pengarahan Dirjenpas
Lapas Pemuda Madiun Ikuti Pengarahan
Dirjenpas
Madiun, – SUARAJATIM.net
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan, bersama jajaran mengikuti kegiatan
pengarahan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi,
melalui virtual Zoom Meeting, Rabu (24/6).
Dalam kegiatan tersebut, Kalapas
Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengikuti pengarahan secara virtual bersama
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali di
Lapas Kelas I Malang. Sementara itu, jajaran Lapas Pemuda Madiun mengikuti
kegiatan secara virtual dari ruang teleconference Lapas Pemuda Madiun.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia tersebut membahas
sejumlah agenda strategis yang menjadi perhatian Direktorat Jenderal
Pemasyarakatan, mulai dari persiapan pemberian pengurangan masa pidana dalam
rangka Hari Anak Nasional, pengelolaan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP),
hingga rencana peresmian Ikatan Pembina Keamanan dan Pengaman Pemasyarakatan
Indonesia (IKAPIPASI).
Dalam arahannya, Direktur Jenderal
Pemasyarakatan, Mashudi, menekankan pentingnya ketelitian dan akurasi data
dalam proses usulan pengurangan masa pidana bagi Anak Binaan. Ia meminta
seluruh jajaran Pemasyarakatan memastikan setiap tahapan administrasi dan
verifikasi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku agar hak-hak Anak Binaan
dapat terpenuhi secara tepat dan transparan.
Selain itu, Mashudi juga mengingatkan
seluruh operator dan petugas terkait untuk terus meningkatkan kualitas
pengelolaan Sistem Database Pemasyarakatan. Menurutnya, SDP merupakan instrumen
penting dalam mendukung pelayanan, pembinaan, serta pengambilan kebijakan
berbasis data yang akurat dan terintegrasi.
Pada kesempatan yang sama, Dirjenpas
turut menyampaikan rencana peresmian Ikatan Pembina Keamanan dan Pengaman
Pemasyarakatan Indonesia (IKAPIPASI) sebagai wadah profesional bagi para
pembina keamanan dan pengaman pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Organisasi
tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi, meningkatkan kompetensi, serta
mendukung profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas dan fungsi
Pemasyarakatan.
Menindaklanjuti arahan tersebut,
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan komitmennya untuk
memastikan seluruh kebijakan dan program strategis Direktorat Jenderal
Pemasyarakatan dapat diimplementasikan secara optimal di lingkungan Lapas Pemuda
Madiun.
"Kami siap melaksanakan seluruh
arahan yang disampaikan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, khususnya terkait
ketelitian dalam pemenuhan hak-hak Warga Binaan, penguatan pengelolaan Sistem
Database Pemasyarakatan, serta peningkatan profesionalisme petugas. Pengarahan
ini menjadi pedoman penting bagi kami dalam memperkuat kualitas pelayanan,
pembinaan, dan pengamanan sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan
dapat berjalan semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,"
ujar Rudi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan
seluruh jajaran Lapas Pemuda Madiun dapat semakin memahami kebijakan dan
program strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan serta mampu
mengimplementasikannya secara efektif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
(RED).
