Yudi Sumbogo dinilai riil dalam debat, Pengamat berikan nilai 60 : 40 untuk Mbois

 

Pasangan Calon Bupati Pacitan 2021-2024 nomor urut dua, Yudi Sumbogo - Isyah Ansori dalam debat tahap I yang diselenggarakan oleh KPU Pacitan

Pacitan - Suara Jatim

Pasca debat tahap pertama yang diselenggarakan oleh KPU Pacitan di Gedung YABI pada Selasa Malam (27/10/2020), berbagai komentar terekspose di media sosial.

Salah satunya adalah menurut Imam Hanafi, menurutnya dirinya senang dengan situasi debat yang tadi malam digelar itu. "Alhamdulilah setelah mendengarkan dan mempelajari segala aspek dan materi yang dibicarakan penilaian saya pada debat pertama ini  saya berikan nilai 60 untuk Mbois dan 40 untuk Paslon Aji-Gagarin," ucap Imam, Rabu (28/10/2020).

Alasan penilaian itu menurut Imam, Pak Yudi arahnya riil sesuai dengan kondisi saat ini. "Sementara Gagarin angan angan yang akan datang, Pak Aji ragu ragu dalam menjawab kelihatannya lebih percaya kepada Pak Gagarin, Pak Yudi lebih agresif, tapi Pak Isya hanya pelengkap, tidak banyak bicara, atau memang bingung, alias kapan bicara," Lajut Imam.

Hal yang perlu dibangun kembali kedepan, ujar Imam, para calon  agar menghilangkan retorika, alasannya semua sudah beberapa tahun berada di posisi masing masing, "Mengapa baru sekarang bicara tentang Pacitan kedepan.Kemarin kemana ? warga Pacitan sangat menunggu,  setiap pasangan nomor urut 1 mendapatkan kesempatan sudah ada kekompakan walau Pak Aji ragu dan bingung tapi diperkuat statemen dari Pak Gagarin, kelihatannya kedepan Pak Gagarin akan lebih dominan dan untuk pasangan Mbois pembagian mana pak Isya suaramu dan ide cemerlangmu, saya salut pada Pak Mbogo lebih fresh, selanjutnya untuk kedua  pasangan jangan terkecoh dengan standar waktu, carilah kata dan data yang akurat, bahasa dimengerti orang Pacitan, jangan berangan angan tapi langkah sederhana yang mengena," Urai Imam Hanafi.

Yang saya bangga, jelas Imam, mereka membicarakan kedaulatan pangan, "isu ini sangat penting karena membangun komunikasi, upaya membangun usaha mikro atau pemberdayaan potensi lokal yang ada, selamat untuk semua, saya nunggu debat berikutnya, warga Pacitan yang cerdas, kualitas dan tuntas," Lanjut Imam Hanafi.

Yang lebih membanggakan lagi, Pilkada Pacitan tahun ini lebih bergairah. "Tidak seperti tahun-tahun yang lalu, anyep karena hanya didominasi calaon dari partai tertentu."Pungkas Imam. (Mar/Jun)


SHARE THIS

1 komentar:

  1. Menurut saya KPU membuat kegiatan debat dlm rangka pemilu calon Bupati/Gub/Presiden,tapi bukan debat namanya karena hanya menyampaikan apa yg tertulis dlm visi-misi yg telah di serahkan ke KPU & tdk ada hal debat-mendebat seperti di AS misalnya, jadi utk negeri kita akan lebih baik sampaikan sj secara Live di tv lokal atau Nasional penjabaran visi-misi calon tsb .agar tdk terkesan hanya omong kosong....

    BalasHapus