Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Ekspresikan Keterampilan di Seni Lukis

Redaksi
Rabu, 28 Januari 2026
Last Updated 2026-01-28T08:07:59Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 


Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Ekspresikan Keterampilan di Seni Lukis

Madiun, – SUARAJATIM.net

Berada di ruang yang terbatas sama sekali tidak menghentikan produktivitas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun untuk menghasilkan berbagai karya seni.


Salah satu bentuk kreativitas tersebut diwujudkan melalui seni lukis sebagai media ekspresi diri. Karya-karya yang dihasilkan tak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga mampu dinikmati banyak orang dan tak kalah dengan karya para pelukis profesional, Rabu (28/1).


Bermodalkan kanvas dan cat akrilik, salah satu warga binaan Lapas Pemuda Madiun berhasil menuangkan imajinasi dan kreativitasnya ke dalam lukisan yang penuh makna.


A (inisial), warga binaan yang menekuni seni lukis tersebut, mengaku telah menyukai dunia melukis sejak sebelum menjalani masa pidana. Ia merasa bersyukur karena bakat yang dimilikinya tetap dapat tersalurkan selama berada di dalam lapas.


“Melukis bagi saya adalah cara untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran. Saya senang karena di Lapas Pemuda Madiun bakat saya tetap didukung, bahkan difasilitasi dengan penyediaan alat dan bahan lukis,” ujar A.


Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pemuda Madiun, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa kegiatan seni lukis merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan mengembangkan potensi dan keterampilan warga binaan.


“Kami terus berupaya memberikan ruang bagi warga binaan untuk berkarya. Melalui seni lukis ini, diharapkan mereka dapat menyalurkan bakat, meningkatkan kepercayaan diri, serta memiliki bekal positif saat kembali ke masyarakat,” jelas Kristanto.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kreativitas warga binaan dalam mengikuti program pembinaan.


“Kami mendukung penuh setiap potensi positif yang dimiliki warga binaan. Pembinaan melalui seni tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan harapan baru bagi masa depan mereka,” ungkap Wahyu.


Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Pemuda Madiun berkomitmen menciptakan lingkungan yang produktif dan humanis, sehingga warga binaan mampu berkembang dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (red).

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl