Polres Ponorogo Bagikan Beras Dan Masker Saat OPS Yustisi

Polres Ponorogo Bagikan Beras Dan Masker Saat OPS Yustisi


PONOROGO, Satuan Samapta Polres Ponorogo membagikan Puluhan Paket Bansos beras dan ratusan masker dalam pelaksaan OPS Yustisi bertempat di Utara Jembatan Paju Ponorogo, Selasa (12/10)


Kasat Samapta Polres Ponorogo AKP Edy Suyono menuturkan bahwa ada 50 paket beras yang dibagikan kepada sejumlah pedagang/warung yang berjualan di seputaran Jembatan Paju Ponorogo. 


"Pada Ops Yustisi Kali ini, peneggakkan Prokes kami barengi dengan pembagian bantuan beras dari pemerintah sebanyak 50 paket masing2 @5kg kepada  pedagang kecil yang merupakan warga terdampak pandemi covid 19," Ujarnya 


Selain itu pihaknya  juga membagikan ratusan masker gratis baik kepada pedagang atau warga yang lewat diseputaran jalan jembatan Paju tersebut. 


Dia juga membeberkan hasil pada Ops Yustisi kali ini ada 29 warga yang dikenakan sanksi. 


"Pada Ops Yustisi kali ini total ada 29 warga yang kami tindak diberikan sanksi dengan rincian Denda Administratif : 2 orang, Sanksi Sosial : 2 orang, Teguran Lisan : 20 orang dan himbauan pemakaian masker: 5 orang," jelas Edy 


Edy berharap, bantuan beras tersebut bisa sedikit meringankan beban pedagang kecil sedangkan untuk OPS Yustisi yang digelar secara stasioner ini bisa meningkatkan kesadaran warga untuk tetap menjaga prokes khususnya 5M," Tutup edy 


Gelar Audiensi Dengan PMII, Kapolres Lamongan Harapkan Polres Lamongan dan PMII Bersinergi Dalam Pencegahan Covid-19

Gelar Audiensi Dengan PMII, Kapolres Lamongan Harapkan Polres Lamongan dan PMII Bersinergi Dalam Pencegahan Covid-19

 



Lamongan, 12/10/2021  – Kapolres Lamongan AKBP MIKO INDRAYANA, S.I.K., didampingi PJU Polres Lamongan melaksanakan audiensi dengan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) bertempat di lobby Mapolres Lamongan membahas terkait dengan penanganan pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan vaksinasi di alun-alun Kabupaten Lamongan, Selasa (12/10). 


Kedatangan PMII di Mapolres Lamongan, disambut dengan hangat dan ramah oleh Kapolres Lamongan beserta anggotanya. Dalam kunjungannya di Mapolres Lamongan ini, PMII menanyakan terkait kasus perkembangan penyelidikan kerumunan pada saat kegiatan vaksinasi yang digelar oleh Dinkes Lamongan di alun – alun Kab. Lamongan.  


Menanggapi hal tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa pihak Polres Lamongan sudah melakukan pemeriksaan terhadap terlapor yaitu Dinkes Lamongan dan pelapor dari PMII dan pemuda pancasila. “Tentunya kasus ini tidak akan begitu saja berhenti, pihak Polres Lamongan akan memeriksa saksi ahli dari Unair untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran hukum pada saat kegiatan vaksinasi di alun – alun Kab. Lamongan” ucap Kapolres. 


Kapolres berterimakasih kepada PMII yang selalu mengawasi Polres Lamongan dalam penyelidikan kasus kerumunan yang terjadi di alun – alun Kab. Lamongan, “Kegiatan vaksinasi dosis 1 di alun – alun Kab. Lamongan sangat diminati masyarakat sehingga banyak masyarakat yang datang untuk mengikuti vaksinasi dari Lamongan, Gresik, Surabaya, Tuban, dan Bojonegoro. Saya meminta kepada dinas kesehatan untuk melakukan tracing dan pada saat dites hasilnya semuanya negatif” jelas AKBP MIKO. 


Melalui kegiatan audiensi ini, Kapolres mengharapkan agar Polres Lamongan dan PMII senantiasa bisa menjalin tali silaturahmi sekaligus bersinergi dalam pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Lamongan. Selama berlangsungnya kegiatan audiensi di lobby Mapolres Lamongan berjalan dengan aman dan lancar.

Polresta Malang Kota Gelar Vaksinasi Tahap II, 4.000 Dosis Untuk Pelajar

Polresta Malang Kota Gelar Vaksinasi Tahap II, 4.000 Dosis Untuk Pelajar

 


MALANG -  Upaya mengejar segera tercapainya Herd Immunity di Kota Malang terus dilakukan oleh Polresta Malang Kota dengan menggandeng segenap stake holder yang ada. 


Kali ini Polresta Malang Kota menggelar vaksinasi dosis kedua di SMAS Katolik Cor Jesu, Kota Malang, Senin (11/10/21) 


Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan, Vaksinasi dosis kedua ini merupakan program lanjutan dari program beberapa waktu lalu. 


"Vaksinasi ini untuk mendukung pembelajaran tatap muka di Kota Malang sekaligus mengejar herd immunity," ujar Buher, Perwira Menengah Polisi yang tak pernah meninggalkan lukisan Ayam Jago dimanapun bertugas,Senin (11/10/21). 


AKBP Buher juga menyebutkan pada gelaran vaksin lanjutan ini pihaknya menyediakan 4.000 dosis vaksin jenis Sinovac dengan sasaran pelajar SMAS Katolik Cor Jesu, SMA/SMK Kota Malang, Aremania, dan masyarakat umum. 


"Tidak ada kendala berarti dalam vaksinasi ini karena dibantu tenaga gabungan dari Polresta Malang Kota dan SMAS Katolik Cor Jesu sebanyak 50 petugas,"jelas AKBP Buher. 


Ditambahkan oleh AKBP Buher, bahwa dapam rangka membantu pemerintah segera mencapai herd immunity, Polresta Malang Kota  menggencarkan vaksinasi dosis kedua ini bagi pelajar di Kota Malang. 


"Target kami, 30.000 pelajar. Saat ini pelajar yang sudah vaksin dosis kedua sekitar 15.000 pelajar, jadi kami akan terus memaksimalkan kegiatan seperti ini ( vaksinasi....red)," pungkas AKBP Buher.   (**)

KOTA APEL BATU LAKSANAKAN VAKSINASI DRIVE THRU , SASAR PARA PENGEMUDI DAN WISATAWAN

KOTA APEL BATU LAKSANAKAN VAKSINASI DRIVE THRU , SASAR PARA PENGEMUDI DAN WISATAWAN

 



Polres Batu – Pandemi Covid 19 yang masih belum berakhir membuat Polres Batu semakin gencar melaksanakan program Vaksinasi kepada masyarakat, salah satunya melalui Vaksinasi Drive Thru yang menyasar para pengemudi kendaraan bermotor roda 2 dan roda 4.


Giat tersebut sangat antusias diikuti para pengguna kendaraan bermotor Roda 2 maupun Roda 4 yang kali ini dilaksanakan di pusat Kota Apel Batu. Senin (11/10/2021).


Sesuai perintah Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan, S.I.K., M.Si Tim Percepatan Vaksinasi Polres Batu melaksanakan Vaksinasi Drive Thru di mulai Pukul 08.00 wib dan dijadwalkan sampai selesai dengan jumlah yang disiapkan sebanyak 200 dosis.


Petugas Percepatan vaksinasi yang dimotori oleh Satlantas Polres Batu dan Satuan Tugas Gugus Covid Kota Batu terlibat langsung untuk melayani pengguna jalan masyarakat yang antusias melaksanakan vaksinasi.


“Polres Batu sangat mengapresiasi masyarakat yang mau melaksanakan Vaksinasi secara Drive Thru yang di adakan tim dari Polres Batu , kami berharap semoga semakin kedepan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengikuti Vaksinasi yang mana bertujuan untuk menciptakan Herd Imunity di masyarakat ” tutur Kapolres.


Ditemui secara terpisah, Kasat Lantas mengatakan, pihaknya juga tidak lupa selalu mengimbau kepada peserta vaksin agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19. Kegiatan vaksinasi Drive Thru berjalan aman lancar di depan Pos Lantas 9.0 Alun-alun Kota Batu.


“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19 yang belum berakhir serta percepatan vaksinasi kepada warga masyarakat khususnya kepada pengguna jalan Roda 2 maupun Roda 4. Akan tetapi bagi pengguna jalan yang sudah di  vaksin agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 ketika melakukan kegiatan sehari hari,” pungkas Kasat Lantas.

Kunker Reses Komisi III DPR RI di Mapolda Jatim, Lepas 77 Mobil Vaksinasi dan Berikan 2 Ribu Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

Kunker Reses Komisi III DPR RI di Mapolda Jatim, Lepas 77 Mobil Vaksinasi dan Berikan 2 Ribu Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19


SURABAYA,- Anggota Komisi III DPR RI, yang membidangi Hukum, Hak Asasi Manusia dan Keamanan. Senin (11/10/2021) siang, berkunjung ke Mapolda Jawa Timur, dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) Reses. Yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir.


Kunjungan kerja (kunker) reses yang dilakukan oleh komisi III DPR RI, disambut oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, serta Pejabat Utama (PJU) polda Jatim.


Saat tiba di mapolda jatim, anggota komisi III yang dipimpin oleh Adies Kadir. Melepas 77 mobil Vaksinasi. Selain itu, juga memberikan bantuan sembako dari polda jatim sebanyak 2000 paket sembako, bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, antara lain pasukan kuning (petugas kebersihan kota Surabaya), tukang becak dan pekerja honorer di wilayah surabaya dan sekitarnya


Mobil vaksin keliling milik polda jawa timur ini, bisa memberikan pelayanan kepada warga sekitar 200-250 orang, mobil vaksin keliling ini sangat efektif untuk tempat-tempat yang sulit terjangkau.


Adies Kadir, saat memberikan sambutan menyebutkan, bahwa saat ini kami melakukan bagian tugas komisi III DPR RI, sebagai fungsi pengawasan. Sebelum di polda jatim, kami sebelumnya berkunjung ke Mapolresta Sidoarjo dan juga di Mapolrestabes Surabaya.


"Sebanyak 2000 pasukan kuning atau petugas kebersihan hari ini diberikan bantuan sembako sebanyak 2000 paket. Saya berpesan, untuk pekerja pasukan kuning tetap jaga kesehatan dan jangan lupa vaksin," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir, Senin (11/10/2021) siang.


Selain memberikan bantuan paket sembako, kami anggota komisi III DPR RI, juga melepas mobil vaksinasi sebanyak 77 mobil. Dan satu mobil bisa melayani masyarakat sebanyak 200-250 orang.


"Saya apresiasi apa yang sudah dilakukan Polri, khususnya di jajaran Polda Jatim. Ini luar biasa, Insya Allah Herd Immunity di jatim pada akhir tahun bisa tercapai. Karena sampai saat ini sudah mencapai 52 persen dari target 70 persen. Saya yakin sampai akhir tahun bisa divaksin oleh polda jatim," sambung dia.


"Inilah bantuan luar biasa dari polda jawa timur yang tidak henti hentinya memberikan vaksinasi kepada warga di jatim. Semoga semua ini bisa membantu Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 khususnya di jatim," tutup dia.

Covid-19 di Jatim Terkendali, Adies Kadir : Saya Apresiasi Kinerja Kapolda Jatim

Covid-19 di Jatim Terkendali, Adies Kadir : Saya Apresiasi Kinerja Kapolda Jatim


SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim. Sabtu (9/10/2021) siang, mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi III DPR RI, di Kota Surabaya.


Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Timur, yang telah membantu Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.


Dibawa kepemimpinan Irjen Pol Nico Afinta, serta Polres jajaran polda jatim, termasuk Polrestabes surabaya. Penanganan Covid-19 cukup baik.


”Tahun lalu saya kesini dimasa Pandemi Covid-19, kami sangat kagum dibawah kepemimpinan Bapak Nico Afinta selaku Kapolda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya Bapak Yusef, kami sangat kagum karena banyak perubahan dan pembenahan,” kata Adies Kadir, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, saat berkunjung di Polrestabes Surabaya, Sabtu (9/10/2021) siang.


"Kami di polrestabes juga memantau jalannya vaksinasi dosis pertama terhadap para tahanan," sambung dia.


Adies menambahkan, penanganan Covid-19 yang dilakukan pihak kepolisian dalam hal ini jajaran Polda Jatim dengan memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat bahkan kepada para tahanan sebagai wujud konkret dalam mendukung pemerintah terkait penanganan Covid-19.


"Pelayanan vaksinasi kepada masyarakat secara mobile. Disana tadi ada beberapa mobil dan Bus vaksinasi yang terus bergerak, sehingga masyarakat sangat terbantu serta mendapat kemudahan,” tambahnya.


Adies menyatakan, bahwa kunjungan kerja (reses) ke wilayah Daerah Pemilihannya (Dapil) selama lima hari ke depan.


”Kunjungan kerja (Reses) kami selama lima hari ke depan, untuk berkunjung ke Polda Jawa Timur juga dengan mitra kami yang lain seperti Kejaksaan, Pengadilan dan yang lainnya,” terang Sekertaris Fraksi Golkar di DPR RI ini.


Sebelum meninjau vaksinasi di Polrestabes Surabaya, rombongan sebelumnya berkunjung ke Polresta Sidoarjo. "Tadi sebelum kesini, kami terlebih dahulu berkunjung ke Polresta Sidoarjo,” lanjut dia.


Diketahui, dalam kunker reses kali ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir didampingi anggota Komisi III DPR RI lainnya yakni, Arteria Dahlan.

Bareskrim Kerahkan Tim Asistensi Terkait Kasus Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur

Bareskrim Kerahkan Tim Asistensi Terkait Kasus Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur

 


Jakarta - Bareskrim Polri mengerahkan tim asistensi terkait dengan kasus dugaan pemerkosaan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel). 


Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, tim asistensi itu untuk melakukan pendampingan terhadap Polres Luwu Timur dan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), terkait dengan proses hukum kasus tersebut. 


"Hari ini tim asistensi Wasidik Bareskrim yang dipimpin seorang Kombes dan tim berangkat ke Polda Sulsel," kata Argo kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (9/10).


Menurut Argo, tim asistensi Bareskrim Polri tersebut bakal bekerja secara profesional. Bahkan, ditegaskan Argo, apabila nantinya ditemukan bukti baru maka, Polisi bakal kembali membuka perkara tersebut.


Diketahui, Polres Luwu Timur dan Polda Sulsel menghentikan proses penyelidikan kasus itu. Pasalnya, aparat tidak menemukan barang bukti yang kuat terkait dengan perkara tersebut. 


"Kalau ada bukti baru bisa dibuka kembali," ujar mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut.


Argo sebelumnya memastikan bahwa penanganan proses hukum mulai dari penerimaan laporan, penyelidikan, hingga penghentian kasus dugaan pemerkosaan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, sudah berjalan sesuai prosedur yang berlaku. 


Dalam hal ini pihak kepolisian sudah melakukan tindaklanjut dari adanya laporan terkait hal itu ke Polres Luwu Timur pada tanggal 9 Oktober 2019.


Setelah menerima laporan itu, Polisi mengantas ketiga anak untuk dilakukan pemeriksaan atau Visum Et Repertum bersama dengan ibunya serta petugas P2TP2A Kabupaten Luwu Timur.


"Hasil pemeriksaan atau visum dengan hasil ketiga anak tersebut tidak ada kelainan dan tidak tampak adanya tanda-tanda kekerasan," ucap Argo.


Sementara itu, dari laporan hasil asesamen P2TP2A Kabupaten Luwu Timur bahwa tidak ada tanda-tanda trauma pada ketiga anak tersebut kepada ayahnya. 


"Karena setelah sang ayah datang di kantor P2TP2A ketiga anak tersebut menghampiri dan duduk dipangkuan ayahnya," ujar Argo.


Selain itu, dalam hasil pemeriksaan Psikologi Puspaga P2TP2A Luwu Timur, ketiga anak tersebut dalam melakukan interaksi dengan lingkungan luar cukup baik dan normal. Serta hubungan dengan orang tua cukup perhatian dan harmonis, dalam pemahaman keagamaan sangat baik termasuk untuk fisik dan mental dalam keadaan sehat.


Argo mengungkapkan, hasil visum di RS Bhayangkara Polda Sulsel tidak ditemukan kelainan terhadap anak perempuan tersebut. Sementara, anak laki-lakinya tidak ada temuan atau kelainan juga.


Setelah melakukan rangkaian prosedur hukum, Polres Luwu Timur pun pada 5 Desember 2019 melakukan gelar perkara. Adapun kesimpulannya adalah menghentikan penyelidikan perkara tersebut. 


"Tidak ditemukan bukti yang cukup adanya tindak pidana sebagaimana yang dilaporkan," ucap Argo.


Sementara, Polda Sulsel pada tanggal 6 Oktober 2020 juga telah melakukan gelar perkara khusus dengan kesimpulan menghentikan proses penyelidikannya.