Bukan Sekedar Berganti Jabatan, Hari Wuryanto Minta Pejabat Buktikan Kinerja.

MADIUN- SUARA JATIM.
Penataan birokrasi Pemerintah Kabupaten Madiun ditandai dengan pengangkatan 105 pejabat dalam tiga jenjang jabatan, Rabu (04/11/2026). Dari jumlah tersebut, enam pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) menempati posisi strategis dalam struktur pemerintahan daerah.

Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui tiga Keputusan Bupati Madiun yang ditandatangani Bupati Hari Wuryanto pada 4 November 2026.

Berdasarkan Keputusan Bupati Madiun Nomor 100.3.3.2/596/KPTS/402.013/2026, enam pejabat JPT Pratama yang memperoleh penugasan baru yakni:

1. Indra Setiawan, M.Si., S.E. — Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
2. Heru Kuncoro, S.Sos., M.Si. — Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
3. Paryoto, S.P. — Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
4. Muhammad Zahrowi, A.P., M.Hum. — Asisten Administrasi Umum.
5. Yohanes Cahyono, S.Sos., M.Si. — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
6. Kus Hendrawan, S.H., M.Si., M.M. — Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro.

Keenam posisi tersebut memiliki peran penting dalam mendukung jalannya pemerintahan, mulai dari manajemen aparatur, koordinasi administrasi, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi dan pelayanan masyarakat.

Selain JPT Pratama, Bupati juga menetapkan 48 pejabat Administrator melalui Keputusan Nomor 597 dan 51 pejabat Pengawas melalui Keputusan Nomor 598. Total terdapat 105 pejabat yang memperoleh penugasan berdasarkan tiga keputusan tersebut.

Dalam arahannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa mutasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kinerja pemerintahan dan mewujudkan visi serta misi daerah.

“Tujuan utama mutasi adalah untuk meningkatkan kinerja pemerintah dan mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan. Saudara harus dapat memaksimalkan potensi dan kompetensi untuk meningkatkan kinerja pada posisi yang baru,” tegasnya.

Hari Wuryanto juga mengingatkan pentingnya kejujuran sebagai landasan dalam menjalankan amanah pemerintahan. Menurutnya, integritas harus berjalan beriringan dengan kesungguhan dalam bekerja.

“Kejujuran adalah modal utama dalam melaksanakan tugas kepada bangsa dan negara. Saudara akan lebih sukses kalau bekerja dengan sungguh-sungguh dan lebih bahagia kalau bekerja dengan jujur,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pejabat yang baru dilantik agar mampu beradaptasi, bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta mengoptimalkan kompetensi sesuai tanggung jawab masing-masing.

Penataan jabatan ini diharapkan memperkuat birokrasi yang responsif dan produktif, sekaligus mendorong percepatan terwujudnya visi Kabupaten Madiun Bersahaja: Bersih, Sehat, dan Sejahtera. Pada akhirnya, peningkatan kinerja aparatur harus bermuara pada pelayanan publik yang semakin baik dan manfaat nyata bagi masyarakat.(Wit)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Bukan Sekedar Berganti Jabatan, Hari Wuryanto Minta Pejabat Buktikan Kinerja.
  • Bukan Sekedar Berganti Jabatan, Hari Wuryanto Minta Pejabat Buktikan Kinerja.
  • Bukan Sekedar Berganti Jabatan, Hari Wuryanto Minta Pejabat Buktikan Kinerja.
  • Bukan Sekedar Berganti Jabatan, Hari Wuryanto Minta Pejabat Buktikan Kinerja.
  • Bukan Sekedar Berganti Jabatan, Hari Wuryanto Minta Pejabat Buktikan Kinerja.
  • Bukan Sekedar Berganti Jabatan, Hari Wuryanto Minta Pejabat Buktikan Kinerja.