DRUM BAND MENUJU ERA KOMERSIAL..! TAMPIL SEMARAK DI MUSIUM SBY-ANI
Drum Band Pacitan menuju komersial , tampil semarak didalam Area Musium SBY - ANI .
Suara Jawa Timur .12-09-026.
Setelah diterpa isu macam macam sebelumnya , Parade Drum Band Pacitan tahun 2026 sukses digelar di halaman Musium SBY - ANI Pacitan ,kawasan JLS Kelurahan Sidoharjo Kabupaten Pacitan Jawa Timur.
Puluhan Sekolah dari tingkat SD dan SMP tampil apik didepan sekitar 1500 undangan yang memadati halaman Musium SBY - ANI yang rata rata masing masing tim tampil sekitar 5 menit , setelah itu baru keluar musium untuk membubarkan diri di perempatan JLS .
Seperti diketahui , seluruh tamu undangan yang diberi kesempatan menonton langsung di dalam area Musium , dikenakan karcis masuk Musium sebesar 50 ribu rupiah per orang , sedang penonton yang tidak memegang karcis , tetap berada diluar area Musium.
Masyarakat non karcis , hanya bisa menikmati anak anaknya tampil ketika jalan pulang sampai ke perempatan JLS , tim hanya jalan biasa tanpa menampilkan atraksi.
Salah satu tim Drum Band yang tampil malam ini di Halaman Musium SBY ( Ft by Zan Alwi )
Dari informasi yang didapat media , Uang hasil karcis masuk (konon) Sebagian akan dikembalikan ke peserta , untuk biaya event dan konsumsi , namun demikian informasi tersebut belum bisa diverifikasi dari pihak Musium atau Pantia.
Tanggapan penonton atas parade Drum Band atau Night Marching Parade 2026 yang dilaksanakan di area Halaman Musium SBY - ANI nampaknya terbelah ada yang setuju dan ada yang mengecam.
Yang setuju berpendapat , Setidak tidaknya biaya yang dikeluarkan Sekolah masih ada harapan kembali , kalau parade yang dulu dulu kan tidak ada sama sekali , ujar Sri Peni salah satu Guru di sebuah sekolah dasar yang mengikuti acara Night Marching Parade malam ini.
Sedangkan masyarakat luas , penonton non karcis atau Netizen yang berbasis Media Sosial, mengecam keras Parade Drum Band diadakan dimusium yang dinikmati hanya segelintir tamu undangan , Namanya parade yang seratus persen tim yang tampil anak anak sekolah , hanya bisa dinikmati tamu undangan sangat tidak elok , ini pyur komersial tegas Suprapto dan bu Prapto yang kecewa tidak bisa lihat anaknya melakukan atraksi / demo tim Drum Band sekolahnya.
Tidak itu saja , Acara yang awalnya sudah diterpa isu liar tersebut , menjadi bulan bulanan caci maki di group group WA dan sarana media lain ...
Redaktur. : Gustik
Foto By. : Zan Alwi.
