ASB : Tayub Reingkarnasi dari dada yang terbuka menjadi Berhijab..
Seni Tayub jaman sekarang mirip tari Srimpi menjadi suguhan menarik orang hajatan.
Suara Jatim . 23-08-026.
Seni tayub jaman dulu dan jaman sekarang sudah beda jauh , baik dari sisi pakaian atau perilaku petayub.
Kalau jaman dulu , walau sekarang masih ada , penari tayub perempuan menonjolkan pakaian yang sedikit terbuka , terutama di sekitar buah dada , bahkah oleh penari perempuan di sekitar buah dada dibuat sedikit agak menonjol dengan msksud agar menarik penari tayub laki laki.
Kemudian untuk penayub laki laki , kalau jaman dulu , sebelum ngibing / joget , menenggak minuman keras terlebih dahulu dan menyiapkan sejumlah uang untuk ( diselipkan) ke bagian sempit buah dada penayub perempuan.
Penayub kecil dari Donorojo ini dibimbing ibunya untuk mencintai seni tayub .
Tetapi untuk Seni Tayub jaman sekarang sangat beda jauh , penari perempuan memakai jilbab melenggang lenggok dihadapan penayub laki laki tanpa bersinggungan fisik.
Menurut Dewan Pembina Tayub Pacitan Arip Setyo Budi atau lebih populer disebut ASB mengatakan , Seni Tayub jaman sekarang hampir sama seperti kita melihat tarian Srimpi , sebuah tarian tradisi Kraton untuk penghormatan.
Tokoh yang juga Ketua DPRD Pacitan ini sangat yakin , dengan ( Reingkarnasi / Perubahan) tradisi pakaian dan perilaku penari Tayub akan membawa Seni Tayub menjadi semakin digemari , buktinya tarian massal tersebut kini sering tampail di hajatan hajatan kampung , seperti dirumah pak Susianto ( jetak ) beberapa waktu lalu.
Mereka diundang mengelompokkan diri dalam satu group didesa desa atau didusun dusun dan secara berombongan mereka tampil di pelataran , dihadapan para tamu undangan,tegas ASB..
Para penari tayub asal Donorojo ini semua nya berhijab ...
Sementara itu , dengan perubahan pakaian dan perilaku penari tayub yang kini lebih sopan dan Non Alkohol , mendapat apresiasi masyarakat Pacitan , hal ini disuarakan tokoh Kepala Desa Dadapan Ismono , Tayub sekarang benar benar menjelma sebuah tari massal yang cukup unik , cocok untuk mengisi sebuah acara hajatan , dan ini luar biasa , ungkap Ismono....****
Redaktur : Gustik
Foto by. : Ratna.