Humanis dan Responsif, Layanan Kesehatan Lapas Pemuda Madiun Hadir Langsung di Blok Hunian
Layanan Kesehatan Lapas Pemuda Madiun
Hadir Langsung di Blok Hunian
Madiun,
– SUARAJATIM.net
Dalam
upaya memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terjaga, dokter klinik
kesehatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun melakukan
pemantauan langsung ke blok hunian. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen
pelayanan kesehatan yang humanis dan berkelanjutan di lingkungan
pemasyarakatan, Sabtu (16/5).
Dokter
Lapas Pemuda Madiun secara aktif melakukan pemeriksaan kesehatan, konsultasi
ringan, serta pendekatan komunikasi untuk mengetahui kondisi Warga Binaan.
Langkah
ini dinilai penting guna mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan yang
dapat memengaruhi kondisi Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.
Dokter
Lapas Pemuda Madiun, Allisa, menyampaikan bahwa sebagian keluhan kesehatan yang
ditemukan berasal dari gangguan kulit seperti gatal-gatal yang dipengaruhi
faktor kebersihan lingkungan dan perlengkapan pribadi.
“Kebanyakan
keluhan yang kami temui berupa gatal-gatal ringan. Kami terus mengingatkan
Warga Binaan untuk menjaga kebersihan kamar hunian, rutin menjemur matras
tempat tidur, serta tidak menumpuk pakaian kotor agar kondisi kesehatan tetap
terjaga,” jelas dr. Allisa.
Selain
melakukan pemeriksaan kesehatan, dokter juga memberikan edukasi sederhana
terkait pola hidup bersih dan sehat agar Warga Binaan lebih peduli terhadap
kondisi kesehatannya selama berada di dalam lapas.
Sementara
itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pelayanan
kesehatan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi secara optimal.
“Kami
memastikan seluruh Warga Binaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,
baik secara fisik maupun mental. Kehadiran dokter secara langsung ke blok
hunian merupakan bentuk kepedulian dan deteksi dini agar kondisi mereka tetap
terpantau dengan baik,” ujarnya.
Melalui
kegiatan ini, Lapas Pemuda Madiun terus berupaya menciptakan lingkungan
pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung proses pembinaan Warga Binaan
secara optimal, baik dari sisi kesehatan fisik maupun mental. (RED).
