Kapolda: Ada 503 Gerai Vaksinasi di Jatim untuk percepatan Vaksinasi

Kapolda: Ada 503 Gerai Vaksinasi di Jatim untuk percepatan Vaksinasi



Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, melakukan peninjauan Gerai Vaksinasi Presisi, di Taman Bungkul, Surabaya, pada Rabu (30/6/2021), dalam rangka mendukung  program pemerintah 1 juta vaksin perhari, untuk membentuk Herd Immunity. 


Pelaksanaan peninjauan vaksinasi ini dimulai dari tahapan pendaftaran, Skrining, Vaksinasi, hingga Observasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 


Pelaksanaan vaksinasi di gerai vaksinasi Presisi Taman Bungkul ini ditargetkan dapat mencapai 250 orang, dengan petugas vaksinasi terdiri dari 10 tenaga kesehatan dari Biddokkes Polda Jatim. 


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam kesempatan ini mengatakan. Hari ini jajaran Polda Jawa Timur, secara serentak melaksanakan vaksinasi yang ditargetkan sebanyak 23 ribu diseluruh jajaran Jawa Timur, kemarin pihaknya telah mendirikan 503 gerai vaksinasi, yang tersebar di seluruh jajaran Jawa Timur.


"Hari ini, salah satunya saya mengecek gerai vaksinasi yang berada di Taman Bungkul. Rencananya hari ini kami melaksanakan vaksinasi untuk 250 orang disini, antusias masyarakat sangat tinggi, sehingga sampai sekarang sudah berjalan 170, harapan kami nanti sebelum jam empat sore, 250 itu sudah habis," kata Kapolda Jatim. 


"Jadi rata-rata kami akan Melaksanakan 23 ribu per hari oleh Polri saja. Itu terbagi menjadi 503 gerai. Untuk percepatan program vaksinasi. Salah satu gerainya ini, di Taman Bungkul sini ada 250 vaksin. Nanti ada gerai lain bisa 200, ada yang 500. Tergantung dari ketersediaan vaksin dan kedatangan masyarakat untuk melaksanakan vaksin," tandasnya Irjen Pol Nico Afinta. 


Kapolda Jatim juga mengimbau kepada masyarakat, untuk datang di gerai-gerai vaksin yang sudah ada, atau yang sudah dimiliki oleh Puskesmas. Hal ini untuk meningkatkan herd immunity. 


"Jadi tinggal membawa KTP kemudian mengisi form dan nanti dilaksanakan skrining pemeriksaan kesehatan, yang bersangkutan itu bisa atau tidak mengikuti vaksinasi," Jelasnya 


Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, kepada seluruh anggota, mari kita laksanakan program vaksinasi ini, sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Provinsi dengan masyarakat kita jaga terus. 


"Harapannya 117 ribu vaksin per hari di wilayah Timur, yang dilaksanakan oleh Pemprov, TNI-Polri bisa terlaksana dengan dukungan masyarakat Jawa Timur," harapnya. 


Irjen Nico Afinta menyerukan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mengajak untuk tetap menjaga diri, keluarga, dan negara. 


"Ayo jaga kesehatan diri, jaga kesehatan keluarga dan jaga kesehatan negara," ajak Kapolda.

Antusias Masyarakat Berbondong-Bondong Mendatang Gerai Vaksinasi Presisi di Polrestabes Surabaya

Antusias Masyarakat Berbondong-Bondong Mendatang Gerai Vaksinasi Presisi di Polrestabes Surabaya


Surabaya – Antusias masyarakat berbondong-bondong mendatangi Gerai Vaksinasi Presisi Polri di Mapolrestabes Surabaya dalam rangka mensukseskan program vaksinasi pemerintah guna percepatan penanggulangan covid-19.


Dengan meningkatnya volume pendaftar untuk menerima vaksin jenis Sinovac di Polrestabes Surabaya, sejumlah personil terus mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar tidak tidak terjadi claster baru.


Dari keterangan Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, S.I.K., M.H., didampingi Kabag Sumda, AKBP Sri Andriyani, S.Pd selaku panitia pelaksana mengatakan, untuk di Kota Surabaya sendiri grai Vaksinasi Presisi Polri ada tiga lokasi, yaitu di Polrestabes Surabaya, Satpas Colombo dan di Taman Bungkul.


“Gerai Vaksinasi Polri ini tidak mengganggu vaksinasi yang ada di Puskesmas-puskesmas, ini intinya akselerasi atau percepatan untuk mencapai target 1 juta dosis vaksin perhari,” ucap AKBP Hartoyo, saat meninjau pelaksanaan proses vaksinasi di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Rabu (30/06/2021).


Untuk di Kota Surabaya sendiri menurut Wakapolrestabes Surabaya, ditargetkan dalam sehari mencapai 10 – 20 ribu dosis vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat. Selanjutnya, di Polrestabes Surabaya sendiri total vaksin yang disediakan ada sekitar lebih dari 10 ribu dosis vaksin dan yang sudah berjalan sekitar 6-7 ribu dosis vaksin, sedangkan sisanya tinggal 4500 dosis yang ada.


“Ini rencananya akan dilaksanakan hingga hari Sabtu, jika pada hari itu stok dosisnya habis, kita akan minta lagi ke Polda Jatim. Kemudian kita lanjutkan lagi pada hari Seninnya di dua lokasi ini (Mapolrestabes Surabaya dan Satpas Colombo),” lanjut AKBP Hartoyo.


Kemudian masyarakat yang akan menerima vaksin, harus melengkapi persyaratan yang ditentukan diantaranya diatas umur 18 tahun dan mengisi formolir yang disediakan serta melampiri foto copy KTP.

Kapolda Jatim: Terima Kasih Kepada Personil Korps Brimob Polri telah bantu Penanganan Covid-19 di Jatim

Kapolda Jatim: Terima Kasih Kepada Personil Korps Brimob Polri telah bantu Penanganan Covid-19 di Jatim


SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi pejabat utama Polda Jatim, Rabu (30/6/2021) pagi, menggelar Apel pelepasan Personil Korps brimob Polri yang sudah bertugas di jajaran Polda Jatim, di lapangan Mapolda Jatim.


Dalam sambutannya Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada personil BKO Korps Brimob Polri, yang bertugas di jajaran polda jatim. Yang telah ditempatkan di Polres Bangkalan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Sampang, Lamongan dan Madiun. Yang wilayahnya terjadi peningkatan penyebaran Covid-19.


"BKO Korps Brimob Polri di polda jatim ini dalam rangka membantu penanganan Pandemi Covid-19 di Polda Jatim," kata Kapolda Jatim, dalam sambutannya, Rabu (30/6/2021) pagi.


Ditambahkan irjen Nico, sebanyak 150 personil BKO korps brimob polri, telah melaksanakan tugas dengan sangat baik. Sehingga masyarakat merasakan manfaat dan tugas yang telah diberikan.


"Perlu diketahui sebelumnya, di wilayah Bangkalan pada awalnya masyarakat masih belum banyak memahami prokes, namun saat ini telah terjadi sistem penanganan yang baik. Kemudian awalnya dilakukan penyekatan di Jembatan Suramadu. Namun digeser dengan PPKM Mikro ke Kecamatan dan desa sehingga sistem Tracing dan Testing berjalan dengan baik," tambahnya.


Lanjut kapolda, pelepasan 150 anggota koprs brimob polri yang di BKO kan di polda jatim ini, untuk memperkuat dan mempercepat penanganan Covid-19.


" 150 anggota dibagi bagi agar lebih cepat baik di Polres Bangkalan, Sampang, Lamongan, Madiun," lanjutnya.


Apa yang dilakukan oleh koprs brimob didukung oleh masyarakat, namun jika masyarakat bisa lebih instens dan lebih memahami dan mengetahui dan ikut membantu melaksanakan prokes akan jauh lebih baik, maka penanganan Covid-19 juga bisa lebih baik.


"Pesan saya, sudah banyak pasien covid yang meninggal, masih banyak yang sakit. RS, perawat dan dokter masih bekerja dengan keras, mari masyarakat patuhi prokes, pakai masker, jauhi kerumunan, jaga jarak, cuci tangan dan hindari kegiatan yang tidak penting, dan kita harapkan bersama sama angka aktif covid dapat menurun, sehingga perekonomian jawa timur kembali bangkit." tutup kapolda jatim

Kapolda Lantik 631 Bintara Remaja di SPN Polda Jatim

Kapolda Lantik 631 Bintara Remaja di SPN Polda Jatim



Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta secara langsung memimpin upacara penutupan dan menandatangani naskah sumpah janji, sekaligus penyematan pangkat kepada Bintara Polri, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Mojokerto, pada Senin (28/6/2021). Kegiatan ini merupakan akhir dari pendidikan pembentukan Bintara Polri, tahun anggaran 2020-2021.


Upacara yang diselenggarakan pada hari ini merupakan momentum penting dalam menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan pembentukan Bintara Polri, tahun anggaran 2020-2021, yang diselenggarakan selama 7 bulan di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, dan 31 SPN Polda se-Indonesia. 


Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan selamat kepada para Bintara remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2020-2021, yang secara resmi dilantik menjadi anggota Polri dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua. 


Dengan berakhirnya program pendidikan ini maka Polri telah berhasil menambah personil golongan pangkat Bintara se-Indonesia sebanyak 11.198 orang terdiri dari 10.638 Polisi laki-laki dan 560 Polisi Wanita (Polwan), sedangkan untuk SPN Polda Jatim sendiri melantik sebanyak 631 orang Brigadir Polisi Laki-laki. 


"Hal ini tentunya menjadi suatu kekuatan strategis untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri, agar lebih optimal melalui penambahan jumlah personal ini, diharapkan penyebaran pelayanan publik semakin luas, dan kehadiran Polisi di tengah lingkungan sosial akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,"Jelas Kapolda dalam menyampaikan amanat. 


Lanjut Kapolda menyampaikan kepada ribuan remaja Bintara.m atau peserta upacara. Mulai hari ini, pada diri saudara-saudara sekalian telah melekat identitas dan kehormatan profesi serta tugas dan tanggung jawab sebagai bhayangkara negara, yang dituntut untuk senantiasa harus mampu diaktualisasikan dalam setiap sikap, tutur kata, dan perilaku hidup, baik dalam perdinasan maupun diluar kedinasan, sehingga mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.


"Apa yang telah saudara-saudara capai pada hari ini bukanlah akhir dari perjuangan saudara-saudara sekalian, melainkan awal pengabdian nyata sebagai insan Bhayangkara. Oleh karena itu, bulatkan tekad dan semangat serta motivasi diri tanpa henti untuk senantiasa memberikan darma bakti terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, Kesatuan Republik Indonesia, yang kita cintai dan kita banggakan." tegasnya Irjen Pol Nico Afinta. 


"Kita pahami bersama, bahwa perkembangan situasi di era penuh ketidakpastian serta kemunculan berbagai jenis kejahatan berdimensi baru, menjadi tantangan memelihara Kamtibmas serta sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat," tandasnya. 


Oleh karena itu, institusi Polri harus didukung dengan sumber daya manusia yang handal Dan memenuhi tugas serta perannya. Salah satu upaya yang ditempuh dalam memilih kebutuhan SDM yang unggul dan handal adalah melalui pendidikan pembentukan Bintara Polri, yang telah dilaksanakan. 


"Saudara merupakan garda terdepan pelaksanaan tugas di lapangan yang akan berinteraksi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kehadiran Saudara akan menjadi cerminan Polri secara keseluruhan," tuturnya.  


Lebih lanjut Kapolda Jatim menyampaikan. Bintara Polri ini telah dididik, dilatih, dan ditempa dengan berbagai teori dan praktek agar mampu menjadi sosok anggota Polri yang profesional, bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik. 


"Hal tersebut harus saudara gunakan dengan baik dalam berbagai tugas dilapangan. Namun demikian, dengan waktu pendidikan yang sangat singkat ini belum cukup mampu untuk dapat membentuk petugas lapangan cakap dan handal," paparnya. 


"Oleh karena itu, kedepan diperlukan upaya pengembangan kemampuan diri, yang dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan, melalui proses belajar dari pengalaman maupun melibatkan diri, pada berbagai kegiatan operasional, guna menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan, sehingga pelaksanaan tugas Polri akan dapat terselenggara dengan baik," tambahnya. 


Tak lupa Kapolda juga menyampaikan arahan-arahan dari bapak Kapolri untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh para Bintara remaja Polri, diantaranya. 


1. Tingkatkan selalu keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas yang diemban. 


2. Pegang teguh dan amalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja dalam setiap langkah pengabdian sebagai insan Bhayangkara. 


3. Pahami dan laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, dan penuh keikhlasan serta selalu mengimplementasikan setiap pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan.


4. Tegakkan supirmasi hukum, serta hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga, serta segala hal yang dapat merusak citra baik institusi Polri. 


5. Jalin persaudaraan dengan rekan-rekan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa lainnya, guna membeli stabilitas kamtibmas yang kondusif. 


"Saya berharap saudara mampu merubah wajah Polri menjadi memenuhi harapan masyarakat. Berorientasi kepada kepentingan masyarakat. Berbasis pada hukum yang berkeadilan, menghormati hak asasi manusia, serta mengawal proses demokrasi. Tugas Polri ke depan, khususnya dalam melaksanakan tugas pokok Polri dalam menegakkan hukum," pesan Kapolda Jatim dihadapan para Bintara.

 1 Juta Vaksin Hadiah Bhayangkara ke-75 Untuk Masyarakat Sehat-Indonesia maju

1 Juta Vaksin Hadiah Bhayangkara ke-75 Untuk Masyarakat Sehat-Indonesia maju


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan akselerasi terhadap target vaksinasi massal Pemerintah Indonesia satu juta per hari, untuk menciptakan kekebalan kelompok atau Herd Immunity dari virus corona atau Covid-19.


Di tengah momentum hari Bhayangkara ke-75, Mabes Polri pun memberikan hadiah kepada Indonesia dengan mewujudkan target vaksinasi satu juta sehari demi terciptanya masyarakat sehat menuju Indonesia maju. 


Dalam hal ini, Polri dan 34 Polda menjadi istitusi yang pertama menggelar vaksinasi massal dengan target 1 juta lebih. Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pun melakukan peninjauan langsung ke kegiatan yang diinisiasi oleh Polri itu di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, pada 26 Juni 2021.


"Untuk memenuhi target 1 juta orang per hari, kami perlu melakukan percepatan program vaksinasi dengan pengorganisasian yang tepat," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (27/6/2021).


Target tersebut tercapai sesuai dengan tema Hari Bhayangkara tahun ini, yaitu 'Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju'.


Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, Polri menyiapkan Dashboard Highlight terkait dengan vaksinasi tersebut yang dapat diakses di https://serbuanvaksinasi.polri.go.id/highlight. Sebanyak 1.285.460 terpantau sudah di vaksin.


Publik dapat melihat secara real time total masyarakat yang sudah dilakukan vaksinasi. Serta, provinsi mana yang terendah dan tertinggi jumlah yang telah di vaksin.


Demi menciptakan data akuntabel, Polri juga menggandeng Dirjen P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Kemenkes RI untuk pemantauan jumlah vaksinasi Covid-19. Hingga saat ini dalam pengitungan lembaga itu setidaknya sudah 1.285.353 orang disuntik vaksin. 


Tak hanya itu, Polri juga melibatkan Komite Penanganan Covid- 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC- PEN) dalam pengitungan vaksinasi. 

Dari Dashboard itu tercatat sudah 1.301.663 melakukan vaksinasi. 


Sigit menambahkan, untuk terus mempertahankan tren satu juta vaksin sehari, telah disiapkan sejumlah strategi. Diantaranya adalah, setiap provinsi menyiapkan minimal tiga sentra vaksinasi di Provinsi, Bidokkes, RS Bhayangkara dan Mapolda. Untuk provinsi 

percepatan 5 sentra vaksin.


"Setiap Polres menyiapkan minimal 2 sentra vaksinasi, Polres di pulau Jawa, Polresta-Polrestabes minimal 3 sentra vaksin," ujar mantan Kapolda Banten ini.


Kemudian, kata Sigit, perlu adanya pengamanan dan percepatan distribusi vaksin dari biofarma ke kab/kota selanjutnya, kota untuk kegiatan vaksinasi. Selanjutnya, mobilisasi masyarakat atau peserta oleh Ditbinmas dan Bhabinkamtibmas Polsek dan Polres. Mengantisipasi hoaks atas KIPI atau kehalalan vaksin, terutama astrazeneca.


"Membentuk 12 rayonisasi vaksinator yang disiapkan Polri sebagai tenaga vaksinator tambahan dalam rangka pendampingan kegiatan vaksinasi nasional sebanyak 1.600 personel," ucap Sigit. 


Tak hanya itu, kata Sigit, nantinya akan disiapkan Tim Revaco atau Resimen Vaksinator Covid-19 untuk mengisi kegiatan vaksin di sentra yang kekurangan vaksinator seperti Kepri, Riau, Jabar,Jateng, Jatim. 


Dalam proses vaksinasi, Sigit bakal meminta jajaran untuk melakukan pemantauan kepada masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) 5M. Menurut Sigit, semua upaya yang dilakukan oleh Polri adalah berdasarkan asas Salus Populi Supreme Lex Esto atau keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi.

Kapolri, Panglima TNI dan Menkes Tinjau Rusun Nagrak dan PPKM di Semper Barat

Kapolri, Panglima TNI dan Menkes Tinjau Rusun Nagrak dan PPKM di Semper Barat

 



JAKARTA- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau tempat isolasi pasien COVID-19 di Rusun Nagrak Cilincing dan pos PPKM Mikro di Semper Barat hari ini, Minggu, 27 Juni 2021.


Dalam kunjungan kedua tempat tersebut, ketiganya melihat beberapa fasilitas dan kesiapan bagaimana penanganan COVID-19. Untuk di Rusun Nagrak Cilincing, dilaporkan Bed Occupancy Rate (BOR) sudah mencapai 75 persen. Dimana dari 1.020 tempat tidur yang tersedia sudah terisi 757 tempat tidur.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, guna menangani pasien COVID-19 di Rusun Nagrak, pihaknya akan menambah lagi tenaga kesehatan dari Polri. "Polri akan menambahkan nakes dari Polri," katanya.


Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, Rusun Nagrek disiapkan untuk pasien COVID-19 yang tak bergejala atau ODG dan tanpa komorbid. "Namun akan disiapkan emergency dan ICU dan farmasi akan ditarik dari Wisma Atlet untuk memperkuat di Rusun Nagrak," ungkapnya.


Di lokasi PPKM Mikro di Semper Barat, Kapolri pun mempertanyakan beberapa penanganan jika ada pasien COVID-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri hingga pengawasan terhadap orang keluar masuk perkampungan.


"Di setiap sekat langkahnya harus detail. Apabila ditemukan tanda-tanda hasil screening maka lakukan pengecekan dokter, sediakan tempat karantina untuk menunggu hasil dokter. Data di posko harus dilengkapi dengan data orang yang sakit," ujarnya.


Panglima juga meminta agar program vaksinasi terus dilakukan serta tracing terhadap pasien COVID-19 terus dimasifkan. "Batasi kegiatan masyarakat, tanamkan ke masyarakat untuk patuhi prokes. Posko PPKM juga harus dilengkapi peta situasi COVID-19," katanya.

Lewat Vaksinasi Massal, Kapolri Targetkan 1.258.556 Orang Divaksin Hari Ini

Lewat Vaksinasi Massal, Kapolri Targetkan 1.258.556 Orang Divaksin Hari Ini

 



JAKARTA---Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan upaya Polri untuk mencapai target pemerintah menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity dengan memvaksinasi 70 persen dari jumlah keseluruhan penduduk. Pemerintah menetapkan sasaran vaksinasi sebanyak 181 juta orang dari 270 juta penduduk. 


Untuk mencapai target tersebut maka ditargetkan 1 juta vaksin perhari, namun sampai dengan saat ini pemerintah sudah mencapai di angka 700 ribu vaksin perhari. 


"Oleh karena itu untuk memenuhi target 1 juta orang divaksin perhari, kita perlu melakukan percepatan program vaksinasi dengan pengornaisasian yang tepat," kata Kapolri saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau vaksinasi massal di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Sabtu (26/6/2021). 


Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75 dengan tema Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat da Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju, Polri bersama dengan TNI serta Pemerintah Daerah (Pemda) mengadakan serbuan vaksinasi nasional serentak pada hari ini.


Serbuan vaksin itu, jelas Kapolri dilakukan di 4.838 titik meliputi seluruh gedung Polda, Polres/Polrestabes, Polsek seluruh jajaran GOR, Stadion, Terminal, Alun-alun Kabupaten/Kota, Pendopo Kabupaten/Kota, Balai Desa, Puskesmas, Kantor Kecamatan hingga di area parkir mall ataupun hotel yang ada di Indonesia. 


"Melibatkan 54.482 vaksinator, dengan target 1.258.556 orang divaksin hari ini," tekan Kapolri. 


Total 1.258.556 orang yang divaksin ini merupakan akumulasi pelaksanaan vaksin yang digelar di Mabes Polri sebanyak 7.500 orang, wilayah Jabodetabek 225.000 orang, Polda Jawa Barat 178.346 orang,  Polda Jateng 141.043 orang, Polda Jatim 117.994 orang, Polda Sumut  65.750 orang, Polda Metro Jaya 48.517 orang, Polda Banten 42.662 orang. 


Polda Sulsel 39.044 orang, Polda Lampung 33.198 orang, Polda Sumsel 31.698 orang, Polda Aceh 28.884 orang, Polda Riau 26.254 orang, Polda NTT 25.796 orang, Polda Sumbar 25.109 orang, Polda NTB 20.770 orang, Polda Kalbar 20.405 orang, Polda Kalsel 18.936 orang, Polda Papua 15.759 orang. 


Lalu Polda Jambi 14.589 orang, Polda Kaltim 14.104 orang, Polda Sulteng 13.550 orang, Polda Sultra 13.375, Polda DIY  12.996, Polda Kalteng 11.117 orang, Polda Sulut 9.777 orang, Polda Sulbar 5.312 orang, Polda Bali 9.324 orang, Polda Bengkulu 8.772 orang, Polda Maluku 8.662 orang, Polda Kepri 7.917 orang, Polda Malut 5.308 orang, Polda Babel 4.375, Polda Gorontalo 4.298 orang, Polda Papua Barat 4.275 orang dan Polda Kaltara 2.025 orang.

20,5 Kg Sabu Siap Edar Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

20,5 Kg Sabu Siap Edar Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya



Surabaya – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali gagalkan peredaran narkotika seberat 20,5 Kg jenis sabu-sabu siap edar dari 5 orang kurir jaringan lintas Provinsi antara Jawa - Sumatra.


Di ketahui para tersangka berinisial CH (30) seorang perempuan dan MA (34) laki-laki asal Bandung. Kemudian EK (38) warga Sidoarjo, FH (25) asal Kabupaten Kuningan dan CL (22) asal Cipayung, Jakarta Timur.


Berdasarkan keterangan Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, S.I.K., M.H., didampingi Kasatresnarkoba, Kompol Daniel Marunduri, S.I.K., M.H., menjelaskan penangkapan terhadap tersangka berawal dari informasi masyarakat bahwasanya akan ada pengiriman narkotika jenis sabu dari Medan ke Surabaya.


Selanjutnya Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan penyelidikan dan pembuntutan hingga akhirnya tim berhasil menangkap tersngka CH bersama MA pada hari Senin tanggal 26 April 2021 di Rest Area Jalan Tol Mojokerto Surabaya beserta barang bukti berupa 10 paket kemasan teh hijau berisi narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 10,5 kg.


“Yang pertama ditangkap adalah saudari CH kemudian saudara CL. Ini diamankan di sebuah Bandara yang ada di Surabaya. Kemudian dari situ kita kembangkan kepada tiga tersangka yang lain,” ucap AKBP Hartoyo, saat pimpin konferensi pers di Halaman Utama Polrestabes Surabaya, Jum’at (25/06/2021).


Setelah dilakukan penyelidikan, CH telah melakukan pengambilan dan pengiriman sebanyak tiga kali atas perintah bandar dengan berinisial AA sejak bulan Desember 2020 hingga April 2021. CH mengaku setiap pengiriman dia mendapatkatkan upah sebesar 60 juta rupiah.


Selanjutnya, setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut Tim kembali berhasil menangkap tersangka lain berinisial EK pada hari Jum’at (07/06/2021) yang lalu di Terminal Bungurasi Jl. Raya Waru Sidoarjo beserta barang buktinya seberat lebih dari 4,6 kg.


Kemudian Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali melakuan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka baru berinisial FH dan CL pada hari Kamis (17/06/2021) didaerah Jl. Suparjan Mangun Kediri. Saat dilakukan penangkapan kedua tersangka sedang berada di dalam mobil dengan barang bukti berupa 4 bungkus kemasan teh hijau berisi narkoba jenis sabu seberat 4,2 Kg.


Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri menambahkan bahwa semua narkotika yang berhasil diamankan merupakan barang dari Medan yang akan diedarkan di wilayah Surabaya dan sekitarnya.


“Untuk pengiriman mereka menggunakan kendaraan, ini ada dua mobil yang pertama kita tangkap Toyota Camri warna hitam dan yang kedua Honda Jazz,” tambah Kompol Daniel Marunduri.


Barang bukti yang berhasil diamankan dari penangkapan tersebut berupa narkoba jenis sabu-sabu dengan jumlah total 20,5 kg, 8 buah Hp, 3 Unit ATM berbeda, 3 bandel plastik klip, 1 timbangan dan 1 unit mobil Honda Jazz serta 1 unit mobil Toyota Camry.


Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) Subs, pasal Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling tinggi pidana mati.

Kapolresta Malang Kota Cek Pelayanan Arema Police Sobo Kelurahan

Kapolresta Malang Kota Cek Pelayanan Arema Police Sobo Kelurahan

 


MALANG - Menyambut HUT Bhayangkara ke-75, Polresta Malang Kota memberikan berbagai macam layanan unggulan untuk masyarakat, salah satunya melalui Bus Arema Police Sobo Kelurahan. 


Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, saat melakukan pengecekan pelayanan Arema Police sobo Kelurahan di Depan stadion Gajayana (sisi Barat) Jl. Bareng Tenes Klojen, Jumat (25/6). 


AKBP Budi Hermanto mengatakan, dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-75 pelayanan Arema police sobo Kelurahan juga dilengkapi dengan layanan Swab dan Vaksinasi Covid-19. 


"Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75, layanan Kepolisian Arema police Sobo kelurahan. Selain melayani perpanjangan SIM, pembayaran pajak, dan SKCK, kami juga akan akan hadirkan layanan vaksinasi covid 19 serta Swab antigen yang dilaksanakan oleh Dinkes Kota Malang." ujarnya. 


Buher menambahkan, dalam pelaksanaannya pihaknya menggandeng Dinkes Kota Malang akan memberikan vaksin covid 19 dan Swab antigen pada pemohon atau masyarakat yang menggunakan layanan Kepolisian Arema Police sobo Kelurahan. 


"Kami mengajak pihak Dinkes Kota Malang untuk pelaksanaannya. Dan masyarakat yang sudah divaksin akan dilaksanakan pendataan untuk pelaksanaan  vaksin kedua. " terangnya. 


Mantan Kapolres Batu itu juga menerangkan, Polresta Malang Kota sudah melaksanakan vaksinasi di polsek jajaran Polresta malang kota  dan Animo dan Antusiasme masyarakat dalam vaksinasi  sangat tinggi. 


"Namun kendati demikian, kembali kami ingatkan setelah menerima vaksin bukan berarti kebal, sehingga masih mungkin tertular atau terinfeksi. Oleh karena itu, mari kita tetap mentaati protokol kesehatan dengan disiplin,” pungkasnya.

Pertama di Madura, Polres Pamekasan Luncurkan Program Inovasi Drive Thru Vaksinasi Covid-19

Pertama di Madura, Polres Pamekasan Luncurkan Program Inovasi Drive Thru Vaksinasi Covid-19

 



Polres Pamekasan, Madura meluncurkan program inovasi 'Drive Thru Vaksinasi Covid-19', Jumat (25/6/2021).


Program Drive Thru Vaksinasi Covid-19 ini ditempatkan di Pos Penyekatan, tepatnya di Terminal Barang, Jalan Raya Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.


Pantauan di lokasi, setiap pengendara mobil yang hendak masuk ke Pamekasan, diberhentikan oleh petugas gabungan di lokasi Drive Thru Vaksinasi Covid-19.


Para pengendara terlihat mendapatkan pelayanan maksimal dari petugas medis saat melakukan vaksinasi dan swab antigen tanpa turun dari kendaraannya.


Sebelum vaksinasi dan swab antigen dilakukan, pengendara terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya oleh petugas medis.


Setelah itu ditensi darah, lalu diminta KTP, dan didaftarkan oleh petugas medis untuk melakukan vaksinasi dan swab antigen gratis.


Sebelum divaksin, pengendara diskrenning terlebih dahulu mengenai kesehatannya.


Sedangkan bagi pengendara yang tensi darahnya di atas 180, tidak diperkenankan untuk melakukan vaksinasi.


Semantara, hasil swab antigen yang dilakukan terhadap pengendara di dalam mobil, hanya menunggu sekitar 15-20 menit.


Hasil swab itu, berlaku selama tiga hari.


Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar mengatakan, program inovasi Drive Thru Vaksinasi Covid-19 ini diluncurkan bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-75.


Kata dia, pelaksanaan vaksinasi secara drive thru ini diharapkan bisa menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pamekasan dan segera menciptakan percepatan kekebalan massal (herd immunity).


"Program Drive Thru Vaksinasi Covid-19 ini pertama di Madura. Kami menggagas program tersebut kolaborasi dengan seluruh stakholder Pemkab Pamekasan," kata AKBP Apip Ginanjar.


Ia mengajak masyarakat dalam pencegahan Covid-19 ini bisa ikut andil dan mendukung program pemerintah.


Menurutnya, prorgam Drive Thru Vaksinasi Covid-19 ini akan dilakukan secara berkala.


Ia mengaku bersyukur sebab animo masyarakat hari ini yang melakukan vaksinasi dengan konsep Drive Thru sangat baik.


"Wujud kerjasama ini merupakan komitmen dalam membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta bersama-sama berusaha memulihkan Indonesia bebas dari pandemi Covid-19," harapnya 


Menurut AKBP Apip Ginanjar, pola layanan vaksinasi drive thru merupakan inovasi yang sangat baik.


Sebab bisa memberikan akses kemudahan layanan vaksinasi bagi masyarakat, khusunya bagi lansia.


Ia berharap dengan adanya berbagai gerakan dan inovasi pelaksanaan vaksinasi ini, target pelaksanaan vaksinasi selama satu tahun ke depan dapat tercapai.


Namun, konsistensi pemerintah dan masyarakat untuk terus menerapkan strategi 3T (Tracing, Testing, dan Treatment) tetap digencarkan.


Serta disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 3M harus tetap dilakukan.


Melalui cara ini, maka Indonesia dapat bangkit dan terbebas dari pandemi Covid-19.


"Mari semua ikut andil mencegah terjadinya penularan Covid-19 ini dengan tetap patuh protokol kesehatan," ajaknya.

Polres Ponorogo dan Polsek jajaran, Serentak Gelar Bakti Religi

Polres Ponorogo dan Polsek jajaran, Serentak Gelar Bakti Religi

 


Dipimpin langsung Waka Polres Ponorogo Kompol Meiridiani S.H., M.H., M.M., Polres Ponorogo dan polsek jajaran Jum’at ( 25/06/2021 ) serentak menggelar kegiatan Bakti Religi dengan melaksanakan Kurve ditempat tempat ibadah dan memberikan bantuan beras kepada warga yang membutuhkan diantaranya yayasan yatim piatu, Pekerja Buruh dan tukang parkir.


Kegiatan Bakti Religi tersebut dalam rangka memperingati HUT bhayangkara ke 75 yang akan dilaksanakan 1 Juli mendatang , yang di ikuti Oleh Kabag Sumda Polres Ponorogo Kompol K.H. Bahrun Nasikin, Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Basuki, Kabag Ren Kompol Eko Condro, Kasat, Kanit dan seluruh anggota Polres Ponorogo.


Kurve dilaksanakan di 3 tempat ibadah yaitu masjid uswatun khasanah, Masjid Agung Ponorogo dan Gereja Katolik Santa Maria. Sedangkan pemberian bantuan beras dilaksanakan pada 4 lokasi panti asuhan yatim piatu antara lain panti asuhan Insan Madani alamat Ds/Kec. Kauman Kab. Ponotogo, panti Asuhan Munirul islam Ds. Pinggirsari Kec./Kab. Ponorogo, panti Asuhan Muhammadiyah KBP Duriyat Kec/Kab. Ponorogo dan panti Asuhan Nurzannah Ds. Sragi Kec. Sukorejo Kab. Ponorogo. 


Tidak hanya Panti Asuhan saja , Kegiatan yang dipimpin Kompol Meiridiani ini juga memberikan bantuan berupa beras kepada kepada tukang parkir dan tenaga buruh kasar yang berada di seputaran jalan bhayangkara Ponorogo.


Kompol Meiridiani menjelaskan bahwa Kegiatan kurve dan pemberian bantuan beras ini dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 75 juga sebagai wujud kepedulian Polri khususnya polres Ponorogo kepada sesama. 


“Selama rangkaian kegiatan HUT bhayangkara ke 75, Polres ponorogo sudah menyalurkan  6 Ton Beras   kepada warga masyarakat yang membutuhkan pada 21 kecamatan di Ponorogo termasuk pada yayasan panti asuhan yatim piatu, Buruh kasar dan Tukang Parkir,” Ujar Kompol Meiridiani 


Kegiatan ini sesuai dengan tema yang diusung dalam Hari Bhayangkara ke 75 yakni, 'Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju'.  


“Semoga dengan kegiatan bakti religi yang dilaksanakan Polres Ponorogo hari ini,  bisa sedikit membantu beban warga masyarakat Ponorogo di masa Pandemi Covid 19,” Pungkas Kompol Meiridiani  


Dalam pelaksanaan kegiatan semua anggota tetap mematuhi protokol kesehatan dan kegiatan berjalan dengan tertib. 


Sambut HUT Bhayangkara Ke-75, Polrestabes Surabaya Distribusikan Ratusan Paket Sembako

Sambut HUT Bhayangkara Ke-75, Polrestabes Surabaya Distribusikan Ratusan Paket Sembako



Surabaya – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-75 pada 1 Juli 2021 mendatang, Polrestabes Surabaya menggelar Bhakti sosial dengan melepas sejumlah personil Bhabinkamtibmas secara simbolis mendistribusikan ratusan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.


Diketahui paket sembako yang dikeluarkan oleh pihak Polrestabes Surabaya sebanyak kurang lebih sekitar 800 peket yang akan didistribusikan kepada mayarakat  yang tidak mampu dan diutamakan bagi orang-orang terdampak covid-19 melalui 24 Polsek Jajaran.


Dari keterangan Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, S.I.K., M.H., didampingi Kabag Sumda, AKBP Sri Andriyani, S.Pd., mengatakan selain menggelar bhakti sosial, pihaknya juga menggelar vaksinasi masal yang dikhususkan bagi keluarga besar anggota Polri dan masyarakat sekitar dimulai dari hari Sabtu tanggal 19 Juni 2021 hingga hari Senin, 28 Juni 2021 mendatang.


“Setelah hari Senin besok, kita akan bekerjasama dengan Dinkes (Dinas Kesehatan) untuk menggelar vaksinasi masal dalam akselerasi vaksin 1 juta masyarakat perhari,” terang AKBP Hartoyo saat memimpin apel jam Pimpinan di halaman belakang Polrestabes Surabaya, Jum’at (25/06/2021).


Dengan digelarnya 1 juta vaksin setiap hari itu, Ia berharap pada akhir tahun nanti mencapai target 170 juta warga Indonesia tervaksin untuk mempercepat penanggulangan covid-19.


“Sehingga harapannya di tahun 2022 kita bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan dapat beraktivitas dengan normal serta dapat memulihkan putaran ekonomi,” lanjutnya.


Kemudian Perwira berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dengan lambang dua melati emas di pundaknya itu, menekan seluruh anggotanya dan juga berlaku pada masyarakat umum untuk tetap mentaati protokol kesehatan dengan ketat dan semangat menjaga imun tubuh agar tidak mudah terserang varian-varian virus berbahaya.

Polda Jatim Berikan Bantuan pada Masyarakat Bangkalan dan yang Membutuhkan

Polda Jatim Berikan Bantuan pada Masyarakat Bangkalan dan yang Membutuhkan


Peringati hari Bhayangkara ke 75, Polda Jawa Timur gelar bakti sosial dalam bentuk pembagian sembako, kepada Masyarakat yang membutuhkan termasuk masyarakat Bangkalan yang sedang tinggi angka aktif covidnya serta panti asuhan dan kaum duafa di wilayah jatin. Hal ini disampaikan Kapolda Jatim usai memimpin pelepasan kegiatan bakti sosial di Mapolda Jatim, pada Jum'at (25/6/2021). 


Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan. Bantuan dalam bentuk sembako ini sangat diperlukan masyarakat, dalam situasi covid-19 seperti sekarang ini. Banyak kegiatan yang terganggu, seperti kegiatan sosial budaya, serta kegiatan ekonomi masyarakat. 


"Untuk itu akan kami mendistribusikan kepada orang-orang yang mungkin memerlukan seperti panti asuhan, kaum duafa, dan yang paling penting sekarang ada beberapa daerah yang sedang tinggi angka covidnya yaitu Bangkalan, Ngawi, dan Ponorogo. Sekarang ini juga kami akan kirimkan ke Bangkalan," jelasnya Kapolda Jatim. 


Kapolda Jatim berharap masyarakat di daerah yang sedang tinggi angka covidnya dapat bekerja sama mematuhi dan memahami bahwa sudah banyak yang sakit bahkan meninggal akibat covid-19.


Sehingga untuk mencegah meluasnya penyakit ini dibutuhkan kerja sama, yaitu yang paling penting adalah patuh Protokol Kesehatan (Prokes), dengan menerapkan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan menghindari mobilitas) serta 3T (testing, tracing dan treatment)


"Jadi saya mohon, saya minta masyarakat di Bangkalan untuk patuh Prokes, kunci utamanya laksanakan 5M dan 3T," tegas Irjen Pol Nico Afinta. 


Lebih lanjut Irjen Nico Afinta menyampaikan. Penyekatan yang semula di pintu mengarah Jembatan Suramadu bergeser dengan penguatan PPKM Mikro ke lima kecamatan dan delapan desa. 


"Begitu juga untuk wilayah Sumenep, Pamekasan, Sampang di antara jalan raya itu dibuatkan penyekatan bahkan para bupati dan kapolres serta kami Forkopimda, Bapak Ibu Gubernur, Bapak Pangdam menyepakati masing-masing kabupaten mengeluarkan SIKM," Lanjutnya. 


Kemudian persyaratan itu akan menjadi mempermudah perlintasan seluruh masyarakat yang ingin tetap menjalankan kegiatan ekonomi.


Kegiatan ekonomi harapannya bisa berjalan, kesehatan pun juga tetap terjaga, dengan patuh prokes memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi kegiatan yang kurang penting. 


Selain kegiatan bakti sosial, kapolda juga menjelaskan terkait perayaan Idul adha yang sudah diatur oleh menteri agama. 


"Untuk nanti perayaan Idul adha, sudah ada aturan dari Menteri Agama yang mengatur bahwa ada daerah merah dan orange. Bagaimana nanti kita melaksanakan kegiatan Idul adha di tempat terbuka," paparnya. 


Untuk yang merah dan orange kegiatan di masjid ditiadakan. Sedangkan untuk tempat terbuka diatur sesuai dengan zonasinya. Kemudian pembagian kurban dilaksanakan diantar tidak datang. 


"Tolong masyarakat juga sama-sama mendukung dan mematuhi untuk kebaikan kita bersama. Sekali lagi saya yakin Arek Jawa Timur ini kabeh patuh isok dikandani isok manut lek gawe kebersamaan," pungkasnya orang nomor satu di kepolisian Jawa Timur ini yang asli kelahiran Surabaya.

Polri Gelar Baksos Serentak se-Indonesia Jelang Hari Bhayangkara ke-75

Polri Gelar Baksos Serentak se-Indonesia Jelang Hari Bhayangkara ke-75

 


Jakarta - Mabes Polri menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) serentak di 34 Polda jajaran atau se-Indonesia dalam rangka menjelang Hari Bhayangkara ke-75 pada 1 Juli 2021 mendatang. 


"Pelaksanaan bakti sosial serentak ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya yang diwakili atau dibacakan oleh Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat (25/6/2021).


Kapolri, disampaikan Agung, berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat terbantukan, terutama mereka yang perekonomiannya terganggu akibat Pandemi Covid-19 atau virus corona. 


Adapun dalam kegiatan ini, Polri bakal membagikan 272.662 paket sembako, 200.000 masker, dan 40.000 hand sanitizer.


Menurut Agung, meskipun situasi di Indonesia dan seluruh dunia sedang dilanda wabah virus corona, tidak menyurutkan khidmat dan tekad seluruh prajurit Korps Bhayangkara dalam meningkatkan kinerja untuk mengabdi kepada masyarakat dan mendukung program Pemerintah.


Hal itu sesuai dengan tema yang diusung dalam Hari Bhayangkara tahun ini yakni, 'Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju'.


Selain itu, Polri juga akan melaksanakan vaksinasi massal kepada 1.031.056 masyarakat secara serentak di 34 Polda dan kegiatan kemanusiaan lainnya seperti kegiatan donor darah, donor plasma convalesen, operasi katarak, operasi bibir sumbing, pengobatan massal, dan pelayanan penerbitan SIM bagi masyarakat yang berulang tahun pada tanggal 1 Juli 2021. 


"Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung terbentuknya kondisi kesehatan masyarakat yang mantap. Dengan kondisi kesehatan yang mantap, akan menumbuhkan jiwa yang kuat dan semangat yang tinggi untuk bekerja sehingga pemulihan ekonomi nasional akan semakin dekat dan visi Indonesia Maju akan mudah tercapai," papar Agung. 


Sementara, Kakorlantas Polri sekaligus Ketua Panitia kegiatan bakti sosial Hari Bhayangkara, Irjen Istiono mengungkapkan, paket sembako tersebut nantinya bakal diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan. 


"Kepada para yatim piatu, fakir miskin dan kaum duafa, buruh dan karyawan korban PHK, panti jompo, panti asuhan, panti sosial, kalangan supir, ojek pangkalan, penyandang disabilitas, purnawirawan/warakawuri TNI-Polri, tenaga medis, UMKM terdampak pandemi, serta kelompok masyarakat lainnya," kata Istiono saat menyampaikan laporan kegiatan. 


Istiono juga menyebut bahwa, di seluruh Indonesia, Korps Bhayangkara juga telah membagikan masker sebanyak  2.521.815 dan Hand Sanitizer ssbanyak 272.662 botol.

Memposting Ujaran Kebencian di Facebook, Pemuda Asal Bangkalan Diamankan Polda Jatim

Memposting Ujaran Kebencian di Facebook, Pemuda Asal Bangkalan Diamankan Polda Jatim

 


SURABAYA,- Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, menangkap satu orang pemuda yang telah melakukan dugaan ujaran kebencian melalui media sosial (medsos) Facebook. Dengan nama akunya "Umar Fauzhi Aschal".


Pemuda yang berhasil diamankan yakni, Umar Fauzhi, (25) warga Kampung Nyiur, Desa Pangpong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura.


Kronologi kejadiannya, bahwa pada hari Selasa tanggal 22 Juni 2021, sekira pukul 16.00 WIB. pemilik akun facebook atas nama "Umar Fauzhi Aschal". Telah menulis status provokatif yang ditulis di grup " Kabar Bangkalan".


Isi dari status tersebut berbunyi, "Sekilas info malam ini jam 7, sehubungan antar Kabupaten diadakan kumpul bersama yakni tretan madureh di tanean suramadu yang katanya mau ngerusak atau bakar tenda merapat tretan".


Dengan kejadian ini, polda jawa timur melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan, bahwa perkembangan kasus Covid-19 di dunia mengalami peningkatan. Dan masyarakat di Indonesia juga alami peningkatan, sedangkan di Jawa Timur seperti di Bangkalan, Madura juga mengalami peningkatan.


"Atas dasar inilah, pemerintah bersama Kodam V Brawijaya dan Polda Jatim, melakukan penyekatan di Jembatan Suramadu. Tujuannya untuk menekan penyebaran Covid-19," jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (24/6/2021) petang.


"Namun ditengah upaya menekan penyebaran Covid-19, masih ada masyarakat yang melakukan kegiatan dengan menyebarkan berita yang menimbulkan gejolak di Madura, sehingga tim dari Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Berhasil mengamankan satu orang yang menyebarkan ujaran kebencian dengan mengajak masyarakat melawan upaya pemerintah jatim dalam melakukan penyekatan di suramadu," tambah Gatot Repli.


Pemuda ini sehari-hari bekerja di esxpedisi di wilayah Kenjeran, Surabaya. Yang bersangkutan beberapa kali telah memposting ujaran kebencian, motif dari pelaku sendiri adalah ikut-ikutan temannya.


"Dari pengungkapan ini polisi berhasil mengamankan barang bukti satu buah hanphone milik pelaku," pungkasnya.


Dari pengungkapan tersebut, tersangka akan dikenakan Pasal 45A ayat (2) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016, dengan ancaman paling lama 6 tahun dan atau Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 dengan ancaman pidana 10 tahun.


Sementara itu Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Zulham, mengungkapkan, bahwa modus pelaku memposting yang isinya berupa ajakan kepada kelompok di madura. Untuk melakukan aksi terhadap penyekatan di Suramadu.


"Atas dasar postingan itu, anggota melakukan patroli siber dan dilakukan penyelidikan dan didapat pemilik akun dan akhirnya diamankan. Saat di intrograsi bahwa pelaku hanya ikut-ikutan," jelas AKBP Zulham, Wadirkrimsus polda jatim.


Setelah berhasil diamankan, pelaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak melakukan kembali.


Sedangkan pelaku saat dirilis di polda jawa timur, yang didampingi oleh pamannya. Pelaku secara terbuka meminta maaf kepada kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat jawa timur.


Pelaku mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dengan menerapkan 5M.

Peringati HUT Bhayangkara dan Dokkes Polri ke 75, Pusdokkes Polri Gelar Bhakti Kesehatan di Wilayah Jatim

Peringati HUT Bhayangkara dan Dokkes Polri ke 75, Pusdokkes Polri Gelar Bhakti Kesehatan di Wilayah Jatim

 


Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 75 dan HUT Dokkes Polri ke 75. Pusdokkes Polri dan seluruh Biddokkes Polda, seluruh Rumkit Bhayangkara, serta Urkes jajaran melaksanakan Bhakti Kesehatan Polri di seluruh Indonesia.


Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dalam sambutannya menyebutkan pada "Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-75 tahun 2021", dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Tema yang diangkat pada peringatan Hari Bhayangkara ke-75 kali ini adalah "Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju".


Salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-75 ini adalah Bhakti Sosial Kesehatan yang dilaksanakan di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.

Objek dari acara Bakti Sosial Kesehatan ini adalah masyarakat pra sejahtera khususnya masyarakat sekitar Kecamatan Kasembon dan para petani Kasembon.


Sebanyak 100 kepala keluarga yang saat ini bekerja sama dengan Inkoppol. Para petani Kasembon ini bekerja sama dengan Inkoppol melalui kegiatan budidaya penanaman pisang dan durian pada lahan seluas 10 (sepuluh) hektar yang berlokasi di wilayah Perum Perhutani Divisi Regional 

Jawa Timur KPH Malang Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.


Selain menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat, kegiatan ini juga merupakan Program Moderasi Beragama Inkoppol. Program Moderasi Beragama dilaksanakan sebagai wujud implementasi tujuan Inkoppol yaitu dengan menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat dalam rangka mencegah pola pemikiran ekstrim yang cenderung mengarah pada radikalisme.


Wilayah Kecamatan Kasembon dipilih sebagai lokasi pilot project Program Moderasi Beragama dengan pertimbangan historis bahwa lokasi tersebut pernah digunakan sebagai tempat persembunyian dan bermukimnya teroris DR. Azhari yang ditangkap pada tahun 2005. Selanjutnya Inkoppol RI juga berperan aktif dalam pemulihan ekonomi masyarakat Kecamatan Kasembon.


Selain program budidaya penanaman, Inkoppol juga telah memberikan bantuan berupa beras sebanyak 20 kg per/bulan untuk seluruh 55 petani yang menjadi mitra Inkoppol selama proses tanam hingga panen, atau sekitar 12 Bulan.


Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Baksoskes, Irjen Pol. 

(purn) Drs. Mudji Waluyo, SH., MM, menyatakan, Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75 tahun 2021, Inkopol RI telah mendapatkan dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dan staf khusus presiden bidang pencegahan dan penanggulangan terorisme. Untuk melaksanakan program moderasi beragama inkopol melalui kegiatan tanam pisang dan durian dilahan luas 10 Hektare yang berlokasi di wilayah kerja perum pertani di devisi Regional Jatim. Malang di wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jatim.


"Dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahtraan masyarakat petani Kasembon. Inkopol memiliki program memberikan bantuan sosial berupa beras sebanyak 20 kg per/bulan untuk 55 petani," kata Ketua Panitia Pelaksana Baksoskes, Irjen Pol. 

(purn) Drs. Mudji Waluyo, SH., MM.


Sementara itu, khusus giat baksos di Jawa Timur, dari Pusdokkes polri bersama Inkopol polri. Dalam pelaksanaanya didukung oleh Biddokkes polda jatim, RSB jajaran polda jatin dan Urkes polres Batu.


Sedangkan pelaksanaan bakti kesehatan (bhaktikes) polri di wilayah polda jatim. Dimulai tanggal 21 Juni 2021 sampai saat ini. Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan di jawa timur diantarnya;


Giat Operasi bibir sumbing, yang dilaksanakan di RSB Kediri, RSB Tulungagung, RSB Bojonegoro dan RSB Bondowoso, dengan total pasien sebanyak 70 orang.


Giat Operasi katarak, dilaksanakan di RSB Batu, RSB Bojonegoro, dengan total pasien sebanyak 37 orang. Sedangkan untuk Khitan massal, dilaksanakan di RSB Lumajang, dengan total pasien sebanyak 12 orang.


Giat Medical Check Up yang dilakukan kepada Purnawiarawan Polri,   dilaksanakan oleh semua RS Bhayangkara di wilayah polda jatim, dengan total peserta sebanyak 164 orang.


Sedangkan giat Vaksinasi Covid-19 massal, dilaksanakan oleh Biddokkes polda jatim, RSB jajaran dan Urkes polres jajaran. Untuk vaksin pertama sebanyak 16.279 sedangkan vaksin ke dua sebanyak 3.840.


Selain itu, Pusdokkes Polri, RS Polpus RS Soekanto, bekerja sama dengan Inkopol, dibantu Polres Batu, Biddokkes Polda Jatim dan urkes jajaran.


Seluruh RS Bhayangkara di Polda jatim menyelenggarakan Bhaktikes bagi masyarakat di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, yang diselenggarakan pada tanggal 20-24 Juni 2021.


Kegiatan yang sudah berjalan diantaranya, pemeriksaan kesehatan masyarakat penderita penyakit khronis sebanyak 134 orang, pembagian paket obat, paket prokes Covid-19, Pembagian paket sembako,  yang dilaksanakan secara home visite (door to door) di wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.


Sementara puncak pelaksanaan bhaktikes akan dilaksanakan di balai Kecamatan Kasembon Malang pada tanggal 24 Juni 2021, pada pukul 09.00 WIB. Yang nantinya kegiatan ini akan dihadiri okeh Kapusdokkes Polri, Karumkit Polpus RS Soekanto, Ketua Inkoppol pusat, Kabiddokkes Polda Jatim, Bupati Malang, dan Kapolres Batu.


Sedangkan Karumkit Bhayangkara Brigjen Pol Asep H, menyatakan, acara bhakti sosial kesehatan ini adalah rangkaian HUT Bhayangkara ke-75 sekaligus dalam rangka memperingati HUT Kedokteran dan kesehatan Polri ke-75, bahwa bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan meliputi kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan kepada 75 keluarga mitra petani inkopol.


"Kegiatan bhakti sosial ini kerjasama pusdokkes polri, RS Bhayangkara tingkat I, Biddokkes Polda Jatim, Rumkit Bhayangkara tingkat II Samsuri Martoyo se-Surabaya, Rumkit Bhayangkara tingkat II Kediri, Rumkit Bhayangkara tingkat III Batu Malang dan Rumkit Bhayangkara jajaran polda jatim," sebutnya.


Sementara itu Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi., M.M, menyampaikan mengucapkan terima kasih masyarakat di Kabupaten Malang telah dibantu dari sisi kesehatan maupun ekonomi.


"Kegiatan bakti sosial kesehatan ini sangat penting dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Malang," pungkasnya.

Gebyar Vaksinasi Massal Berhadiah, Kapolres Trenggalek: Bersama Atasi Pandemi Covid-19

Gebyar Vaksinasi Massal Berhadiah, Kapolres Trenggalek: Bersama Atasi Pandemi Covid-19

 



Seperti diberitakan sebelumnya, guna memaksimalkan pandemi Covid-19, Polres Trenggalek bersinergi bersama jajaran Forkopimda menggelar vaksinasi bagi masyarakat yang bertajuk `Gebyar 1500 Vaksinasi Massal Berhadiah`.

Vaksinasi massal ini delar di tiga lokasi sekaligus yakni, Pasar Pon Trenggalek sebanyak 900 dosis, pasar Bendorejo 300 dosis dan lapangan parkir wisata 360 Watulimo 300 dosis.

Uniknya, peserta vaksinasi berkesempatan meraih hadiah berupa 35 kambing dan 80 ekor ayam. Hal ini dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar mau dan berkenan mengikuti vaksinasi sehingga memiliki kekebalan tubuh dan tidak mudah terpapar Covid-19.

Vaksinasi massal berhadiah ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda, Bupati Trenggalek H.M. Nur Arifin didampingi oleh Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0806 Letkol Arh Uun Samson Sugiharto, S.I.P., M.I.Pol.  dan Kejari Ibu Darfiah, S.H., M.H. Kamis, (24/6).

AKBP Dwiasi menegaskan, vaksinasi massal berhadiah ini digelar dalam rangka mensukseskan program vaksinasi massal untuk menekan laju penyebaran Covid-19 sekaligus memperingati HUT ke-75 Bhayangkara. Sistem drive thru sengaja dipilih dengan pertimbangan risiko kerumunan terkecil.

Lebih lanjut AKBP Dwiasi menuturkan, vaksinasi massal tersebut merupakan wujud keseriusan dan kesolidan dari jajaran Forkopimda Kabupaten Trenggalek didukung oleh Kapolda Jatim  Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K, S.H., M.H dalam akselerasi penanganan penyebaran Covid-19 serta implementasi dari instruksi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si. untuk bergerak cepat memaksimalkan 3T, 5M dan vaksinasi.

“Bapak Kapolda Jatim telah membantu 10.000 dosis vaksin. Untuk hari ini target kita 1.500 dosis, kemudian dilanjutkan hari Sabtu dan Senin masing-masing 2.000 vaksin.” Ujar AKBP Dwiasi

“Prioritas kita berikan kepada desa zona oranye dengan positif rate tinggi” Imbuhnya

Sementara itu, Bupati Trenggalek yang kerap disapa Gus Ipin menekankan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah memerintahkan agar digencarkan vaksinasi dengan target sehari minimal 1 juta dosis. Dalam pelaksanaannya tidak hanya pemerintah daerah dalam hal ini kemeterian kesehatan, dinas kesehatan provonsi maupun kabupaten tetapi juga melibatkan TNI dan Polri.

“Alhamdulillah, kami sampaikan terima kasih kepada bapak Kapolda Jatim yang telah membantu 10.000 dosis yang akan kita laksanakan selama tiga hari kedepan.” Jelas Bupati.

Terkait dengan hadiah berupa puluhan kambing dan ayam, Bupati muda ini menuturkan hal tersebut merupakan wujud terima kasih kepada masyarakat juga agar ada ketertarikan masyarakat menjadi lebih tinggi disamping juga bermanfaat untuk pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

“Kita berikan oleh-oleh, diundi dalam bentuk ayam dan kambing” Imbuhnya

Dari pengamatan tim redaksi, animo masyarakat Trenggalek untuk mengikuti vaksinasi massal ini terbilang cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan cukup banyaknya masyarakat yang antri dengan tertib di lokasi yang telah ditentukan.

Demikian pula dengan keberadaan petugas yang ditempatkan sejak pagi hari, mengatur dan mengawasi protokol kesehatan cukup efektif mengantisipasi terjadinya kerumunan.

Sulastri, salah satu warga Desa Sambirejo yang kebetulan mengikuti vaksinasi massal dan beruntung mendapat hadiah kambing mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran Forkopimda Trenggalek yang telah menyelenggarakan vaksinasi massal. Menurutnya, vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar dalam menangkal Covid-19.

“Terima kasih atas vaksinasi massal dalam rangka HUT ke-75 Bhayangkara. Dengan kegiatan ini saya bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Prosesnya cepat dan sangat mudah. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir.” Ucapnya.

338 Gram Sabu, 104 Pelaku, dan 86 Kasus Berhasil Diungkap Satresnarkoba Polres Tulungagung

338 Gram Sabu, 104 Pelaku, dan 86 Kasus Berhasil Diungkap Satresnarkoba Polres Tulungagung

 



TULUNGAGUNG - Sat Resnarkoba Polres Tulungagung bersama Polsek Jajaran yang berkomitmen untuk memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Tulungagung, dibuktikan dengan wujud nyata.


Setidaknya, 86 kasus berhasil diungkap, 54 diungkap Sat Resnarkoba Polres Tulungagung dan 32 kasus  diungkap Polsek Jajaran. 


Tidak tanggung-tanggung, dalam 86 kasus yang diungkap selama periode Januari hingga Juni 2021, Satresnarkoba Polres Tulungagung bersama Polsek Jajaran, berhasil menangkap 104 pelaki penyalahgunaan narkotika, dimana 9 tersangka merupakan residivis. 


Dari 104 tersangka, 70 tersangka merupakan tangkapan Sat Resnarkoba Polres Tulungagung dengan rincian, 66 tersangka pria dan 4 tersangka wanita.


Sedangkan Polsek Jajaran menangkap 34 tersangka dengan rincian, 31 tersangka pria dan 3 tersangka wanita.


Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto SH, SIK, MH saat menggelar konferensi pers dihalaman Mapolres Tulungagung, Kamis (24/6/21) menyampaikan, dari 104  pelaku dan barang bukti sabu seberat 338 gram diamankan dari 86 TKP yang berbeda yang tersebar  diwilayah hukum Polres Tulungagung.


"Adapun barang bukti keseluruhan yang diamankan dari semua tersangka yakni diantaranya, 338,42 gram sabu, 2 butir Pil Inex, 160 gram ganja, 726 butir Pil Alprazolam, 60.549 butir Pil Double L, 569 bungkus Pil Stelan dari berbagai merk, 97 botol miras jenis ciu, 2 jurigen miras jenis ciu, 2 botol Anggur Merah, uang tunai Rp. 12.027.000, 49 buah pipet kaca, 16 buah timbangan, 93 buah handphone, 37 buah bong, 14 unit sepeda motor dan 1 unit Mobil Suzuki Pick Up warna putih," Terang AKBP Handono


Sedangkan pasal-pasal yang sudah disematkan kepada masing-masing tersangka diantaranya, Pasal 114 Sub Pasal 112 UURI No. 35 Th. 2009 Tentang Narkotika, Pasal 111 ayat (1) UURI No 35 Th. 2009 Tentang Narkotika, Pasal 197 Sub Pasal 196 UURI No.36 Tentang Kesehatan, Pasal 62 UURI No. 5 Tahun 1997 Tentang Psykotropika, Pasal 142 UURI No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan dan Pasal 62 ayat (1) Jo pasal 8 ayat (1) huruf g dan i UURI NO. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan konsumen.


"Setiap pasal yang dijeratkan kepada tersangka, disesuaikan dengan peranan para pelaku. Hampir seluruh tersangka yang diamankan adalah seorang pengedar, sedangkan 9 pelaku yang residivis kemungkinan besar akan mendapatkan tambahan masa tahanan," tambah Kapolres


Komitmen untuk memberantas peredaran narkotika, akan terus digalakkan oleh Polres Tulungagung melalui Sat Resnarkobanya bersama Polsek Jajajaran.


Sehingga, wilayah Kabupaten Tulungagung dapat bebas dari pengaruh narkotika.


"Terlebih, saat ini, kita tengah memperingati Hari Bhayangkara ke 75 dan juga Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2021. Tentunya akan menjadi cambuk seluruh anggota Polri di Kabupaten Tulungagung untuk semakin kencang menabuh genderang perang terhadap narkotika," pungkas AKBP Handono ()

Kasus COVID-19 Melonjak Dalam Sepekan, Disinfeksi Massal Digelar di Mojokerto

Kasus COVID-19 Melonjak Dalam Sepekan, Disinfeksi Massal Digelar di Mojokerto

 



Mojokerto- Selain memperketat protokol kesehatan (prokes) sampai level RT, Satgas COVID-19 Kabupaten Mojokerto juga menggelar disinfeksi massal. Penyemprotan cairan disinfektan digelar selama satu pekan untuk memutus penyebaran virus Corona yang kian melonjak.


Disinfeksi salah satunya menyasar Kecamatan Mojosari. Ibu kota Kabupaten Mojokerto ini menjadi satu dari 6 kecamatan zona oranye penyebaran COVID-19. Virus Corona sudah menginfeksi 172 warga Mojosari. Terdiri dari 4 kasus aktif, 1 pasien meninggal dunia dan 167 pasien sembuh.


Penyemprotan cairan disinfektan dipimpin langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Bupati Ikfina Fahmawati, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto dan Kajari Gaos Wicaksono. Disinfektan disemprotkan menggunakan mobil pemadam kebakaran (PMK) dan watercanon ke pusat-pusat keramaian.


Mereka juga rela belusukan ke permukiman padat penduduk di Kelurahan Kauman, Mojosari sambil menggendong alat semprot disinfektan. Polisi juga menyosialisasikan vaksinasi gratis COVID-19 yang akan digelar di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada pada Sabtu (26/6) nanti.


"Sasaran penyemprotan seluruh wilayah kecamatan. Muspika dan tiga pilar desa serentak melakukan penyemprotan. Dalam satu minggu ini kami rutinkan untuk menekan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Mojokerto," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di Kelurahan Kauman, Kamis (24/6/2021).


Selain Mojosari, terdapat 5 kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang juga menjadi zona oranye. Artinya, risiko penyebaran COVID-19 di 6 kecamatan tersebut tergolong sedang. Yakni Kecamatan Pungging 182 kasus, Bangsal 247 kasus, Puri 202 kasus, Sooko 227 kasus, serta Mojoanyar 181 kasus.


Sementara itu, jumlah warga Kabupaten Mojokerto yang terinfeksi COVID-19 bertambah 165 orang dalam sepekan terakhir. Yaitu dari 2.567 jiwa pada Kamis (17/6) menjadi 2.732 jiwa pada Rabu (23/6). Terdiri dari 221 kasus aktif, 2.437 pasien sembuh, serta 74 pasien meninggal dunia.


Dony menjelaskan, Satgas COVID-19 Kabupaten Mojokerto juga memaksimalkan PPMK skala mikro. Testing, tracing dan treatment (3T), serta prokes 5M ditingkatkan sampai level rukun tetangga (RT). Ditambah lagi operasi yustisi akan digalakkan agar masyarakat mematuhi prokes.


"Imbauan kami, masyarakat wajib mematuhi prokes 5M. Masyarakat yang punya hajatan, kami imbau supaya mengajukan permohonan ke satgas. Akan kami telaah, kami cek. Kalau tak mematuhi prokes kami bubarkan," terangnya.


Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengakui kasus COVID-19 di wilayahnya terus melonjak dalam sepekan terakhir. Selain mengoptimalkan PPKM skala mikro, pihaknya juga akan meningkatkan tracing.


"Terutama tracing kami giatkan lagi dengan target yang lebih besar," tandasnya. []

Ponorogo Zona Merah, TNI/Polri, Pol PP Gencarkan Ops Yustisi  dan Semprotkan Disinfektan

Ponorogo Zona Merah, TNI/Polri, Pol PP Gencarkan Ops Yustisi dan Semprotkan Disinfektan

 



Terkait pencegahan penyebaran covid 19 saat ini menjadi perhatian pimpinan Polri. Dalam hal ini Polres Ponorogo akan terus meningkatkan kegiatan operasi yustisi dan penyemprotan disinfektan serta mengedukasi warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. 


Perintah tersebut di sampaikan langsung oleh Kompol Basuki Nugroho S.Sos saat memimpin apel pagi Kamis (24/06/2021) di halaman apel Polres Ponorogo.


“Fungsi yang mengemban preventif dan preemtif  tolong ditingkatkan kegiatannya terkait upaya pencegahan covid 19 di Ponorogo dengan melaksanakan  Ops Yustisi, Penyemprotan Disinfektan dan mengedukasi warga masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu 5 M,” Ujar Kompol Basuki


Dipimpin langsung Kanit turjawali Satlantas Polres Ponorogo Ipda Aris W, S.H. serta menindak lanjuti perintah Pimpinan,  Personil gabungan TNI/Polri dan Satpol PP Melaksanakan Operasi yustisi di seputaran jalan Gajah Mada Ponorogo dengan sasaran warga yang tidak memakai masker. 


Dalam Kesempatan ini Ipda Aris menyampaikan, Pesonil Gabungan tidak akan segan-segan memberikan sansi bagi warga masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan khususnya warga yang tidak memakai masker. 


“Mengingat Ponorogo saat ini Zona Merah dan persediaan kamar inap dibeberapa rumah sakit di Ponorogo sudah minim di harapkan warga masyarakat bisa menjaga diri, keluarga dan lingkungannya dengan tidak mengadakan acara yang mengundang kerumunan warga karena di duga saat ini sudah ada beberapa warga ponorogo yang terpapar covid 19 dari kluster arisan,” Ungkap Ipda Aris  


Selain itu, Untuk memutus mata rantai covid 19 ini Ipda Aris Juga menjelaskan 


“Saat ini tindakan yang paling efektif sebagai bentuk ikhtiar kita adalah disiplin menggunakan masker . Dengan Sinergitas TNI/Polri dan instansi terkait lainnya, Ops yustisi akan terus kita laksanakan guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19 diwilayah Ponorogo ini,” Terang Ipda Aris  


Dalam Ops Yustisi gabungan kali ini, 3 orang warga dikenakan denda Administratif, 1 Orang Teguran Lisan dan Sanksi Sosial Nihil dan Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. 


Di tempat yang berbeda, Juga dilaksanakan penyemprotan disinfektan pada pemukiman penduduk yang berlokasi di Perumnas Bumi Citra Kelurahan Beduri Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.


Kegiatan tersebut Dipimpin langsung Waka Polres Ponorogo Kompol Meiridiani S.H., M.H., M.M. dan Kabag Ops Kompol Basuki  yang di ikuti Kasat Samapta Akp Edy, Kapolsek Kota AKP Kusbiantoro  serta beberapa anggotanya  


Kegitan tersebut menindak lanjuti informasi masyarakat bahwa di Perumnas Bumi Citra Kelurahan Beduri Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, ada 18 orang di Satu RT  yang Terkonfirmasi, 2 orang Meninggal Dunia.


Setelah berkoordinasi dengan satgas covid 19, Pemdes Desa Beduri dan warga setempat , Sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah covid 19 di perumnas Beduri maka Polres Ponorogo melaksanakan penyemprotan disinfektan ini guna memutus mata rantai covid 19 pada Lokasi tersebut.

 

Panglima TNI, Kapolri dan Menkes, Tinjau Vaksinasi Massal Jelang HUT Bhayangkara

Panglima TNI, Kapolri dan Menkes, Tinjau Vaksinasi Massal Jelang HUT Bhayangkara

 



JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung vaksinasi massal masyarakat dalam rangka menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara pada 1 Juli. 


Kegiatan tersebut diselenggarakan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Kamis (24/6/2021). Mereka meninjau secara langsung proses vaksinasi masyarakat mulai dari tahap pendaftaran, penyuntikan hingga observasi pasca-vaksin. 


"Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka menyambut momentum hari Bhayangkara," kata Sigit dalam jumpa pers di lokasi. 


Menurut Sigit, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk mengimplementasikan program vaksinasi satu juga dosis per hari sebagaimana arahan dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). 


"Sesuai dengan arahan bapak Presiden dalam rangka melaksanakan program vaksinasi massal untuk mencapai 1 juta sehari maka kami dari jajaran Kepolisian bergabung dengan TNI dan tentunya rekan-rekan di Dinkes melaksanakan vaksinasi masal secara setentak," ujar mantan Kapolda Banten itu.


Eks Kabareskrim Polri ini mengungkapkan bahwa, pada hari ini terdapat 2.100 titik yang melakukan vaksinasi massal. Dengan begitu, Sigit berharap, pada akhir Juni 2021 nanti program sehari satu juta vaksin dapat terwujud. 


"Harapan kami sesuai dengan arahan Presiden di akhir Juni kami masuk di angka 1 juta. Tanggal 26 kami laksanakan dalam kegiatan serentak. Harapan kami di tanggal tersebut dapat tercapai oleh karena itu kami harus bisa melaksanakan program tersebut dan bisa kami pertahankan harapan kami di minggu ke depannnya lagi bisa kami tingkatkan," tutur Sigit.


Senada, Panglima TNI menyebut bahwa, untuk mewujudkan target Presiden Jokowi, TNI, Polri serta Dinas Kesehatan bakal menggelar program vaksinasi massal di titik-titik sentral masyarakat. 


"Kami laksanakan vaksinasi secara serentak yang dilaksanakan TNI-Polri, selain itu TNI sendiri di wilayah remote di wilayah terpencil seperti Kodim, Koramil, Lanud, Lanal, juga melaksanakan kegiatan secara serentak. Apabila wilayah di situ juga ada satuan TNI-Polri dan Dinkes maka dilaksanakan secara bersama-sama. Kami berharap 1 juta perhari bisa terealisasi apabila ka.i laksanakan serentak. Dan kami lihat, Insya Allah semuanya bisa terealisasi," kata Hadi di kesempatan yang sama. 


Sementara Menkes Budi menyampaikan apresiasinya kepada pihak TNI-Polri yang berusaha mewujudkan program vaksinasi untuk masyarakat dalam rangka mencegah Covid-19 atau virus corona. 


"Sekali lagi, untuk mengejar angka 1 juta suntik perhari tidak mungkin dilakukan sendiri, kami harus kompak bersama melakukan. Dan saya bangga melihat TNI-Polri mampu membantu kita bersama sama," ujar Budi.

Cegah Penyebaran Covid-19, Peringatan Yadnya Kasada 2021 Tertutup untuk Umum

Cegah Penyebaran Covid-19, Peringatan Yadnya Kasada 2021 Tertutup untuk Umum

 


Probolinggo, Peringatan Yadnya Kasada 2021 tertutup untuk umum, jumlah masyarakat Suku Tengger yang diizinkan masuk ke kawasan Bromo juga dibatasi.


Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menegaskan, sekitar 200 personel diterjunkan untuk mengamankan Kasada 2021.


Menurutnya, seluruh warga Tengger yang akan melakukan peribadatan harus membawa surat keterangan negatif Covid-19.


"Bila nanti warga tersebut tidak membawa surat keterangan hasil swab, pihak Satgas setempat sudah menyiapkan tes swab di tempat," kata Kapolres kepada wartawan di Mapolres Probolinggo, Kamis (24/6/2021). 


Arsya menjamin seluruh petugas pengamanan Kasada telah menjalani tes swab sebelum bertugas. Petugas pengamanan yang diturunkan harus negatif Covid-19.

"Dari Polres sendiri, kami akan terjunkan 60 anggota yang akan bertugas sebagai pengaman nanti. Juga ada personel dari Satgas, Kodim 0820 dan Jogo Boyo, total 200 orang," jelas Kapolres. 


Polres Probolinggo melakukan penyekatan di Kecamatan Sukapura. Arsya telah berkoordinasi dengan Polres Pasuruan untuk menyekat jalur menuju Bromo.


"Jumlah kapasitas juga kami batasi menjadi 25 persen. Jadi kapasitasnya sendiri bisa menampung sekitar 1000 orang. Oleh karenanya dari 1000 orang itu hanya 25 persen yang boleh hadir," tutur Arsya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian menjelaskan, Suku Tengger yang berada di Gunung Bromo akan melaksanakan upacara Kasada pada 25 Juni 2021.

Hasil Rakor Covid-19 Bangkalan: Penguatan PPKM Mikro di 8 Desa Dari 5 Kecamatan

Hasil Rakor Covid-19 Bangkalan: Penguatan PPKM Mikro di 8 Desa Dari 5 Kecamatan


SURABAYA,- Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron serta stake holder terkait, Rabu (23/6/2021) malam menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, yang dilaksanakan di Ruang Bina Yudha, Makodam V Brawijaya.


Hasil dari rapat koordinasi yang dilakukan pada malam ini, menghasilkan beberapa poin penting, diantaranya, Penguatan PPKM Mikro di 8 Desa dari 5 Kecamatan di Bangkalan, merangkul para relawan untuk bersama-sama melawan Covid-19 serta pelaksanaan Treatment terhadap masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan penambahan kapasitas tempat tidur di RS lapangan Indrapura, penambahan Rumah Sakit rujukan dan tempat karantina.


"Selain itu, Pemkab Bangkalan melalui tiap kecamatan akan mengeluarkan SIKM bagi warga Bangkalan yang akan melakukan perjalanan keluar Bangkalan," kata Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron, Rabu (23/6/2021) malam.


Sementara untuk teknis pemeriksaan SIKM sendiri bagi warga yang akan keluar dari zona merah, Nantinya bisa hanya menunjukkan SIKM dimana dalam perolehannya dengan menyertakan surat keterangan hasil Non Reaktif swab antigen dari Puskesmas setempat, hal ini sesuai kesepakatan bersama antara Forkopimda Jatim yaitu Gubernur, Pangdam dan Kapolda serta semua stakeholder terkait.


Ke depan untuk mencegah penyebaran Covid-19 diharapkan seluruh Madura dapat diberlakukan SIKM bagi masyarakat yang akan keluar dari wilayah.

Polres Kediri Kota Grebek 1 Juta Vaksinasi dalam 1 Hari

Polres Kediri Kota Grebek 1 Juta Vaksinasi dalam 1 Hari


Peringati Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke - 75. Polres Kediri Kota, gelar kegiatan grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari, yang bertempat di halaman rumah sakit Bhayangkara, Kediri, pada Rabu (23/6/2021). 


Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, kegiatan grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari yang bertempat di halaman RS Bhayangkara Kediri ini, berlangsung tertib dan lancar. 


Grebeg vaksin ini di ikuti oleh 1.056 orang peserta vaksinasi, terdiri dari masyarakat umum dari wilayah Kediri dan sekitarnya, yang diprioritaskan kepada lansia dan tenaga pendidik.


40 Petugas vaksinator, dibantu 10 orang operator P-Care, dan 20 petugas pengamanan, gabungan personil Urusan Kesehatan (Urkes) dari RS Bhayangkara Kediri, dan Dinkes Pemkot Kediri, serta Polres Kediri Kota. 


Kegiatan ini sekaligus memperingati hari Bhayangkara Ke - 75, Polres Kediri Kota grebeg satu juta vaksinasi dalam satu hari. Ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Jokowi, terkait pelaksanaan vaksinasi dalam penanganan covid-19 di Wilayah Hukum Polres Kediri Kota. 


Kegiatan vaksinasi ini masih berlangsung sampai hari Sabtu tanggal 26 Juni 2021, dengan target 3.000 vaksin, termasuk untuk kalangan pesantren di wilayah Kediri Kota.

Sambut HUT Bhayangkara Ke-75, Masyarakat Antusias Pelaksanaan Vaksinasi Masal di Polrestabes Suraabaya

Sambut HUT Bhayangkara Ke-75, Masyarakat Antusias Pelaksanaan Vaksinasi Masal di Polrestabes Suraabaya


Surabaya - Antusias keluarga besar Anggota Polrestabes Surabaya mensukseskan proses vaksinasi covid-19 hari ke-3 di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Rabu (23/06/2021).


Dari penjelasan Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan, pemberian vaksin jenis sinovac terhadap keluarga besar anggota Polri dan masyarakat ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-75.


"Keluarga besar Polri yang akan divaksin ini meliputi para Istri/Suami, Putra-Putri yang sudah berumur 18 tahun keatas dan juga masyarakarat umum lainnya," ucap Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.


Lebih lanjut, Kapolrestabes Surabaya mengatakan, seseorang yang sudah mendapatkan vaksin belum sepenuhnya kebal dari ancaman virus. Kemungkinan masih memiliki resiko tertular atau terinfeksi Covid-19.


“Vaksinasi memang memiliki manfaat untuk membentuk kekebalan serta mencegah terjadinya perburukan gejala berat bila terinfeksi, namun demikian, bukan berarti kebal, sehingga masih mungkin tertular atau terinfeksi. Maka dari itu, mari kita tetap mentaati protokol kesehatan dengan disiplin,” lanjut Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.


Kemudian Kabag Sumda Polrestabes Suraabya, AKBP Sri Andriyani, S.Pd selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, bahwa pelaksanaan yang digelar sejak tanggal 19 Juni 2021 hingga saat ini telah mencapai tiga ribu lebih yang terdiri dari Anggota Polri, keluarga besar anggota Polri dan masyarakat.


“Kita telah melakukan vaksinasi kepada anggota Polri, keluarga besar Polri dan masyarakat sebanyak sekitar 3800 orang untuk vaksin tahap I kemudian untuk vaksinasi tahap II sudah mencapai 2600 orang,” ujar AKBP Sri Andriyani.


Perwira Polwan berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) itu berharap kedepan seluruh masyarakat Kota Surabaya dapat menerima vaksin, guna mempercepat penanggulangan covid-19.


Para peserta yang ikut vaksin di Polrestabes Surabaya sangat berantusias dan merasa senang serta diuntungkan dengan adanya vaksinasi masal, menurut salah satu dari mereka mengatakan bahwa dimasa pandemi covid-19 sangat penting menjaga imun tubuh agar selalu vit dengan salah satunya adalah divaksin.


"Kepada Bapak Kapolrestabes Surabaya saya ucapkan terimakasih atas adanya vaksinasi masal. Dan semoga Polrestabes Surabaya kedepannya semakin jaya dan bermasyarakat," ucap Dimas simpatisan vaksinasi hari ini.

Vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep

Vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep

 


Sumenep, 23/06/2021

Polres Sumenep menggelar vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 75, Polres Sumenep menggelar vaksin gratis di Samsat dan Satpas Sim Polres Sumenep sebagai bentuk Transformasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju


 


Vaksinasi massal tersebut dilakukan kepada pemohon pembayaran perpanjangan pajak kendaraan atau pergantian plat 5 tahunan. Bagi masyarakat yang sudah divaksin, cukup menunjukkan surat keterangan.


 


“Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung program Pemerintah dalam rangka mempercepat pelaksanaan vaksinasi di seluruh Indonesia guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujar AKBP Rahman.


 


Kapolres asal Banyuwangi tersebut mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di KB Samsat tidak hanya untuk pemohon perpanjangan pajak kendaraan tapi bagi masyarakat umum yang mau divaksin juga bisa mendaftar secara gratis. Kebijakan ini juga diterapkan di Satpas Sim Polres Sumenep bagi masyarakat yang ingin mengurus surat izin mengemudi (SIM),” imbuh Rahman Wijaya.


 

Tujuan vaksinasi massal yang digelar Polres Sumenep adalah sebagai bentuk Transformasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju


 


“Meski menggelar vaksinasi massal tetap mengikuti protokol kesehatan. Seluruh peserta vaksinasi wajib memakai masker karena kita semua harus selalu waspada,” tandas AKBP Rahman.

Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

  


Jakarta— Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri mengisi seminar yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Seluruh Indonesia (PTMI). 


Dalam seminar tersebut, Kepal Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Paulus Waterpauw menjadi salah satu pembicara atau keynote speakers. Adapun seminar diikuti 100 mahasiswa dari berbagai macam universitas di DKI Jakarta. 


Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, pokok-pokok pemikiran mengenai Papua dan segala macan dinamikanya dipaparkan. 


“Provinsi Papua mempunyai wilayah yang cukup luas, karakterisnik unik dan memiliki kekayaan alam melimpah. Namun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua adalah yang paling rendah di Indonesia,” kata Argo dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6). 


Disisi lain, kata Argo, sejak Papua kembali kepada pangkuan ibu pertiwi tahun 1963, proses internalisasi nilai-nilai Pancasila belum tuntnas, ditambah adanya akumulasi kekecewaan masyarakat Papua atas terbatasnya pelayanan dalam bidang ekonomi, kesejahteraan dan pendidikan. 


Dalam seminar itu, kata Argo, Baintelkam Polri juga memaprkan bahwa terdapat empat aspek krusial sebagai akar dari berbagai permasalahan penegakan hukum di Papua, yaitu aspek politik kolonialisme, aspek ekonomi dan kesejahteraan, aspek sosio kultural dan aspek idiologis serta nasionalisme. 


Kemudian, Argo menekankan bahwa salah satu spesifikasi ancaman kerawanan yang membedakan antara provinsi Papua dengan provinsi lainnya di Indonesia, adalah adanya gangguan kamtibmas yang ditimbulkan oleh aktifitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 


“Namun tidak semua wilayah di Papua terjadi kekerasan bersenjata hanya dibeberapa Kabupaten antara lain Kabupaten Puncak, Intan Jaya, Nduga dan Mimika,” ungkap Argo. 


Untuk itu, Polri mengajak elemen mahasiswa dan pemuda agar menjadi pioner of problem solving dalam menyelesaikan berbagai permalsahan di lingkungan sekitar juga pioner of nationalism untuk mengikis ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan pioner kebangkitan, kemandirian dan kesejahteraan Papua.

Orasi Ilmiah di Seminar IPKN, Kapolri: Sinergitas Polri-Auditor Kunci Cegah Korupsi

Orasi Ilmiah di Seminar IPKN, Kapolri: Sinergitas Polri-Auditor Kunci Cegah Korupsi

  


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan orasi ilmiah di Seminar Institut Pemeriksa Keuangan Negara (IPKN), secara virtual, Jakarta, Selasa (22/6/2021).


Dalam kesempatan itu, Sigit mengungkapkan soal pentingnya sinergitas antara Polri dan Auditor terkait dengan pencegahan dan penegakan hukum tindak pidana ekonomi dan korupsi terkait kebocoran anggaran negara. 


"Kerjasama dan sinergisitas Polri dan Auditor merupakan kunci keberhasilan dalam upaya pencegahan dan penegakkan hukum terhadap tindak pidana ekonomi, khususnya tindak pidana korupsi yang menyebabkan kebocoran anggaran negera," kata Sigit dalam orasi ilmiahnya. 


Oleh sebab itu, mantan Kapolda Banten ini menekankan perlu adanya tindaklanjut untuk penguatan kerjasama antara Polri dan Auditor dalam kegiatan operasional pencegahan dan penegakkan hukum.


"Maupun peningkatan kompetensi dan kapabilitas penyidik dan auditor sampai ke tingkat daerah melalui sertifikasi CSFA," ujar eks Kabareskrim Polri ini.


Karena itu, Sigit mengapresiasi adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Hal ini merupakan wujud untuk menciptakan tata kelola yang baik.


Usai memberikan orasi ilmiah, Sigit memperoleh Sertifikat CSFA oleh Rektor IPKN. Hal itu terkait dengan capaian Good Governance and Clean Government, pada pengelolaan keuangan negara secara bertanggung jawab.


Diketahui, Polri telah memperoleh delapan kali berturut-turut penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sejak tahun anggaran 2013 hingga 2020.

Ditreskrimsus Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuatan Ijazah Palsu Illegal

Ditreskrimsus Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuatan Ijazah Palsu Illegal

 



SURABAYA,- Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (22/6/2021) siang, menggelar konferensi pers tentang penjualan hasil manipulasi dan atau pemalsuan data berupa ijazah melalui media sosial (Medsos) Facebook (FB), Instagram (IG) dan juga Whatshapp (WA).


Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menyebutkan, kejadian sekitar bulan Mei tahun 2021, dari pengungkapan ini subdit V/siber ditreskrimsus polda jatim mengamankan dua orang tersangka.


"Keduanya melakukan aktifitas Illegal memalsukan ijazah dan menawarkan pembuatan ijazah palsu di medsos. Dari pengakuan kedua pelaku, hasilnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi," kata Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat rilis di Bid humas polda jatim, Selasa (22/6/2021) siang.


Sementara itu AKBP Zulham, Wadirreskrimsus polda Jatim menjelaskan, bahwa modusnya sejak akhir tahun 2019, dua pelaku menawarkan di medsos. Ada 9 jenis produk yang dibuat oleh kedua pelaku dengan variasi harga yang berbeda beda.


"Untuk ijazah SD dipatok 500 ribu, SMP 700 ribu, SMA/SMK 800 ribu, ijazah S1 2 juta, ijazah S2 2,5 juta, KTP 300 ribu, KK 300 ribu, akta kelahiran 250 ribu dan sertifikat pelatihan satpam 500 ribu," jelas AKBP Zulham, Wadirreskrimsus polda jatim.


Kedua pelaku yang berhasil diamankan yakni, MW (32) warga Jalan Kesambi Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan Madura dan BP, (26) warga Jalan Kedinding Lor Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.


Ditambahkan Zulham, kedua pelaku memang sengaja menawarkan kepada orang - orang yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan syarat - syarat tertentu. Ada beberapa orang yang sudah kami periksa, dan saat ini masih kami lacak orang - orang yang menggunakan jasa kedua pelaku.


"Tersangka BP berperan aktif dan dia yang mencetak sedangkan MW juga melakukan mencetak ijazah palsu. Sejak operasional tahun 2019 keduanya sudah mendapatkan keuntungan 86 juta," pungkasnya.


Sedangkan untuk cara memesan ijazah palsu dari pelaku, korban cukup menelfon tersangka BP dan memesan ijazah. Dan hanya mengirimkan nama juga gelar yang diinginkan dan tidak ada identitas lengkap.


Dari perbuatan kedua tersangka, mereka akan dikenakan Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 263 Jo Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.