Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Ikuti Ibadah Jumat Agung 2026 Secara Virtual
Madiun, – SUARAJATIM.net
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti Kegiatan Ibadah Online Jumat Agung Tahun 2026 dengan tema “Salib Kristus Puncak Perjalanan Hidup dan Karya-Nya” yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun, Jumat (3/4).
Ibadah dipimpin oleh Pendeta Yani Setyawati Lim, S.Th. dari Yayasan Pelayanan Kasih (YPK Bethesda) dan diikuti oleh seluruh Warga Binaan Nasrani. Kegiatan tersebut juga mendapat pendampingan langsung dari petugas pembinaan Lapas Pemuda Madiun guna memastikan ibadah berjalan dengan tertib dan penuh makna.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan bahwa peringatan Jumat Agung merupakan momentum refleksi spiritual yang penting bagi seluruh umat Kristiani, termasuk Warga Binaan di dalam Lapas dan Rutan.
“Kegiatan ibadah ini menjadi sarana pembinaan kerohanian yang sangat penting dalam membentuk karakter Warga Binaan agar semakin sadar, bertobat, dan memiliki semangat untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan kepribadian, khususnya dalam bidang keagamaan, bagi seluruh Warga Binaan.
“Kami berupaya menghadirkan kegiatan keagamaan secara rutin, termasuk perayaan hari besar keagamaan seperti Jumat Agung ini, agar Warga Binaan dapat memperkuat iman dan harapan mereka selama menjalani masa pidana,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Warga Binaan Nasrani dapat semakin menghayati makna pengorbanan Yesus Kristus serta menjadikannya sebagai motivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek kemandirian, tetapi juga pada pembentukan spiritual dan moral. (RED).


