Disnakertrans " Ben Bahagia Kudu Kerjo" Job Fair Madiun Jadi Panggung Pemburuan Kerja.

MADIUN Suara Jatim Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban yang biasanya identik dengan rapat formal dan agenda pemerintahan, Selasa (19/5/2026), berubah menjadi lautan map lamaran dan wajah  penuh harapan. Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnakerin) resmi membuka bursa kerja bertajuk “Job Fair 2026 Kabupaten Madiun Bersahaja.”

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran yang masih menjadi pekerjaan rumah tahunan. Mengusung slogan khas lokal, “Ben Bahagia Kudu Kerjo”, job fair tahun ini mencoba menghadirkan optimisme bahwa bekerja bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga menjaga harga diri dan masa depan.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 48 perusahaan ikut ambil bagian dengan menyediakan lebih dari 6.000 lowongan pekerjaan untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai lulusan SMP, SMA/SMK, Diploma hingga Sarjana (S1).

Acara dibuka langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dan dihadiri Wakil Bupati Dr. Purnomo Hadi, M.H., Sekda Sigit Budiarto, Ketua TP PKK, kepala OPD hingga para camat se-Kabupaten Madiun.



Dalam laporannya, Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, berharap masyarakat benar-benar memanfaatkan momentum ini untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensi masing-masing.

“Job fair membantu mempercepat proses rekrutmen tenaga kerja, mengurangi angka pengangguran, memperluas jaringan profesional, memberikan wawasan mengenai dunia industri dan dunia kerja, serta memudahkan pencari kerja melamar ke berbagai perusahaan dalam satu tempat,” ujarnya.

Arik menambahkan, tingginya jumlah perusahaan yang terlibat menjadi bukti bahwa dunia usaha masih melihat Kabupaten Madiun sebagai wilayah potensial dalam penyediaan tenaga kerja.

“Tahun ini pemerintah daerah memfasilitasi lebih dari 6.000 lowongan pekerjaan yang melibatkan 48 perusahaan mitra. Ini peluang emas yang harus dimanfaatkan masyarakat,” imbuhnya. 



Sementara itu, Bupati Hari Wuryanto mengapresiasi tingginya partisipasi dunia usaha dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Madiun. Menurutnya, perluasan akses lapangan kerja menjadi prioritas utama pemerintah daerah di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Ia juga meminta para camat dan kepala desa aktif menyebarluaskan informasi lowongan kerja hingga ke pelosok desa agar kesempatan ini tidak hanya dinikmati masyarakat perkotaan.

“Kehadiran seluruh jajaran hari ini adalah komitmen bersama. Kepada para pencari kerja, teruslah mengasah keahlian agar mampu menjawab tantangan pasar industri modern,” pungkas Bupati Hari Wuryanto.

Di tengah pidato, sambutan, dan tepuk tangan seremonial pembukaan, ribuan pencari kerja tampak sibuk memegang berkas lamaran sambil berpindah dari satu stan perusahaan ke stan lainnya. Sebagian datang dengan pengalaman, sebagian lagi hanya membawa ijazah dan harapan sederhana: pulang dengan peluang kerja.( Wt)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Disnakertrans " Ben Bahagia Kudu Kerjo" Job Fair Madiun Jadi Panggung Pemburuan Kerja.
  • Disnakertrans " Ben Bahagia Kudu Kerjo" Job Fair Madiun Jadi Panggung Pemburuan Kerja.
  • Disnakertrans " Ben Bahagia Kudu Kerjo" Job Fair Madiun Jadi Panggung Pemburuan Kerja.
  • Disnakertrans " Ben Bahagia Kudu Kerjo" Job Fair Madiun Jadi Panggung Pemburuan Kerja.
  • Disnakertrans " Ben Bahagia Kudu Kerjo" Job Fair Madiun Jadi Panggung Pemburuan Kerja.
  • Disnakertrans " Ben Bahagia Kudu Kerjo" Job Fair Madiun Jadi Panggung Pemburuan Kerja.