Ratusan Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Ikuti “Sapa Warga Sapu Masalah”
Madiun,
– SUARAJATIM.net
Sebagai
upaya memperkuat komunikasi, menjaga stabilitas keamanan, serta menyerap
aspirasi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun
menggelar kegiatan “Sapa Warga Sapu Masalah” bersama ratusan warga binaan di
lapangan olahraga Lapas Pemuda Madiun, Kamis (29/1).
Kegiatan
ini dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, Septyawan
Kuspriyo Pratomo, didampingi Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Hilman Hilmawan,
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Setyawan Nugroho Endiyanto,
serta Kepala Subseksi Keamanan, Renaldy Caesar A.P.
Kegiatan
“Sapa Warga Sapu Masalah” ini diikuti oleh seluruh warga binaan Lapas Pemuda
Madiun dengan tertib dan penuh perhatian, didampingi oleh regu pengamanan serta
staf KPLP, sehingga kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Melalui
kegiatan ini, jajaran struktural menyampaikan arahan, evaluasi, serta membuka
ruang komunikasi dua arah guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman,
bersih, dan kondusif.
Dalam
sambutannya, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, Septyawan
Kuspriyo Pratomo, menekankan pentingnya menjaga kebersihan blok dan kamar
hunian sebagai tanggung jawab bersama, sekaligus meningkatkan kesadaran akan
keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
“Kebersihan
dan keamanan adalah kunci utama terciptanya lapas yang tertib dan nyaman. Kami
mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga kebersihan kamar
hunian, mematuhi aturan, serta berperan aktif dalam menciptakan situasi yang
aman dan kondusif,” tegas Septyawan.
Sementara
itu, Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Hilman Hilmawan, menegaskan kembali
pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib yang berlaku di Lapas Pemuda Madiun.
Ia mengingatkan bahwa pelanggaran tata tertib dapat berdampak pada proses
pembinaan yang sedang dijalani oleh warga binaan.
“Patuhi
seluruh aturan dan tata tertib yang ada. Kedisiplinan menjadi bagian penting
dalam pembinaan, dan akan sangat berpengaruh terhadap penilaian perilaku serta
hak-hak warga binaan,” ujar Hilman.
Dilanjutkan
oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Setyawan Nugroho
Endiyanto, yang menyampaikan pentingnya mengikuti seluruh program pembinaan
sebagai bekal reintegrasi sosial setelah bebas nanti.
“Manfaatkan
masa pembinaan ini sebaik mungkin. Ikuti program pembinaan kepribadian dan
kemandirian dengan sungguh-sungguh agar kalian siap kembali ke masyarakat
sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab,” pesannya.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, turut menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya kegiatan “Sapa Warga Sapu Masalah” yang dinilai efektif
sebagai sarana komunikasi dan deteksi dini potensi gangguan kamtib.
“Saya
mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi wadah dialog langsung antara petugas
dan warga binaan. Melalui komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama
menyelesaikan permasalahan sejak dini dan menjaga Lapas Pemuda Madiun tetap
aman, tertib, dan kondusif,” ungkap Wahyu.
Kegiatan
diakhiri dengan bersalaman antara jajaran pejabat struktural dan warga binaan,
menegaskan suasana kekeluargaan, keakraban, dan komunikasi yang harmonis di
Lapas Pemuda Madiun.
Melalui
kegiatan “Sapa Warga Sapu Masalah” ini, Lapas Pemuda Madiun berharap dapat
memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan, meningkatkan kesadaran akan
pentingnya disiplin dan kebersihan, serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan
yang humanis dan berorientasi pada pembinaan. (RED).


