ASN Magetan Bergerak Lewat Program “Balita Anting Emas”, Dinkes Fokuskan Intervensi Gizi Tepat Sasaran
MAGETAN – Suarajatim.net Kepedulian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Magetan terhadap penanganan stunting diwujudkan melalui program “Balita Anting Emas” yang kini mulai dijalankan di berbagai wilayah. Program tersebut menyasar balita dengan kondisi gizi kurang melalui intervensi pemberian protein hewani selama 90 hari.senin (25/5/2026).
Salah satu kegiatan pendampingan dilakukan di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dengan penerima manfaat balita bernama Alvarenda Davin usia 10 bulan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Nanik Endang Rusminiarti bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dr. Rohmad Hidayat menjelaskan bahwa program “Balita Anting Emas” merupakan bentuk kepedulian seluruh ASN terhadap balita-balita yang mengalami kekurangan gizi atau terindikasi stunting.
“Seluruh ASN peduli terhadap balita-balita kita yang kondisi gizinya kurang atau terindikasi stunting. Intervensi yang diberikan berupa protein hewani selama 90 hari,” jelasnya.
Ia menuturkan, balita yang dipilih dalam program tersebut telah melalui proses pendataan dan seleksi agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Prioritas diberikan kepada balita dengan status gizi wasting, berasal dari keluarga desil 1 hingga 5, serta tidak memiliki penyakit penyerta.
“Dengan kriteria tersebut harapannya hasil intervensi bisa lebih terlihat. Karena jika ada penyakit penyerta, perkembangan balita akan lebih sulit dipantau,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 200 balita penerima program yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Magetan. Program tersebut diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan ASN.
Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan program “Anting Emas” dijalankan melalui dukungan donatur dari kalangan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan.
“Program ini membantu anak-anak yang terindikasi stunting selama tiga bulan mulai Mei hingga Juli. Nanti setelah tiga bulan akan dilakukan evaluasi untuk melihat perkembangan anak-anak penerima manfaat,” kata Bupati.
Ia menambahkan, data penerima program telah disiapkan oleh Dinas Kesehatan dan pelaksanaan program akan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Magetan.
Melalui program “Balita Anting Emas”, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap upaya penanganan stunting dapat berjalan lebih terarah sekaligus meningkatkan kesadaran bersama pentingnya pemenuhan gizi anak sejak usia dini.(Hst).
