Capaian Gemilang September 2026, Lapas Pemuda Madiun Sabet Peringkat Pertama di Sejumlah Indikator
Lapas Pemuda Madiun Sabet Peringkat
Pertama di Sejumlah Indikator
Madiun, – SUARAJATIM.net
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun mengikuti pengarahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur melalui Zoom, sebagai bagian dari
evaluasi dan penguatan kinerja jajaran Pemasyarakatan. Kegiatan diikuti
langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun Rudi Kristiawan beserta jajaran,
bertempat di Ruang Sekretariat Zona Integritas Lapas Pemuda Madiun.
Dalam pengarahan tersebut, Kusnali
Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur menyampaikan sejumlah capaian dan evaluasi
kinerja UPT Pemasyarakatan berdasarkan laporan bulanan periode September 2026.
Berbagai indikator menjadi perhatian, mulai dari pelaksanaan penggeledahan,
penggunaan Wartelsuspas, riwayat Po Inkompasindo, ketahanan pangan, hingga
pemberitaan positif dan pelaksanaan 15 Program Akselerasi.
Pada indikator pelaksanaan
penggeledahan, Lapas Pemuda Madiun menempati peringkat pertama dengan total 14
kegiatan penggeledahan selama periode September 2026. Capaian tersebut menjadi
salah satu bentuk komitmen jajaran dalam memperkuat deteksi dini serta menjaga
keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Selain itu, dari sisi pemberitaan
positif terkait pelaksanaan 15 Program Akselerasi, Lapas Pemuda Madiun juga
menunjukkan capaian yang membanggakan dengan berada di peringkat pertama
melalui 49 laporan pemberitaan positif.
Lapas Pemuda Madiun kembali mencatat
capaian pada indikator satker dengan pemberitaan positif, dengan menempati
peringkat pertama dengan poin 1.048. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi
jajaran dalam mendokumentasikan dan menyampaikan berbagai kegiatan positif yang
dilaksanakan di lingkungan Lapas.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas
Jawa Timur mendorong seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk terus
meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memastikan seluruh pelaksanaan
tugas berjalan sesuai ketentuan. Kakanwil juga menegaskan pentingnya komitmen
bersama untuk mencegah terjadinya berbagai bentuk penyimpangan di lingkungan
Lapas maupun Rutan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Rudi
Kristiawan Kepala Lapas Pemuda Madiun menambahkan jajaran Lapas Pemuda Madiun akan terus
memperkuat pengawasan, deteksi dini, serta pelaksanaan program kerja secara
konsisten. Menurutnya, setiap petugas memiliki tanggung jawab untuk menjaga
marwah institusi dan memberikan kontribusi positif melalui pelaksanaan tugas
yang profesional dan berintegritas.
“Saya ingin Lapas Pemuda Madiun tidak
hanya unggul dalam capaian laporan, tetapi juga benar-benar mampu memastikan
keamanan, ketertiban, pelayanan, dan pembinaan berjalan dengan baik. Tidak
boleh ada ruang untuk penyimpangan. Kita jaga bersama integritas dan nama baik
organisasi,” pungkasnya.
Melalui pengarahan dan evaluasi
tersebut, Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk terus mempertahankan capaian
positif sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, sejalan dengan
arahan pimpinan dan program strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
(RED).

