Malam Penuh Kehangatan di Balik Jeruji, Angkringan Lasdaun 106 Resmi Hadir di Lapas Pemuda Madiun
Angkringan Lasdaun 106 Resmi Hadir di
Lapas Pemuda Madiun
Madiun,
– SUARAJATIM.net
Suasana
malam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun tampak berbeda
dari biasanya. Area blok hunian yang biasanya tenang pada malam hari berubah
menjadi lebih hidup dengan hadirnya Launching Angkringan Lasdaun 106, Selasa
(2/6).
Aroma
mie kuah, gorengan, hingga nasi jotos memenuhi udara, memberikan kehangatan di
tengah dinginnya malam. Dari balik jendela besi kamar hunian, Warga Binaan
tampak antusias memesan dan menikmati berbagai sajian Angkringan Lasdaun 106
menggunakan kartu Brizzi sebagai alat transaksi non-tunai.
Canda,
tawa, dan obrolan ringan mewarnai suasana, sementara alunan musik yang
terdengar dari area kegiatan menambah semarak malam yang penuh kebersamaan
tersebut.
Kegiatan
ini digelar dalam rangka mendukung pengembangan UMKM serta meningkatkan program
pembinaan kemandirian di bidang kegiatan kerja, khususnya tata boga.
Melalui
Angkringan Lasdaun 106, Warga Binaan diajak mengasah keterampilan, menumbuhkan
jiwa kewirausahaan, sekaligus menghadirkan sarana hiburan dan rekreasi yang
positif agar mereka dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih produktif dan
penuh semangat.
Hiburan
musik dari Lasdaun Band semakin menambah semarak suasana. Lagu-lagu yang
dibawakan mengundang antusiasme Warga Binaan yang mengikuti kegiatan dari kamar
hunian masing-masing. Suara nyanyian dan tepuk tangan sesekali terdengar
mengiringi penampilan musik yang menghangatkan suasana malam.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa Angkringan Lasdaun 106
merupakan salah satu inovasi pembinaan kemandirian yang diharapkan mampu
menjadi wadah pengembangan keterampilan sekaligus menumbuhkan jiwa
kewirausahaan bagi Warga Binaan.
"Angkringan
Lasdaun 106 bukan sekadar tempat menikmati makanan dan hiburan, tetapi juga
menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan
tata boga, pelayanan, serta menumbuhkan semangat berwirausaha. Kami ingin
mereka memiliki bekal yang bermanfaat ketika kembali ke tengah
masyarakat," ujar Rudi.
Salah
seorang Warga Binaan berinisial A mengaku senang dengan hadirnya Angkringan
Lasdaun 106 di lingkungan lapas.
"Kegiatannya
sangat menarik dan membuat suasana malam menjadi lebih meriah. Selain bisa
menikmati makanan dan hiburan, kami juga bisa belajar tentang usaha dan
pelayanan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,"
ungkapnya.
Menariknya,
para petugas tidak hanya mengawasi jalannya kegiatan, tetapi juga turut berbaur
dan mendukung pelaksanaan acara sambil menikmati suasana kebersamaan yang
tercipta. Kehangatan interaksi antara petugas dan Warga Binaan menjadi potret
pembinaan yang humanis dan penuh kekeluargaan.
Melalui
Launching Angkringan Lasdaun 106, Lapas Pemuda Madiun kembali menunjukkan
komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan
berorientasi pada peningkatan keterampilan Warga Binaan. Diharapkan kegiatan
ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat sekaligus memberikan
pengalaman positif sebagai bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
(RED).
