Binaan Jadi Andalan, Lapas Pemuda Madiun Panen 46 Kg Lele

Redaksi
Jumat, 27 Maret 2026
Last Updated 2026-03-27T08:26:42Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
www.suarajatim.net

 


Lapas Pemuda Madiun Panen 46 Kg Lele

 

Madiun, – SUARAJATIM.net

Semangat kemandirian dan inovasi terus dikembangkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun.

 

Melalui program pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan, Lapas Pemuda Madiun berhasil memanen 46 kilogram ikan lele hasil budidaya warga binaan di area lahan SAE Lapas, Jumat (27/3).

 

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa kegiatan budidaya ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang berkelanjutan.

 

“Kegiatan budidaya ikan lele ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan. Kami berharap warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga memiliki bekal usaha yang bisa dikembangkan setelah bebas nanti,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, mengapresiasi kerja keras para warga binaan yang tekun mengelola kolam budidaya ikan lele, mulai dari tahap pembibitan, perawatan, hingga panen.

 

“Saya mengapresiasi kerja keras dan konsistensi warga binaan dalam mengelola budidaya lele ini, mulai dari pembibitan hingga panen. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas mampu menghasilkan kegiatan yang produktif dan bermanfaat,” ungkapnya.

 

Budidaya ikan lele ini menjadi salah satu inovasi pembinaan kemandirian yang dikembangkan untuk memperkuat ketahanan pangan internal sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan menjelang reintegrasi sosial.

 

Hasil panen dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Lapas. Sebagian lainnya digunakan sebagai modal untuk siklus budidaya berikutnya agar kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

Lapas Pemuda Madiun terus mendorong program pembinaan yang berorientasi pada kemandirian, ketahanan pangan, dan produktivitas. Hal ini sejalan dengan core values Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA), serta semangat “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat”. (RED).

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl