Reses di Panekan, Plt Ketua DPRD Magetan Fokus Kawal Aspirasi Pembangunan dan Pemberdayaan Warga
MAGETAN –Suarajatim.net Masa reses IV Tahun 2026 dimanfaatkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Suyatno, S.Sos., untuk menyerap sekaligus memetakan kebutuhan prioritas masyarakat di Kecamatan Panekan. Kegiatan serap aspirasi yang digelar di Desa Milangasri, Kamis (11/6/2026), menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan berbagai elemen masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut hadir pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Panekan, pengurus ranting, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga pelaku usaha mikro. Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat disampaikan secara langsung kepada Plt Ketua DPRD Magetan.
Suyatno menegaskan, reses bukan sekadar agenda rutin kedewanan, melainkan momentum untuk mengetahui secara langsung kebutuhan riil masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan melalui fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan DPRD.
“Melalui reses ini kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua masukan akan kami catat dan kami perjuangkan sesuai kewenangan yang ada agar bisa direalisasikan secara bertahap,” ujar Suyatno.
Menurutnya, salah satu isu yang banyak disampaikan masyarakat berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Warga mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan kabupaten maupun provinsi yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perhatian pemerintah.
Selain itu, pemerintah desa juga menyampaikan kekhawatiran terhadap berkurangnya alokasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang berdampak pada pelaksanaan pembangunan di tingkat desa.
“Masukan dari desa cukup banyak. Dengan adanya pengurangan DD dan ADD tentu akan berpengaruh terhadap pembangunan. Karena itu berbagai kebutuhan masyarakat harus kita perjuangkan melalui jalur yang memungkinkan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi,” jelasnya.
Tak hanya pembangunan fisik, aspirasi yang muncul juga menyentuh sektor sosial dan ekonomi masyarakat. Warga mengusulkan bantuan ternak kambing, unggas, perikanan, perbaikan pagar makam, renovasi musala, hingga dukungan perlengkapan kegiatan kesenian dan keagamaan seperti alat hadrah.
Menariknya, dalam dialog tersebut juga mengemuka kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi pelaku UMKM. Sejumlah warga berharap adanya program pelatihan dan pendampingan kewirausahaan agar usaha yang dijalankan mampu berkembang dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Kami berharap ada pelatihan dan pembinaan bagi pelaku UMKM sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha secara mandiri,” ungkap Catur, salah satu peserta reses.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Suyatno menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi yang masuk agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah maupun instansi terkait.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat Panekan dapat diperjuangkan dan mendapat perhatian pemerintah. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong kemajuan desa-desa di Kecamatan Panekan,” tegasnya.(Hst).
