Taruna Akpol Tingkat III Kunjungi Lapas Pemuda Madiun, Apresiasi Pembinaan Humanis bagi Warga Binaan
Taruna Akpol Tingkat III Kunjungi
Lapas Pemuda Madiun
MADIUN, – SUARAJATIM.net
Lapas Pemuda Madiun menerima kunjungan
Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III dalam rangka pelaksanaan Program
Latihan Kerja Lapangan (Latja) Bidang Samapta yang diselenggarakan oleh Polres
Madiun Kota. Kegiatan ini merupakan bagian dari patroli sambang objek vital
yang berada di wilayah hukum Polres Madiun Kota. (11/06)
Dalam kunjungan tersebut, para taruna
mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas dan
program pembinaan yang tersedia di Lapas Pemuda Madiun.
Mereka diajak berkeliling meninjau
area rekreasi Sendang Klangenan, kawasan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi),
tempat ibadah, hingga poliklinik yang menjadi sarana pelayanan kesehatan bagi
warga binaan.
Kegiatan ini bertujuan untuk
memberikan pemahaman kepada para taruna mengenai pelaksanaan pembinaan dan
pelayanan pemasyarakatan yang diterapkan di lingkungan Lapas Pemuda Madiun,
sekaligus memperkenalkan konsep pembinaan yang berorientasi pada pembentukan
karakter dan peningkatan kualitas hidup warga binaan.
Salah satu Taruna Akpol Tingkat III,
Abyzar, menyampaikan apresiasinya setelah melihat langsung kondisi dan
fasilitas yang ada di Lapas Pemuda Madiun.
"Setelah melihat secara langsung,
saya menilai Lapas Pemuda Madiun merupakan tempat pembinaan yang sangat humanis
bagi warga binaan. Berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari sarana
rekreasi, tempat ibadah, layanan kesehatan, hingga program pembinaan
kemandirian menunjukkan adanya perhatian yang baik terhadap proses pembinaan
dan pemulihan warga binaan," ungkap Abyzar.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda
Madiun, Rudi Kristiawan, menyambut baik kunjungan para taruna Akpol tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus mempererat sinergi
antara institusi pemasyarakatan dan kepolisian.
"Kami sangat mengapresiasi
kunjungan Taruna Akpol Tingkat III ke Lapas Pemuda Madiun. Melalui kegiatan
ini, para taruna dapat melihat secara langsung bagaimana proses pembinaan dan
pelayanan kepada warga binaan dilaksanakan. Kami berkomitmen mewujudkan
pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada pembinaan
sehingga warga binaan memiliki bekal yang baik saat kembali ke
masyarakat," ujar Rudi Kristiawan.
Kunjungan berlangsung dengan lancar
dan penuh antusiasme. Para taruna aktif berdiskusi mengenai berbagai program
pembinaan yang dijalankan di Lapas Pemuda Madiun sebagai bagian dari upaya
menciptakan sistem pemasyarakatan yang modern, humanis, dan berdampak positif
bagi warga binaan. (RED).
