Dari Gunting Jadi Harapan, Lasdaun Barbershop Buka Jalan Kemandirian Warga Binaan
Lasdaun Barbershop Buka Jalan
Kemandirian Warga Binaan
Madiun, – SUARAJATIM.net
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun terus menghadirkan program pembinaan yang membekali Warga
Binaan dengan keterampilan produktif dan bernilai ekonomi. Salah satunya
melalui Lasdaun Barbershop, unit usaha jasa pangkas rambut yang dikelola dengan
melibatkan Warga Binaan.
Lasdaun Barbershop tidak hanya menjadi
tempat untuk mendapatkan layanan pangkas rambut, tetapi juga menjadi ruang
pembelajaran bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan, membangun
kepercayaan diri, dan mempersiapkan diri agar memiliki bekal kemandirian
setelah menyelesaikan masa pidana. Warga Binaan yang memiliki keterampilan
memangkas rambut diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam pelayanan.
Mereka belajar menjaga kualitas hasil
cukuran, berkomunikasi dengan pelanggan, menjaga kebersihan peralatan, hingga
memberikan pelayanan yang ramah dan profesional.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, mengatakan Lasdaun Barbershop merupakan salah satu komitmen Lapas
Pemuda Madiun dalam memberikan pembinaan yang berorientasi pada keterampilan
dan kemandirian Warga Binaan.
Menurutnya, pembinaan keterampilan
harus diarahkan pada kegiatan yang memiliki manfaat nyata dan berpotensi
menjadi bekal ketika Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat.
“Kami ingin pembinaan di Lapas tidak
hanya berorientasi pada kegiatan selama menjalani masa pidana, tetapi juga
mampu memberikan bekal keterampilan yang dapat dikembangkan setelah mereka
bebas. Lasdaun Barbershop menjadi salah satu wadah untuk melatih keterampilan,
tanggung jawab, disiplin, sekaligus membangun kepercayaan diri Warga Binaan,”
ujar Rudi, Jumat (21/8).
Salah seorang Warga Binaan berinisial
N mengungkapkan bahwa keterlibatannya di Lasdaun Barbershop memberikan
pengalaman berharga. Selain mengembangkan kemampuan memangkas rambut, dirinya
juga belajar berinteraksi secara langsung dengan pelanggan serta memahami
pentingnya memberikan pelayanan yang baik.
“Di sini saya bisa mengembangkan
kemampuan memangkas rambut sekaligus belajar melayani pelanggan. Pengalaman ini
sangat berarti bagi saya karena bisa menjadi bekal ketika nanti kembali ke
masyarakat,” ungkap N.
Lasdaun Barbershop menjadi salah satu
bukti bahwa di balik tembok Pemasyarakatan, proses perubahan terus berjalan.
Melalui Lasdaun Barbershop, Lapas Pemuda Madiun menunjukkan bahwa pembinaan
Warga Binaan dapat dikembangkan melalui kegiatan yang nyata, produktif, dan
memiliki nilai ekonomi.
Keterampilan yang diberikan diharapkan
menjadi modal bagi Warga Binaan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri
dan positif setelah kembali ke masyarakat. (RED).
