Produktif di Balik Lapas, Tata Boga Lapas Pemuda Madiun Hasilkan Terang Bulan dan Pukis
Tata Boga Lapas Pemuda Madiun Hasilkan
Terang Bulan dan Pukis
Madiun, – SUARAJATIM.net
Aroma harum terang bulan dan pukis
menyeruak di ruang Balai Latihan Kerja (BLK) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
Pemuda Kelas IIA Madiun, Kamis (3/9).
Melalui kegiatan produksi tata boga,
Warga Binaan mengolah berbagai jenis makanan dengan mengedepankan cita rasa,
kualitas, dan kebersihan dalam setiap prosesnya.
Kegiatan produksi tersebut merupakan
bagian dari pembinaan kemandirian yang dilaksanakan Lapas Pemuda Madiun. Warga
Binaan yang terlibat secara langsung mengerjakan tahapan produksi, mulai dari
menyiapkan bahan, membuat adonan, mencetak, hingga memasak terang bulan dan
pukis hingga siap disajikan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah
bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas di bidang
tata boga. Dengan terlibat secara langsung dalam proses produksi, Warga Binaan
dibiasakan untuk bekerja secara disiplin, teliti, menjaga kebersihan, serta
mempertahankan kualitas hasil olahan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, menyampaikan bahwa kegiatan produksi tata boga menjadi salah satu
upaya Lapas dalam menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif bagi Warga
Binaan.
“Kami terus mendorong Warga Binaan
untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan produktif. Produksi tata
boga ini menjadi salah satu wadah bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan,
kreativitas, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab dalam bekerja,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keterampilan yang
diperoleh melalui kegiatan produktif di Lapas diharapkan dapat menjadi
pengalaman yang bermanfaat bagi Warga Binaan sebagai bekal untuk menjalani
kehidupan setelah kembali ke masyarakat.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan
berinisial K menyampaikan bahwa kegiatan membuat terang bulan dan pukis
memberikan pengalaman baru baginya.
“Saya senang bisa ikut dalam kegiatan
produksi ini. Kami belajar membuat makanan dengan memperhatikan takaran bahan,
proses memasak, kebersihan, dan kualitas hasilnya. Kegiatan seperti ini membuat
kami lebih semangat dan terbiasa bekerja dengan disiplin,” ujarnya.
Melalui kegiatan produksi tata boga,
Lapas Pemuda Madiun terus berupaya menghadirkan pembinaan kemandirian yang
produktif, kreatif, dan berkelanjutan guna membekali Warga Binaan dengan
keterampilan yang bermanfaat. (RED).

