NELAYAN YANG HILANG DIDUGA KESANGKUT JARING ...?
Foto Jaring Nelayan yang diduga korban tersangkut.
Suara Jawa Timur 21 Oktober 2026.
Beberapa waktu lalu 2 orang nelayan hilang di Perairan Tawang Ngadirojo Pacitan , baru 1 orang yang ditemukan ( Mislan) dslam kondisi tidak bernyawa , sedang Budiyanto belum ditemukan hingga kini.
Menurut salah satu warga pesisir ( Sudarno, biasanya jika nelayan kecebur kelaut , jika meninggal dan tidak tersangkut jaring , jenazahnya pasti sudah mengambang.
Perkiraan kedua , korban termakan predator laut seperti Hiu dan ikan ganas yang lain , tapi itu kemungkinan kecil , yang paling masuk akal korban tersangkut Jaring , ucap Aktivis yang rumahnya tetangga korban Budiyanto yang kini belum ditemukan.
Sekedar tambahan informasi , kecelakaan laut yang melibatkan nelayan di Pacitan rata rata nelayan tidak bisa menjaga diri dan bahasa jawanya (kewanen) males memakai pelampung.
Dari data wawancara media ini dengan beberapa nelayan di pesisir Laut Pacitan , rata rata nelayan hanya modal keberanian , namun tidak bisa berenang , kalau toh bisa berenang bukan renang alami tapi hanya sekedar renang ukur ukur .
Hal ini memang perlu disadari , Warga pesisir cara mencari nafkah yang paling instan adalah mencari ikan dilaut , laut ibarat pematang sawah yang luas , hanya di lautan bebas itulah keluarga kami hidup , ujar Pendi yang mengaku tidak bisa renang.
Sementara itu , Ir Bambang Mahendrawan mantan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang kini menahkodai Dinas Perhubungan Pacitan berharap rekan rekan Nelayan yang ada di manapun berada , agar tetap disiplin dalam berlayar di lautan untuk mencari nafkah , utamakan keselamatan , nyawamu ada di pelampung , usahakan disiplin untuk memakainya, ujar Mahendra sedih...( gustik)
