Sapa, Dengarkan, Tindak Lanjuti: Jajaran KPLP Lapas Pemuda Madiun Dengarkan Langsung Keluhan Warga Binaan
Jajaran KPLP Lapas Pemuda Madiun
Dengarkan Langsung Keluhan Warga Binaan
Madiun, – SUARAJATIM.net
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga
Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Kinayung Nirwana,
bersama jajaran staf KPLP melaksanakan kegiatan kontrol dan inventarisasi
permasalahan di kamar hunian Warga Binaan, Senin (14/9).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai
upaya mendengar secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan
situasi keamanan dan ketertiban tetap aman dan kondusif.
Dengan masuk ke dalam blok dan
mendatangi kamar demi kamar di seluruh blok hunian Warga Binaan, jajaran KPLP
melakukan pengecekan kondisi fisik kamar serta fasilitas dasar yang digunakan
sehari-hari. Petugas juga berinteraksi langsung dengan Warga Binaan untuk
menyerap berbagai masukan, keluhan, maupun kendala yang mereka hadapi.
Pemeriksaan dilakukan secara teliti,
mulai dari kondisi lampu, ketersediaan air bersih, saluran WC, kerapian kamar,
hingga berbagai aspek lain yang berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan di
dalam kamar hunian. Setiap temuan dan keluhan menjadi bahan inventarisasi untuk
menentukan langkah penyelesaian dan tindak lanjut yang diperlukan.
Selain memastikan kondisi fasilitas,
kegiatan tersebut juga menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi gangguan
keamanan dan ketertiban (kamtib). Kehadiran petugas secara langsung di tengah
Warga Binaan diharapkan mampu membuka ruang komunikasi yang lebih baik sehingga
permasalahan dapat diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan
yang lebih besar.
Ka.KPLP Lapas Pemuda Madiun, Kinayung
Nirwana, menyampaikan bahwa kontrol kamar hunian merupakan bagian dari upaya
pengamanan yang dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dengan melakukan
pemeriksaan, tetapi juga mendengarkan langsung kondisi dan kebutuhan Warga
Binaan.
“Dengan turun langsung dari kamar ke
kamar, kami dapat mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Kami tidak hanya
mengecek keamanan, tetapi juga mendengarkan keluhan dan masukan Warga Binaan,
termasuk terkait fasilitas dasar. Setiap permasalahan yang ditemukan akan kami
inventarisasi dan tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan dan prioritasnya,”
ujar Kinayung.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda
Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya dilakukan
melalui pengawasan, tetapi juga dengan memastikan kebutuhan dasar dan kondisi
lingkungan hunian terpantau dengan baik.
“Keamanan dan ketertiban harus
dibangun melalui pengawasan yang konsisten dan komunikasi yang baik. Ketika
petugas rutin turun langsung, kita dapat mengetahui kondisi Warga Binaan
sekaligus mendeteksi lebih awal apabila ada fasilitas yang bermasalah maupun
potensi gangguan kamtib. Setiap temuan harus segera dicatat dan dicarikan
solusi agar kondisi Lapas tetap aman dan kondusif,” tegas Rudi.
Salah satu Warga Binaan berinisial B
menyampaikan apresiasinya terhadap petugas yang secara langsung mendatangi
kamar hunian dan menanyakan kondisi mereka.
“Kami senang ketika petugas datang
langsung dan menanyakan kondisi kami. Kalau ada fasilitas yang bermasalah atau
ada kendala, kami bisa menyampaikannya secara langsung kepada petugas. Semoga
keluhan yang disampaikan bisa terus ditindaklanjuti,” ungkap B.
Melalui kegiatan kontrol dan
inventarisasi permasalahan secara langsung dari kamar ke kamar, Lapas Pemuda
Madiun berkomitmen memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas fasilitas
hunian, membuka ruang komunikasi dengan Warga Binaan, serta melakukan deteksi
dini terhadap potensi gangguan kamtib guna menciptakan lingkungan
pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. (RED).

