Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Beroperasi, Layanan Commuter Line Kembali Dioptimalkan



 




JAKARTA -Suarajatim.net Sebanyak tujuh trainset Kereta Rel Listrik (KRL) buatan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali digunakan untuk melayani perjalanan Commuter Line setelah menyelesaikan proses General Check Up (GCU).


Tujuh rangkaian tersebut sebelumnya menjalani pemeriksaan dan perawatan di fasilitas Overhaul Manggarai dan Depok. General Check Up dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi sarana tetap andal dan siap digunakan dalam pelayanan kepada masyarakat.


Proses pemeriksaan dilakukan INKA bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) serta para pemangku kepentingan terkait. Pemeriksaan mencakup komponen dan sistem utama rangkaian, termasuk tindak lanjut teknis sebelum sarana kembali dioperasikan.


Senior Manager Corporate Communication and Representative Office PT INKA (Persero), Nanang Agung Rohmandiyas, menyampaikan bahwa seluruh tujuh trainset tersebut kini telah kembali beroperasi.


“Alhamdulillah, seluruh tujuh trainset telah kembali beroperasi. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Apabila masih terdapat gangguan minor saat operasional, tim teknis kami bersama KAI Commuter akan menindaklanjutinya,” ujar Nanang.


Ia menegaskan, pengecekan dan penyempurnaan terhadap rangkaian tetap dilakukan setelah kereta kembali beroperasi. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen INKA bersama KAI Commuter untuk menjaga keselamatan, keandalan, keamanan, dan kenyamanan pengguna Commuter Line.


Sementara itu, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan bahwa pemeliharaan sarana dilakukan untuk memastikan kesiapan armada dalam memenuhi kebutuhan kapasitas angkut harian, terutama pada lintas yang memiliki tingkat kepadatan penumpang tinggi.


“Pengoperasian kembali ketujuh trainset CL1225 ini diharapkan dapat memenuhi kapasitas angkut pengguna pada layanan perjalanan Commuter Line Bogor yang merupakan lintas dengan volume pelanggan tinggi,” jelas Karina.


Berdasarkan data volume pengguna Commuter Line Jabodetabek lintas Bogor hingga triwulan III tahun 2026, tercatat sebanyak 119.388.432 orang, atau sekitar 43,98 persen dari total pengguna Commuter Line Jabodetabek di seluruh lintas yang mencapai lebih dari 271,48 juta orang.


Dengan kembali beroperasinya tujuh rangkaian tersebut, peredaran sarana kereta di seluruh lintas Commuter Line diharapkan semakin optimal. Sebelumnya, penyesuaian peredaran sarana juga dilakukan untuk mendukung pelayanan Commuter Line Tanjung Priok.


Karina menjelaskan, penyesuaian peredaran sarana selama masa General Check Up merupakan bentuk optimalisasi layanan dengan memaksimalkan sarana yang tersedia.


“Penyesuaian peredaran sarana kereta selama masa general check up ini merupakan optimalisasi layanan dengan memaksimalkan sarana yang ada, sehingga jumlah perjalanan tetap menjaga headway pada jam sibuk, pagi dan sore hari,” tandas Karina.


Kembalinya tujuh trainset KRL tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas angkut dan menjaga kelancaran perjalanan, khususnya pada lintas Commuter Line Bogor yang memiliki volume pengguna tinggi.


Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen INKA dan KAI Commuter dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin aman, andal, nyaman, dan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.(Hst).

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Beroperasi, Layanan Commuter Line Kembali Dioptimalkan
  • Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Beroperasi, Layanan Commuter Line Kembali Dioptimalkan
  • Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Beroperasi, Layanan Commuter Line Kembali Dioptimalkan
  • Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Beroperasi, Layanan Commuter Line Kembali Dioptimalkan
  • Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Beroperasi, Layanan Commuter Line Kembali Dioptimalkan
  • Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Beroperasi, Layanan Commuter Line Kembali Dioptimalkan