Pastikan Ternak Tetap Sehat, Lapas Pemuda Madiun Gandeng Dokter Hewan dari DKPP Kota Madiun Periksa Kambing dan Ayam Petelur
Lapas Pemuda Madiun Gandeng Dokter
Hewan dari DKPP Kota Madiun Periksa Kambing dan Ayam Petelur
Madiun, – SUARAJATIM.net
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas
program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui sektor peternakan.
Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan
pemeriksaan kesehatan hewan ternak yaitu peternakan kambing dan ayam petelur
yang dilaksanakan bekerja sama dengan tim dokter hewan dari Dinas Ketahanan
Pangan dan Pertanian Kota Madiun, Rabu (5/8).
Kegiatan pemeriksaan kesehatan
dilakukan terhadap peternakan kambing dan ayam petelur yang dibudidayakan di
area brandgang Lapas Pemuda Madiun. Pemeriksaan ini menjadi langkah preventif
guna memastikan kondisi ternak tetap sehat, produktif, dan terawat dengan baik.
Adapun pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan kondisi
fisik hewan, pemantauan kesehatan, pemberian vitamin, pemeriksaan pola makan,
hingga pengawasan kebersihan kandang ternak.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan ternak secara rutin
merupakan upaya untuk menjaga kualitas program pembinaan sekaligus memastikan
hasil peternakan tetap optimal.
"Kesehatan hewan ternak menjadi
faktor penting dalam keberhasilan program pembinaan kemandirian. Karena itu,
kami secara rutin berkolaborasi dengan dokter hewan untuk memastikan kambing
dan ayam petelur yang dikelola Warga Binaan tetap sehat, produktif, serta
memberikan manfaat sebagai sarana pembelajaran keterampilan yang dapat mereka
manfaatkan setelah bebas nanti," ujar Rudi.
Sementara itu, salah satu dokter hewan
dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun, drh. Yeri Anisa,
menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi ternak di Lapas
Pemuda Madiun secara umum berada dalam kondisi baik dan sehat.
"Dari hasil pemeriksaan, kambing
maupun ayam petelur menunjukkan kondisi yang sehat. Kami juga memberikan
vitamin, melakukan evaluasi terhadap pola pakan, serta memberikan edukasi
mengenai sanitasi kandang agar kesehatan ternak tetap terjaga dan produktivitasnya
dapat dipertahankan," jelas drh. Yeri Anisa.
Salah satu Warga Binaan berinisial S
mengaku senang dapat mengikuti program peternakan sekaligus memperoleh
pendampingan langsung dari dokter hewan.
"Kami mendapatkan banyak ilmu,
mulai dari cara merawat ternak, menjaga kebersihan kandang, hingga mengenali
tanda-tanda hewan yang sakit. Kegiatan ini menambah keterampilan dan menjadi
bekal yang bermanfaat ketika nanti kembali ke masyarakat," ungkapnya.
Melalui sinergi dengan Dinas Ketahanan
Pangan dan Pertanian Kota Madiun, Lapas Pemuda Madiun berharap program
pembinaan kemandirian di bidang peternakan dapat terus berkembang, menghasilkan
ternak yang sehat dan berkualitas, serta memberikan bekal keterampilan yang
bermanfaat bagi Warga Binaan sebagai modal membangun kehidupan yang lebih
mandiri setelah menjalani masa pidana. (RED).
