Debu kemarau serang tenggorokan , banyak anak terkapar , Dinkes Himbau pakai Masker.


Suara Jatim 08-09-026.
Kemarau panjang dibeberapa daerah termasuk Pacitan , benar benar membuat petaka bagi kesehatan masyarakat , baik anak anak ,  orang dewasa dan usia lanjut.
Rata rata mereka menderita batuk , pileg dan panas yang tak kunjung turun .

Hampir seluruh Apotik di Pacitan  yang menjual obat batuk , pileg dan panas hampir kehabisan persediaan , sekolah sekolah baik tingkat Sekolah Dasar  ( SD) dan  Lanjutan Pertama ( SMP) banyak yang tidak masuk sekolah, akibat menderita batuk ,pileg dan panas .

Dengan kondisi yang demikian , Dinas Kesehatan Pacitan melalui Kepala Dinasnya dr Daru Mustaka Aji menjelaskan .sebagai berikut: 

Bahwa saat ini merupakan puncak dari musim kemarau tahun 2026. 
1. Dimana kondisi udara yang sangat kering, cuaca panas membuat kelembapan udara menurun membuat saluran pernafasan mudah teriritasi 
2. Angin yang tertiup sangat kencang menerbangkan debu dan partikel polutan.
Hal inilah yang menjadikan saluran pernafasan mudah mengalami iritasi dan sering di sertai infeksi. Batuk,pilek, dan deman menjadi gejala utama Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) yang saat ini banyak menjadi keluhan masyarakat.

Upaya Pencegahan
1. Upayakan memakai masker saat keluar rumah untuk menghindari debu dan polusi.
2. Perbanyak konsumsi air putih agar tenggorokan tidak kering.
3. Hindari beraktifitas di bawah terik matahari dalam jangka waktu lama
4. Jaga Stamina dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup, tegas Kadinkes saat dihubungi Media ini.


Sementara itu , Bupati Pacitan yang saat ini berada di Jakarta dalam rangka ulang tahun Partai Demokrat menghimbau kepada Masyarakat Pacitan agar tidak panik , karena ini merata diseluruh negeri , mengingat musim kemarau melanda diseluruh Indonesia.

Bupati juga menekankan agar masyarakat Pacitan mengukuti petunjuk dari tenaga kesehatan baik di Puskesmas atau Dinas Kesehatan atau rumah sakit , hal hal apa yang perlu dilakukan,termasuk saat pergantian musim dari kemarau ke musim hujan.

Sekedar tambahan Informasi , saat ini di Pacitan sudah mulai tanda tanda akan turun hujan , bahkan kemarin hujan benar benar sudah turun walau sebentar dan hal yang perlu disadari biasanya dipergantian musim penyakit  Demam Berdarah akan menyerang...! ( gustik)








Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Debu kemarau serang tenggorokan , banyak anak terkapar , Dinkes Himbau pakai Masker.
  • Debu kemarau serang tenggorokan , banyak anak terkapar , Dinkes Himbau pakai Masker.
  • Debu kemarau serang tenggorokan , banyak anak terkapar , Dinkes Himbau pakai Masker.
  • Debu kemarau serang tenggorokan , banyak anak terkapar , Dinkes Himbau pakai Masker.
  • Debu kemarau serang tenggorokan , banyak anak terkapar , Dinkes Himbau pakai Masker.
  • Debu kemarau serang tenggorokan , banyak anak terkapar , Dinkes Himbau pakai Masker.