Penguatan Tupoksi Pengamanan, Kalapas Tekankan Integritas dan Perubahan Pola Pikir Petugas
Rapat Pengamanan di Lapas Pemuda
Madiun
Madiun,
– SUARAJATIM.net
Kepala
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan,
memberikan penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengamanan kepada seluruh
jajaran pengamanan Lapas Pemuda Madiun yang berlangsung di Aula Adi Sujatno.
Kegiatan
tersebut dihadiri pejabat struktural eselon IV, Kasubsi Keamanan, Kasubsi
Portatib, staf KPLP, staf Kamtib, serta seluruh petugas regu pengamanan.
(13/05)
Kegiatan
penguatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme,
kedisiplinan, dan integritas petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di
lingkungan lapas.
Dalam
arahannya, Kalapas menekankan pentingnya perubahan budaya kerja dan pola pikir
seluruh petugas agar mampu menjalankan tugas secara maksimal, penuh tanggung
jawab, serta berorientasi pada integritas.
Selain
itu, Rudi Kristiawan juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas
pengamanan di setiap titik, mulai dari pos wasrik, P2U, pos blok hunian hingga
pos menara. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan seluruh petugas memahami
tupoksi masing-masing serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan
keamanan dan ketertiban.
Dalam
arahannya, Kalapas juga mengingatkan seluruh jajaran pengamanan untuk
menerapkan pola hidup sederhana dan tidak mengutamakan gengsi maupun gaya hidup
berlebihan. Ia menegaskan bahwa seorang petugas pemasyarakatan harus menjaga
nama baik diri dan institusi dengan menjunjung tinggi integritas dalam bekerja.
Kalapas
turut memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang selama ini menunjukkan
loyalitas dan aktif dalam setiap kegiatan kantor. Menurutnya, semangat
kebersamaan dan kekompakan menjadi modal penting dalam mewujudkan Lapas yang
aman dan bebas dari pelanggaran.
Pada
kesempatan tersebut, Kalapas juga memberikan reward kepada dua petugas
pengamanan yang berhasil menggagalkan upaya pelemparan barang terlarang ke
dalam lingkungan lapas. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas
kewaspadaan, dedikasi, dan kesigapan petugas dalam menjalankan tugas
pengamanan.
“Bekerjalah
dengan hati dan penuh keikhlasan. Ingat keluarga dan orang tua di rumah, jangan
sampai melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun
institusi. Saya juga mengapresiasi petugas yang telah menunjukkan loyalitas dan
keberhasilan dalam menggagalkan masuknya barang terlarang ke dalam lapas. Ini
menjadi contoh baik bagi seluruh jajaran,” tegas Rudi Kristiawan.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun menambahkan penguatan tupoksi pengamanan merupakan langkah
penting dalam membangun jajaran pemasyarakatan yang profesional, solid, dan
berintegritas.
“Pengamanan
adalah garda terdepan dalam menjaga stabilitas lapas. Seluruh petugas harus
memiliki komitmen dan tanggung jawab yang kuat dalam menjalankan tugas. Reward
yang diberikan hari ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk
terus meningkatkan kewaspadaan, loyalitas, dan integritas dalam bekerja,”
ujarnya.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pengamanan Lapas Pemuda Madiun semakin
solid dan profesional dalam menjalankan tugas, serta mampu mewujudkan
lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. (RED).
