Kejar Paket B, Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Pelajari Teks Eksposisi
Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Belajar
di Kelas Kejar Paket B
Madiun, – SUARAJATIM.net
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun terus mendukung pemenuhan hak pendidikan bagi Warga Binaan
melalui pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Program Pendidikan Kesetaraan Paket
B. Kali ini, Warga Binaan mempelajari materi tentang teks eksposisi, Senin
(28/9).
Pembelajaran berlangsung di Ruang
Kelas Lapas Pemuda Madiun bersama Hery Anggorowati, tutor dari Pusat Kegiatan
Belajar Masyarakat (PKBM) Al Mustofa Kota Madiun.
Dalam pembelajaran tersebut, Hery
menjelaskan materi mengenai pengertian, tujuan, struktur, ciri-ciri, serta
kaidah kebahasaan teks eksposisi. Warga Binaan juga diajak memahami cara
menyusun teks eksposisi secara sistematis dengan menyampaikan informasi dan
pendapat berdasarkan fakta serta argumen yang logis.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan pendidikan kesetaraan merupakan
bagian dari upaya Lapas dalam memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk
memperoleh pendidikan.
“Kami berkomitmen untuk terus
mendukung proses pendidikan bagi Warga Binaan. Melalui Program Paket B, mereka
tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kesempatan
untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri agar dapat kembali ke
masyarakat dengan bekal yang lebih baik.”
Hery Anggorowati selaku tutor dari
PKBM Al Mustofa Kota Madiun menyampaikan bahwa materi teks eksposisi penting
untuk melatih kemampuan Warga Binaan dalam menyampaikan gagasan secara runtut
dan berdasarkan fakta.
“Dalam pembelajaran teks eksposisi,
kami mengajak Warga Binaan untuk memahami bagaimana menyampaikan suatu
informasi atau pendapat dengan argumentasi yang jelas dan logis. Harapannya,
materi yang dipelajari dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi
dan menulis.”
Sementara itu, salah seorang Warga
Binaan yang mengikuti pembelajaran, GA, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan
belajar secara rutin. Menurutnya, pembelajaran Bahasa Indonesia memberikan
pengalaman baru sekaligus menambah pengetahuan.
“Saya senang bisa mengikuti
pembelajaran Paket B. Materi yang diberikan cukup mudah dipahami dan menambah
pengetahuan saya. Semoga saya bisa terus mengikuti pembelajaran sampai selesai
dan mendapatkan manfaat dari pendidikan ini.”
Melalui pelaksanaan Program Pendidikan
Kesetaraan Paket B secara berkelanjutan, Lapas Pemuda Madiun berupaya
memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan pengetahuan,
keterampilan, dan kepercayaan diri sebagai bagian dari proses pembinaan dan persiapan
kembali ke tengah masyarakat. (RED).

