Produktif dan Mandiri, Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Berhasil Panen Lele
Panen Lele di Lapas Pemuda Madiun
MADIUN, – SUARAJATIM.net
Lapas Pemuda Madiun kembali
menunjukkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian melalui panen ikan
lele sebanyak 28 kilogram. Kegiatan panen tersebut dilaksanakan di SAE Lapas
Pemuda Madiun sebagai bentuk keberhasilan warga binaan dalam mengembangkan
keterampilan budidaya perikanan, Selasa (09/06).
Panen lele ini merupakan salah satu
wujud nyata pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan di Lapas Pemuda
Madiun. Melalui kegiatan produktif seperti budidaya lele, warga binaan tidak
hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga dilatih untuk memiliki rasa
tanggung jawab, disiplin, dan semangat kerja.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini menjadi bukti bahwa
pembinaan yang dilakukan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata.
“Panen lele ini adalah hasil kerja
keras warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian dengan baik.
Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena selain memberi
keterampilan, juga membentuk karakter positif bagi warga binaan sebagai bekal
kembali ke masyarakat,” ujar Rudi Kristiawan.
Sementara itu, Kasi Giatja Wahyu
Kristanto menambahkan bahwa hasil panen lele tersebut langsung didistribusikan
ke dapur Lapas Pemuda Madiun untuk mendukung kebutuhan konsumsi warga binaan.
“Alhamdulillah hasil panen sebanyak 28
kilogram ini kami distribusikan ke dapur lapas. Ini menjadi bentuk pemanfaatan
hasil pembinaan agar benar-benar memberi manfaat bagi lingkungan lapas,
sekaligus mendorong warga binaan untuk terus produktif,” ungkap Wahyu
Kristanto.
Melalui kegiatan pembinaan kemandirian
ini, Lapas Pemuda Madiun terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang
produktif, bermanfaat, dan berorientasi pada pembentukan keterampilan kerja
bagi warga binaan. (RED).
