Pertama di Indonesia, Polres Trenggalek Launching Simetiks Mantap dan Visulalisasi Uji Praktik Sim

Pertama di Indonesia, Polres Trenggalek Launching Simetiks Mantap dan Visulalisasi Uji Praktik Sim

 



Polres Trenggalek – Kepolisian Resor Trenggalek terus berbenah. Guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, Polres Trenggalek kembali meluncurkan berbagai inovasi berbasis teknologi canggih.

Hal ini merupakan bentuk keseriusan Kepolisian Bumi Menak Sopal ini untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek. Tak mau setengah-setengah, Polres Trenggalek melaunching empat inovasi sekaligus.

Prosesi peresmian yang digelar di halaman Satpas Sim Polres Trenggalek tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Syah M. Natanegara didampingi Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. bersama jajaran Forkopimda. Senin, (31/5).

“Iya benar, hari ini kita launching beberapa inovasi baru yakni ruang tunggu Sim yang representatif dan nyaman, Simetik`s mantap, visualisasi uji praktek Sim dan Mobil Incar.” Jelas AKBP Doni.

AKBP Doni menuturkan, Simetiks Mantap atau System Monitoring Elektronik Ujian Praktek Sim dan kata Mantap yang merupakan jargon Polres Trenggalek yang berarti melayani, terpercaya dan professional, menggunakan sistem digital untuk uji praktek Sim.

“Baru 6 Polda yang sudah menerapkan.” Ujar AKBP Doni

Tak berhenti disitu, untuk memudahkan para pemohon Sim mengetahui tingkat kesalahan sekaligus sebagai evaluasi saat mengikuti Uji praktek, telah disiapkan visualisasi dengan layar lebar sehingga dilakukan perbaikan saat uji praktek berikutnya.

“Ini yang pertama kali di Indonesia dan terobosan bagus dan semoga bisa diikuti oleh jajaran yang lain.” Imbuhnya

Demikian pula dengan Mobil Incar atau Integrated Not Capture Atitude Raptop. Dengan terobosan ini, setiap pelanggar lalu lintas akan terekam dan bukti pelanggaran akan dikirimkan ke alamat yang bersangkutan lengkap dengan pasal yang telah dilanggar. Pelanggar diberikan batas waktu 5 hari untuk menyelesaikan denda atau kepemilikan kendaraan akan di blokir.

Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek menyatakan kekagumannya dan sangat mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Kapolres bersama jajaran Satlantas demi memberikan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek.

Menurutnya, dengan inovasi simetiks ini menunjukkan semangat transparansi dimana pemohon dapat mengetahui secara langsung proses uji praktek Sim dan tidak dapat dimanupulasi. Pihaknya meyakini tidak ada lagi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tak berhenti disitu, usai berkeliling dengan dengan mobil Incar, wakil bupati muda ini juga cukup terkesima ide kreatif tersebut. Pihaknya berharap masyarakat Trenggalek bisa lebih tertib berlalu lintas untuk mengurangi pelanggaran maupun kecelakaan serta risiko di jalan raya.

“Sekali lagi kita mengapresiasi atas inovasi-inovasi yang telah dilakukan untuk Kabupaten Trenggalek” Pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Dandim 0806 Trenggalek Letkol  Arh. Uun Samson Sugiharto, S.I.P., M.I.Pol., Ketua PN Trenggalek Deny Riswanto,S.H., M.H., Kajari Darfiah, S.H., M.H., serta pejabat utama Polres Trenggalek.

Inovasi " PETIS " Polres Pamekasan, Permudah Masyarakat Untuk Mendapatkan SIM

Inovasi " PETIS " Polres Pamekasan, Permudah Masyarakat Untuk Mendapatkan SIM

 


PAMEKASAN - Dalam rangka mempertahankan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Polres Pamekasan meluncurkan beberapa Program dan Inovasi.


Salah satu program dan Inovasi, yang diluncurkan oleh Satlantas Polres Pamekasan yaitu Program " PETIS " ( Pelatihan Ujian Praktek SIM ).


Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar menjelaskan,' bahwa program 'PETIS' tersebut  dikhususkan bagi para pemohon SIM yang sering gagal melakukan ujian praktik.


Dengan adanya program dan Inovasi ' PETIS ' ini, masyarakat bisa lebih mudah untuk memiliki SIM demi terwujudnya tata tertib berlalu lintas.


Untuk waktu latihan PETIS setiap hari Jum'at pukul 13.00 wib bertempat di Lapangan uji praktik Satpas Polres Pamekasan Jl. Nyalaran Kab. Pamekasan. Terang AKBP Apip Ginanjar


Kapolres Pamekasan menambahkan, program PETIS tidak hanya untuk pemohon SIM C saja, namun juga berlaku kepada pemohon SIM A.


Program PETIS ini gratis, tidak dipungut biaya sepeserpun, jelas Kapolres Pamekasan.

Polres Ponorogo:  Olah Raga Bersama Jaga Imun Anggota

Polres Ponorogo: Olah Raga Bersama Jaga Imun Anggota

 


Dalam rangka meningkatkan sinergitas pada internal Polres Ponorogo dan imunitas anggotanya, Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si., menggelar olah raga bersama yang di lakukan di Halaman Polres Ponorogo. Senin ( 31 / 5 / 2021 ) 

Seluruh anggota baik Polki maupun Polwan terlihat semangat mengikuti olah raga yang di awali dengan lari bersama dengan route Mako Polres Ponorogo – Urip sumoharjo – Jln. Raden Saleh – Jln. KBP. Duryat  kembali ke Mapolres yang kemudian dilanjutkan dengan Senam AWS3.

Usai Olah Raga, Seluruh anggota bisa menikmati hidangan penyemangat berupa Telur Godog dan Bubur Kacang hijau yang disajikan pada meja yang sudah tertata rapi di halaman Polres. 

Tidak hanya Polres saja, akan tetapi  Polsek Jajaran setiap hari sebelum melaksanakan tugas kepolisian, juga menyempatkan untuk melaksanakan olah raga bersama,  mengingat saat ini masih masa pandemi covid 19. 

Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kabag Sumda Kompol Bahrun Nasikin, S.Ag menyampaikan Kegiatan olah raga ini juga merupakan  pembinaan anggota dalam bidang kesehatan. 

“Kata pepatah, Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula, Jadi klo fisik kita sehat jiwa kita pun akan jernih sehingga diharapkan anggota dalam melaksanakan tugas kepolisian stamina tetap terjaga, terlebih saat ini pandemi covid 19 belum selesai,” Terang Kompol Bahrun 



Polres Ponorogo amankan Kunjungan GDTC Internasional di Telaga Ngebel

Polres Ponorogo amankan Kunjungan GDTC Internasional di Telaga Ngebel

 



Ponorogo - News

Pagi Ini, Minggu ( 30/5/2021 ) Chairman GDTC HEH Sharif Moulay Sido Ahmad Bin Zuhair Bin Mohammad Bin Jaber Al Natour Forkopimda Bersama Rombongan di damping Forkopimda Ponorogo melaksanakan Kunjungan di wisata telaga. 

Kunjungan ini dalam rangka meninjau lokasi Wisata Telaga Ngebel Serta menindaklanjuti Penandatangan MOU Sabtu (29/5/2021) dengan Forkopimda Ponorogo, dalam hal percepatan pembangunan khususnya di sektor Wisata Ponorogo. 

Dengan adanya Kegiatan Kunjungan GDTC di Wisata Telaga Ngebel, Polres Ponorogo melaksanakan Pengawalan dan Pengamanan jalur khususnya Satlantas Polres Ponorogo dan Polsek Ngebel. 

“ Kegiatan Pengawalan dan pengamanan ini merupakan Perintah dari Kapolres Ponorogo AKBP Muchamad Nur Azis, S.H, S.IK, M.Si agar dalam pelaksanaan kegiatan berjalan aman, tertib dan terkendali” Ujar Kasat Lantas Ponorogo AKP Indra 

Dalam kunjunganya di wisata Telaga Ngebel, Delegasi Maroko Chairman GDTC HEH Sharif Moulay Sido Ahmad Bin Zuhair Bin Mohammad Bin Jaber Al Natour yang di dampingi Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko, S.E, M.M tiba di wisata telaga ngebel bersama rombongan langsung menuju ke dermaga Telaga Ngebel untuk melihat obyek wisata telaga Ngebel.

GDTC Internasional dan Bupati Ponorogo beserta rombongan tak lupa menyapa kepada para pengunjung dan pedagang yang berada di seputaran tempat Wisata Telaga Ngebel. 

Dalam Kesempatan ini Kapolres Ponorogo AKBP Azis melalui Kapolsek Ngebel AKP Eko Murbiyanto,  menuturkan,  demi keamanan dan kelancaran kegiatan kunjungan GDTC Internasional dan Bupati Ponorogo beserta rombongan Polsek Ngebel dan Satlantas Polres melaksanakan kegiatan pengawalan dan pengamanan jalur.

“ Anggota sudah kita tempatkan di penggal jalan sepanjang jalur ponorogo – Ngebel, ada juga yang kita tempatkan di lokasi witasa telaga ngebel. Polsek Ngebel juga sudah lakukan koordinasi terkait pengawalan rombongan Bupati dan GDTC Internasional harapannya nanti kegiatan berjalan aman dan lancar” Terangnya 

“Selama Kegiatan berlangsung, Rombongan GDTC Internasional dan Bupati Ponorogo  tetep mematuhi Protokol Kesehatan,"Tambah AKP Eko Murbiyanto, K. S.H. (yah) 
97 ORANG PENGUNJUNG DAN PEGAWAI KARAOKE TERJARING PATROLI OPS Yustisi DI SURABAYA

97 ORANG PENGUNJUNG DAN PEGAWAI KARAOKE TERJARING PATROLI OPS Yustisi DI SURABAYA

 


Surabaya - Covid 19 di berbagai Negara mulai menunjukan kenaikan seiring dengan berkembangnya Varian varian baru yang di temukan di sejumlah negara, di Indonesia tepatnya di Surabaya telah berbagai upaya dan kebijakan dibelakukan demi menangkalnya virus Covid 19 varian baru tersebut.


Malam ini ( 28/05/2021 ) Polrestabes Surabaya bersama TNI dan Pemkot Surabaya ( Sat Pol PP ) Melaksanakan Patroli Yustisi, patroli kali ini dimaksudkan untuk menyisir tempat tempat yang buka melebihi aturan Jam Malam .


Hasilnya Petugas Patroli Yustisi Malam ini menemukan Tempat Karaoke di jalan Pasar Kembang Surabaya Buka Melebihi aturan Jam Malam,.


Sejumlah Pegawai dan Pengunjung diangkut menuju Mako Polrestabes Surabaya, diantaranya 61 orang laki-laki dan 36 orang perempuan,selanjutnya Mereka semua akan dilakukan Swab PCR keesokan harinya, bila ditemui ada yang positif akan dikarantina saat itu juga.


Kapolrestabes Surabaya Kombes pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K,M.T.C.P., pernah menyampaikan akan menindak tegas bagi pemilik atau pengusaha yang melanggar aturan aturan PPKM, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Pemkot Surabaya untuk memberi sanksi bagi pemilik / pengusaha RHU yang masih saja tidak menghiraukan Aturan aturan yang ada di PPKM Mikro,.

Motivasi Satgas Madago Raya, Panglima TNI dan Kapolri Pastikan Negara Tak Akan Kalah dari Teroris

Motivasi Satgas Madago Raya, Panglima TNI dan Kapolri Pastikan Negara Tak Akan Kalah dari Teroris

 



Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan kunjungan kerjanya ke beberapa daerah. Kali ini, mereka mengunjungi personel yang bertugas di Satgas Madago Raya, Sulawesi Tengah (Sulteng). 


Kunjungan dua jenderal tersebut memberikan pengarahan sekaligus motivasi kepada seluruh personel TNI-Polri yang terus berjuang melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.


Dalam pengarahan dan motivasinya, Sigit menekankan kepada seluruh perosnel untuk terus melakukan penegakan hukum kepada anggota MIT yang tersisa sembilan orang. Menurutnya, negara tidak akan kalah dengan kelompok terorisme.


"Negara tidak boleh kalah dari kelompok terorisme, tidak ada tempat bagi kelompok terorisme," kata Sigit dalam pengarahannya, Jumat (28/5).


Sigit memastikan kehadiran Satgas Madago Raya bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Hal itu juga memerlukan peningkatan peran serta dari seluruh elemen masyarakat khususnya di Sulteng. 


Operasi Madago Raya ini sendiri sudah merupakan tahap yang II sejak 1 April hingga 30 Juni 2021. Adapun personel TNI-Polri yang dilibatkan sebanyak 808.


"Optimalkan peran setiap unit tugas, tingkatkan soliditas dan sinergitas pada masing-masinh unit satgas dan hilangkan ego sektoral antar satgas," tegas Sigit.


Sigit menegaskan, apabila dalam penegakan hukum terhadap kelompok MIT mengalami kendala dari segi peralatan maupun personel, harus dikomunikasikan agar dapat segera diatasi. 


"Jumlah personil dan peralatan yang kurang agar diajukan kekurangannya," ujar Sigit.


Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada seluruh personel di Satgas Madago Raya yang terus berjuang melakukan pengejaran terhadap kelompok MIT, meskipun mengalami beberapa tantangan seperti cuaca dan lokasi geografis.


Hadi juga mengingatkan untuk seluruh personel terus meningkatkan peran serta masyarakat dalam memberangus jaringan terorisme. Selain itu, Ia meminta untuk terus menjaga soliditas dan sinergitas sesama aparat.


"Saat ini kita sedang melaks operasi secara gabungan, maka pesan saya satu, oleh karena itu kita harus melepaskan ego sektoral karena bukan rangka pertandingan tetapi bersatu memumpas 9 teroris ini. Kedua, komunikasi yang baik, koordinasi dan kolaborasi yang baik," tutup Hadi.

Pengendara Motor yang Menggunakan Helem Megic Com Dibina Kapolres Pasuruan Kota

Pengendara Motor yang Menggunakan Helem Megic Com Dibina Kapolres Pasuruan Kota

 


Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota menindak lanjuti video viral yang ada di masyarakat tentang menggunakan helem tidak SNI yang bisa membahayakan keselamatan masyarakat di jalan. 


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.Si didampingi Kasat lantas Polres Pasuruan Kota dan Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota dalam hal ini bergerak cepat dengan mengundang yang bersangkutan untuk datang di Polres Pasuruan Kota untuk mendapatkan Edukasi. Jumat (28/5/2021). 


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.Si menjelaskan kepada yang bersangkutan, dalam menggunakan kendaraan di jalan umum kita harus memperhatikan keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain sesama pemakai jalan, bila bapak menggunakan helm seperti ini nanti menjadi tontonan orang lain, orang lainnya tidak fokus bisa menabrak atau ditabrak, jadi bapak salah bila menggunakan helm yang jadi perhatian orang lain apalagi ini tidak standar dengan SNInya. 


Kapolres Pasuruan Kota juga memberikan helem pengganti magic com dengan helem berstandart SNI gratis.

"Kita berikan helm yang sesuai standar jangan dipakai lagi helem magic com ini karena nanti orang lain bisa menjadi perhatian ke bapak menjadi tidak fokus ke jalan." Jelas AKBP Arman. 


Yang bersangkutan mengakui salah dan sudah sadar karena tidak menggunakan helem yang sesuai dengan standart SNI. 


Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat sebagai pengguna jalan di jalan raya harus mematuhi rambu lalu lintas dan aturan-aturan yang ada di undang-undang lalu lintas jalan, kemudian yang perlu diperhatikan jangan sampai menjadi perhatian orang lain sehingga perhatian orang lain tidak fokus kepada kendaraan dan jalan sehingga dapat membahayakan diri ataupun orang lain, pentingnya untuk menggunakan kendaraan yang sesuai dengan standart.

Sinergitas TNI-Polri dengan Latihan Bersama Para Pendekar dan Penandatanganan Deklarasi

Sinergitas TNI-Polri dengan Latihan Bersama Para Pendekar dan Penandatanganan Deklarasi

  


Mojokerto Bangkit – Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., Bersinergi dengan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto. SH melaksanakan program prioritas Kapolri melalui Pemantapan Kinerja Pemeliharaan Kamtibmas dengan melaksanakan Apel Sinergitas TNI-POLRI bersama para pendekar IPSI dan Deklarasi Sekaligus Penandatanganan IPSI Kabupaten Mojokerto di Lapangan Ds Jatirowo Kec Dawarblandong Mojokerto. Jumat (28/05/21) pagi.


Kegiatan yang kedua kalinya, sebelumnya tanggal 31 Maret 2021 bersama 120 Pendekar IPSI Mojokerto dari 9 perguruan Pencak Silat yang masing masing membawa 15 pendekar diantaranya PSHW, PSHT, Dali Kumbang, Nur Harias, Persinas Asad, Pagar Nusa, IKS, Tapak Suci, Perisai Diri di Gelora Ahmad Yani Kota Mojokerto, 


Dalam rangka memperkuat dengan pembinaan Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat(Harkamtibmas), Kapolresta Mojokerto menginisiasi Program Prioritas Kapolri menuju Polri Presisi dalam pemantapan kinerja Pemeliharaan Kamtibmas dengan meningkatkan Silaturahmi antar perguruan pencak silat di Kabupaten Mojokerto dengan mengadendakan Latihan Bersama pencak silat yang diawali dengan apel sinergitas.


Sebagai pimpinan apel, Kapolresta Mojokerto mengatakan Sebagaimana Kita Ketahui Bersama, Kegiatan Ini Merupakan Salah Satu Langkah Untuk Memupuk Wawasan Kebangsaan Dengan Memakai Simbol Ikat Kepala Serta Menjalin Silahturahmi Kemajemukan Karena Pencak Silat Merupakan Warisan Kebudayaan Bangsa Dan Merupakan Komponen Kekuatan Pengamanan Yang Harus Selalu Kita Jaga Dan Kita Pupuk Untuk Keutuhan NKRI 


"Selalu Bersinergi Dan Bersama-Sama Menjaga Kerukunan Dan Silaturahmi Antar Perguruan Pencak Silat Dalam Rangka Turut Serta Secara Bersama-Sama Bertanggung Jawab Untuk Mensukseskan Dan Menjaga Kamtibmas Yang Kondusif Di Wilayah Hukum Polresta Mojokerto," AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., 


Untuk Itu Saya Selaku Kapolresta Mojokerto Mengajak Semua Elemen Masyarakat Yang Ada Termasuk Perguruan Pencak Silat dapat menampilkan Ketrampilan Dan Diharapkan Muncul Bibit atau Calon Atlit Yang Mampu Berkiprah Baik Di Tingkat Propinsi Ataupun Tingkat Nasional Bahkan Kancah Internasional


“Jadikan Asean Games Sebagai Motivasi Dan Inspirasi Untuk Selalu Giat Berlatih Guna Mencapai Prestasi Yang Lebih Tinggi Sehingga Mampu Mengharumkan Nama Bangsa Indonesia Di Dunia Internasional. Pada Kesempatan Ini Pula Akan Memunculkan Persepsi Pada Pihak Luar Bahwa Ipsi  Mojokerto Raya Menjunjung Tinggi Rasa Persaudaraan dan Tanpa Sadar Peran Ipsi Dalam Turut Serta Menciptakan Pemeliharaan Keamanan Dengan Bersatu Guyub Rukun Dan Saling Menjaga Keamanan Serta Selalu Bersinergi Membantu Tni-Polri," Pinta Kapolresta


Menolak Ormas Radikal Dan Diharapkan Mampu Mengantisipasi Aksi Terorisme Serta Mendukung Kebijakan Pemerintah Dalam Pencegahan Penyebaran Virus Covid -19 ( 5 M) 


Kami Mengapresiasi Kepada Para Ketua Perguruan Silat Yang Telah Bersinergi Dan Berkolaborasi Secara Bersama-Sama dalam Unsur Keamanan Lainnya Yang Telah Berupaya Dalam Menjaga Dan Merawat Kamtibmas Yang Ada Wilayah Hukum Polresta Mojokerto.


"Silaturahmi Dan Kerjasama Ini Sudah Sepantasnya Kita   Bangun   Dengan   Baik, Untuk Saling Menjaga Kerukunan Dan Persaudaraan Serta Merawat Pencak Silat Sebagai Budaya Bangsa Tentunya Akan Menjaga Nama Baik Dan Kehormatan Masing-Masing Perguruan, Saling Menghormati Serta Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Sportifitas Yang Tentunya Juga Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Kebangsaan Dan Cinta Tanah Air Sehingga


Di lokasi latihan Bersama, Ketua IPSI Kabupaten Mojokerto Samsul Muarifin mengatakan atas antusias dari Kapolresta Bersama Dandim 0815 dengan menggelar apel dilanjutkan penandatanganan deklarasi IPSI serta Latihan para pendekar.


Guyub rukun sebagai wujud kerukunan akan mencapai sebuah prestasi yang kita banggakan tapi jika tidak ada kerukunan selalu cekcok maka prestasi juga akan tidak ada


“Luar biasa adanya acara seperti ini, saya sangat mendukung sekali selaku ketua IPSI Kabupaten Mojokerto dimana Dengan kegiatan ini akan ada suatu komunikasi dan ada suatu kelebihan dan kekurangan, itu akan bisa diterima oleh masing-masing perguruan dan diadakannya deklarasi ini akan mencapai suatu tujuan kerukunan yang ada di Mojokerto teman-teman perguruan itu jika sering di pertemukan itu akan mengurangi gesekan gesekan yang ada di luar Jadi intinya kita itu sering ketemu sering silaturahim kerukunan untuk menuju prestasi yang bisa tercapai,” Kata Ketua IPSI Kabupaten Mojokerto Samsul Muarifin


Kasubbag Humas Polresta Mojokerto IPDA MK Umam, SE menambahkan dalam kegiatan Apel Sinergitas TNI-POLRI bersama para pendekar IPSI dan Deklarasi Sekaligus Penandatanganan IPSI Kabupaten Mojokerto diikuti 120 Pendekar dari PSHW, PSHT, Pagar Nusa, IKS, Tapak Suci, Perisai Diri

Polres Ponorogo: Pelayanan Darurat, Hotline 110

Polres Ponorogo: Pelayanan Darurat, Hotline 110

   


Dalam rangka menindak lanjuti perintah Dirsamapta polda jatim, untuk persiapan pengoperasionalan call center 110 Khususnya di Polres Ponorogo,  jajaran satsamapta Polres Ponorogo pagi ini melaksanakan pengecekan daripada kendaraan Dinas PBB Polsek Jajaran di Halaman apel Polres Ponorogo. Jum’at ( 28/5/2021 ) 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Aziz, S.H., S.I.K., M.Si. didampingi Kasat Samapta Polres Ponorogo AKP Edi Suyono, SE dan diikuti seluruh kanit sabhara Polsek Jajaran Polres Ponorogo. 

Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Aziz, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Samapta Polres Ponorogo Akp Edi Suyono menuturkan

“Apel Kendaraan dinas PBB ini untuk memastikan “GPS” yang sudah terpasang pada Ranmor tersebut masih bisa di fungsikan atau tidak, misalkan ada yang trouble atau rusak pastinya akan kita benahi sehingga GPS akan bisa di fungsikan sebagaimmana mestinya ,” Ujarnya AKP Edi 

Selain itu, layanan Polisi 110 Polres Ponorogo ini merupakan layanan kepada masyarakat secara gratis (nonpulsa) dan beroperasional selama 24 jam dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara mudah, responsif, dan tidak diskriminatif. 

Melalui Layanan Polisi 110, masyarakat dapat melakukan panggilan ke nomor akses 110 dan akan langsung terhubung ke agen yang akan memberikan layanan berupa informasi, pelaporan (kecelakaan, bencana, kerusuhan, dan lainnya) serta pengaduan lainnya. 

Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan PON ke XX dan Papernas XVI 2021 di Papua

Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan PON ke XX dan Papernas XVI 2021 di Papua



JAKARTA-Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Papua, Kamis, 27 Mei 2021.

Pada kesempatan itu, Kapolri mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI- Polri serta masyarakat yang turut serta menjaga keamanan Bumi Cendrawasih.

"Tujuan kunjungan saya dan Panglima ke Papua untuk melihat langsung situasi keamanan di Papua. Berdasarkan kalender kamtibmas ada beberapa agenda penting yang dilaksanakan di Papua seperti PON ke XX dan Papernas XVI 2021 dan sebagainya yang membutuhkan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (27/5/2021).

Terkait agenda PON dan Peparnas, Sigit mengaku dirinya dan Panglima TNI telah menyiapkan strategi pengamanan dengan melibatkan stakeholders lainnya seperti Pemprov, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sedang fokus dalam pembangunan Papua, baik infrastruktur, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

"Bapak presiden telah memberikan perhatian khusus kepada Papua agar melakukan percepatan pembangunan seperti daerah-daerah lainnya," ungkapnya.

Upaya ini, lanjut dia, merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mengubah paradigma pembangunan dari Jawa sentris menjadi Indonesia sentris.

Mantan Kapolda Banten ini pun menbeberkan beberapa pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah yakni beberapa pembangunan jembatan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) RI dan Papua Nugini, Bandara, Pelabuhan dan Pasar.

Sedangkan pembangunan infrastruktur lainnya yang akan dilanjutkan yakni Jalan Trans Papua yang menghubungkan Papua Barat dan Papua, membentang dari Sorong hingga Merauke dengan panjang 4.330,07 KM.

Kemudian pembangunan Palapa Ring yang menjangkau 51 Kabupaten/Kota, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG), Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro, pembangunan jalan perbatasan RI-Papua Nugini, Pembangunan Stadion Lukas Enembe dan lainnya.

Selain itu, upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk membangun SDM unggul Papua yakni dari segi ekonomi dilakukan pendampingan terhadap UMKM, pengembangan masyarakat berbasis desa, pembangunan bibit babi unggul melalui inseminasi buatan.

Dari segi pendidikan, pemerintah membangun rumah untuk guru, asrama untuk pelajar dan mahasiswa serta memberikan bantuan rehabilitasi infrastruktur sekolah.

Dari segi kesehatan, membangun gedung poliklinik di RSUD Jayapura, program pengobatan gratis dan pelayanan pengendalian penyakit malaria.

"Pembangunan yang sedang berjalan ini harus didukung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang tentunya menjadi tanggungjawab seluruh pihak dan masyarakat Papua," ungkap jenderal bintang empat ini. 

Menurut Sigit, saat ini ada beberapa permasalahan yang membuat program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Papua terhambat. Salah satunya adalah belum tersosialisasi upaya pemerintah tersebut.

"Berkaitan dengan itu Bapak Presiden berharap agar penyelesaian masalah tersebut dilakukan melalui tatap muka dan dialog dengan memperhatikan adat istiadat, serta frekuensi yang sama sehingga menjadi dasar dalam membangun Papua," ucapnya.

Oleh karena itu, Sigit mengaku dirinya bersama Panglima TNI saat ini datang langsung untuk melakukan tatap muka dan dialog bersama tokoh agama, adat dan masyakarat guna mendapat dukungan dan masukan untuk menyelesaikan segala permasalahan.

"Harapan saya dengan adanya dialog ini, masyarakat Papua dapat berperan aktif dan secara bersama-sama menjaga stabilitas keamanan untuk mewujudkan pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia Papua yang unggul, serta mampu mengelola sumber daya alam secara maksimal sehingga menjamin kesejahteraan masyarakat Papua," tutup mantan Kadiv Propam Mabes Polri ini.

KAPOLRES PONOROGO BESERTA PJU IKUTI MEETING ZOOM TERKAIT LAYANAN DARURAT ATAU HOTLINE 110 OLEH WAKAPOLDA JATIM

KAPOLRES PONOROGO BESERTA PJU IKUTI MEETING ZOOM TERKAIT LAYANAN DARURAT ATAU HOTLINE 110 OLEH WAKAPOLDA JATIM

   


Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo Kamis ( 27/5/2021) Memberikan Pengarahan terkait Pelayanan Command Center hotline 110 kepada Polres Jajaran Polda Jatim Secara Virtual.


Kegiatan ini diikuti oleh Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Aziz, S.H., S.I.K., M.Si. beserta PJU Polres Ponorogo di Gedung Pesat Gatra Polres Ponorogo. 


Secara Virtual Wakapolda Jatim  Brigjen Pol Drs. Slamet menyampaikan, beberapa Hari yang lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, beberapa pihak terkait dan Polda jajaran, telah meluncurkan layanan darurat atau hotline 110. Layanan darurat ini untuk merespons cepat aduan masyarakat yang masuk ke kepolisian. 


Layanan kepolisian ini merupakan program prioritas Presisi atau Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan dari Kapolri. Perangkat Hotline 110 sendiri saat ini tercatat sudah ada di 420 titik. Yakni, satu di Mabes Polri, 32 Polda jajaran, dan 387 Mapolres dan Mapolresta


Menindaklanjuti Perintah Kapolri, Wakapolda Jatim Brigjen Slamet Menuturkan, Pentahapan persiapan yang di laksanakan oleh Karoops dan Kabid TI itu untuk menjadi dasar kita. Artinya setelah pengecekan dan sosialisasi rekan rekan di wilayah, khususnya operator ini sudah memahami.


“ Saya sampaikan Kepada Kapolres atau Wakapolres yang hadir dalam zoom meeting ini, untuk bisa memahami situasi ini. Sehingga operator yang kemarin melaksanakan sosialaisai yang di damping pak Kabag Ops dan KA SPKT tolong itu di lihat sejauh mana perkembangannya apakah operator ini paham terkait sosialisasi yang sudah di berikan apa belum” Ujar Brigjen Slamet 


Diharapkan melalui Hotline 110 masyarakat benar-benar merasakan kemudahan untuk mendapatkan informasi dan dapat melakukan sharing informasi, dapat mempermudah akses masyarakat dan mempercepat respons Polri ketika dibutuhkan masyarakat.

Viral Video Truck Oleng, Satlantas Polres Sumenep Amankan Pengemudi

Viral Video Truck Oleng, Satlantas Polres Sumenep Amankan Pengemudi

 



Sumenep : Pasca aksinya viral yakni mengemudikan truck secara ugal – ugalan atau yang viral dengan sebutan truck oleng, akhirnya Reski Eko Suhardi diamankan Satlantas Polres Sumenep.


“Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada masyarakat Sumenep, atas tindakan saya yang bisa membahayakan pengemudi lain,” ucap Reski di Mapolres Sumenep pasca melakukan tanda tangan surat pernyataan terkait tindakannya, Kamis (27/5/2021).


Menurut pria asal Desa Jalmak, Kecamatan Kota Pamekasan, Kabupaten Pamekasan ini, dirinya tidak bermaksud atau merencanakan aksinya tersebut. Hal itu terjadi secara spontan karena sekedar mengikuti hal yang sudah viral di media sosial.


“Saya tidak merencanakannya, terjadi secara spontan ingin ikut – ikutan viral, dan saya juga mengakui bahwa ketika mengemudikan truck tidak dalam pengaruh obat – obatan atau alkohol,” terangnya.

Untuk membuktikan hal tersebut, Polres Sumenep langsung melakukan tes urine kepada yang bersangkutan, namun sayang kernet yang menjadi rekan Reski dalam video viral tersebut tidak ikut, karena sakit.


“Kami langsung lakukan tes urine agar mengetahui bahwa yang bersangkutan ketika mengemudi dalam pengaruh obat – obatan atau tidak,” jelas Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.

Setelah dilakukan tes urine papar Widiarti, hasilnya menunjukkan negatif, yang artinya Reski tidak sedang dalam pengaruh obat – obatan ketika sedang mengemudikan truck oleng tersebut.


Sementara itu Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Lamudji mengatakan, bahwa sesuai dengan Undang – Undang Lalu – Lintas Pasal 23, yakni setiap pengemudi yang mengemudikan secara ugal – ugalan diancam hukuman 3 bulan atau denda sebesar Rp 750 ribu.


“Namun pada kasus ini kami tidak langsung menerapkannya, hanya melakukan tilang karena surat – suratnya yakni STNK dalam masa pergantian, dan kami berikan pembinaan,” tandas AKP Lamudji.


Sebelumnya, aksi Reski yang mengemudikan truck dengan ugal – ugalan bersama kernetnya viral dengan judul video truck oleng di Jalan Trunojoyo Sumenep. Truck berjalan dengan kecepatan tinggi dan tidak beraturan, bahkan kernetnya berdiri pada sisi samping truck sambil membuka pintunya.

Komitmen Tidak Menyalahgunakan Narkoba, Personel Bidpropam Polda Jatim Tandatangani Pakta Integritas

Komitmen Tidak Menyalahgunakan Narkoba, Personel Bidpropam Polda Jatim Tandatangani Pakta Integritas

 


Surabaya - Upaya dalam pemberantasan dan memutus mata rantai peredaran narkoba, Kabidpropam Polda Jatim, Kombes Pol. Taufik Herdiansyah Zeinardi, S.I.K., S.H., M.H. bersama seluruh Personel Bidpropam Polda Jatim melaksanakan ikrar dan melakukan penandatanganan Ikrar Deklarasi Anti Narkoba di halaman Mapolda Jatim, Kamis pagi, (27/5/21).


Kegiatan Diawali dengan pelaksanaan Apel Pagi dilanjutkan pembacaan ikrar Deklarasi Anti Narkoba dipimpin Kabidpropam Polda Jatim, Kombes Pol. Taufik Herdiansyah Zeinardi, S.I.K., S.H., M.H. dikuti oleh seluruh anggota Polri dan PNS Bidpropam Polda Jatim.


Adapun Ikrar Yang Dibacakan Kabidpropam Polda Jatim yakni :


Saya Personel Bidpropam Polda Jatim berkomitmen :


1. Tidak akan menggunakan Narkoba dalam bentuk apapun.


2. Tidak Menanam, Memelihara, Memiliki, Menyimpan, Menguasai, Menyediakan dan/atau Mengedarkan Narkoba.


3. Bila terbukti melanggar komitmen, saya bersedia untuk diproses sesuai ketentuan Hukum yang berlaku, siap di Mutasi, di Pidana dan siap diberhentikan secara tidak dengan hormat dari Dinas Pegawai Negeri pada Polri.


Setelah pembacaan Ikrar yang diikuti oleh seluruh personel Bidpropam Polda Jatim dilanjutkan penandatanganan Ikrar Deklarasi Anti Narkoba Untuk Tidak Menyalahgunakan Narkoba oleh perwakilan Anggota Polri dan PNS Bidpropam Polda Jatim.


Kegiatan ini dilakukan, sesuai dengan instruksi pimpinan Polri dan Kapolda Jawa Timur, bahwa Polri khususnya Bidpropam Polda Jatim harus Turut Serta memberantas peredaran narkoba serta tidak akan terlibat dalam penggunaan maupun peredaran narkoba.


Pada kesempatan ini Kabidpropam Polda Jatim menyampaikan arahan dan beberapa komitmen anti narkoba, salah satu diantaranya jauhi dan hindari penggunaan narkoba dalam bentuk dan jenis apapun.


“Hindari dan jauhi penggunaan narkoba dalam bentuk dan jenis apapun, selalu berpegang teguh pada Komitmen kita, Kita harus menjadi contoh kepada orang lain, bukan malah sebaliknya” Ucap Kombes Pol. Taufik Herdiansyah Zeinardi, S.I.K., S.H., M.H.


Selian masalah narkoba, Kabidpropam Polda Jatim menyampaikan beberapa penekanan diantaranya terkait Penegakan aturan baik Disiplin maupun KKEP terhadap personel yang melakukan pelanggaran penyalahgunaan maupun peredaran gelap Narkoba di wilayah Polda Jatim.


Penyalah gunaan narkoba oleh anggota Polri. Ini sudah diwanti oleh Kapolri dan Kapolda Jawa Timur. “tak ada toleransi untuk pengguna narkoba”. Tegas Kabidpropam 


Tujuan dari dilaksanakan penandatanganan Ikrar Deklarasi Anti Narkoba adalah untuk memperkuat komitmen bersama dalam penyalahgunaan narkotika maupun peredarannya serta menumbuhkan keterbukaan dan kejujuran serta memperlancar tugas yang berkualitas, efektif dan akuntabel juga termasuk untuk mewujudkan aparatur yang bertanggung jawab dan bermanfaat.


“Komitmen ini berlaku untuk lingkungan internal Bidpropam Polda Jatim yang wajib bersih dan terbebas dari pengaruh Narkoba”. Lanjut Kabidpropam


Ia juga menyebut, komitmen yang diucapkan dan ditandatangani hari ini sebagai peringatan keras bagi seluruh Personel Bidpropam Polda Jatim.


“Jikalau ada anggota yang terlibat dan terbukti menyalahgunakan narkoba, tentu akan ditindak secara tegas sesuai prosedur dan Kode Etik Kepolisian,” pungkas Kombes Pol. Taufik Herdiansyah Zeinardi, S.I.K., S.H., M.H.

Panglima dan Kapolri Beri Arahan Khusus Kepada Anggota TNI-Polri yang Bertugas di Papua

Panglima dan Kapolri Beri Arahan Khusus Kepada Anggota TNI-Polri yang Bertugas di Papua

 


Papua— Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan kunjungan kerja ke Papua. Beberapa agenda dilakukan keduanya di Bumi Cendrawasih itu diantaranya memberikan motivasi kepada prajurit dan melakukan pertemuan terhadap tokoh masyarakat Papua. 


Dalam arahannya kepada personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Nemangkawi, Kapolri memberikan pesan khusus bahwa selain tugas pengamanan yang dilakukan, personel juga harus menyampaikan bahwa kehadirannya untuk mengawal agenda pemerintah membangun Papua. 


“Tugas saudara semua mengawal untuk memberitahu akan pembangunan yang sudah dilakukan. Petakan dengan baik apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Papua,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Rabu (26/5/2021). 


Begitu saat melakukan pertemuan tertutup dengan tokoh agama, adat dan masyarakat Papua, Kapolri menyampaikan bahwa pemerintah sangat konsen dan fokus membangun Papua. 


“Pemerintah sangat konsen membangun Papua seperti pembangunan infastruktur. Memang apa yang dilakukan oleh pemerintah belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua,” ujarnya. 


Terkait RUU Otonomi Khusus atau Otsus, Kapolri menegaskan agar betul-betul dikawal sehingga upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua tepat sasaran. 


Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menghimbau kepada seluruh personel yang bertugas di Bumi Cendrawasih agar memiliki formula khusus bagaimana merebut hati rakyat Papua agar tetap teguh mencintai NKRI. Ia juga meminta semua unsur personel yang bertugas meningkatkan sinergitas sehingga kesejahteraan masyarakat Papua dirasakan lebih cepat. 


“TNI dan Polri bermanunggal dengan rakyat. Dengan Binmas Noken dan teritorial. Bangun sinergi dengan baik antar lintas satuan,” demikian Hadi menambahkan.

Polres Trenggalek Amankan Diduga Pelaku Ujaran Kebencian Terhadap Gus Miftah

Polres Trenggalek Amankan Diduga Pelaku Ujaran Kebencian Terhadap Gus Miftah

 


Kepolisian Resor Trenggalek bergerak cepat mengamankan seorang pemuda yang diduga kuat telah melakukan tindak pidana hate speech atau ujaran kebencian terhadap Gus Miftah melalui akun media sosial Instagram. Ulah pemuda berinisial H ini sempat viral dan sudah mendapat 7.149 komentar dan 431.996 tayangan.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si dalam keterangan persnya mengatakan, diduga pelaku yang merupakan warga desa Ngrambingan Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek ini diamankan oleh jajaran Satreskrim bekerjasama dengan Polsek Panggul.

“Iya benar, yang bersangkutan sudah kita amankan dan saat ini dalam proses pemeriksaan lebih lanjut” Ungkap AKBP Doni.

AKBP Doni menjelaskan, berawal dari patroli siber oleh jajarannya yang menemukan postingan akun Instagram @Mokooku mengomentari postingan akun Instagram @gusmiftah dengan kata-kata “Koe ojo dakwah kowe asu idu kyai… Tak piles ndasmu lek ora leren (Kamu jangan dakwah kamu anjing bukan kyai. Ku injak kepalamu kalau tidak berhenti).”

Tak berhenti disitu, diduga pelaku kembali mengunggah sebuah video di Snapgram atau status Instagram yang dengan kalimat “Miftah gendeng ali gondrong sak kanca – kancane kui jahula. Matamu pora yo podo nyawang kyai kui piye cok (Miftah gila dan gondrong, teman- temannya itu jahula. Matamu apa tidak melihat kalau kyai itu bagaimana cok)”

Mengetahui hal tersebut, petugas melakukan profiling terhadap diduga pelaku yang belakangan diketahui merupakan warga Kabupaten Trenggalek hingga berhasil mengamankan dirumahnya tanpa perlawanan.

Atas peristiwa tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa sebuah smartphone. Sedangkan terhadap diduga pelaku dikenakan dengan Pasal 45 ayat (3) UURI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan ancaman hukuman selama-lamanya 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 750 juta.

Kembangkan Inovasi INCAR, Permudah Kinerja POLRI

Kembangkan Inovasi INCAR, Permudah Kinerja POLRI

 


Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, terus melakukan pengembangan inovasi terhadap mobil canggihnya yang di beri nama INCAR (Integrated Node Capture Attitude Record). Inovasi ini terus dikembangkan guna membatu kinerja petugas kepolisian dalam menertibkan pelanggar lalu lintas di jalan. 


INCAR merupakan peralatan khusus yang dibuat untuk membantu tugas anggota Ditlantas Polda Jatim, yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi beberapa parameter object detection, serta penggunaan Artificial Inteligen (AI) untuk Pemprosesannya. 


Ada 5 Fitur yang terpasang pada mobil canggih ini diantaranya Fitur Global Positioning System, ETLE, Speed Gun, Face Recognition, dan Automatic Number Plate Recognition. 


5 fitur tersebut mempunyai fungsi yang berbeda diantaranya untuk Identifikasi Face. Dapat mendeteksi wajah pengguna jalan, dan mencocokan dengan data SIM, serta mencocokkan dengan data E-KTP. 


Identifikasi Kendaraan Bermotor (Ranmor). Dapat mengidentifikasi batas kecepatan yang telah ditentukan, mengidentifikasi nomor kendaraan, dan mengidentifikasi jenis kendaraan. 


Selain itu fitur tersebut juga dapat melakukan Identifikasi pelanggaran lalu lintas. Dengan mengidentifikasi pelanggar rambu jalan, mengidentifikasi penggunaan sabuk pengaman, dan mengidentifikasi penggunaan helm. 


Sementara keunggulan dari INCAR sendiri dapat digunakan untuk mobile operasional sesuai kebutuhan, pelanggar akan mendapatkan efek deteren, karena akan terintegrasi dengan akumulasi poin pelanggaran yang dapat menjadi syarat untuk pencabutan SIM. Selain itu, biayanya sangat murah, karena hasil karya Ditlantas Polda Jatim. Dapat digunakan sesuai kebutuhan, karena alat milik sendiri dan hanya dapat digunakan oleh POLRI. 


Terkait dengan alur dan sistem dalam penerapannya Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman menjelaskan. Petugas membawa alat INCAR pada saat melaksanakan tugas di lapangan, kemudian data yang di capture oleh petugas akan langsung dikirimkan ke RTMC untuk dilakukan verifikasi. 


"Hasil dari verifikasi akan dilakukan pembuatan surat Konfirmasi dan dikirimkan ke alamat pelanggar sesuai Face Recognition menggunakan KTP Elektronik. Poin pelanggaran yang di dapat sesuai dengan klasifikasi pasal pelanggaran yang akan di catat dan di akumulasi oleh aplikasi TARC (Traffic Attitude Record Center)," Jelasnya pada Rabu (26/5/2021). 


Apabila poin pelanggaran sudah mencapai bobot poin 12 maka akan dilakukan pencabutan SIM sementara, jika bobot poin sudah mencapai batas maksimal yaitu 18 maka diusulkan ke pengadilan untuk pencabutan SIM nya. 


"Hal ini sesuai dengan pasal 74 ayat 1 dan 2 di Perkap 9 Tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi," Imbuhnya Kombes Pol Latif Usman.

POLRES PONOROGO: Cek Pos Perbatasan dalam rangka kegiatan rutin yang di tingkatkan

POLRES PONOROGO: Cek Pos Perbatasan dalam rangka kegiatan rutin yang di tingkatkan

 



Polda Jatim telah memperpanjang masa penyekatan hingga tanggal 31 Mei 2021 mendatang. Hal tersebut di lakukan seluruh jajaran polres di wilayah Polda Jawa Timur. Kali ini Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Aziz, S.H., S.I.K., M.Si Kembali melakukan pengecekan di Pos Perbatasan Ponorogo – Wonogiri ( Pos Biting ) yang berada di wilayah Kec. Badegan Ponorogo. Selasa, ( 25/5/2021 ) 


Pengecekan Pos Perbatasan kali ini dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ( KRYD) di wilayah hukum Polres Ponorogo, dalam upaya Komprehensif Kepolisian terhadap penanganan Covid 19 Pasca mudik Lebaran 2021 dan antisipasi cegah kejahatan curat dan curanmor. 


Kagiatan tesebut di ikuti oleh Kabagops Polres Ponorogo Kompol  Basuki S.Sos,  Kasat Lantas Akp Indra W, S.I.K, MM, Kasihumas Polres Ponorogo Akp Sumono, S.H., M.Si, Kasipropam Polres Ponorogo Iptu Sultoni, s.h., dan Kapolsek Badegan Iptu Agus W, S.H. 


Dalam kegiatan ini, Kapolres Ponorogo beserta PJU dan petugas jaga Pos perbatasan membagikan masker dan memeriksa kelengkapan surat – surat kendaraan. 


“ kali ini tak bosan bosan saya bersama PJU  mengunjungi pos perbatasan, hal ini kita laksanakan untuk memberikan semangat kepada anggota dalam menjalankan tugasnya dan juga pemeliharaan keamanan dan ketertiban antisipasi curat dan curanmor di wilayah Ponorogo pasca mudik lebaran 2021,” Ujar AKBP Azis 


“ Hari ini kami sempatkan juga untuk membagi-bagikan masker kepada kepada warga yang melintas diperbatasan Ponorogo – Wonogiri untuk menekan penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Ponorogo,” Pungkas AKBP Azis 


(Arf32)

Polres Mojokerto Bongkar Penipuan Arisan Lebaran Senilai Rp 1 Miliar

Polres Mojokerto Bongkar Penipuan Arisan Lebaran Senilai Rp 1 Miliar

 


Mojokerto - Seorang Perempuan asal Kabupaten Mojokerto berhasil diamankan Polres Mojokerto di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Perempuan bernama Tarmiati alias Mia (42) ini diduga kabur membawa uang arisan lebaran senilai total Rp 1 Miliar hasil dari menipu ratusan emak-emak.


Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, S.I.K., M.H. menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan 4 warga pada tanggal 15 April 2021 yang menjadi korban penipuan dengan modus arisan lebaran. Para korban diming-imingi beberapa hal yang bersifat menguntungkan. 


Mengetahui bahwa dirinya telah dilaporkan kepada Pihak Kepolisian. Pada tanggal 27 April 2021, tersangka bersama suami dan kedua anaknya melarikan diri dengan membawa dua kendaraan roda empat dan beberapa aset yang masih disimpan oleh Tersangka.


Terdapat 2 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menjadi lokasi Tersangka mengadakan arisan lebarannya, TKP yang pertama di rumah Saudari Jami'ah di Desa Lolawang Kecamatan Ngoro dan TKP yang kedua di rumah Tersangka Tarmiati di Desa Kembangsri Kecamatan Ngoro. Tersangka mengadakan arisan lebaran ini sejak tahun 2014.


"Dalam menjalankan arisan lebaran ini, Tersangka menawarkan brosur arisan paket lebaran tahun 2020 dan 2021 dan menjelaskan keuntungan-keuntungan yang akan di dapat dari setiap paket lebaran yang dipilih oleh korbannya," ungkap Kapolres.


Lebih lanjut, modus yang Tersangka tawarkan yakni uang para korban nantinya akan dikembalikan utuh serta mendapatkan bonus 5% menjelang Idul Fitri. Selain itu, tersangka juga menjanjikan bonus berupa parsel lebaran berisi kue.


"Untuk sementara ini, terdapat 400 orang yang merasa menjadi korban dari arisan lebaran ini dengan total kerugian sekitar Rp 1 Miliar," kata Kapolres.


"Dari penangkapan yang kami lakukan pada tanggal 18 Mei 2021, kami berhasil mengamankan Tersangka dengan beberapa Barang Bukti seperti Mobil Toyota Avanza dan Mobil Mitsubishi Colt, Tabungan BCA dan Tabungan BNI, dan Buku Catatan Arisan," imbuhnya.


Atas perbuatannya, Tersangka dijerat dengan Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 4 tahun penjara.

Kapolri Minta PT Preeport Aktif Berpatisipasi Membangun Papua

Kapolri Minta PT Preeport Aktif Berpatisipasi Membangun Papua

 


JAKARTA- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia Tony Wenas beserta staf di Mabes Polri, Senin (24/5/2021). 

Menurut Sigit, pemerintah Indonesia sangat konsen membangun Papua. Sudah banyak yang dilakukan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat seperti kesehatan, pendidikan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan umkm.

"Harapannya bagaimana program-program tersebut  bisa dirasakan seluruh masyarakat Papua," kata Sigit dalam keterangannya. 

Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu juga berharap bersama PT Preeport ada kerjasama program yang dipadukan dengan program kepolisian seperti Binmas Noken. "Semua bisa berpatisipasi membangun Papua termasuk PT Preeport," ungkapnya. 

Sementara Tony Wenas berterima kasih atas   waktunya untuk bisa bersilaturahmi. Menurutnya suport Polri dalam pengamanan Papua sangat luar biasa. Ada Satgas Amole dan Satgas Nemangkawi.

"Beberapa waktu lalu Polri juga berhasil mengungkap kasus pencurian pipa dan

solar di gudang dinpelabuhan. "Kami sangat apresiasi Polri karena sangat membantu pengamanan di Papua khususnya Preeport," kata Tony. 


Menurut dia, pihaknya sangat mendukung program pemerintah terkait pembangunan Papua. Dukungan yang diberikan berupa dana CRS seperti kesehatan, budaya, insfrastruktur dan ekonomi kerakyatan. "Program CSR tersebut sudah berjalan khususnya di 7 suku wilayan Freeport," terangnya.

Polisi Meringkus Empat Dari Belasan Preman Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI AL di Bungurasih

Polisi Meringkus Empat Dari Belasan Preman Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI AL di Bungurasih

 


SIDOARJO,- Satu orang anggota TNI AL diduga dikeroyok oleh belasan preman. Peristiwa ini terjadi di pintu keluar Terminal Bungurasih, Sidoarjo. Peristiwa pengeroyokan sendiri terjadi pada Minggu (23/5/2021) pagi, sekira pukul 03.00 WIB.


Atas kejadian tersebut, anggota polresta sidoarjo yang bekerjasama dengan Intel dari AL bergerak cepat memburu pelaku.


"Mulai pagi hingga malam ini, anggota polresta sidoarjo akhirnya menangkap 4 (empat) orang yang diduga sebagai pelaku utama dari peristiwa pengeroyokan tersebut," jelas Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Minggu (23/5/2021) malam.


Empat pelaku pengeroyokan yang berhasil dibekuk yakni, UNH (20) asal Trenggalek, Moch RTR (19) asal Waru Sidoarjo, FCP (19) asal Waru Sidoarjo dan YMK (20) asal Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo. 


Lanjut Kapolres, empat preman tersebut saat ini sudah di amankan di Mapolresta Sidoarjo guna penyelidikan lebih lanjut. Diduga pelaku pengeroyokan dilakukan lebih dari 10 orang.


"Alhamdulillah tadi mulai pukul empat sampai saat ini sudah diamankan empat pelaku utamanya. Sementara sisanya sedang kami kejar terus sampai dapat," lanjutnya.


"Satu orang anggota TNI AL yang dikeroyok oleh puluhan preman ini sedang melakukan pendidikan kejuruhan di Karang Pilang Surabaya," tambahnya.


Kronologinya, korban ini lewat depan pintu keluar Bungurasih menggunakan motor dan diteriaki maling oleh salah satu pelaku. Tanpa berfikir panjang, teman-teman yang lain lantas mengeroyok anggota TNI AL.


"Kondisi korban saat ini sudah dibawa pulang setelah tadi siang dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim. Sedangkan korban mengalami luka di bagian kepala, pelipis mata dan badan," jelas Kapolres.


Lanjut Kapolres, bahwa pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AL, adalah preman-preman yang meresahkan di kawasan Bungurasih.


"Kami akan tertibkan para preman yang ada disini, yang sudah meresahkan masyarakat," tutup Kapolres.

Halal Bihalal dengan Wakil Bupati, Relawan BRAVO 5 Ponorogo akan kawal Pemerintahan RILIS di Ponorogo

Halal Bihalal dengan Wakil Bupati, Relawan BRAVO 5 Ponorogo akan kawal Pemerintahan RILIS di Ponorogo

 


Ponorogo – www.suarajatim.net

Salah satu pendukung Sugiri Sancoko – Lisdyarita (RILIS) dalam perhelatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo tahun 2020, Relawan BRAVO-5 Ponorogo menegaskan akan mendukung penuh pemerintahan RILIS untuk menciptakan Ponorogo Hebat.

Hal tersebut terungkap saat Tim yang dikomandani Abdurrahman Syah, MH melakukan kegiatan Halal Bi Halal di Rumah Dinas Wakil Bupati, Lisdyarita, Sabtu (22/05/2021).

Menurut Abdurrahman Syah,sebagai pendukung setia, pihaknya akan mendukung penuh kebijakan yang diambil untuk menjadikan Ponorogo yang Hebat dan Maju. “Kita mensupport langkah dan kebijakan yang diambil sehingga akan menjadikan Ponorogo yang Hebat dan Maju serta masyarakatnya sejahtera,” Gus Rohman, panggilan akrabnya kepada awak media.

Lebih lanjut Gus Rohman juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya akan ikut mensukseskan Vaksinasi yang merupakan upaya memperkuat Herd Immunity atau kekebalan tubuh. “Dengan vaksinasi kita akan membantu menekan angka persebaran Covid 19 dan membantu untuk memperkuat imunitas tubuh,”lanjut Gus Rohman.

Gus Rohman menyatakan pihaknya akan menggandeng para Lansia yang akan di vaksin. “Kita utamakan para lansia karena mereka sangan rentan mengalami penularan wabah ini, dengan demikian kita bisa melawan Covid 19 dan segera bangkit seperti sedia kala sehingga kita bisa melakukan pembangunan di segala bidang menuju Ponorogo Hebat.”Pungkas Gus Rohman.

Sementara Wakil Bupati Lisdyarita mengungkapkan kegembiraannya dengan kunjungan Tim Bravo 5 di kediaman dinasnya. “Mereka adalah salah satu pendukung kami saat Pilkada kemarin dan saat ini komitmen kami adalah membangun Ponorogo bersama menuju Ponorogo yang Hebat sesuai visi dan misi kami, saya rasa sinergitas sangat diperlukan untuk menuju kesana,” Jelas Wabup Lisdyarita.

Inisiator yang juga Pembina Tim Bravo 5, Sumihar Pandjaitan juga mengungkapkan bahwa Tim Bravo 5 akan all out mendukung Pemerintahan Rilis. “Kita sudah berjuang maksimal dalam perhelatan politik dan kini saatnya bagi kita memberikan dukungan penuh agar Rilis mampu mewujudkan pemerintahan yang ideal menuju Ponorogo Hebat,” Ungkap Sumihar Pandjaitan.

Relawan Bravo 5 Ponorogo, lanjut Sumihar, akan mengawal Program 100 hari kerja Pemerintahan Ponorogo Mas Giri & Bunda Rita ( Ri - Lis ). “Kami akan mendukung Program Ekonomi Pro UMKM, Pro Rakyat dan percepatan Program Pariwisata untuk membangkitkan ekonomi,” Ujar Inisiator Bravo 5 Sumihar Panjaitan yang merupakan mantan Caleg DPR RI 2019 dari Golkar Dapil 7 Jatim. 

Bravo-5 Ponorogo juga siap mengawal terus dalam sukseskan program Pemerintahan Bupati dan Wabub RILIS. “Semoga selalu diberi kelancaran dan kesuksesan  dalam mengemban tugas Amanah Rakyat.” Pungkas Sumihar Pandjaitan. (Yah).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Polda Jatim dan PW Muhammadiyah Dukung Pemerintah Menjaga dan Memelihara Keberagaman di Jatim

Polda Jatim dan PW Muhammadiyah Dukung Pemerintah Menjaga dan Memelihara Keberagaman di Jatim


SURABAYA,- Dalam menjaga dan memelihara keberagaman di Jatim, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, Silaturahmi dengan Ketua PW Muhammadiyah Jatim Saad Ibrahim, di ruang kerja Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, pada Jumat (21/5/2021) pagi.


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyebutkan, kegiatan silaturahmi dengan Ketua PW Muhammadiyah ini dalam rangka memelihara keberagaman di wilayah Jawa Timur. Dengan membahas beberapa agenda antara polda jatim dan PW Muhammadiyah jatim.


"Polda Jatim dan PW Muhammadiyah Jatim siap bekerja sama untuk memelihara keberagaman di wilayah Jawa Timur dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa," jelas Kapolda Jatim, Jumat (21/5/2021) pagi.


Ditambahkan Nico, Polda Jatim dan PW Muhammadiyah Jatim siap menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam penanganan Covid-19 di Jawa Timur, melalui himbauan penerapan protokol kesehatan dari sudut pandang agama oleh seluruh pengurus PW muhammadiyah Jatim.


"PW Muhammadiyah siap mendukung program Moderasi dari Polri dan BNPT. Serta berkolaborasi dalam dalam upaya deradikalisasi dan memberikan kegiatan ekonomi kepada mantan napiter supaya tidak terjerumus oleh faham radikalisme melalui struktur PW Muhammadiyah di Jatim," tambahnya.


Lebih jauh dijelaskan, PW Muhammadiyah Jatim mendukung Polda Jatim dalam pemberantasan narkoba di wilayah Jawa Timur. Terutama di sektor pondok pesantren untuk memelihara generasi penerus Bangsa di Jawa Timur.


"Polda Jatim dan PW Muhammadiyah Jatim siap bekerja sama dalam membantu pemerintah. Dalam upaya meningkatkan perekonomian, khususnya di wilayah Jawa Timur. Terutama di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)," tutup kapolda jatim.

Pererat Silaturahmi, Dir Binmas Polda Jatim Kunjungi Ponpes IBU di Jember

Pererat Silaturahmi, Dir Binmas Polda Jatim Kunjungi Ponpes IBU di Jember

 


JEMBER - Direktur Binmas Polda Jatim mengunjungi Pondok Pesantren Islam Bustanul Ulum (IBU) dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Jember. Kunjungan silahturahmi tersebut merupakan agenda Binmas Polda Jatim.


Kombes Pol. DR. R.S Terr Pratiknyo, Dir Binmas Polda Jatim dan AKBP Sujono, Kasubdit Bintibsos DIT Binmas Polda Jatim, Kasat Binmas Polres Jember AKP Yuliati Suviani, SH, Kapolsek Pakusari Iptu Ali Setihono, Kasubbag Humas Polres Jember Iptu Yudiantoro, Ipda Wawan Aprilia Kanit IV Satintelkam Polres Jember dan Ipda Iswanto KBO Sat Binmas Polres Jember menuju ke Ponpes Islam Bustanul Ulum (IBU) di Dusun Rowo Desa/ Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember, Jum'at (21/5/2021) pukul 08:00 sampai 10:00 WIB.


Dalam sambutannya Kombes Pol. Terr Pratiknyo mengapresiasi Ponpes IBU. "Pompes IBU ini sudah bagus terutama dalam melakukan protokol kesehatan. Setelah liburan santri yang akan masuk lagi ke pondok oleh pengasuh  dilakukan swab tes antigen secara mandiri," kata Dir Binmas Polda.


Kombes Pol Terr Pratiknyo mengajak untuk ikut bersama - sama menjaga situasi Kamtibmas agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.


Sejak memasuki area Ponpes rombongan diwajibkan mengikuti arahan protokol kesehatan yang ketat oleh panitia. Hal ini berlakukan juga saat memasuki pembelajaran secara tatap muka. 


Dir Binmas Polda Jatim juga memberikan arahan kepada Pengasuh dan juga Dewan Guru agar secara disiplin mengawasi para siswa dan santrinya untuk tetap melakukan 5 M dan 3 T. "Covid-19 masih belum selesai maka mari kita tetap patuh pada protokol kesehatan," ucap Kombes Pol Terr Pratiknyo. 


Rombongan diterima dan disambut oleh Pengasuh Ponpes IBU KH. Hafidi Cholis dan Dewan Guru secara sederhana.


Dalam kegiatan tersebut rombongan dari Polda Jatim menyempatkan diri melihat ruang kelas dan memberikan bantuan beras sebagai sarana kontak dengan warga masyarakat di Ponpes IBU. Dir Binmas Polda Jatim membawa 2,5 kwintal (5 sak), alat semprot, rompi, masker dan sarung tangan.


Yuliati Suviani, SH, mengatakan, kunjungan dari Polda terasa istimewa bagi Polres Jember khususnya Satuan Binmas. 


"Kehadiran Direktur Binmas Polda menambah motivasi kami untuk semakin memberikan layanan maksimal kepada masyarakat," pungkas satu-satu Kasat perempuan di Polres Jember.

(Sumber: Humas Polres Jember)

Respon Cepat Aduan Masyarakat, Panglima TNI dan Kapolri Luncurkan Hotline 110

Respon Cepat Aduan Masyarakat, Panglima TNI dan Kapolri Luncurkan Hotline 110

 



BANDUNG -  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan beberapa pihak terkait meluncurkan layanan darurat atau Hotline 110. Hal itu dilakukan dalam rangka merespon cepat aduan masyarakat kepada aparat kepolisian. 


Peluncuran tersebut dilakukan di Mapolda Jawa Barat (Jabar) yang diikuti beberapa Polda jajaran secara virtual Kamis, 20 Mei 2021. Layanan kepolisian itu sendiri merupakan program prioritas Presisi atau Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan dari Kapolri.


Sigit mengungkapkan, diluncurkannya Hotline dengan nomor tunggal berskala nasional itu, masyarakat diharapkan bisa dengan mudah dan cepat mendapatkan pelayanan dari kepolisian, seperti layaknya memesan makanan Pizza. 


"Hotline nomor layanan polisi 110 merupakan upaya untuk mempermudah akses masyarakat dan mempercepat respon Polri ketika dibutuhkan masyarakat. Diharapkan ke depan masyarakat mendapat pelayanan Polri semudah memesan pizza," kata Sigit dalam sambutannya.


Sigit berharap, melalui Hotline 110 masyarakat benar-benar merasakan kemudahan untuk mendapatkan informasi dan dapat melakukan sharing informasi. Selain itu, Ia menekankan kepada seluruh Kasatwil agar mengoptimalkan perawatan, pemeliharaan perangkat layanan, meningkatkan sumber daya manusia yang mengawaki, serta meningkatkan pengawasan dan pengendalian tata kelola operasionalnya.


"Kembangkan layanan polisi 110 yang terintegrasi dengan aplikasi lain Binmas Online System, Polisiku, dan lain, sehingga dapat menjadi alert bagi anggota di lapangan agar segera merespon informasi dari

masyarakat," tutur Sigit. 


Tak hanya itu, Sigit menyebut, diperlukan peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan 110 melalui penambahan jumlah operator pada tingkat Polres dan Polda sehingga tidak ada panggilan masyarakat yang tidak terlayani.


"Segera tangani kendala-kendala teknis sehingga implementasi nomor layanan polisi 110 dapat diperluas ke seluruh masyarakat. Sosialisasikan penggunaan nomor layanan polisi 110 ini melalui jajaran Divhumas Polri, Polda serta Polres kepada masyarakat dan

personel agar layanan ini dapat berfungsi secara optimal. 


Ia juga menegaskan, soal kepastian keamanan data jangan sampai terjadi kebocoran informasi. Layanan polisi 110 ini juga merupakan salah satu dari program prioritas Kapolri. Dan dalam hari 100 kerja berjalan, Sigit telah mewujudkan pelayanan tersebut. 


Perangkat Hotline 110 sendiri saat ini tercatat sudah ada di 420 titik. Yakni, satu di Mabes Polri, 32 Polda jajaran, dan 387 Mapolres dan Mapolresta. Pelayanan itu sendiri gratis bagi masyarakat yang membutuhan respon dari aparat.


"Menekankan upaya pendekatan pemolisian yang Prediktif dengan harapan membangun kejelasan," ujar mantan Kapolda Banten itu. 


Dalam peluncuran itu, dihadiri juga oleh Dirjen Penyelenggaraan Pos & Informatika Kemenkominfo, Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas, Aparatur dam Pengawasan Kemenpan, Direktur Utama PT. Telkom Indonesia, Gubernur Jabar beserta Forkopimda Jabar, Para Kapolda, Pangdam dan Gubernur serta para Direktur/Gm Penyedia Jasa Telekomunikasi.

Polresta Sidoarjo Luncurkan Layanan Satu Atap MMPP

Polresta Sidoarjo Luncurkan Layanan Satu Atap MMPP

 


Terobosan pelayanan kepolisian dalam satu atap kini terdapat di Polresta Sidoarjo. Yakni Mall Mini Pelayanan Polri (MMPP) yang diperkenalkan ke masyarakat Sidoarjo, Kamis (20/05/2021) pagi.


MMPP Polresta Sidoarjo merupakan pelayanan kepolisian yang terintegrasi dan didukung teknologi informasi guna semakin memudahkan masyarakat. Mulai dari layanan laporan polisi dan kehilangan, layanan rekom reskrim, laka dan tilang, pelayanan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor, layanan perpanjangan SIM, layanan perijinan, SKCK, serta loket BRI untuk pembayaran PNBP SIM maupun SKCK.


Selain itu untuk menunjang kepuasan publik, Polresta Sidoarjo juga melengkapi fasilitas MMPP dengan fasilitas bagi difabel, fasilitas bermain anak, ruang laktasi, pojok baca, ruang konsultasi, toilet, dan ruang tunggu pelayanan yang nyaman, bersih juga menerapkan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.


Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Sumardji dalam acara peluncuran Mall Mini Pelayanan Polri mengatakan, jika inovasi ini dihadirkan untuk masyarakat dalam rangka mewujudkan Polri yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi, berkeadilan sebagaimana kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.


"Melalui peluncuran MMPP ini sebagai bukti bahwa kami berkomitmen memberikan pelayanan publik yang terintegrasi didukung kecanggihan teknologi informasi lebih modern, birokrasi bersih, akuntable, tentunya secara efektif dan efisien," jelas Kombes Pol. Sumardji.


Acara peluncuran MMPP Polresta Sidoarjo yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat tersebut, dihadiri jajaran Forkopimda Sidoarjo. Dalam kesempatan ini Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengapresiasi terobosan yang dilakukan Kapolresta Sidoarjo serta staf dan jajarannya untuk mempermudah pelayanan kepolisian bagi masyarakat Sidoarjo.


“Kami berharap setelah MMPP akan terus terlahir inovasi-inovasi pelayanan kepolisian dari Polresta Sidoarjo. Ini adalah bukti jika Polri semakin profesional, maju dan berkembang. Terima kasih telah berupaya memberikan yang terbaik bagi warga Sidoarjo,” sambut Ahmad Muhdlor Ali.

Bamsoet Apresiasi Capaian Kinerja 100 Hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bamsoet Apresiasi Capaian Kinerja 100 Hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

 


*BALI* - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi berbagai capain yang diraih Polri selama 100 hari kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Mengusung visi transformasi menjadikan Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Polri terus meningkatkan kinerjanya menjadi lembaga penegak hukum yang tidak hanya tegas, melainkan juga memiliki personil yang solid, profesional, dan mumpuni menghadapi era Police 4.0.


"Polri telah sukses meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi. Untuk fungsi Lantas, antara lain, dengan menerapkan aplikasi SIM Internasional Online, aplikasi SIM Nasional Presisi Online, aplikasi Ujian Teori SIM Online (Eavis), aplika e-PPSI, aplikasi e-Rikkes, dan Samsat Digital Nasional. Sangat memudahkan masyarakat dalam mengurus perpanjangan SIM secara online. Tinggal duduk manis di rumah, SIM akan diantarkan langsung ke depan pintu rumah," ujar Bamsoet di Bali, Rabu (19/5/21).


Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, dalam fungsi Intelkam, Polri juga telah menerapkan pengajuan SKCK secara online. Begitupun di berbagai fungsi lainnya. Antara lain di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), di Bareskrim melalui penerapan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Online, di Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) melalui aplikasi Patrolisiber.id, di Inspektorat Pengawasan Umum Polri melalui Dumas Presisi, dan di Divpropam Polri melalui Propam Presisi.


"Polri juga terus menambah fasilitas tilang elektronik (e-TLE). Setidaknya hingga akhir Maret 2021, sebanyak 244 titik kamera tilang elektronik telah tersebar di 12 wilayah Polda. Antara lain 98 titik di Polda Metro Jaya, 5 titik di Polda Riau, 55 titik di Polda Jawa Timur, 10 titik di Polda Jawa Tengah, 16 titik di Polda Sulawesi Selatan, 21 titik di Polda Jawa Barat, 8 titik di Polda Jambi, 10 titik di Polda Sumatera Barat, 4 titik di Polda DIY, 5 titik di Polda Lampung, 11 titik di Polda Sulawesi Utara, dan 1 titik di Polda Banten. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah," jelas Bamsoet.


Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menerangkan, Polri juga masih dihadapkan pada berbagai pekerjaan rumah yang tidak ringan. Salah satunya terkait pengembangan sumber daya Polri. Mengingat dari makalah yang disampaikan Kapolri saat mengikuti fit and propper test di DPR RI pada Januari 2021 lalu, tercatat per Oktober 2020, total SDM Polri mencapai lebih dari 438.387. Terdiri dari 24.500 anggota Polri Mabes, 393.543 anggota Polri Polda, 3.950 PNS Mabes Polri, dan 16.391 PNS Polda.


"Besarnya jumlah SDM juga membawa persoalan yang tidak mudah. Polri harus memastikan tidak ada ketentuan yang diskriminatif, yang dapat menghambat pengembangan sumber daya Polri. Antara lain terkait ketentuan personel yang dapat mengikuti sekolah staf dan pimpinan untuk latar belakang lulusan tertentu, persyaratan menjadi kapolda, hingga standar terhadap polisi wanita," pungkas Bamsoet. (*)

Waka Polda Jatim Lakukan Pengecekan Seleksi Calon Taruna Taruni Akpol Tahun 2021

Waka Polda Jatim Lakukan Pengecekan Seleksi Calon Taruna Taruni Akpol Tahun 2021


Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo melakukan pengecekan, jalannya tahapan uji kemampuan Fisik calon taruna dan taruni yang berlangsung di Gor Delta Sidoarjo, pada Rabu (19/5/2021). 


Dalam kesempatan ini Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo secara langsung melihat jalannya uji kemampuan Fisik dalam Kesamaptaan Jasmani, penerimaan tahun anggaran 2021. 


Waka Polda mengaku bangga dengan berlangsung test Kesamaptaan Jasmani Akpol ini berjalan secara transparan, akuntabel, dan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan ketat. 


"Saya bangga test Kesamaptaan Jasmani calon taruna taruni Akpol ini berjalan secara transparan, akuntabel dan menerapkan prokes ketat," ungkapnya Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat melakukan pengecekan. 


Diharapkan dengan terselenggaranya tahapan ujian calon taruna taruni Akpol yang dapat disaksikan oleh perwakilan orang tua secara langsung ini, dapat memenuhi aspek transparansi dan akuntabilitas.

Polda Jatim Lakukan Tes Pentahapan Calon Taruna Akpol dengan Transparan dan Prokes Ketat

Polda Jatim Lakukan Tes Pentahapan Calon Taruna Akpol dengan Transparan dan Prokes Ketat


Calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (AKPOL), jalani tes tahapan uji kemampuan Fisik dalam Kesamaptaan Jasmani, penerimaan tahun anggaran 2021. Sebanyak 289 peserta ujian kesamaptaan jasmani untuk taruna taruni Akpol ini berlangsung selama 5 hari, mulai Selasa sampai Sabtu (18-22/5/2021) yang berlangsung di Gor Sidoarjo. 


"Kita melaksanakan tahapan ujian kesemaptaan jasmani untuk taruna dan taruni Akpol selama dua hari, kemarin sudah berjalan gelombang pertama, hari ini gelombang kedua. Keseluruhan peserta sebanyak 289 orang," paparnya Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Andi Syahriful Taufik, pada Rabu (19/5/2021) di Gor Sidoarjo. 


Mereka ini sudah mengikuti tahapan sebelumnya, pertama pemeriksaan administrasi awal, kemudian pemeriksaan kesehatan, dan Psikologi menggunakan Computer Aided Design (CAD) langsung dari Mabes Polri, selanjutnya akademi ada 4 mata pelajaran atau mata ujian, diantaranya matematika, pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, dan Bahasa Indonesia.


"kemarin dan hari ini, Insya'Allah sampai besok melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan jasmani. Item-nya ada tiga yang pertama adalah samapta A dan B, yang kedua renang, yang ketiga adalah Antrophometri," lanjutnya Karo SDM Polda Jatim. 


Lebih lanjut, Karo SDM Polda Jatim juga mengatakan, pelaksanaan ini telah menerapkan prinsip-prinsip akuntabel dan humanis, termasuk mematuhi protokol kesehatan yang ketat kepada para peserta yang mengikuti kegiatan ini, baik panitia maupun peserta wajib bebas dari Covid-19. 


"Ditunjukkan dengan hasil swab antigen yang harus berlaku minimal satu hari sebelumnya, dan termasuk pada saat pelaksanaan juga melakukan penerapan protokol kesehatan," jelasnya. 


Seperti misalnya lari. Yang sebelum prokes ini atau pada saat situasi normal, 20 orang langsung start-nya satu titik. Nah, khusus di Polda Jatim ini, buat dua titik start. Sehingga dibagi sepuluh sepuluh dan tidak terjadi kerumunan. 


"Demikian juga pada saat kegiatan-kegiatan tahap lainnya pull-up, push-up, sit-up, shuttle run, dan renang, juga tidak boleh saling meminjam, soalnya mereka boleh menggunakan kacamata, tapi tidak boleh saling pinjam. Kemudian juga di kolam renang itu airnya juga sudah kita sterilisasi, demikian juga di saat di antrophometri, karena itu untuk mencegah penyebaran covid," tambahnya. 


Selain itu, perwakilan orang tua juga hadir untuk memenuhi aspek transparansi dan akuntabilitas. Mereka juga setiap saat diarahkan untuk mematuhi protokol kesehatan. 


Sampai hari ini tidak ada permasalahan yang sangat berarti, kegiatan ini secara langsung di pantau oleh Tim dari Mabes Polri, yang di pimpin oleh Karodalpers SSDM Polri Brigadir Jenderal Polisi Jawari, sampai hari ini juga tim dari Mabes Polri yang memberikan asistensi dan supervisi. 


"Demikian juga dari Div Propam Polri pengawas internal, dibantu dengan pengawas internal dari Bid Propam dan Itwasda Polda Jawa Timur, serta dari instansi terkait yang kita libatkan," Pungkasnya Kombes Pol Andi Syahriful Taufik, Karo SDM Polda Jatim.

Viral Polisi Sabar Hadapi Cacian Warga di Pos Penyekatan, Komisi III: Sesuai Program Presisi

Viral Polisi Sabar Hadapi Cacian Warga di Pos Penyekatan, Komisi III: Sesuai Program Presisi

  


Jakarta - Media sosial (medsos) viral atau banyak memperbincangkan dari sikap aparat kepolisian yang bertindak penuh dengan kesabaran dan mengedepankan pendekatan humanis saat menghadapi masyarakat yang melontarkan caci maki saat diputarbalikan di pos penyekatan. 


Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni mengungkapkan bahwa, pendekatan humanis dan kesabaran petugas tersebut sudah sesuai dengan program Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan, yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 


"Sudah tugasnya Polri untuk humanis sesuai dengan Program Presisi Kapolri dan itu bagian dari tanggung jawab anggota di lapangan wajib humanis mengayomi," kata Sahroni saat dihubungi awak media, Selasa (18/5/2021).


Setidaknya ada dua peristiwa warga yang memaki aparat kepolisian saat diputarbalikan di pos penyekatan yang menarik perhatian masyarakat. Pertama di Sukabumi, yang dimana seorang ibu melontarkan kalimat kasar kepada aparat kepolisian karena di mobil berisikan rombongan keluarganya di halau oleh petugas. 


Kemudian peristiwa kedua adalah seorang perempuan yang mencaci maki polisi di Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Cilegon, Banten. Setelah viral yang menuai kecaman dari masyarakat, mereka berdua pun meminta maaf atas sikapnya kepada aparat kepolisian.


Kedua warga yang memaki itupun sudah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada aparat kepolisian. Petugas pun dengan lapang dada memberikan maaf kepada dua orang tersebut. 


Sahroni menambahkan, seharusnya masyarakat jangan seenaknya memperlakukan petugas kepolisian yang sudah berjuang dengan sabar dan humanis dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 sebagaimana implementasi dari kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mengendalikan virus corona saat libur Lebaran.


"Petugas sudah lelah lakukan pencegahan sesuai aturan pemerintah. Humanis sangat di perlukan tapi tidak dengan cara seenaknya juga. Itu sangat benar tapu dengan sikap yang tidak ramah kepada petugas itu juga tidak boleh dilakukan oleh orang-orang yang semaunya," ujar Sahroni.


Bahkan terkait makian warga ke aparat itu, Sahroni berharap adanya tindakan yang lebih tegas kepada masyarakat yang bertindak seenaknya. 


"Tidak bisa dibiarkan. Harus ada hukuman keras agar masyarakat bisa lebih menuruti aturan dan menghargai petugas yang bekerja. Hukumannya bisa dengan kerja sosial, atau ya dipenjara saja," tutur Sahroni.

Ratusan Polisi yang Bertugas Sekat Pemudik di Mojokerto Jalani Tes Swab PCR

Ratusan Polisi yang Bertugas Sekat Pemudik di Mojokerto Jalani Tes Swab PCR

 


Mojokerto- Ratusan personil Polres Mojokerto yang bertugas dalam Operasi Ketupat Semeru 2021 menjalani tes swab PCR. Pemeriksaan ini untuk mencegah penularan COVID-19 dari polisi ke masyarakat.


Pengambilan sampel swab ratusan personil digelar di lapangan upacara Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari. Selanjutnya, sampel akan diperiksa di Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.


Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander juga menjalani tes swab PCR tersebut. Menurut dia, pemeriksaan COVID-19 yang dimulai hari ini menyasar 200 personilnya. Itu sudah termasuk para guru TK Kemala Bhayangkari.


Tes swab PCR massal di Polres Mojokerto ini, lanjut Dony, untuk mendeteksi anggotanya yang mungkin terinfeksi COVID-19. Pasalnya, mereka banyak berinteraksi dengan masyarakat selama bertugas dalam Operasi Ketupat Semeru 2021 dan penyekatan mudik lebaran sejak 22 April lalu.


"Kami ingin memastikan semua personil kami aman dan tetap sehat sehingga tidak menularkan COVID-19 saat memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Dony kepada wartawan di lokasi, Selasa (18/5/2021).


Selain bertugas melayani masyarakat seperti biasa, ratusan personil Polres Mojokerto juga masih harus melaksanakan pengetatan mobilitas penduduk hingga 24 Mei nanti. Itu sesuai dengan Adendum Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri.


Pengetatan mobilitas penduduk digelar mulai hari ini sejak berakhirnya larangan mudik lebaran pada Senin (17/5). Masyarakat yang akan masuk ke Mojokerto tetap menjalani pemeriksaan di 4 pos. Yaitu di Ngoro, Pacet, Trawas dan PPST Trowulan.


"Harapan kami melalui tes swab PCR ini semua personil kami siap kembali memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bebas COVID-19," jelas Dony.


Anggota Polres Mojokerto yang positif COVID-19, kata Dony, bakal langsung diisolasi sampai sembuh. Tempat isolasi di Puskesmas Gondang disiapkan untuk polisi yang terinfeksi virus Corona tanpa gejala klinis.


"Bagi yang mempunyai penyakit bawaan, kami rujuk ke rumah sakit supaya penanganannya lebih maksimal untuk penyembuhan personil kami," terangnya.


Kepala Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Nur Mutoliah menjelaskan, pengambilan sampel swab 200 polisi dan guru TK Kemala Bhayangkari ditargetkan selesai hari ini. Menurut dia, hasil tes swab PCR diperkirakan keluar sore nanti.


"Kalau besok Polres Mojokerto mengajukan lagi, tetap kami layani," tandasnya. []

100 Hari Kerja Kapolri, 1.864 Kasus Diselesaikan Dengan Restorative Justice

100 Hari Kerja Kapolri, 1.864 Kasus Diselesaikan Dengan Restorative Justice

 


JAKARTA - Polri menyatakan ada 1.864 kasus yang diselesaikan dengan menggunakan pendekatan Restorative Justice atau keadilan restoratif dalam 100 hari kerja Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kapolri. 


"Sudah dilakukan sebanyak 1.864 di masing-masing Polda," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers 100 hari kinerja Kapolri, di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2021).


Argo menjelaskan, terkait dengan keadilan restoratif, saat ini, pihaknya sedang menggodok Peraturan Kepolisian (Perpol) untuk mengatur mengenai penerapan restorative justice di Korps Bhayangkara. 


"Akan kami garap peraturan kepolisian berkaitan dengan penerapan keadilan restorative justice dalam penanganan tindak pidana," ujar Argo. 


Menurut Argo, pendekatan restoratif itu dilakukan terhadap beberapa kasus dan telah dilakukan di seluruh Indonesia. 


Misalnya, di Bareskrim ada kasus di Direktorat Tindak Pidana Umum, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus, ataupun Direktorat Tindak Pidana Siber yang telah diselesaikan menggunakan pendekatan restoratif. 


Selain itu, terdapat juga beberapa contoh kasus lain di seluruh Indonesia yang menggunakan pendekatan yang sama. Dalam hal ini, restoratif justice membuat aparat dapat mengambil diskresi sehingga pihak pelapor ataupun yang dilaporkan berdamai.


"Misalnya ada seperti kemarin, kasus-kasus nenek ngambil kapas. Yang bisa kami selesaikan restorative justice, itu tidak masalah," ucap Argo.

Kapolri Bersama Mentan Bahas Swasembada Beras Hingga Pendistribusian Pupuk Subsidi

Kapolri Bersama Mentan Bahas Swasembada Beras Hingga Pendistribusian Pupuk Subsidi

 




Jakarta—- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama jajaran di Ruang Rapat Kapolri, Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/5). 


Beberapa hal terkait penguatan sektor pertanian dibahas, mulai dari swasembada beras hingga pengawalan distribusi pupuk subsidi bagi petani.


Kapolri menegaskan, bahwa swasembada beras merupakan cita-cita bersama. Dengan swasembada beras, Indonesia tidak hanya bisa mencukupi kebutuhan rakyatnya melainkan juga bisa melakukan ekspor ke negara-negara yang membutuhkan. 


“Polri siap membackup berapa jumlah panen padi dari para petani. Dengan swasembada beras, kita bisa melakukan ekspor,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Senin (17/5/2021). 


Terkait dengan pupuk subsidi, Kapolri meminta support dari Kementrian Pertanian berupa data pendistribusian. Dengan begitu, jajaran Polri dengan sangat mudah untuk melakukan monitoring atau pengawasan dalam pendistribusian pupuk subsidi tersebut. 


“Agar diberikan petanya sehingga kita tahu pensistribusian pupuk dimana saja. Sehingga amggota saya bisa memonitor, kalau ada yang sesuai bisa ditelusuri dimana akar permasalahannya, yang terpenting petani tidak dirugikan,” tekan Kapolri. 


Disisi lain, Polri mendukung produksi kedelai dalam negeri dengan melakukan pemetaan terhadap lahan tanam kedelai yang ada sehingga bisa mendorong produksi kedelai dalam negeri. 


“Kedelai dalam negeri harus habis dulu baru ekspor, perlu dihitung (stok kedelai dalam negeri) agar tidak terjadi kelangkaan. Kami sangat mendukung,” tambah Kapolri. 


Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan terima kasih kepada jajaran Korps Bhayangkara yang selama ini telah banyak berkonstrubusi dalam menjaga kestabilah harga dan ketersediaan pangan. 


“Semua sembako dapat terjaga karena Satgas Pangan Polri membantu dengan baik,” tandas Yasin Limpo. 


Pria yang akrab disapa SYL ini juga mengharapkan dukungan penuh Kepolisian untuk menjaga sektor pertanian terutama 11 komoditi pertanian prioritas. Misalnya, dalam pertemuan tersebut turut dilakukan nota kesepahaman atau MoU komoditi prioritas pembudidayaan sarang burung walet.

Forkopimda Jatim Ikuti Zoom Meeting Bersama Presiden RI di Gedung Negara Grahadi Surabaya

Forkopimda Jatim Ikuti Zoom Meeting Bersama Presiden RI di Gedung Negara Grahadi Surabaya


SURABAYA,- Forkopimda Jawa Timur Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Senin (17/5/2021) siang, mengikuti zoom meeting arahan Presiden RI Joko Widodo, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Dalam rangka rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah.


Dalam arahan Presiden RI pasca lebaran tahun 1442 H. Joko Widodo menyampaikan, bahwa seluruh Kepala Daerah harus tetap hati-hati. Semua harus waspada karena berpotensi jumlah kasus Covid-19, meski Pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang mudik.


"Data yang saya terima terdapat 1,5 juta orang yang mudik dalam kurun waktu 6-17 Mei 2021. Dulu saya sampaikan ada 33 persen masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman. Kemudian ada larangan, masyarakat dilarang mudik turun menjadi 11 persen, setelah sosialisasi menjadi 7 persen, dan saat ada penyekatan turun menjadi 1,1 persen," jelas Joko Widodo, saat zoom bersama kepala daerah se-Indonesia, Senin (17/5/2021) siang.


Ditambahkan Presiden, oleh karena itu kita berharap kasus aktif nya tidak ingin sebesar pada tahun-tahun lalu. Karena sudah terjadi penurunan kasus aktif. Dimana puncak saat itu terjadi pada bulan Februari, kasus aktif ada 176 ribu dan sekarang kasus aktif turun menjadi 90.800, yang artinya turun 48 persen.


"Ini harus ada konsistensi, kita harus memiliki ketahanan seperti yang disampaikan Mendagri. Karena hal ini tidak bisa diselesaikan hanya beberapa bulan saja," tambahnya.


Sementara kasus di setiap Provinsi ada kenaikan, ada 15 provinsi yang mengalami kenaikan. Diantaranya, Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, DKI Jakarta, Maluku, Padang, NTB, Maluku Utara, Kalteng, Sulteng, Sulsel, Gorontalo.


"Ini perkembangan kasus mingguan di pulau Sumatra yang harus hati-hati, seperti di Aceh turun namun masih di posisi yang tinggi, Sumut naik dan belum turun, Sumbar tinggi namun sudah ada penurunan, Sulsel tinggi namun ada penurunan, Jambi tinggi namun ada penurunan, sementara untuk yang turun drastis ada di Bengkulu," tutup Presiden.

215.997 Kendaraan Di Periksa, 21 Orang Reaktif

215.997 Kendaraan Di Periksa, 21 Orang Reaktif

 


Beragam upaya pemerintah Jawa Timur, guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 dan virus varian baru, telah dilakukan. Dari mulai sosialisasi Protokol Kesehatan (Prokes) di tempat - tempat vital, hingga penyekatan jalur mudik telah di lakukan. 


Namun semua itu perlu dukungan dari masyarakat dalam penerapan pelaksanaannya, agar masyarakat dapat terhindar dari virus-virus yang mematikan itu. 


Kapolda Jatim juga telah menghimbau pengelola tempat wisata untuk tetap menerapkan prokes ketat kepada pengunjung, dan pengunjunga tempat wisata juga harus mematuhi Prokes yang sudah ditetapkan oleh pengelola. 


"Masyarakat yang mengunjungi tempat-tempat tersebut, tetap menggunakan masker, kemudian mematuhi apa yang sudah ditetapkan pengelola," tandasnya Kapolda Jatim didampingi Pangdam V Brawijaya saat melakukan kunjungan di tempat wisata Pasuruan, pada Sabtu (15/5/2021). 


"Lalu bagi petugas yang sedang melaksanakan kewajibannya, sediakan sarana prasarana, seperti thermo gun, tempat cuci tangan, dan berkoordinasi dengan satgas, apabila ditemukan orang yang suhu badannya naik, supaya dilakukan tindak lanjut, apabila nanti di tes dan ternyata reaktif bisa ditindaklanjuti ke rumah sakit yang sudah dirujuk," Tambahnya. 


Sementara Kapolda juga mengatakan, terkait dengan penyekatan jalur yang telah dilakukan oleh TNI-Polri di seluruh Jawa Timur bersama pemerintah daerah, di pos penyekatan telah melakukan pemeriksaan kepada ribuan kendaraan yang melintas di pos penyekatan, dan melakukan rapid test secara random, hasilnya ada 21 orang yang dinyatakan reaktif dan positif. 


"Kami telah melakukan beberapa kegiatan yaitu penyekatan terhadap kendaraan yang hendak melakukan perjalanan luar kota maupun luar provinsi, diantaranya ada 215.997 kendaraan yang telah diperiksa. Dari 215.997 tadi yang sudah diputar balik ada 43.665, sedangkan yang dilakukan swab antigen secara acak, ada 3.197, dan yang sudah dilaksanakan swab secara acak itu ada 21 yang reaktif dan positif. Sehingga dilakukan perawatan," papar Irjen Pol Nico Afinta. 


Kapolda juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan kembali, untuk melengkapi dirinya dengan surat keterangan bebas covid, surat tugas dari instansi di mana mereka bekerja ataupun perusahaan. Sedangkan untuk pribadi, dilengkapi dengan surat keterangan dari RT - RW setempat.


"Lalu kami memohon kepada seluruh masyarakat tetap waspada karena di sekitar kita covid masih berada dan tentunya ada juga varian baru yaitu B1617 yang dari India itu perlu kita waspadai, karena sifatnya lebih cepat dan lebih melemahkan kita, sehingga perlu waspada. Sekali lagi saya himbau kepada masyarakat, ayo patuh, jaga diri, jaga keluarga, jaga negara," imbau Kapolda Jatim.