Memposting Ujaran Kebencian di Facebook, Pemuda Asal Bangkalan Diamankan Polda Jatim

Memposting Ujaran Kebencian di Facebook, Pemuda Asal Bangkalan Diamankan Polda Jatim

 


SURABAYA,- Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, menangkap satu orang pemuda yang telah melakukan dugaan ujaran kebencian melalui media sosial (medsos) Facebook. Dengan nama akunya "Umar Fauzhi Aschal".


Pemuda yang berhasil diamankan yakni, Umar Fauzhi, (25) warga Kampung Nyiur, Desa Pangpong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura.


Kronologi kejadiannya, bahwa pada hari Selasa tanggal 22 Juni 2021, sekira pukul 16.00 WIB. pemilik akun facebook atas nama "Umar Fauzhi Aschal". Telah menulis status provokatif yang ditulis di grup " Kabar Bangkalan".


Isi dari status tersebut berbunyi, "Sekilas info malam ini jam 7, sehubungan antar Kabupaten diadakan kumpul bersama yakni tretan madureh di tanean suramadu yang katanya mau ngerusak atau bakar tenda merapat tretan".


Dengan kejadian ini, polda jawa timur melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan, bahwa perkembangan kasus Covid-19 di dunia mengalami peningkatan. Dan masyarakat di Indonesia juga alami peningkatan, sedangkan di Jawa Timur seperti di Bangkalan, Madura juga mengalami peningkatan.


"Atas dasar inilah, pemerintah bersama Kodam V Brawijaya dan Polda Jatim, melakukan penyekatan di Jembatan Suramadu. Tujuannya untuk menekan penyebaran Covid-19," jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (24/6/2021) petang.


"Namun ditengah upaya menekan penyebaran Covid-19, masih ada masyarakat yang melakukan kegiatan dengan menyebarkan berita yang menimbulkan gejolak di Madura, sehingga tim dari Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Berhasil mengamankan satu orang yang menyebarkan ujaran kebencian dengan mengajak masyarakat melawan upaya pemerintah jatim dalam melakukan penyekatan di suramadu," tambah Gatot Repli.


Pemuda ini sehari-hari bekerja di esxpedisi di wilayah Kenjeran, Surabaya. Yang bersangkutan beberapa kali telah memposting ujaran kebencian, motif dari pelaku sendiri adalah ikut-ikutan temannya.


"Dari pengungkapan ini polisi berhasil mengamankan barang bukti satu buah hanphone milik pelaku," pungkasnya.


Dari pengungkapan tersebut, tersangka akan dikenakan Pasal 45A ayat (2) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016, dengan ancaman paling lama 6 tahun dan atau Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 dengan ancaman pidana 10 tahun.


Sementara itu Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Zulham, mengungkapkan, bahwa modus pelaku memposting yang isinya berupa ajakan kepada kelompok di madura. Untuk melakukan aksi terhadap penyekatan di Suramadu.


"Atas dasar postingan itu, anggota melakukan patroli siber dan dilakukan penyelidikan dan didapat pemilik akun dan akhirnya diamankan. Saat di intrograsi bahwa pelaku hanya ikut-ikutan," jelas AKBP Zulham, Wadirkrimsus polda jatim.


Setelah berhasil diamankan, pelaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak melakukan kembali.


Sedangkan pelaku saat dirilis di polda jawa timur, yang didampingi oleh pamannya. Pelaku secara terbuka meminta maaf kepada kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat jawa timur.


Pelaku mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dengan menerapkan 5M.

Peringati HUT Bhayangkara dan Dokkes Polri ke 75, Pusdokkes Polri Gelar Bhakti Kesehatan di Wilayah Jatim

Peringati HUT Bhayangkara dan Dokkes Polri ke 75, Pusdokkes Polri Gelar Bhakti Kesehatan di Wilayah Jatim

 


Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 75 dan HUT Dokkes Polri ke 75. Pusdokkes Polri dan seluruh Biddokkes Polda, seluruh Rumkit Bhayangkara, serta Urkes jajaran melaksanakan Bhakti Kesehatan Polri di seluruh Indonesia.


Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dalam sambutannya menyebutkan pada "Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-75 tahun 2021", dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Tema yang diangkat pada peringatan Hari Bhayangkara ke-75 kali ini adalah "Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju".


Salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-75 ini adalah Bhakti Sosial Kesehatan yang dilaksanakan di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.

Objek dari acara Bakti Sosial Kesehatan ini adalah masyarakat pra sejahtera khususnya masyarakat sekitar Kecamatan Kasembon dan para petani Kasembon.


Sebanyak 100 kepala keluarga yang saat ini bekerja sama dengan Inkoppol. Para petani Kasembon ini bekerja sama dengan Inkoppol melalui kegiatan budidaya penanaman pisang dan durian pada lahan seluas 10 (sepuluh) hektar yang berlokasi di wilayah Perum Perhutani Divisi Regional 

Jawa Timur KPH Malang Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.


Selain menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat, kegiatan ini juga merupakan Program Moderasi Beragama Inkoppol. Program Moderasi Beragama dilaksanakan sebagai wujud implementasi tujuan Inkoppol yaitu dengan menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat dalam rangka mencegah pola pemikiran ekstrim yang cenderung mengarah pada radikalisme.


Wilayah Kecamatan Kasembon dipilih sebagai lokasi pilot project Program Moderasi Beragama dengan pertimbangan historis bahwa lokasi tersebut pernah digunakan sebagai tempat persembunyian dan bermukimnya teroris DR. Azhari yang ditangkap pada tahun 2005. Selanjutnya Inkoppol RI juga berperan aktif dalam pemulihan ekonomi masyarakat Kecamatan Kasembon.


Selain program budidaya penanaman, Inkoppol juga telah memberikan bantuan berupa beras sebanyak 20 kg per/bulan untuk seluruh 55 petani yang menjadi mitra Inkoppol selama proses tanam hingga panen, atau sekitar 12 Bulan.


Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Baksoskes, Irjen Pol. 

(purn) Drs. Mudji Waluyo, SH., MM, menyatakan, Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75 tahun 2021, Inkopol RI telah mendapatkan dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dan staf khusus presiden bidang pencegahan dan penanggulangan terorisme. Untuk melaksanakan program moderasi beragama inkopol melalui kegiatan tanam pisang dan durian dilahan luas 10 Hektare yang berlokasi di wilayah kerja perum pertani di devisi Regional Jatim. Malang di wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jatim.


"Dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahtraan masyarakat petani Kasembon. Inkopol memiliki program memberikan bantuan sosial berupa beras sebanyak 20 kg per/bulan untuk 55 petani," kata Ketua Panitia Pelaksana Baksoskes, Irjen Pol. 

(purn) Drs. Mudji Waluyo, SH., MM.


Sementara itu, khusus giat baksos di Jawa Timur, dari Pusdokkes polri bersama Inkopol polri. Dalam pelaksanaanya didukung oleh Biddokkes polda jatim, RSB jajaran polda jatin dan Urkes polres Batu.


Sedangkan pelaksanaan bakti kesehatan (bhaktikes) polri di wilayah polda jatim. Dimulai tanggal 21 Juni 2021 sampai saat ini. Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan di jawa timur diantarnya;


Giat Operasi bibir sumbing, yang dilaksanakan di RSB Kediri, RSB Tulungagung, RSB Bojonegoro dan RSB Bondowoso, dengan total pasien sebanyak 70 orang.


Giat Operasi katarak, dilaksanakan di RSB Batu, RSB Bojonegoro, dengan total pasien sebanyak 37 orang. Sedangkan untuk Khitan massal, dilaksanakan di RSB Lumajang, dengan total pasien sebanyak 12 orang.


Giat Medical Check Up yang dilakukan kepada Purnawiarawan Polri,   dilaksanakan oleh semua RS Bhayangkara di wilayah polda jatim, dengan total peserta sebanyak 164 orang.


Sedangkan giat Vaksinasi Covid-19 massal, dilaksanakan oleh Biddokkes polda jatim, RSB jajaran dan Urkes polres jajaran. Untuk vaksin pertama sebanyak 16.279 sedangkan vaksin ke dua sebanyak 3.840.


Selain itu, Pusdokkes Polri, RS Polpus RS Soekanto, bekerja sama dengan Inkopol, dibantu Polres Batu, Biddokkes Polda Jatim dan urkes jajaran.


Seluruh RS Bhayangkara di Polda jatim menyelenggarakan Bhaktikes bagi masyarakat di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, yang diselenggarakan pada tanggal 20-24 Juni 2021.


Kegiatan yang sudah berjalan diantaranya, pemeriksaan kesehatan masyarakat penderita penyakit khronis sebanyak 134 orang, pembagian paket obat, paket prokes Covid-19, Pembagian paket sembako,  yang dilaksanakan secara home visite (door to door) di wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.


Sementara puncak pelaksanaan bhaktikes akan dilaksanakan di balai Kecamatan Kasembon Malang pada tanggal 24 Juni 2021, pada pukul 09.00 WIB. Yang nantinya kegiatan ini akan dihadiri okeh Kapusdokkes Polri, Karumkit Polpus RS Soekanto, Ketua Inkoppol pusat, Kabiddokkes Polda Jatim, Bupati Malang, dan Kapolres Batu.


Sedangkan Karumkit Bhayangkara Brigjen Pol Asep H, menyatakan, acara bhakti sosial kesehatan ini adalah rangkaian HUT Bhayangkara ke-75 sekaligus dalam rangka memperingati HUT Kedokteran dan kesehatan Polri ke-75, bahwa bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan meliputi kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan kepada 75 keluarga mitra petani inkopol.


"Kegiatan bhakti sosial ini kerjasama pusdokkes polri, RS Bhayangkara tingkat I, Biddokkes Polda Jatim, Rumkit Bhayangkara tingkat II Samsuri Martoyo se-Surabaya, Rumkit Bhayangkara tingkat II Kediri, Rumkit Bhayangkara tingkat III Batu Malang dan Rumkit Bhayangkara jajaran polda jatim," sebutnya.


Sementara itu Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi., M.M, menyampaikan mengucapkan terima kasih masyarakat di Kabupaten Malang telah dibantu dari sisi kesehatan maupun ekonomi.


"Kegiatan bakti sosial kesehatan ini sangat penting dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Malang," pungkasnya.

Gebyar Vaksinasi Massal Berhadiah, Kapolres Trenggalek: Bersama Atasi Pandemi Covid-19

Gebyar Vaksinasi Massal Berhadiah, Kapolres Trenggalek: Bersama Atasi Pandemi Covid-19

 



Seperti diberitakan sebelumnya, guna memaksimalkan pandemi Covid-19, Polres Trenggalek bersinergi bersama jajaran Forkopimda menggelar vaksinasi bagi masyarakat yang bertajuk `Gebyar 1500 Vaksinasi Massal Berhadiah`.

Vaksinasi massal ini delar di tiga lokasi sekaligus yakni, Pasar Pon Trenggalek sebanyak 900 dosis, pasar Bendorejo 300 dosis dan lapangan parkir wisata 360 Watulimo 300 dosis.

Uniknya, peserta vaksinasi berkesempatan meraih hadiah berupa 35 kambing dan 80 ekor ayam. Hal ini dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar mau dan berkenan mengikuti vaksinasi sehingga memiliki kekebalan tubuh dan tidak mudah terpapar Covid-19.

Vaksinasi massal berhadiah ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda, Bupati Trenggalek H.M. Nur Arifin didampingi oleh Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0806 Letkol Arh Uun Samson Sugiharto, S.I.P., M.I.Pol.  dan Kejari Ibu Darfiah, S.H., M.H. Kamis, (24/6).

AKBP Dwiasi menegaskan, vaksinasi massal berhadiah ini digelar dalam rangka mensukseskan program vaksinasi massal untuk menekan laju penyebaran Covid-19 sekaligus memperingati HUT ke-75 Bhayangkara. Sistem drive thru sengaja dipilih dengan pertimbangan risiko kerumunan terkecil.

Lebih lanjut AKBP Dwiasi menuturkan, vaksinasi massal tersebut merupakan wujud keseriusan dan kesolidan dari jajaran Forkopimda Kabupaten Trenggalek didukung oleh Kapolda Jatim  Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K, S.H., M.H dalam akselerasi penanganan penyebaran Covid-19 serta implementasi dari instruksi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si. untuk bergerak cepat memaksimalkan 3T, 5M dan vaksinasi.

“Bapak Kapolda Jatim telah membantu 10.000 dosis vaksin. Untuk hari ini target kita 1.500 dosis, kemudian dilanjutkan hari Sabtu dan Senin masing-masing 2.000 vaksin.” Ujar AKBP Dwiasi

“Prioritas kita berikan kepada desa zona oranye dengan positif rate tinggi” Imbuhnya

Sementara itu, Bupati Trenggalek yang kerap disapa Gus Ipin menekankan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah memerintahkan agar digencarkan vaksinasi dengan target sehari minimal 1 juta dosis. Dalam pelaksanaannya tidak hanya pemerintah daerah dalam hal ini kemeterian kesehatan, dinas kesehatan provonsi maupun kabupaten tetapi juga melibatkan TNI dan Polri.

“Alhamdulillah, kami sampaikan terima kasih kepada bapak Kapolda Jatim yang telah membantu 10.000 dosis yang akan kita laksanakan selama tiga hari kedepan.” Jelas Bupati.

Terkait dengan hadiah berupa puluhan kambing dan ayam, Bupati muda ini menuturkan hal tersebut merupakan wujud terima kasih kepada masyarakat juga agar ada ketertarikan masyarakat menjadi lebih tinggi disamping juga bermanfaat untuk pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

“Kita berikan oleh-oleh, diundi dalam bentuk ayam dan kambing” Imbuhnya

Dari pengamatan tim redaksi, animo masyarakat Trenggalek untuk mengikuti vaksinasi massal ini terbilang cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan cukup banyaknya masyarakat yang antri dengan tertib di lokasi yang telah ditentukan.

Demikian pula dengan keberadaan petugas yang ditempatkan sejak pagi hari, mengatur dan mengawasi protokol kesehatan cukup efektif mengantisipasi terjadinya kerumunan.

Sulastri, salah satu warga Desa Sambirejo yang kebetulan mengikuti vaksinasi massal dan beruntung mendapat hadiah kambing mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran Forkopimda Trenggalek yang telah menyelenggarakan vaksinasi massal. Menurutnya, vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar dalam menangkal Covid-19.

“Terima kasih atas vaksinasi massal dalam rangka HUT ke-75 Bhayangkara. Dengan kegiatan ini saya bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Prosesnya cepat dan sangat mudah. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir.” Ucapnya.

338 Gram Sabu, 104 Pelaku, dan 86 Kasus Berhasil Diungkap Satresnarkoba Polres Tulungagung

338 Gram Sabu, 104 Pelaku, dan 86 Kasus Berhasil Diungkap Satresnarkoba Polres Tulungagung

 



TULUNGAGUNG - Sat Resnarkoba Polres Tulungagung bersama Polsek Jajaran yang berkomitmen untuk memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Tulungagung, dibuktikan dengan wujud nyata.


Setidaknya, 86 kasus berhasil diungkap, 54 diungkap Sat Resnarkoba Polres Tulungagung dan 32 kasus  diungkap Polsek Jajaran. 


Tidak tanggung-tanggung, dalam 86 kasus yang diungkap selama periode Januari hingga Juni 2021, Satresnarkoba Polres Tulungagung bersama Polsek Jajaran, berhasil menangkap 104 pelaki penyalahgunaan narkotika, dimana 9 tersangka merupakan residivis. 


Dari 104 tersangka, 70 tersangka merupakan tangkapan Sat Resnarkoba Polres Tulungagung dengan rincian, 66 tersangka pria dan 4 tersangka wanita.


Sedangkan Polsek Jajaran menangkap 34 tersangka dengan rincian, 31 tersangka pria dan 3 tersangka wanita.


Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto SH, SIK, MH saat menggelar konferensi pers dihalaman Mapolres Tulungagung, Kamis (24/6/21) menyampaikan, dari 104  pelaku dan barang bukti sabu seberat 338 gram diamankan dari 86 TKP yang berbeda yang tersebar  diwilayah hukum Polres Tulungagung.


"Adapun barang bukti keseluruhan yang diamankan dari semua tersangka yakni diantaranya, 338,42 gram sabu, 2 butir Pil Inex, 160 gram ganja, 726 butir Pil Alprazolam, 60.549 butir Pil Double L, 569 bungkus Pil Stelan dari berbagai merk, 97 botol miras jenis ciu, 2 jurigen miras jenis ciu, 2 botol Anggur Merah, uang tunai Rp. 12.027.000, 49 buah pipet kaca, 16 buah timbangan, 93 buah handphone, 37 buah bong, 14 unit sepeda motor dan 1 unit Mobil Suzuki Pick Up warna putih," Terang AKBP Handono


Sedangkan pasal-pasal yang sudah disematkan kepada masing-masing tersangka diantaranya, Pasal 114 Sub Pasal 112 UURI No. 35 Th. 2009 Tentang Narkotika, Pasal 111 ayat (1) UURI No 35 Th. 2009 Tentang Narkotika, Pasal 197 Sub Pasal 196 UURI No.36 Tentang Kesehatan, Pasal 62 UURI No. 5 Tahun 1997 Tentang Psykotropika, Pasal 142 UURI No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan dan Pasal 62 ayat (1) Jo pasal 8 ayat (1) huruf g dan i UURI NO. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan konsumen.


"Setiap pasal yang dijeratkan kepada tersangka, disesuaikan dengan peranan para pelaku. Hampir seluruh tersangka yang diamankan adalah seorang pengedar, sedangkan 9 pelaku yang residivis kemungkinan besar akan mendapatkan tambahan masa tahanan," tambah Kapolres


Komitmen untuk memberantas peredaran narkotika, akan terus digalakkan oleh Polres Tulungagung melalui Sat Resnarkobanya bersama Polsek Jajajaran.


Sehingga, wilayah Kabupaten Tulungagung dapat bebas dari pengaruh narkotika.


"Terlebih, saat ini, kita tengah memperingati Hari Bhayangkara ke 75 dan juga Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2021. Tentunya akan menjadi cambuk seluruh anggota Polri di Kabupaten Tulungagung untuk semakin kencang menabuh genderang perang terhadap narkotika," pungkas AKBP Handono ()

Kasus COVID-19 Melonjak Dalam Sepekan, Disinfeksi Massal Digelar di Mojokerto

Kasus COVID-19 Melonjak Dalam Sepekan, Disinfeksi Massal Digelar di Mojokerto

 



Mojokerto- Selain memperketat protokol kesehatan (prokes) sampai level RT, Satgas COVID-19 Kabupaten Mojokerto juga menggelar disinfeksi massal. Penyemprotan cairan disinfektan digelar selama satu pekan untuk memutus penyebaran virus Corona yang kian melonjak.


Disinfeksi salah satunya menyasar Kecamatan Mojosari. Ibu kota Kabupaten Mojokerto ini menjadi satu dari 6 kecamatan zona oranye penyebaran COVID-19. Virus Corona sudah menginfeksi 172 warga Mojosari. Terdiri dari 4 kasus aktif, 1 pasien meninggal dunia dan 167 pasien sembuh.


Penyemprotan cairan disinfektan dipimpin langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Bupati Ikfina Fahmawati, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto dan Kajari Gaos Wicaksono. Disinfektan disemprotkan menggunakan mobil pemadam kebakaran (PMK) dan watercanon ke pusat-pusat keramaian.


Mereka juga rela belusukan ke permukiman padat penduduk di Kelurahan Kauman, Mojosari sambil menggendong alat semprot disinfektan. Polisi juga menyosialisasikan vaksinasi gratis COVID-19 yang akan digelar di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada pada Sabtu (26/6) nanti.


"Sasaran penyemprotan seluruh wilayah kecamatan. Muspika dan tiga pilar desa serentak melakukan penyemprotan. Dalam satu minggu ini kami rutinkan untuk menekan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Mojokerto," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di Kelurahan Kauman, Kamis (24/6/2021).


Selain Mojosari, terdapat 5 kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang juga menjadi zona oranye. Artinya, risiko penyebaran COVID-19 di 6 kecamatan tersebut tergolong sedang. Yakni Kecamatan Pungging 182 kasus, Bangsal 247 kasus, Puri 202 kasus, Sooko 227 kasus, serta Mojoanyar 181 kasus.


Sementara itu, jumlah warga Kabupaten Mojokerto yang terinfeksi COVID-19 bertambah 165 orang dalam sepekan terakhir. Yaitu dari 2.567 jiwa pada Kamis (17/6) menjadi 2.732 jiwa pada Rabu (23/6). Terdiri dari 221 kasus aktif, 2.437 pasien sembuh, serta 74 pasien meninggal dunia.


Dony menjelaskan, Satgas COVID-19 Kabupaten Mojokerto juga memaksimalkan PPMK skala mikro. Testing, tracing dan treatment (3T), serta prokes 5M ditingkatkan sampai level rukun tetangga (RT). Ditambah lagi operasi yustisi akan digalakkan agar masyarakat mematuhi prokes.


"Imbauan kami, masyarakat wajib mematuhi prokes 5M. Masyarakat yang punya hajatan, kami imbau supaya mengajukan permohonan ke satgas. Akan kami telaah, kami cek. Kalau tak mematuhi prokes kami bubarkan," terangnya.


Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengakui kasus COVID-19 di wilayahnya terus melonjak dalam sepekan terakhir. Selain mengoptimalkan PPKM skala mikro, pihaknya juga akan meningkatkan tracing.


"Terutama tracing kami giatkan lagi dengan target yang lebih besar," tandasnya. []

Ponorogo Zona Merah, TNI/Polri, Pol PP Gencarkan Ops Yustisi  dan Semprotkan Disinfektan

Ponorogo Zona Merah, TNI/Polri, Pol PP Gencarkan Ops Yustisi dan Semprotkan Disinfektan

 



Terkait pencegahan penyebaran covid 19 saat ini menjadi perhatian pimpinan Polri. Dalam hal ini Polres Ponorogo akan terus meningkatkan kegiatan operasi yustisi dan penyemprotan disinfektan serta mengedukasi warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. 


Perintah tersebut di sampaikan langsung oleh Kompol Basuki Nugroho S.Sos saat memimpin apel pagi Kamis (24/06/2021) di halaman apel Polres Ponorogo.


“Fungsi yang mengemban preventif dan preemtif  tolong ditingkatkan kegiatannya terkait upaya pencegahan covid 19 di Ponorogo dengan melaksanakan  Ops Yustisi, Penyemprotan Disinfektan dan mengedukasi warga masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu 5 M,” Ujar Kompol Basuki


Dipimpin langsung Kanit turjawali Satlantas Polres Ponorogo Ipda Aris W, S.H. serta menindak lanjuti perintah Pimpinan,  Personil gabungan TNI/Polri dan Satpol PP Melaksanakan Operasi yustisi di seputaran jalan Gajah Mada Ponorogo dengan sasaran warga yang tidak memakai masker. 


Dalam Kesempatan ini Ipda Aris menyampaikan, Pesonil Gabungan tidak akan segan-segan memberikan sansi bagi warga masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan khususnya warga yang tidak memakai masker. 


“Mengingat Ponorogo saat ini Zona Merah dan persediaan kamar inap dibeberapa rumah sakit di Ponorogo sudah minim di harapkan warga masyarakat bisa menjaga diri, keluarga dan lingkungannya dengan tidak mengadakan acara yang mengundang kerumunan warga karena di duga saat ini sudah ada beberapa warga ponorogo yang terpapar covid 19 dari kluster arisan,” Ungkap Ipda Aris  


Selain itu, Untuk memutus mata rantai covid 19 ini Ipda Aris Juga menjelaskan 


“Saat ini tindakan yang paling efektif sebagai bentuk ikhtiar kita adalah disiplin menggunakan masker . Dengan Sinergitas TNI/Polri dan instansi terkait lainnya, Ops yustisi akan terus kita laksanakan guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19 diwilayah Ponorogo ini,” Terang Ipda Aris  


Dalam Ops Yustisi gabungan kali ini, 3 orang warga dikenakan denda Administratif, 1 Orang Teguran Lisan dan Sanksi Sosial Nihil dan Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. 


Di tempat yang berbeda, Juga dilaksanakan penyemprotan disinfektan pada pemukiman penduduk yang berlokasi di Perumnas Bumi Citra Kelurahan Beduri Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.


Kegiatan tersebut Dipimpin langsung Waka Polres Ponorogo Kompol Meiridiani S.H., M.H., M.M. dan Kabag Ops Kompol Basuki  yang di ikuti Kasat Samapta Akp Edy, Kapolsek Kota AKP Kusbiantoro  serta beberapa anggotanya  


Kegitan tersebut menindak lanjuti informasi masyarakat bahwa di Perumnas Bumi Citra Kelurahan Beduri Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, ada 18 orang di Satu RT  yang Terkonfirmasi, 2 orang Meninggal Dunia.


Setelah berkoordinasi dengan satgas covid 19, Pemdes Desa Beduri dan warga setempat , Sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah covid 19 di perumnas Beduri maka Polres Ponorogo melaksanakan penyemprotan disinfektan ini guna memutus mata rantai covid 19 pada Lokasi tersebut.

 

Panglima TNI, Kapolri dan Menkes, Tinjau Vaksinasi Massal Jelang HUT Bhayangkara

Panglima TNI, Kapolri dan Menkes, Tinjau Vaksinasi Massal Jelang HUT Bhayangkara

 



JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung vaksinasi massal masyarakat dalam rangka menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara pada 1 Juli. 


Kegiatan tersebut diselenggarakan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Kamis (24/6/2021). Mereka meninjau secara langsung proses vaksinasi masyarakat mulai dari tahap pendaftaran, penyuntikan hingga observasi pasca-vaksin. 


"Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka menyambut momentum hari Bhayangkara," kata Sigit dalam jumpa pers di lokasi. 


Menurut Sigit, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk mengimplementasikan program vaksinasi satu juga dosis per hari sebagaimana arahan dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). 


"Sesuai dengan arahan bapak Presiden dalam rangka melaksanakan program vaksinasi massal untuk mencapai 1 juta sehari maka kami dari jajaran Kepolisian bergabung dengan TNI dan tentunya rekan-rekan di Dinkes melaksanakan vaksinasi masal secara setentak," ujar mantan Kapolda Banten itu.


Eks Kabareskrim Polri ini mengungkapkan bahwa, pada hari ini terdapat 2.100 titik yang melakukan vaksinasi massal. Dengan begitu, Sigit berharap, pada akhir Juni 2021 nanti program sehari satu juta vaksin dapat terwujud. 


"Harapan kami sesuai dengan arahan Presiden di akhir Juni kami masuk di angka 1 juta. Tanggal 26 kami laksanakan dalam kegiatan serentak. Harapan kami di tanggal tersebut dapat tercapai oleh karena itu kami harus bisa melaksanakan program tersebut dan bisa kami pertahankan harapan kami di minggu ke depannnya lagi bisa kami tingkatkan," tutur Sigit.


Senada, Panglima TNI menyebut bahwa, untuk mewujudkan target Presiden Jokowi, TNI, Polri serta Dinas Kesehatan bakal menggelar program vaksinasi massal di titik-titik sentral masyarakat. 


"Kami laksanakan vaksinasi secara serentak yang dilaksanakan TNI-Polri, selain itu TNI sendiri di wilayah remote di wilayah terpencil seperti Kodim, Koramil, Lanud, Lanal, juga melaksanakan kegiatan secara serentak. Apabila wilayah di situ juga ada satuan TNI-Polri dan Dinkes maka dilaksanakan secara bersama-sama. Kami berharap 1 juta perhari bisa terealisasi apabila ka.i laksanakan serentak. Dan kami lihat, Insya Allah semuanya bisa terealisasi," kata Hadi di kesempatan yang sama. 


Sementara Menkes Budi menyampaikan apresiasinya kepada pihak TNI-Polri yang berusaha mewujudkan program vaksinasi untuk masyarakat dalam rangka mencegah Covid-19 atau virus corona. 


"Sekali lagi, untuk mengejar angka 1 juta suntik perhari tidak mungkin dilakukan sendiri, kami harus kompak bersama melakukan. Dan saya bangga melihat TNI-Polri mampu membantu kita bersama sama," ujar Budi.

Cegah Penyebaran Covid-19, Peringatan Yadnya Kasada 2021 Tertutup untuk Umum

Cegah Penyebaran Covid-19, Peringatan Yadnya Kasada 2021 Tertutup untuk Umum

 


Probolinggo, Peringatan Yadnya Kasada 2021 tertutup untuk umum, jumlah masyarakat Suku Tengger yang diizinkan masuk ke kawasan Bromo juga dibatasi.


Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menegaskan, sekitar 200 personel diterjunkan untuk mengamankan Kasada 2021.


Menurutnya, seluruh warga Tengger yang akan melakukan peribadatan harus membawa surat keterangan negatif Covid-19.


"Bila nanti warga tersebut tidak membawa surat keterangan hasil swab, pihak Satgas setempat sudah menyiapkan tes swab di tempat," kata Kapolres kepada wartawan di Mapolres Probolinggo, Kamis (24/6/2021). 


Arsya menjamin seluruh petugas pengamanan Kasada telah menjalani tes swab sebelum bertugas. Petugas pengamanan yang diturunkan harus negatif Covid-19.

"Dari Polres sendiri, kami akan terjunkan 60 anggota yang akan bertugas sebagai pengaman nanti. Juga ada personel dari Satgas, Kodim 0820 dan Jogo Boyo, total 200 orang," jelas Kapolres. 


Polres Probolinggo melakukan penyekatan di Kecamatan Sukapura. Arsya telah berkoordinasi dengan Polres Pasuruan untuk menyekat jalur menuju Bromo.


"Jumlah kapasitas juga kami batasi menjadi 25 persen. Jadi kapasitasnya sendiri bisa menampung sekitar 1000 orang. Oleh karenanya dari 1000 orang itu hanya 25 persen yang boleh hadir," tutur Arsya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian menjelaskan, Suku Tengger yang berada di Gunung Bromo akan melaksanakan upacara Kasada pada 25 Juni 2021.

Hasil Rakor Covid-19 Bangkalan: Penguatan PPKM Mikro di 8 Desa Dari 5 Kecamatan

Hasil Rakor Covid-19 Bangkalan: Penguatan PPKM Mikro di 8 Desa Dari 5 Kecamatan


SURABAYA,- Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron serta stake holder terkait, Rabu (23/6/2021) malam menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, yang dilaksanakan di Ruang Bina Yudha, Makodam V Brawijaya.


Hasil dari rapat koordinasi yang dilakukan pada malam ini, menghasilkan beberapa poin penting, diantaranya, Penguatan PPKM Mikro di 8 Desa dari 5 Kecamatan di Bangkalan, merangkul para relawan untuk bersama-sama melawan Covid-19 serta pelaksanaan Treatment terhadap masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan penambahan kapasitas tempat tidur di RS lapangan Indrapura, penambahan Rumah Sakit rujukan dan tempat karantina.


"Selain itu, Pemkab Bangkalan melalui tiap kecamatan akan mengeluarkan SIKM bagi warga Bangkalan yang akan melakukan perjalanan keluar Bangkalan," kata Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron, Rabu (23/6/2021) malam.


Sementara untuk teknis pemeriksaan SIKM sendiri bagi warga yang akan keluar dari zona merah, Nantinya bisa hanya menunjukkan SIKM dimana dalam perolehannya dengan menyertakan surat keterangan hasil Non Reaktif swab antigen dari Puskesmas setempat, hal ini sesuai kesepakatan bersama antara Forkopimda Jatim yaitu Gubernur, Pangdam dan Kapolda serta semua stakeholder terkait.


Ke depan untuk mencegah penyebaran Covid-19 diharapkan seluruh Madura dapat diberlakukan SIKM bagi masyarakat yang akan keluar dari wilayah.

Polres Kediri Kota Grebek 1 Juta Vaksinasi dalam 1 Hari

Polres Kediri Kota Grebek 1 Juta Vaksinasi dalam 1 Hari


Peringati Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke - 75. Polres Kediri Kota, gelar kegiatan grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari, yang bertempat di halaman rumah sakit Bhayangkara, Kediri, pada Rabu (23/6/2021). 


Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, kegiatan grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari yang bertempat di halaman RS Bhayangkara Kediri ini, berlangsung tertib dan lancar. 


Grebeg vaksin ini di ikuti oleh 1.056 orang peserta vaksinasi, terdiri dari masyarakat umum dari wilayah Kediri dan sekitarnya, yang diprioritaskan kepada lansia dan tenaga pendidik.


40 Petugas vaksinator, dibantu 10 orang operator P-Care, dan 20 petugas pengamanan, gabungan personil Urusan Kesehatan (Urkes) dari RS Bhayangkara Kediri, dan Dinkes Pemkot Kediri, serta Polres Kediri Kota. 


Kegiatan ini sekaligus memperingati hari Bhayangkara Ke - 75, Polres Kediri Kota grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari. Ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Jokowi, terkait pelaksanaan vaksinasi dalam penanganan covid-19 di Wilayah Hukum Polres Kediri Kota. 


Kegiatan vaksinasi ini masih berlangsung sampai hari Sabtu tanggal 26 Juni 2021, dengan target 3.000 vaksin, termasuk untuk kalangan pesantren di wilayah Kediri Kota.

Sambut HUT Bhayangkara Ke-75, Masyarakat Antusias Pelaksanaan Vaksinasi Masal di Polrestabes Suraabaya

Sambut HUT Bhayangkara Ke-75, Masyarakat Antusias Pelaksanaan Vaksinasi Masal di Polrestabes Suraabaya


Surabaya - Antusias keluarga besar Anggota Polrestabes Surabaya mensukseskan proses vaksinasi covid-19 hari ke-3 di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Rabu (23/06/2021).


Dari penjelasan Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan, pemberian vaksin jenis sinovac terhadap keluarga besar anggota Polri dan masyarakat ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-75.


"Keluarga besar Polri yang akan divaksin ini meliputi para Istri/Suami, Putra-Putri yang sudah berumur 18 tahun keatas dan juga masyarakarat umum lainnya," ucap Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.


Lebih lanjut, Kapolrestabes Surabaya mengatakan, seseorang yang sudah mendapatkan vaksin belum sepenuhnya kebal dari ancaman virus. Kemungkinan masih memiliki resiko tertular atau terinfeksi Covid-19.


“Vaksinasi memang memiliki manfaat untuk membentuk kekebalan serta mencegah terjadinya perburukan gejala berat bila terinfeksi, namun demikian, bukan berarti kebal, sehingga masih mungkin tertular atau terinfeksi. Maka dari itu, mari kita tetap mentaati protokol kesehatan dengan disiplin,” lanjut Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.


Kemudian Kabag Sumda Polrestabes Suraabya, AKBP Sri Andriyani, S.Pd selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, bahwa pelaksanaan yang digelar sejak tanggal 19 Juni 2021 hingga saat ini telah mencapai tiga ribu lebih yang terdiri dari Anggota Polri, keluarga besar anggota Polri dan masyarakat.


“Kita telah melakukan vaksinasi kepada anggota Polri, keluarga besar Polri dan masyarakat sebanyak sekitar 3800 orang untuk vaksin tahap I kemudian untuk vaksinasi tahap II sudah mencapai 2600 orang,” ujar AKBP Sri Andriyani.


Perwira Polwan berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) itu berharap kedepan seluruh masyarakat Kota Surabaya dapat menerima vaksin, guna mempercepat penanggulangan covid-19.


Para peserta yang ikut vaksin di Polrestabes Surabaya sangat berantusias dan merasa senang serta diuntungkan dengan adanya vaksinasi masal, menurut salah satu dari mereka mengatakan bahwa dimasa pandemi covid-19 sangat penting menjaga imun tubuh agar selalu vit dengan salah satunya adalah divaksin.


"Kepada Bapak Kapolrestabes Surabaya saya ucapkan terimakasih atas adanya vaksinasi masal. Dan semoga Polrestabes Surabaya kedepannya semakin jaya dan bermasyarakat," ucap Dimas simpatisan vaksinasi hari ini.

Vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep

Vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep

 


Sumenep, 23/06/2021

Polres Sumenep menggelar vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 75, Polres Sumenep menggelar vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep sebagai bentuk Transformasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju


 


Vaksinasi massal tersebut dilakukan kepada pemohon pembayaran perpanjangan pajak kendaraan atau pergantian plat 5 tahunan. Bagi masyarakat yang sudah divaksin, cukup menunjukkan surat keterangan.


 


“Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung program Pemerintah dalam rangka mempercepat pelaksanaan vaksinasi di seluruh Indonesia guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujar AKBP Rahman.


 


Kapolres asal Banyuwangi tersebut mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di KB Samsat tidak hanya untuk pemohon perpanjangan pajak kendaraan tapi bagi masyarakat umum yang mau divaksin juga bisa mendaftar secara gratis. Kebijakan ini juga diterapkan di Satpas Sim Polres Sumenep bagi masyarakat yang ingin mengurus surat izin mengemudi (SIM),” imbuh Rahman Wijaya.


 

Tujuan vaksinasi massal yang digelar Polres Sumenep adalah sebagai bentuk Transformasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju


 


“Meski menggelar vaksinasi massal tetap mengikuti protokol kesehatan. Seluruh peserta vaksinasi wajib memakai masker karena kita semua harus selalu waspada,” tandas AKBP Rahman.

Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

  


Jakarta— Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri mengisi seminar yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Seluruh Indonesia (PTMI). 


Dalam seminar tersebut, Kepal Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Paulus Waterpauw menjadi salah satu pembicara atau keynote speakers. Adapun seminar diikuti 100 mahasiswa dari berbagai macam universitas di DKI Jakarta. 


Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, pokok-pokok pemikiran mengenai Papua dan segala macan dinamikanya dipaparkan. 


“Provinsi Papua mempunyai wilayah yang cukup luas, karakterisnik unik dan memiliki kekayaan alam melimpah. Namun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua adalah yang paling rendah di Indonesia,” kata Argo dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6). 


Disisi lain, kata Argo, sejak Papua kembali kepada pangkuan ibu pertiwi tahun 1963, proses internalisasi nilai-nilai Pancasila belum tuntnas, ditambah adanya akumulasi kekecewaan masyarakat Papua atas terbatasnya pelayanan dalam bidang ekonomi, kesejahteraan dan pendidikan. 


Dalam seminar itu, kata Argo, Baintelkam Polri juga memaprkan bahwa terdapat empat aspek krusial sebagai akar dari berbagai permasalahan penegakan hukum di Papua, yaitu aspek politik kolonialisme, aspek ekonomi dan kesejahteraan, aspek sosio kultural dan aspek idiologis serta nasionalisme. 


Kemudian, Argo menekankan bahwa salah satu spesifikasi ancaman kerawanan yang membedakan antara provinsi Papua dengan provinsi lainnya di Indonesia, adalah adanya gangguan kamtibmas yang ditimbulkan oleh aktifitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 


“Namun tidak semua wilayah di Papua terjadi kekerasan bersenjata hanya dibeberapa Kabupaten antara lain Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Nduga dan Mimika,” ungkap Argo. 


Untuk itu, Polri mengajak elemen mahasiswa dan pemuda agar menjadi pioner of problem solving dalam menyelesaikan berbagai permalsahan di lingkungan sekitar juga pioner of nationalism untuk mengikis ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan pioner kebangkitan, kemandirian dan kesejahteraan Papua.

Orasi Ilmiah di Seminar IPKN, Kapolri: Sinergitas Polri-Auditor Kunci Cegah Korupsi

Orasi Ilmiah di Seminar IPKN, Kapolri: Sinergitas Polri-Auditor Kunci Cegah Korupsi

  


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan orasi ilmiah di Seminar Institut Pemeriksa Keuangan Negara (IPKN), secara virtual, Jakarta, Selasa (22/6/2021).


Dalam kesempatan itu, Sigit mengungkapkan soal pentingnya sinergitas antara Polri dan Auditor terkait dengan pencegahan dan penegakan hukum tindak pidana ekonomi dan korupsi terkait kebocoran anggaran negara. 


"Kerjasama dan sinergisitas Polri dan Auditor merupakan kunci keberhasilan dalam upaya pencegahan dan penegakkan hukum terhadap tindak pidana ekonomi, khususnya tindak pidana korupsi yang menyebabkan kebocoran anggaran negera," kata Sigit dalam orasi ilmiahnya. 


Oleh sebab itu, mantan Kapolda Banten ini menekankan perlu adanya tindaklanjut untuk penguatan kerjasama antara Polri dan Auditor dalam kegiatan operasional pencegahan dan penegakkan hukum.


"Maupun peningkatan kompetensi dan kapabilitas penyidik dan auditor sampai ke tingkat daerah melalui sertifikasi CSFA," ujar eks Kabareskrim Polri ini.


Karena itu, Sigit mengapresiasi adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Hal ini merupakan wujud untuk menciptakan tata kelola yang baik.


Usai memberikan orasi ilmiah, Sigit memperoleh Sertifikat CSFA oleh Rektor IPKN. Hal itu terkait dengan capaian Good Governance and Clean Government, pada pengelolaan keuangan negara secara bertanggung jawab.


Diketahui, Polri telah memperoleh delapan kali berturut-turut penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sejak tahun anggaran 2013 hingga 2020.

Ditreskrimsus Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuatan Ijazah Palsu Illegal

Ditreskrimsus Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuatan Ijazah Palsu Illegal

 



SURABAYA,- Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (22/6/2021) siang, menggelar konferensi pers tentang penjualan hasil manipulasi dan atau pemalsuan data berupa ijazah melalui media sosial (Medsos) Facebook (FB), Instagram (IG) dan juga Whatshapp (WA).


Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menyebutkan, kejadian sekitar bulan Mei tahun 2021, dari pengungkapan ini subdit V/siber ditreskrimsus polda jatim mengamankan dua orang tersangka.


"Keduanya melakukan aktifitas Illegal memalsukan ijazah dan menawarkan pembuatan ijazah palsu di medsos. Dari pengakuan kedua pelaku, hasilnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi," kata Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat rilis di Bid humas polda jatim, Selasa (22/6/2021) siang.


Sementara itu AKBP Zulham, Wadirreskrimsus polda Jatim menjelaskan, bahwa modusnya sejak akhir tahun 2019, dua pelaku menawarkan di medsos. Ada 9 jenis produk yang dibuat oleh kedua pelaku dengan variasi harga yang berbeda beda.


"Untuk ijazah SD dipatok 500 ribu, SMP 700 ribu, SMA/SMK 800 ribu, ijazah S1 2 juta, ijazah S2 2,5 juta, KTP 300 ribu, KK 300 ribu, akta kelahiran 250 ribu dan sertifikat pelatihan satpam 500 ribu," jelas AKBP Zulham, Wadirreskrimsus polda jatim.


Kedua pelaku yang berhasil diamankan yakni, MW (32) warga Jalan Kesambi Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan Madura dan BP, (26) warga Jalan Kedinding Lor Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.


Ditambahkan Zulham, kedua pelaku memang sengaja menawarkan kepada orang - orang yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan syarat - syarat tertentu. Ada beberapa orang yang sudah kami periksa, dan saat ini masih kami lacak orang - orang yang menggunakan jasa kedua pelaku.


"Tersangka BP berperan aktif dan dia yang mencetak sedangkan MW juga melakukan mencetak ijazah palsu. Sejak operasional tahun 2019 keduanya sudah mendapatkan keuntungan 86 juta," pungkasnya.


Sedangkan untuk cara memesan ijazah palsu dari pelaku, korban cukup menelfon tersangka BP dan memesan ijazah. Dan hanya mengirimkan nama juga gelar yang diinginkan dan tidak ada identitas lengkap.


Dari perbuatan kedua tersangka, mereka akan dikenakan Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 263 Jo Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Berlakukan SIKM Bagi Warga Yang Melintasi Suramadu dan Pelabuhan Kamal

Berlakukan SIKM Bagi Warga Yang Melintasi Suramadu dan Pelabuhan Kamal



Pemberlakukan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) bagi warga Bangkalan yang hendak bepergian keluar atau masuk di Kota Surabaya. Hal tersebut disampaikan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron, saat di Balai Pengembangan Wilayah Surabaya dan Madura (BPWS) Bangkalan, bersama Forkopimda Jatim, pada Senin tanggal 21 Juni kemarin


Terhitung Mulai Hari SENIN, Tanggal 21 Juni 2021, seluruh warga yang akan melintasi Suramadu maupun Pelabuhan Kamal akan diberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). 


SIKM diutamakan bagi warga yang setiap hari pulang-pergi Bangkalan - Surabaya, seperti penjual sayur-mayur, buruh, pekerja informal, karyawan, dan pegawai swasta atau pegawai pemerintah. 


SIKM dikeluarkan oleh kantor kecamatan sesuai wilayah tempat tinggal pemohon, dan berlaku selama 7 hari sejak tanggal dikeluarkan SIKM. 


Syarat mendapatkan SIKM adalah, dengan melampirkan hasil negative tes rapid antigen, dan melampirkan surat keterangan dari instansi tempat bekerja, atau surat keterangan lain yang sesuai dengan aktifitasnya dari pihak terkait,jelasnya Selasa (22/06/2021)


"SIKM ini tentunya untuk menghindari kerumunan yang ada di Surabaya. Adapun bagi warga yang akan masuk dari Surabaya ke Bangkalan, tetap mengikuti penyekatan di wilayah Surabaya," kata Bupati Bangkalan. 


Dengan adanya SIKM ini diharapkan dapat mendorong warga untuk proaktif menjalani tracing, tracking, karena mereka akan datang sendiri ke rumah sakit atau Puskesmas untuk melakukan Swab antigen yang berada di masing-masing kecamatan, gratis. 


"Jadi masyarakat tidak perlu berbondong-bondong datang ke Pemkab Bangkalan, cukup di rumah sakit atau puskesmas masing-masing, dan surat SIKM akan dikeluarkan kecamatan masing-masing," tambahnya. 


Abdul Latif mengatakan. Sementara ini data yang terima Pemerintah Kabupaten Bangkalan ada 702 lembar SIKM, dan hari ini pula Pemkab Bangkalan bersama Forkopimda Jawa Timur menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. 


"Kami disini ingin menyelamatkan warga dengan adanya pandemi covid-19. Untuk itu harapannya kepada masyarakat untuk tetap bijaksana dalam menyikapi hal ini, dan tentunya ini butuh kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat," kata R. Abdul Latif, didampingi Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya, dan Sekdaprov Jatim.

Vaksinasi COVID-19 ke Pasar Tradisional Mojokerto Berbonus Bingkisan

Vaksinasi COVID-19 ke Pasar Tradisional Mojokerto Berbonus Bingkisan

 


Mojokerto- Sasaran vaksinasi COVID-19 di Mojokerto kini diperluas ke para pedagang pasar tradisional. Untuk menarik minat para pedagang terhadap vaksin, petugas memberi bonus bingkisan berisi kue dan minuman.


Vaksinasi berhadiah ini digelar di Pasar Legi, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Penyuntikan vaksin COVID-19 ke para pedagang tersebut bertajuk gerebek vaksinasi massal untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-75.


Petugas gabungan polisi, TNI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto menyosialisasikan pentingnya vaksinasi COVID-19 sambil belusukan ke Pasar Legi menggunakan pengeras suara. Mereka mengajak para pedagang ke tempat vaksinasi di halaman pasar tradisional tersebut.


Para pedagang pun berdatangan ke meja vaksinasi di halaman Pasar Legi. Masing-masing pedagang disuntik dosis pertama vaksin COVID-19 setelah menjalani pemeriksaan kesehatan. Mereka semakin antusias divaksin karena mendapat bonus bingkisian berisi kue dan minuman dari Polres Mojokerto.


"Kami siapkan bingkisan makanan dan minuman, masyarakat yang sudah divaksin bisa mengambil. Ini wujud dukungan penuh kami terhadap percepatan vaksinasi COVID-19 untuk membentuk herd immunity," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di lokasi, Senin (21/6/2021).


Sama dengan daerah lainnya di Jatim, kasus COVID-19 di Kabupaten Mojokerto terus naik sepekan terakhir. Lonjakan kasus membuat Bumi Majapahit yang berstatus zona kuning atau risiko penyebaran COVID-19 tergolong rendah, menjadi zona oranye atau risiko sedang.


Jumlah warga yang terinfeksi COVID-19 bertambah 135 jiwa hanya dalam sepekan. Yakni dari 2.520 jiwa pada Senin (14/6), menjadi 2.655 jiwa pada Minggu (20/6). Terdiri dari 171 kasus aktif, 2.411 pasien sembuh dan 73 pasien meninggal dunia.


Dony menjelaskan, selain mempercepat vaksinasi, protokol kesehatan 5M dan 3T (testing, tracing dan treatment) juga ditingkatkan hingga level rukun tetangga (RT) untuk menekan laju penyebaran COVID-19 di Kabupaten Mojokerto.


"Kami meningkatkan 3T dan 5M hingga skala mikro ditambah percepatan vaksinasi. Harapan kami, masyarakat bisa diantisipasi agar tidak terinfeksi. Semoga kasus COVID-19 bisa turun," terangnya.


Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan, sekitar 2.000 dosis vaksin COVID-19 disiapkan untuk para pedagang pasar tradisional di wilayahnya. Setelah Pasar Legi, vaksinasi akan dilanjutkan ke Pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko.


"Tentunya nanti dengan beberapa evaluasi. Kami sedang berupaya mengerem dengan keras penyebaran COVID-19 di Kabupaten Mojokerto," tandasnya.

Ribuan Masyarakat Sumenep Antusias di Vaksinasi

Ribuan Masyarakat Sumenep Antusias di Vaksinasi


Program vaksinasi massal demi mewujudkan transformasi Polri yang Presisi, dan bertujuan mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat, dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. Kapolres Sumenep menargetkan seribu lebih orang dalam satu hari dapat dilakukan vaksinasi. 


Kegiatan Vaksinasi Massal Program Polri tersebut digelar di Pendopo Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep pada pukul 07.00 wib s/d 19.00 wib.


Program Vaksinasi ini terus dilaksanakan selama 12 hari kedepan dan akan digelar di tiap- tiap Kecamatan secara bergiliran di Kabupaten Sumenep.


Kegiatan Vaksinasi massal yang bertempat di Pendopo Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, tersebut di mulai pada pukul 07.00 wib sampai dengan 19.00 wib.


Sementara, petugas vaksinator Polri yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 6 orang, dan petugas vaksinator dari Dinas Kesehatan (Dinkes) sebanyak 40 orang, serta dibantu petugas keamanan dari Polres Sumenep dan Kodim 0827


"Pengamanan pelaksanaan Vaksin massal tersebut dilakukan pengamanan oleh 30 anggota Polres Sumenep dan Kodim 0827 dibawah kendali langsung Kabag Ops Polres Sumenep Kompol Achmad Robial," ujar Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya.


Mantan Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Jatim ini juga mengatakan, kegiatan yang bertujuan mendukung penuh percepatan penanganan covid-19, dan di targetkan sehari seribu orang dapat di vaksin. 


"Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh masyarakat Sumenep, khususnya Kecamatan Rubaru. Kami menargetkan sehari bisa seribu lebih orang dapat dilakukan vaksinasi," kata Kapolres Sumenep. 


Kapolres juga menambahkan, kegiatan dukungan dari Polri Presisi tersebut sebagai bentuk keseriusan Institusi Polri dalam meningkatkan sebuah kepercayaan dan kepedulian kepada masyarakat.


"Sesuai dengan amanah dan Perintah Kapolri bahwa Program- Program terbaik Polri yang Presisi bertujuan untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 agar masyarakat sehat, juga demi pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju," pungkas Kapolres saat di temui di Mako Polresta Sumenep.

Cegah Covid-19, TNI/Polri Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Cegah Covid-19, TNI/Polri Lakukan Penyemprotan Desinfektan

 



PONOROGO, Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Tak henti-hentinya Polres Ponorogo bersama dengan Anggota TNI Kodim 0802 Ponorogo melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum rawan penularan virus corona yang sampai saat ini belum juga usai.


Sebagai tindak lanjut perintah pimpinan tersebut, Satsamapta Polres Ponorogo pada Minggu (20/06/2021) bersinergi dengan TNI  Kodim 0802 Ponorogo  melakukan penyemprotan disinfektan di ruas jalan, pemukiman warga, fasilitas umum dan tempat ibadah tepatnya diseputan Jln. Jola-Joli Ponorogo.


Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis S.H., S.I.K., M.Si, melalui Kasat Sabhara Polres Ponorogo AKP Edy mengatakan dengan sinergitas TNI/Polri kami akan terus melakukan penyemprotan cairan desinfektan di tempat-tempat umum.


”Penyemprotan disinfektas tersebut bertujuan untuk mencegah atau memutus mata rantai penularan Virus Covid-19 diduga saat ini sudah muncul varian varian baru yang sudah masuk Indonesia,” Ujarnya 


AKP Edy menambahkan tempat-tempat umum yang dijadikan sebagai target penyemprotan adalah tempat yang rawan terjadi penularan virus seperti Pemukiman Penduduk,Fasilitas umum, tempat-tempat ibadah dan tempat keramaian lainnya.


“Selain melakukan penyemprotan disinfektan kami juga mengedukasi warga, agar dalam beraktifitas tetap mematuhi protokol kesehatan seper memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan hindari kerumunan,” Ungkapnya 


Kegiatan Penyemprotan tersebut diawali dari sepanjang jalan Jola Joli Ponorogo, setelah itu dilanjutkan di pemukiman penduduk, tempat ibadah dan fasilitas umum.


“Dalam kegiatan ini warga sekitar juga ikut membantu dalam penyemprotan Disinfektan sampai dengan kegiatan ini berakhir situasinya berjalan dengan aman dan lancar,”Pungkas AKP Edy. 

Forkopimda Jatim Gelar Rakor Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di BPWS Bangkalan

Forkopimda Jatim Gelar Rakor Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di BPWS Bangkalan


BANGKALAN,- Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Forkopimda Kabupaten Bangkalan, Sabtu (19/6/2021) sore, melaksanakan Rapat Koordinasi terkait Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19 yang bertempat di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) di Kabupaten Bangkalan, Madura.


Dalam kegiatan itu juga dihadiri oleh, Sekda Provinsi Jatim, PJU kodam V/Brawijaya, PJU Polda Jatim, Kepala OPD provinsi atim, Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid 19 Jatim, Dandim 0829/Bangkalan, Kapolres Bangkalan dan stake holder terkait.


Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menyebutkan, terkait analisa dan evaluasi efektifitas personil yang ditugaskan dalam penanganan Covid-19 di 4 (empat) Kecamatan prioritas di Kabupaten Bangkalan.


"Penyekatan mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten harus diperketat guna mencegah penyebaran penularan Covid-19," jelas Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, saat Rapat Koordinasi terkait Analisa dan Evaluasi Penanganan Covid-19," Sabtu (19/6/2021) sore.


Sementara itu Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan, pelaksanaan analisa dan evaluasi harian melalui sarana komunikasi yang tersedia seperti zoom meeting, maupun grub media sosial yang telah dibentuk sebelumnya.


"Untuk menjadi dasar dalam menentukan langkah tidak lanjut penanganan Covid-19 sehingga pelaksanaan pencegahan bisa berjalan efektif dan efisien," kata kapolda jatim.


Sedangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerangkan, terkait keseriusan penanganan Covid-19 di Bangkalan. Merupakan kunci keberhasilan dalam mencegah penyebaran Covid-19. 


"Diperlukan update data sebaran Covid-19 dengan klasifikasi zona wilayah sebagai panduan pelaksanaan tugas bagi personil gabungan dan bahan analisa evaluasi pelaksanaan tugas," tegas gubernur jatim.


Selain itu, Kakesdam V/Brawijaya menyebut, perkuatan tenaga kesehatan di RSUD Bangkalan terutama spesialis penyakit dalam, radiologi dan paru guna memperkuat treatment dan meminimalisir angka kematian. Dan Kabiddokkes Polda Jatim menyebutkan, peningkatan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas penyekatan maupun vaksinasi sudah dibuat jadwal pelaksanaan tugas personil gabungan dari personil TNI, Polri, Dinkes Provinsi Jatim dan Pemkab Bangkalan. 


Selain itu Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid 19 Jatim yang turut hadir dalam rapat tersebut menyampaikan. Perlu penambahan tempat isolasi dan karantina serta RS. Lapangan untuk menampung pasien Covid-19. Guna memastikan yang terinfeksi terisolasi dan terawasi untuk mempermudah pengawasan dan meningkatkan efektifitas pencegahan," jelasnya.

Panglima TNI dan Kapolri Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Madiun

Panglima TNI dan Kapolri Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Madiun


Didampingi Forkopimda Jawa Timur, Panglima TNI, Kapolri, Mentri Kesehatan (Menkes) dan Kepala BNPB, pantau pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Ngrowo Bening, Madiun, pada Jumat (18/6/2021). Guna memastikan pelaksanaan vaksinasi dan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) pengendalian covid-19 berjalan dengan baik. 


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito, didampingi Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta,bserta Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan jalannya vaksinasi yang berlangsung di Ngerowo Bening, Madiun.


Panglima TNI dan Kapolri sempat berdialog dengan petugas kesehatan terkait dengan pelaksanaan Prokes yang diterapkan dalam vaksinasi ini sudah berjalan dengan baik. 


Sementara vaksin yang digunakan kali ini adalah vaksin astrazeneca, dan masyarakat Madiun yang mengikuti vaksinasi sebanyak 721 orang, sedangkan yang sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 568 orang. 


Usai melakukan pengecekan, Rombongan Panglima TNI, Kapolri, Menkes, dan Kepala BNPB serta di dampingi Forkopimda Jatim melanjutkan kunjungan ke Pos PPKM Mikro di desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.


Vaksinasi ini merupakan program Presiden RI, dalam memaksimalkan percepatan penanganan covid-19 di Indonesia, dengan meningkatkan herd immunity kepada masyarakat, dan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat.

DALAM RANGKA HKGB KE - 69 BHAYANGKARI POLDA JATIM GELAR BHAKTI SOSIAL DONOR DARAH

DALAM RANGKA HKGB KE - 69 BHAYANGKARI POLDA JATIM GELAR BHAKTI SOSIAL DONOR DARAH

 



Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari yang ke - 69 dan rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara  ke - 75, Bhayangkari Polda Jatim melakukan kegiatan bhakti sosial donor darah yang berlangsung di Gedung Mahameru Polda Jatim. ( Jum'at, 18 Juli 2021 ).


Bahkti sosial donor darah tersebut diikuti oleh anggota Polri baik laki laki dan wanita, ASN, serta anggota Bhayangkari. 

Daftar jumlah pendonor sebanyak 161 orang, namun dari jumlah tersebut yang memenuhi syarat sebanyak 72 orang sedangkan 89 orang tidak dapat diambil darahnya dikarenakan tidak memenuhi syarat.


Kegiatan donor darah tersebut dimaksudkan untuk membantu atau mengantisipasi kekurangan stok darah PMI Surabaya dimasa pandemi Covid 19, bertujuan membantu kemudahan bagi masyarakat atau para pasien yang memerlukan transfusi darah khusus di wilayah Kota Surabaya.


Akibat pandemi Covid 19, secara tidak langsung mempengaruhi psikologis masyarakat untuk menunda keinginannya bagi pendonor untuk menyumbangkan darahnya ke PMI, khusunya Kota Surabaya.


Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyatakan bahwa bhakti sosial donor darah yang dilaksanakan Bhayangkari Polda Jatim ini dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke - 69 dan rangkaian kegiatan memperingati HUT Bhayangkara ke - 75 sebagai wujud empati keluarga besar Polri kepada masyarakat khususnya Surabaya dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan akan darah bagi yang membutuhkan.


" Kegiatan donor darah ini diselenggarakan sebagai salah satu implementasi program prioritas Kapolri yaitu Polri yang Presisi dalam menyikapi antisipasi kelangkaan darah di PMI Surabaya bagi kebutuhan masyarakat ", ujar Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Polres Ponorogo: Rapat Koordinasi Percepatan Program Vaksinasi Covid-19

Polres Ponorogo: Rapat Koordinasi Percepatan Program Vaksinasi Covid-19

 


Polres Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi di Gedung Pesat Gatra Polres Ponorogo Jum’at (18/06/2021). Rakor ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mendorong percepatan vaksinasi serta mengambil langkah-langkah untuk menyukseskan pelaksanaan vaksinasi yang merupakan Program Pemerintah juga Program Kapolri dengan harapan 1 Juta Vaksin untuk 1 Juta Masyarakat.

 

Kegiatan rakor di pimpin langsung Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si. dan Wakapolres Ponorogo KOMPOL Meiridiani, S.H., M.H., M.M. diikuti Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Basuki Nugroho, S.Sos., Kabag Ren Polres Ponorogo KOMPOL Eko Condro Wasisto, S.Sos., PJU Polres Ponorogo dan Kapolsek Jajaran Polres Ponorogo. 


Pada kesempatan rakor tersebut, Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si. perintahkan anggotanya untuk memberikan data Real Terkait Vaksinasi, Koordinasikan dengan Dinkes saat input data dan Kapolsek Jajaran supaya berkoordinasi  dengan 3 Pilar dalam hal pendataan peserta Vaksin pada tingkat Desa, sehingga dapat mempercepat sekaligus mempermudah  dalam pelaksanaannya.  


AKBP Azis juga memberikan penekanan  terkait Vaksinasi, Supaya jadwal Lama agar diselasaikan dulu paling lambat minggu ini dan Kendaraan Dinas PBB bisa diperdayakan sebagai sarana transportasi dalam jalanya Percepatan Vaksinasi Covid 19 ini. 


Hal Senada disampaikan juga oleh  Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Basuki Nugroho, S.Sos pada saat rakor percepatan vaksinasi di pesat gatra.

Kapolri Jendral Listyo Sigit P, menunjuk 7 Polda termasuk Jawa Timur untuk melaksanakan Percepatan Vaksinasi Covid 19 sehingga sudah di terbitkan STR tentang Jukrah tersebut.


Target Vaksinasi di Kab. Ponorogo sebanyak 650.000 orang dan sampai saat ini baru 94.650 orang dengan perincian dosis 1 sebanyak 40.333 dan dosis 2 sebanyak 21.611 dan Vaksin yang rusak ada 7, sehingga presentase saat ini 65.45%.


Dalam Kesempatan ini Kompol Basuki juga menyampaikan hasil Rakor dengan dinkes terkait metode pelaksanaan percepatan vaksinasi. 


“Untuk lokasi harus tersedia Wifi (Untuk entri data), saran dari Dinkes di Kantor Kecamatan, Peserta Vaksinasi membawa FC KTP dan ditulis Nomor HP masing masing, Menghadirkan Peserta Vaksinasi, Ada pembagian waktu Hadir peserta Vaksinasi, Menyiapkan Petugas Polri dan membawa Laptop, Polsek koordinasi dengan Camat guna menentukan lokasi Vaksinasi, Logistik Vaksin ada bantuan dari Dinkes (Alat Injeksi, Sertifikat), Petugas Vaksinator mendapat dukungan Mamin,” terang Kompol Basuki

 

Pada rakor percepatan vaksinasi tersebut, wakapolres ponorogo Kompol Meiridiani, S.H., M.H., M.M. juga menambahkan 


“Tekhnis pelaksanaan supaya cepat dan tidak bertumpuk utamakan di observasi, juga screening agar di bagikan pada saat survey sehingga sampai lokasi hanya tinggal entry data dan proses vaksinasi lebih efisien waktu,”Ujar Kompol Meiridiani 


“Bhabinkamtibmas mengingatkan, apa saja yang harus di bawa pada saat vaksinasi, lebih baik juga pada saat pelaksanaan Bhabinkamtibmas menjemput peserta vaksinasi,”Tutupnya.

Forkopimda Jatim Pimpin Rakor Anev Penanganan Covid-19 di Madiun

Forkopimda Jatim Pimpin Rakor Anev Penanganan Covid-19 di Madiun



Forkopimda Jawa Timur pimpin Rapat Koordinasi analisa evaluasi dengan sejumlah forkopimda kota dan kabupaten jajaran Jatim secara virtual, guna membahas permasalahan dan penanganan covid-19 di masing-masing daerah yang mengalami peningkatan kasus covid-19. 

Rakor ini berlangsung di salah satu hotel daerah Madiun, pada Kamis (17/6/2021). 


Forkopimda Provinsi Jawa Timur, diantaranya ada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Sekdaprov Jatim, Pejabat Utama Polda Jatim, dan Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya serta stake holder penanganan covid-19 jatim mengikuti Rakor anev penanganan covid-19 dengan beberapa beberapa forkopimda wilayah Jatim, diantaranya kabupaten seluruh Madura, yakni Sampang, Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, selain itu juga ada kabupaten Ngawi, dan Bondowoso. 


Pangdam V/Brawijaya mengatakan, dalam Rakor ini secara langsung dipimpin oleh Forkopimda Jatim, dan di ikuti oleh kepala daerah secara virtual. Namun tidak semua kepala daerah mengikuti Rakor ini, melainkan hanya kepala daerah yang cenderung ada peningkatan kasus covid-19, khususnya terkait penambahan kasus harian dan meninggal dunia.


"Memang untuk Jawa Timur masih fokus terhadap Bangkalan, setelah 11 hari atau 12 hari, lonjakan kasus mulai tanggal 5 sampai sekarang tanggal 17 ini masih belum ada penurunan untuk Bangkalan. Kita tadi rapat koordinasi agar kasus Bangkalan tidak menimpa ke daerah-daerah lain," papar Mayjend TNI Suharyanto, usai Rakor.


"Langkah-langkahnya adalah peningkatan BOR (Bed Ocupancy Ratio), kemudian penyekatan, vaksinasi nasional, dan penegakan protokol kesehatan. Ini pun harus terus digelorakan kepada masyarakat kita, dan khususnya mewaspadai terkait dengan adanya libur panjang," lanjut Pangdam. 


"Makanya Forkopimda tingkat provinsi keliling terus, kita memberikan semangat kepada para Bupati /Walikota, Kapolres, dan Dandim, untuk terus bekerja menjaga wilayahnya terkait dengan peningkatan kasus covid-19 ini," pungkasnya. 


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menambahkan. Langkah - langkah penanganan covid-19 yang pertama adalah update dan singkronisasi data, terkait sebaran covid-19 yang nantinya dijadikan dasar untuk analisa dan evaluasi pelaksanaan PPKM Mikro.


Dengan melaksanakan 3T secara Konsisten. Cek Ketersediaan BOR Isolasi, dan BOR ICU. Laksanakan vaksinasi massal sesuai arahan Presiden. Mengoptimalkan pelaksanaan operasi yustisi. Melaksanakan kegiatan Covid Hunter secara konsisten. 


"Laksanakan press rellease dengan melibatkan tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang berasal dari daerah masuk zona merah, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penerapan protokol kesehatan," papar Kapolda Jatim saat Rakor. 


Selain itu, Kapolda Jatim juga memberikan arahan untuk melaksanakan penyekatan pada daerah yang masuk zona merah, dengan mengambil tindakan tegas, pengetatan pengawasan untuk mencegah penyebaran covid-19. 


"Laksanakan analisa evaluasi secara rutin dengan menindaklanjuti hasil anev di tingkat provinsi sebagai acuan dalam pelaksanaan penanganan covid-19, harapan kedepan agar masyarakat disiplin dalam penerapan 5M (mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, memakai masker dan membatasi mobilitas) dan mau mengikuti program 3T (Testing, Tracing dan Tratment) sehingga angka covid dapat ditekan dan ekonomi kembali bangkit" pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta.

Hari Ini, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi di Madiun dan Bangkalan

Hari Ini, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi di Madiun dan Bangkalan

 


JAKARTA- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hari ini akan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Madiun dan Bangkalan, Jawa Timur. Keduanya akan meninjau langsung pelaksaaan vaksinasi yang sedang digencarkan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. 



Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan fokus kunjungan kerja Panglima dan Kapolri ke Madiun dan Bangkala karena dua wilayah  itu kasus Covid-19 sangat tinggi. "Di Madiun angka Covid-19 meningkat karena ada klaster pernikahan," ujar Argo dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021). 



Menurut dia, selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Panglima dan Kapolri juga akan melihat sejumlah posko PPMK di wilayah tersebut. Untuk memperketat penerapan PPKM akan di back up oleh Brimob dan Marinir. "Masing-masing posko PPMK akan di back up 1 kompi pasukan," ungkap Argo. 


Jenderal dua itu berharap, penerapan PPKM di wilayah zona merah dan kuning dilakukan dengan maksimal. "Perkuat juga protokol kesehatan jangan sampai kendor," tandasnya.

Dukung Program Presiden Jokowi 1 Juta Vaksinasi 1 Hari, Polres Lumajang Gelar Vaksinasi Covid-19 Secara Massal

Dukung Program Presiden Jokowi 1 Juta Vaksinasi 1 Hari, Polres Lumajang Gelar Vaksinasi Covid-19 Secara Massal

 


Lumajang - Dalam rangka mendukung  program Presiden RI 1 Juta Vaksin 1 Hari dan memperingati Hari Bhayangkara ke 75 tahun 2021, Polres Lumajang menggelar vaksinasi Covid 19 secara massal.


Kegiatan vaksinasi massal di laksanakan di loby Mapolres Lumajang, Kamis (17/6/2021). Dalam pelaksanaannya, protokol kesehatan (prokes) diterapkan secara ketat.


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB diikuti oleh sejumlah keluarga Polres Lumajang, purnawirawan, dan sebagian masyarakat umum.


Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si mengatakan kegiatan bertajuk "Respons Vaksinasi Covid 19" ini dilakukan sesuai arahan Presiden RI dan Kapolri untuk melakukan percepatan vaksinasi. 


"Vaksinasi ini mendukung perintah Presiden Jokowi kepada Panglima TNI dan Kapolri tentang program percepatan vaksinasi satu juta vaksin perhari," jelas Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno.


Bentuk Implementasi di Lumajang setiap hari akan diupayakan melakukan vaksinasi sehingga mencapai target bapak Presiden yaitu 1 juta sehari, TNI Polri melakukan vaksinasi secara massal.


"Hari ini kita melaksanakan 298 sasaran vaksinasi dan ini akan dilakukan terus secara bertahap karena vaksin yang tiba juga bertahap, target bapak Kapolri sebelum 1 Juli atau selama 2 minggu kedepan sudah mencapai target yang ditetapkan dan kita laporkan setiap harinya." tambah Kapolres Lumajang


Ia menambahkan bahwa kegiatan vaksinasi ini bekerjasama dengan Dinkes Kabupaten Lumajang, Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang untuk pengadaan vaksinnya.


"Untuk Polri sendiri dari Biddokkes Polda Jawa Timur khususnya di Polres Lumajang akan mendapatkan vaksin sebanyak 8.460 vaksin." kata Kapolres


Terkait antusias masyarakat, Kapolres memaparkan bahwa antusias masyarakat sangat bagus sekali dalam mengikuti vaksinasi ini, dan sudah ada waiting list untuk hari hari berikutnya.


"Kita utamakan dahulu lansia, keluarga besar Polri anak istri, orang tua, mertua yang sudah lanjut usia." imbuhnya


Tenaga vaksinator dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini berasal dari Urkes Polres Lumajang 6 orang, Rumah Sakit Bhayangkara 13 orang dan BKO dari Polda Sulteng membantu Polres Lumajang untuk proses vaksinasi sebanyak 2 orang.


Sementara itu, Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menyampaikan meskipun sudah divaksin diharapkan masyarakat tetap meningkatkan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M.


"Harapan kami dengan adanya vaksinasi ini masyarakat lebih sadar bahwa vaksin ini penting. Namun begitu, prokes tetap harus ditingkatkan," pungkasnya. (Humas Polres Lumajang)

Jalin Silaturahmi Keberagaman, Polda Jatim Terima Audensi PGI Jatim

Jalin Silaturahmi Keberagaman, Polda Jatim Terima Audensi PGI Jatim



Polda Jawa Timur menerima audiensi dari ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Jatim, pada Kamis (17/6/2021) di Gedung Patuh Polda Jatim. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silahturahmi antara Polri dengan Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Jatim, serta menjaga keberagaman di Jawa Timur. 


Ketua Umum PGI Wilayah Jatim mengucapkan terima kasih atas kesediaannya Kapolda Jatim menerima kunjungan dari PGI Wilayah Jatim. 


Dalam kesempatan ini Ketua Umum PGI Wilayah Jatim menyampaikan, telah melaksanakan Sidang majelis kepengurusan persekutuan Gereja - gereja di Indonesia, masa bakti 2021 - 2026. 


"Terbentuk kepengurusan PGI Wilayah Jatim yang baru, dan sudah diterbitkan Surat Keputusan (SK) dari Ketua Umum PGI Pusat," Jelasnya Ketum PGI Wilayah Jatim


Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan akan mendukung dan mensuport program yang diselenggarakan PGI wilayah Jatim. 


"Selalu menjalin komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Polri dan PGI Wilayah Jatim, untuk menjalin silahturahmi antara Polri dengan PGI wilayah Jatim, serta menjaga keberagaman dan kebhinekaan di Jawa Timur, serta membantu menyuarakan himbauan protokol kesehatan kepada masyarakat jawa timur ditengah masa pandemi covid-19 " ucapnya Irjen Pol Nico Afinta, saat menerima audensi. 


Dalam kegiatan audiensi ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tinjau Vaksinasi di Bandung, Panglima dan Kapolri Berharap Program Vaksinasi Presiden 1 Juta 1 Hari Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Bandung, Panglima dan Kapolri Berharap Program Vaksinasi Presiden 1 Juta 1 Hari Tercapai

 



BANDUNG- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehtan Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). 


Vaksinasi ini ditarget 10.000 orang dengan sasaran masyarakat umum seperti lansia, dewasa dan pra lansia. Selain Kota Bandung, vaksinasi ini diikuti warga Kabupaten Bandung, Cimahi, Sumedang dan Garut.  


Menurut Kapolri, program vaksinasi ini terus digenjot disejumlah daerah. Bahkan orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu mendukung program Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menargetkan 1 juta vaksinasi dalam sehari. 


"Kami ingin melihat pelaksanaan vaksin di lapangan sehingga kita tahu akan prosesnya termasuk teknis di lapangan seperti apa. Ini dalam rangkat menindaklnjuti program vaksinasi presiden 1 juta 1 hari," kata Sigit dalam keterangannya.


Menurut dia, dalam mendukung program presiden, potensi TNI dan Polri serta pemda harus dimaksimalkan dengan baik.


"Mohon dukungan media untuk untuk sosialisasi ke masyarakat bagi yang belum vaksin agar datang di titik tertentu yang telah ditentukan seperti di polsek, polres, kodim, koramil puskesmas atau stadion dan tempat tempat lain," ungkap mantan Kabareskrim Polri ini. 


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga mendukung program vaksinasi presiden dengan target 1 juta 1 hari. Dia berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik. "Kalau kita lihat masyarakat di Stadion Gelora Bandung ini sangat antusias dan luar biasa. Kita berharap program vaksinasi 1 juta 1 hari bisa tercapai," kata Hadi. 


Dia berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) walaupun sudah di suntik vaksin. "Tetap patuhi dengan ketat prokes dengan memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun," harapnya.

Polres Ponorogo Gelar Vaksinasi Bagi Keluarga Besar Polri

Polres Ponorogo Gelar Vaksinasi Bagi Keluarga Besar Polri

 



PONOROGO - Polres Ponorogo menggelar vaksinasi massal bagi Pengurus Bhanyangkari, Purnawirawan Polri, Warakawuri dan keluarga polri yang melakukan vaksinasi, Kamis (17/6/2021) di aula Mapolres Ponorogo.



Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Ponorogo AKBP. Mochammad Nur Azis, SH, SIK, M.Si, ketua Bayangkari cabang Ponorogo Ny. Lina Nur Azis dan pengurus.



Pemberian vaksin Covid-19 ini  dilakukan sebagai wujud perlindungan terhadap Keluarga Besar Polres Ponorogo dari ancaman penyebaran Covid-19.



Kapolres Ponorogo AKBP. Mochammad Nur Azis, SH. SIK. M.Si, mengatakan, pemberian vaksin sebagai bentuk perhatian, dan perlindungan terhadap keluarga besar Polri, sekaligus bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.



Kapolres mengungkapkan, vaksinasi dilakukan oleh Petugas vaksin dari rumah sakit Bhayangkara Tulungagung dan klinik kesehatan Polres Ponorogo. 



"Vaksinasi diikuti 400 orang  Anggota Polri yang belum vaksin, Pengurus Bhayangkari, Purnawirawan Polri, Warakawuri dan keluarga polri. Ini vaksin yang pertama," terangnya.



Ditambahkan, kegiatan ini dilakukan secara bertahap, agar tidak terjadi kerumunan, sebab penerapan protokol kesehatan di lingkungan Polres Ponorogo terus menjadi protap dan wajib ditaati.



“Kita berusaha selalu disiplin protokol kesehatan demi keselamatan kita semua,” ucapnya.



Meski sudah divaksin, Kapolres Ponorogo AKBP. Azis mengimbau, agar tetap waspada terhadap virus covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 5 M. Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Serta membatasi mobilisasi dan interaksi

Kapolrestabes Surabaya Pantau Penyekatan Di Dua Sisi Suramadu

Kapolrestabes Surabaya Pantau Penyekatan Di Dua Sisi Suramadu


Surabaya – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., melakukan pengecekan posko-posko penyekatan di arus jembatan Suramadu baik disisi Surabaya dan Madura dengan tujuan memberantas penyebaran serta antisipasi adanya varian baru covid-19.


Dari keterangan Kasitipol Polrestabes Surabaya, Kompol Lukito saat berada di lokasi, mengatakan penyekatan ini dilakukan dalam waktu 24 jam dari pagi hingga malam. Menurutnya, setiap warga yang hendak melakukan penyebrangan di Jembatan Suramadu dihentikan dan diperiksa.


“Apabila warga yang akan menyebrang dapat menunjukkan surat keterangan swab dari pihak Rumah Sakit atau Puskesmas, maka kami mempersilahkan. Namun, apabila tidak bisa menunjukkan surat tersebut, maka mereka kami hentikan dan dilakukan swab di posko penyekatan,” ucapnya, Kamis (17/06/2021).


Kemudian Kasat Pol PP Kota Surabaya, Eddy Chrinstijanto yang sedang memantau posko-posko disisi Wilayah Madura, mengatakan bahwa tujuan dari penyekatan ini adalah bermaksud untuk mengatasi masalah kasus covid-19 yang pernah meningkat beberapa pekan terakhir dengan cara menscrining serta melakukan tes swab di Pintu Masuk Jembatan Suramadu.


“Harapan kami, dengan dilaksanakannya kegiatan ini demi kesehatan kita semua,” tutur,  Kasat Pol PP Kota Surabaya, Eddy Chrinstijanto.


Sebelumnya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., pernah menyampaikan bawah pihaknya tidak melarang masyarakat untuk beraktivitas, akan tetapi Ia menekankan untuk tetap memperhatikan kedisiplinan proktokol kesehatan.

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jatim

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jatim

 

SURABAYA, - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo. Kamis (17/6/2021) pagi, melaksanakan serah terima Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran polda jatim, yang dilaksanakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim.


Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dalam sambutannya menyebutkan, mengucapkan banyak terima kasih kepada pejabat lama yang telah bertugas di polda jatim dengan sangat baik.


"Dan kepada pejabat baru saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di polda jatim," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, saat memberikan sambutan, Kamis (17/6/2021) pagi.


Irjen Nico manambahkan, bahwa di situasi Covid-19 saat ini mengalami naik turun, jika tidak mematuhi prokes maka Covid-19 akan naik. "Apalagi saat ini ada varian baru B-16172 dari India, maka pejabat yang baru betul-betul melaksanakan program pemerintah terkait penanganan Covid-19," tambah kapolda.


Sementara itu Pejabat Utama polda jatim yang dimutasi dan datang, berikut nama-namanya;


1. Kombes Pol Drs. Sungkono, sebelumnya menjabat Irwasda Polda Jatim dimutasi Auditor Kepolisian Madya TK I Itwasum Polri


2. Kombes Pol Mohamad Aris S,H sebelumnya menjabat Auditor V Itwasum Polri, dengan jabatan baru sebagai Irwasda Polda Jatim


3. Kombes Pol Puji Riyanto, sebelumnya menjabat Kabid TIK Polda Jatim dimutasi Pamen Polda Jatim (dalam rangka pensiun)


4. AKBP Adewira Negara Siregar sebelumnya menjabat Kasubbaglekdikbangum Bagledik Rodalpers SSDM Polri jabatan baru Kabid TIK Polda Jatim


5. Kombes Pol Sumardji, sebelumnya menjabat Kapolresta Sidoarjo Polda Jatim, jabatan baru sebagai Dirlantas Polda Bengkulu


6. AKBP Kusumo Wahyu Bintoro sebelumnya menjabat Wakapolresta Banyuwangi jabatan baru Kapolresta Sidoarjo Polda Jatim


7. Kombes Pol Arman Asmara, sebelumnya menjabat Kapolresta Banyuwangi jabatan baru Kabag Produk Kreatif Romulmed Divhumas Polri


8. AKBP Nasrun Pasaribu sebelumnya Wadirreskrimum Polda Jatim jabatan baru Kapolresta Banyuwangi Polda Jatim


9. Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata, sebelumnya Kapolresta Malang Kota Polda Jatim jabatan baru Pemeriksa Utama Puslabfor Bareskrim Polri


10. AKBP Budi Hermanto jabatan baru Kapolresta Malang kota sebelumnya Wadirreskrimsus Polda Kalsel


11. AKBP Ruruh Wicaksono, sebelumnya Kapolres Tuban Polda Jatim jabatan baru Kasubbaglekdikbangum Bagledik Rodalpers SSDM Polri


12. AKBP Darman jabatan baru Kapolres Tuban sebelumnya menjabat Kapolres Sumenep


13. AKBP Rahman Wijaya, sebelumnya Kasubdit III/Tipid Korupsi Ditreskrimsus Polda Jatim jabatan baru Kapolres Sumenep Polda Jatim


14. AKBP Didik Hariyanto, jabatan baru Wakapolresta Banyuwangi Polda Jatim sebelumnya Kapolres Bangkalan


15. AKBP Alith Alarino, sebelumnya Pamen Bareskrim Polri (penugasan PD PPATK) jabatan baru Kapolres Bangkalan Polda Jatim


16. AKBP Deddy Supriadi jabatan baru Wakapolres Metro Bekasi Polda Metro Jaya sebelumnya Kapolres Mojokerto Kota


17. AKBP Rofiq Ripto Himawan, sebelumnya Kapolres Pasuruan Polda Jatim jabatan baru Kapolres Mojokerto Kota


18. AKBP Erick Frendriz jabatan baru Kapolres Pasuruan Polda Jatim sebelumnya Kapolres Bondowoso polda jatim


19. AKBP Herman Priyanto, sebelumnya Kasatsabhara Polrestabes Surabaya jabatan baru Kapolres Bondowoso Polda Jatim


20. AKBP Ferdy Irawan, jabatan baru Wakapolresta Bogor sebelumnya Kapolres Bondowoso Polda Jatim


21. AKBP Teuku Arsya, sebelumnya Kasatreskrim Polres Metro Jakpus Polda Metro jabatan baru Kapolres Probolinggo Polda Jatim


22. AKBP Doni Satria jabatan baru Kasubbagopsnal Dittipidsiber Bareskrim Polri sebelumnya Kapolres Trenggalek


23. AKBP Dwiasi Wiyatputra, sebelumnya Kasubdit II Ditreskrimum Polda Metro Jaya jabatan baru Kapolres Trenggalek Polda Jatim


24. AKBP Eko Prasetyo jabatan baru Kapolres Klaten Polda Jateng sebelumnya Kapolres Kediri Kota


25. AKBP Wahyudi Koorspripim Polda Jatim jabatan baru Kapolres Kediri Kota


26. AKBP R. Sagoes Wibisono Handoyo jabatan baru Kapolres Malang Polda Jatim sebelumnya Kapolres Madiun


27. AKBP Yuri Leonard Siahaan, jabatan baru Kapolres Madiun sebelumnya Kapolres Grobokan Polda Jateng


28. AKBP Kurniawan Tandi Ronge, jabatan baru Wadansatbrimob Polda Jatim sebelumnya Kapolres Rembang Polda Jateng


29. AKBP Totok Mulyanto, jabatan baru Kabagwassidik Ditresnarkoba Polda Jatim sebelumnya Wakapolresta Malang


30. AKBP Deny Heryanto, jabatan baru Wakapolresta Malang Kota sebelumnya Wakapolresta Surakarta Polda Jateng.


31. Kombes Pol Puji Riyanto, Kabid TIK Polda Jatim mutasi sebagai Kabid TIK Polda Jatim Pamen Polda Jatim (dalam rangka pensiun)