Lapas Pemuda Madiun Gelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja
Madiun, – SUARAJATIM.net
Mengawali
tahun 2026 dengan semangat pembaruan dan penguatan komitmen kinerja, Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar Penandatanganan
Perjanjian Kinerja Tahun 2026, Rabu (7/1), bertempat di Aula Adi Sujatno.
Kegiatan
ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, dan
diikuti oleh pejabat struktural, JFU/JFT, serta CPNS sebagai wujud keseriusan
dalam mewujudkan tata kelola Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan
berintegritas.
Penandatanganan
Perjanjian Kinerja berlangsung tertib dan khidmat. Para peserta mengenakan
seragam dinas baru yang menjadi simbol semangat dan komitmen baru dalam
menjalankan tugas serta tanggung jawab di tahun 2026.
Momentum
ini sekaligus menandai komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas
pelayanan, pembinaan Warga Binaan, serta penguatan keamanan dan administrasi di
lingkungan Lapas Pemuda Madiun.
Dalam
amanatnya, Kalapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa Perjanjian
Kinerja bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen bersama yang harus
diwujudkan dalam kinerja nyata. Ia mengajak jajaran untuk bekerja dengan penuh
tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta meningkatkan sinergi dan
profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.
“Perjanjian
Kinerja ini harus menjadi pedoman dan komitmen bersama dalam bekerja. Tahun
2026 harus kita jadikan sebagai momentum peningkatan kinerja, inovasi
pelayanan, serta penguatan pengawasan internal agar seluruh target yang telah
ditetapkan dapat tercapai secara optimal,” tegasnya.
Lebih
lanjut, Wahyu Susetyo juga menekankan pentingnya dukungan jajaran dalam
pembangunan Zona Integritas. Ia berharap dengan kerja keras, konsistensi, dan
kebersamaan, Lapas Pemuda Madiun mampu meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih
dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026.
Sementara
itu, Kepala Bagian Tata Usaha, Bunyamin Husain, menekankan peran strategis
administrasi dan dukungan manajerial dalam menunjang keberhasilan kinerja
organisasi.
“Perjanjian
Kinerja menjadi acuan bagi setiap unit kerja, khususnya dalam pengelolaan
administrasi, kepegawaian, dan keuangan, agar seluruh proses berjalan tertib,
transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Kegiatan
Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 ditutup dengan sesi foto bersama
sebagai simbol kebersamaan dan komitmen jajaran Lapas Pemuda Madiun dalam
mengawali pelaksanaan tugas di tahun 2026 dengan semangat baru dan kinerja yang
lebih baik. (red)


