Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah di Makam Sewulan.

Madiun Suara Jatim
Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Madiun resmi membuka rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui kegiatan Ziarah Auliya’ Sewulan di Masjid Al Basyariyah, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Jumat (9/10/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi. Mengusung tema "Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri", kegiatan ini diisi dengan salat Asar berjamaah serta istighotsah bersama ratusan warga NU di halaman masjid yang dipimpin oleh Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Madiun, Dr. KH Mustofa Ibrahim.

Ketua PCNU Kabupaten Madiun, KH Muhammad Munir, menjelaskan bahwa ziarah ke makam Kyai Ageng Basyariyah ini menjadi agenda pembuka dari rangkaian peringatan HSN tahun ini. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, jadwal ziarah kali ini dibagi dalam beberapa tahap agar jamaah dapat mengikuti seluruh rangkaian secara optimal.

"Jadwal ziarah tahun ini sengaja kami pisahkan antara Sewulan dan Kuncen, sehingga warga NU yang berziarah hari ini di Sewulan besok bisa kembali bergabung di Kuncen," ujar KH Muhammad Munir.



Selain ziarah, PCNU Kabupaten Madiun juga mengagendakan beragam kegiatan sosial dan keagamaan. Di antaranya layanan kesehatan gratis, sima'an Al-Qur'an, hingga aksi resik-resik tempat ibadah secara serentak oleh MWC NU dan takmir masjid/musala setempat. Puncak HSN 2026 rencananya bakal digelar pada 22 Oktober mendatang melalui Apel Hari Santri dan Pasar Murah di halaman Pendopo Ronggo Djumeno Caruban.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, ziarah makam para ulama penyebar Islam bukan sekadar tradisi rutin, melainkan momen tadzkirah untuk mengeladani keikhlasan dan perjuangan para muassis.

"Para ulama terdahulu tidak hanya mengajarkan nilai agama, tetapi juga menanamkan fondasi kebangsaan dan semangat hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman)," tutur Hari Wuryanto.

Bupati menambahkan, sejalan dengan tema HSN 2026 "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas", santri memiliki peran ganda yang strategis: sebagai benteng moral penjelas toleransi dan keutuhan NKRI, sekaligus SDM unggul yang menguasai teknologi dan kewirausahaan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara ulama dan umara (pemerintah) demi mendorong pembangunan Kabupaten Madiun yang berkelanjutan dan berkarakter.(Wit)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah di Makam Sewulan.
  • Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah di Makam Sewulan.
  • Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah di Makam Sewulan.
  • Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah di Makam Sewulan.
  • Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah di Makam Sewulan.
  • Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah di Makam Sewulan.