Mengenal Pemasyarakatan dari Dekat, Lapas Pemuda Madiun Terima Mahasiswa Magang Universitas PGRI Madiun
Lapas Pemuda Madiun Terima Mahasiswa Magang Universitas PGRI Madiun
MADIUN, – SUARAJATIM.net
Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun kembali
membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui penerimaan mahasiswa
magang dari Program Studi Hukum Universitas PGRI Madiun. Para mahasiswa akan
melaksanakan kegiatan magang selama dua bulan sebagai bagian dari implementasi
pembelajaran berbasis praktik sekaligus mengenal secara langsung sistem
pemasyarakatan. (23/07)
Mewakili Kepala Lapas Pemuda Madiun,
Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) didampingi Kaur Kepegawaian menerima
secara langsung kedatangan rombongan mahasiswa beserta dosen pendamping. Dalam
kesempatan tersebut, Kasubag TU menyampaikan ucapan selamat datang dan
memberikan gambaran umum mengenai tugas, fungsi, serta berbagai program
pembinaan yang dijalankan di Lapas Pemuda Madiun.
Selama menjalani masa magang,
mahasiswa akan memperoleh pengalaman lapangan dengan mengamati berbagai aspek
penyelenggaraan pemasyarakatan, mulai dari administrasi, pelayanan, pembinaan
warga binaan, hingga penerapan regulasi di lingkungan Lapas. Diharapkan
kegiatan ini mampu memperkaya wawasan serta meningkatkan kompetensi mahasiswa
dalam mengaplikasikan ilmu hukum yang diperoleh di bangku perkuliahan.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun,
Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa Lapas Pemuda Madiun selalu terbuka terhadap
kerja sama dengan perguruan tinggi sebagai upaya mendukung pengembangan sumber
daya manusia yang berkualitas.
"Kami menyambut baik kehadiran
mahasiswa magang dari Universitas PGRI Madiun. Semoga selama dua bulan ke depan
mereka dapat memperoleh pengalaman yang berharga mengenai praktik
penyelenggaraan pemasyarakatan. Kami berharap ilmu yang diperoleh di lapangan
dapat menjadi bekal ketika nantinya terjun ke dunia kerja, sekaligus memperkuat
sinergi antara Lapas dengan dunia akademik," ujar Rudi Kristiawan.
Sementara itu, dosen pendamping
Universitas PGRI Madiun, Siska, yang mewakili Rektor, menyampaikan apresiasi
kepada Lapas Pemuda Madiun atas kesempatan yang diberikan kepada para mahasiswa
untuk melaksanakan magang.
"Kami mengucapkan terima kasih
kepada Lapas Pemuda Madiun yang telah menerima mahasiswa kami untuk
melaksanakan program magang. Kami berharap para mahasiswa dapat belajar secara
optimal, memperoleh pengalaman nyata di lapangan, serta mampu memberikan
sumbangsih berupa ide, pemikiran, maupun kontribusi positif selama mengikuti
kegiatan magang di sini. Semoga kerja sama antara Universitas PGRI Madiun dan
Lapas Pemuda Madiun dapat terus terjalin dengan baik," ungkap Siska.
Melalui program magang ini, diharapkan
terjalin hubungan yang semakin erat antara dunia pendidikan dan pemasyarakatan
dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, pengalaman praktis,
serta kepedulian terhadap penegakan hukum dan pelayanan publik. (red)
