Zero HALINAR! Lapas Pemuda Madiun Kembali Lagi Gelar Razia Insidentil
Razia Insidentil di Lapas Pemuda
Madiun
Madiun, – SUARAJATIM.net
Komitmen menciptakan lingkungan
pemasyarakatan yang aman dan bersih dari HALINAR (Handphone, Pungli, dan
Narkoba) terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA
Madiun. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan razia
insidentil di blok hunian Warga Binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap
potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Kegiatan razia tersebut dipimpin
langsung oleh Plh. Ka. KPLP bersama Kasi Binadik serta diikuti oleh staf KPLP,
regu pengamanan, dan Taruna Poltekimipas. Pemeriksaan dilakukan secara
menyeluruh pada kamar hunian Warga Binaan guna memastikan situasi tetap
kondusif dan steril dari barang-barang terlarang, Rabu (25/6).
Plh. Ka. KPLP, Denny Wahyu Kristanto,
menyampaikan bahwa razia insidentil merupakan bagian dari upaya deteksi dini
yang secara konsisten dilaksanakan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan
ketertiban di dalam lapas. Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk
komitmen jajaran Lapas Pemuda Madiun dalam menciptakan lingkungan pembinaan
yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh Warga Binaan maupun petugas.
Dalam pelaksanaan razia, petugas
melakukan penggeledahan secara humanis, teliti, dan sesuai dengan standar
operasional prosedur yang berlaku. Penggeledahan menyasar Blok Hunian B kamar 1
hingga 18. Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang
yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, di antaranya empat buah
senjata tajam rakitan, dua buah pencukur kumis, tiga buah pinset, enam buah
paku, tiga buah kawat, satu set kartu remi, empat gulungan tali, satu buah
kabel, satu buah chopper, dua potongan kaca, serta satu potongan ornamen.
Seluruh barang temuan tersebut
kemudian diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang
berlaku. Sementara itu, petugas tidak menemukan adanya handphone maupun narkoba
di kamar hunian yang diperiksa, sehingga kondisi lapas tetap terjaga aman dan
kondusif.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda
Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pemberantasan HALINAR merupakan
komitmen yang tidak bisa ditawar dan menjadi bagian dari pelaksanaan arahan
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
"Kami terus berupaya menjaga
Lapas Pemuda Madiun tetap bersih dari HALINAR melalui berbagai langkah deteksi
dini, salah satunya dengan razia insidentil yang dilaksanakan secara rutin dan
berkelanjutan. Alhamdulillah, dari hasil razia kali ini tidak ditemukan
handphone maupun narkoba. Ini menunjukkan komitmen bersama seluruh jajaran
dalam menciptakan lapas yang aman, tertib, dan kondusif," tegas Rudi.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas
Pemuda Madiun menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Zero HALINAR sekaligus
memperkuat upaya deteksi dini guna menjaga keamanan dan ketertiban sebagai
fondasi utama keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan.
Dengan sinergi seluruh jajaran dan
pelaksanaan pengawasan yang berkelanjutan, Lapas Pemuda Madiun terus berupaya
mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan mendukung proses
pembinaan Warga Binaan secara optimal. (RED).
