Penuh Tawa dan Keseruan, Lapas Pemuda Madiun Gelar Perlombaan Tradisional HUT Ke-81 RI
Lapas Pemuda Madiun Gelar Perlombaan
Tradisional HUT Ke-81 RI
Madiun, – SUARAJATIM.net
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun menggelar berbagai perlombaan tradisional yang diikuti oleh
pegawai, ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Pemuda Madiun beserta
anak-anak. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang
Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI) ini menjadi momentum untuk
memeriahkan suasana kemerdekaan sekaligus mempererat kebersamaan dan
kekeluargaan, Sabtu (8/8).
Keceriaan tampak sejak perlombaan
dimulai. Kegiatan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu perlombaan khusus
bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak. Sorak-sorai dan gelak tawa pecah ketika
para peserta beradu ketangkasan, kecepatan, dan kekompakan dalam berbagai
permainan tradisional.
Beragam perlombaan turut memeriahkan
kegiatan, seperti makan kerupuk, mengambil koin dari buah jeruk bali yang
dibaluri cokelat, balap karung, estafet sarung, estafet kacang, estafet lempar
air, memasukkan paku ke dalam botol, membawa bola pingpong dengan sendok,
hingga lomba tebak lagu kebangsaan.
Setiap perlombaan menghadirkan
keseruan tersendiri. Tak hanya peserta yang antusias, keluarga dan rekan-rekan
yang menyaksikan pun ikut larut memberikan dukungan dan sorakan. Suasana
semakin meriah ketika para peserta berusaha menyelesaikan setiap tantangan
dengan tetap menjunjung sportivitas.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, menyampaikan bahwa perlombaan tersebut menjadi bagian dari cara
keluarga besar Lapas Pemuda Madiun memeriahkan HUT Ke-81 RI dengan penuh
kegembiraan.
“Peringatan HUT Kemerdekaan RI harus
menjadi momentum yang menghadirkan kebahagiaan dan kegembiraan bagi kita semua.
Melalui perlombaan tradisional ini, kita dapat berkumpul, bersilaturahmi, dan
menikmati kebersamaan bersama keluarga. Semoga suasana seperti ini semakin
mempererat kekompakan dan kekeluargaan di Lapas Pemuda Madiun,” ujarnya.
Usai seluruh perlombaan selesai,
kegiatan dilanjutkan dengan menyantap hidangan bersama. Berbagai sajian
disiapkan untuk menemani kebersamaan, di antaranya sate khas Blora yang
didatangkan langsung dari Blora serta soto ayam. Momen makan bersama pun menjadi
kesempatan bagi seluruh peserta untuk melepas lelah sekaligus menikmati suasana
kekeluargaan.
Di penghujung acara, kemeriahan
semakin terasa dengan pembagian doorprize dan hadiah bagi para pemenang
perlombaan. Apresiasi diberikan kepada peserta yang berhasil menunjukkan
semangat, kekompakan, dan sportivitas terbaik dalam setiap pertandingan.
Kemeriahan semakin bertambah ketika
Kepala Lapas Pemuda Madiun memberikan kejutan berupa undian uang tunai senilai
Rp1.000.000. Seluruh pegawai, ibu-ibu DWP, dan anak magang berkesempatan
mengikuti undian dengan menuliskan nama masing-masing pada secarik kertas.
Nama-nama tersebut kemudian dikumpulkan untuk diundi. Dari seluruh nama yang
terkumpul, terpilih dua orang yang beruntung dan masing-masing mendapatkan uang
tunai sebesar Rp1.000.000.
Momen pengundian berlangsung penuh
antusias. Peserta tampak menanti dengan penasaran saat nama pemenang diambil,
hingga akhirnya suasana pecah dengan sorak dan tepuk tangan ketika dua nama
beruntung diumumkan.
Salah satu peserta, Yoga, mengaku
senang dapat mengikuti rangkaian perlombaan yang digelar dalam suasana penuh
keakraban.
“Seru sekali, apalagi semua ikut
menikmati dan saling memberikan semangat. Bukan hanya soal menang atau kalah,
tetapi bisa berkumpul dan tertawa bersama. Kegiatan seperti ini membuat suasana
semakin akrab dan menyenangkan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas
Pemuda Madiun tidak hanya menghadirkan hiburan dalam menyambut HUT Ke-81 RI,
tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan kekeluargaan.
Keceriaan yang tercipta menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat
dirayakan melalui kebersamaan dan kebahagiaan sederhana bersama orang-orang
terdekat. (RED).
