INKA Tegaskan Komitmen Sempurnakan KRL, Keselamatan dan Kelaikan Operasi Jadi Prioritas
MADIUN –Suarajatim.net PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil evaluasi teknis dan menyempurnakan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL). Langkah ini dilakukan guna memastikan sarana transportasi tersebut memenuhi spesifikasi teknis, persyaratan keselamatan, serta standar kelaikan operasi yang ditetapkan regulator.
Komitmen tersebut disampaikan INKA menyusul evaluasi teknis bersama operator dan arahan Kementerian Perhubungan terkait pemenuhan persyaratan operasional perkeretaapian. Hasil pemeriksaan di lapangan menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan terhadap temuan pada rangkaian KRL.
Senior Manager Corporate Communication and Representative Office PT INKA (Persero), Nanang Agung Rohmandiyas, menyatakan bahwa arahan regulator dan hasil evaluasi bersama operator menjadi acuan utama dalam menentukan tindak lanjut teknis.
“Selaras dengan pernyataan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Allan Tandiono, kami berkomitmen menghadirkan produk berkualitas sesuai spesifikasi teknis yang disepakati bersama operator serta ketentuan regulator,” ujar Nanang. Selasa (27/10/2026).
Ia menegaskan, INKA menjadikan pemenuhan persyaratan keselamatan dan kelaikan operasi sebagai prioritas dalam proses penyempurnaan rangkaian KRL.
Untuk merealisasikan komitmen tersebut, INKA terus berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) guna menindaklanjuti hasil pemeriksaan. Catatan teknis dan kondisi sarana di lapangan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan penanganan, mulai dari pemeriksaan lanjutan hingga perbaikan dan penyempurnaan sesuai hasil evaluasi bersama.
Menurut Nanang, setiap tindakan perbaikan perlu disertai pemeriksaan dan pengujian untuk memastikan hasilnya sesuai dengan persyaratan teknis yang berlaku. Dengan demikian, proses penyelesaian tidak hanya berorientasi pada kecepatan penanganan, tetapi juga pada kepastian kualitas dan keselamatan sarana.
“Tanggung jawab kami sebagai manufaktur mencakup tindak lanjut atas kinerja produk setelah digunakan dalam pelayanan. Kami akan terus bekerja bersama operator untuk menindaklanjuti temuan, memverifikasi hasil penanganan, dan memastikan setiap langkah penyempurnaan mengacu pada persyaratan teknis yang harus dipenuhi,” jelasnya.
INKA memahami bahwa keandalan sarana menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran layanan KRL. Karena itu, percepatan penanganan harus berjalan seiring dengan kedisiplinan dalam pemeriksaan, pengujian, dan pemenuhan ketentuan keselamatan.
Selain sebagai dasar perbaikan, hasil evaluasi di lapangan juga akan menjadi masukan bagi penyempurnaan proses produksi dan pengendalian mutu. Umpan balik dari operator dinilai penting untuk memperkuat konsistensi kualitas produk serta keandalan sarana dalam penggunaan sehari-hari.
Nanang juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan yang dialami akibat gangguan perjalanan. Ia menegaskan, INKA berkomitmen menindaklanjuti hasil pemeriksaan bersama KAI Commuter secara bertanggung jawab, dengan mengutamakan keselamatan, keandalan sarana, dan kenyamanan perjalanan.(Hst).

