Gelar Vaksinasi dan Sembako dari Peserta Didik Sespimti ke- 30 Polri Warnai Ramadhan di 8 Provinsi dan 10 Kota/Kabupaten

Gelar Vaksinasi dan Sembako dari Peserta Didik Sespimti ke- 30 Polri Warnai Ramadhan di 8 Provinsi dan 10 Kota/Kabupaten

 


Lembang, 30 April 2021,

Peserta didik (Serdik) Sespimti Lemdiklat Polri Dikreg ke-30 T.A. 2021, pada Jumat (30/4/2021) melaksanakan Bhakti Sosial (Baksos). Yang akan dilaksanakan di 8 (delapan) Provinsi dan 10 (sepuluh) Kabupaten/ Kota di Indonesia.


Kegiatan ini dikemas berupa pemberian paket Sembako dan pemberian Vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan Program Pemerintah untuk Indonesia Sehat dan Ekonomi Nasional Pulih.


Kegiatan bhakti sosial nantinya akan dibuka oleh Kasespim Polri Irjen Pol Rahmat Sunanto, dengan pemberian paket sembako kepada perwakilan masyarakat dan petugas babinkamtibmas maupun babinsa yang akan menyalurkan bantuan, secara simbolis akan di lepas 40 pers yang akan distribusikan bantuan sosial.


Tujuan diselenggarakanya Baksos ini antara lain, menumbuhkan jiwa kepedulian Serdik terhadap masyarakat atau lingkungan sekitar Lemdik Sespim di Lembang Bandung, meningkatkan sinergitas antara Serdik Sespimti yang berasal dari Polri/TNI, Kejaksaan Agung, dan Kemenkumham serta membiasakan melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan.


Untuk sasaran Baksos, utamanya ditujukan kepada masyarakat Terdampak Covid.19 dan yang Rentan seperti Usia lanjut. Begitu juga kepada masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam, masyarakat yang kurang beruntung dan yang membutuhkan bantuan.


Dalam pelaksanaannya kegiatan Vaksinasi Covid-19 dibagi menjadi 2 (dua) tahap dengan alokasi 400 orang. Vaksin yang pertama akan dilaksanakan pada30 April 2021, vaksin kedua akan dilaksanakan pada 27 Mei 2021.


Dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 nanti akan bekerjasama dengan Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Bandung Barat, Dinkes Kabupaten Cimahi dan Klinik Pratama Sespim Polri,  Dinkes Cimahi dan Dinkes Provinsi Jabar.


Sedangkan paket sembako tersedia 3.500 paket, 10 ton beras, dan pemberian bantuan uang tunai sebesar Rp 100 juta. 

Disamping itu ada juga bantuan berupa bahan bangunan untuk Provinsi NTT terutama pembangunan Markas Komando (Mako) Kepolisian yang terdampak Bencana alam. 


Perincian bantuan secara global, meliputi;


1) Provinsi Jabar (Lembang) akan menerima Sembako sebanyak 1.000 paket.


2) Provinsi Banten (Serang) bertempat di wilayah hukum Polres Serang dan sekitarnya akan dilakukan pembagian 500 Paket

Sembako, yang dilakukan oleh Kapolres Serang bersama Forkopimda setempat.


3) Provinsi DKI Jakarta, bertempat di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Utara

akan dibagikan 500 Paket

Sembako dan 10 Ton Beras akan diberikan oleh Kapolres Metro Jakarta Utara, beserta Forkopimda setempat.


4) Provinsi Jateng (Semarang & Solo) 250 paket, bertempat di wilayah hukum Polrestabes

Semarang di Kelurahan

Bandarharjo, Kecamatan Semarang 

Utara akan dibagikan oleh

Forkopimda setempat.

Di wilayah Polresta Surakarta, akan dilaksanakan di Ponpes Al Quraniy Azzayadiy, Kota Solo. 


5) Provinsi DIY disiapkan 250 paket bertempat di wilayah hukum Polresta Yogyakarta dan sekitarnya tersedia 250 paket Sembako, yang akan dilakukan oleh 

Kapolresta Yogyakarta beserta Forkopimda setempat.


6) Provinsi Jatim (Malang & Lumajang) tersedia 500 paket bertempat di 

wilayah hukum Polres Malang terutama 4 Kec terdampak parah bencana, yaitu Kec. Dampit, Tirtoyudo, Sumber Manjing

Wetan dan Ampel Gading. Kabupaten Malang paket

Sembako akan dibagikan oleh 

Kapolresta Malang bersama Forkopimda setempat.  Wilayah Polres Lumajang di 

Kec. Pronojiwo dan Tempursari yang terkena

dampak paling parah terkena

gempa.


7) Provinsi Sumut (Medan) bertempat di Mako Ditpolairud Polda Sumut, akan dilaksanakan

Pembagian 500 Paket

Sembako

yang dilakukan oleh Dirpolairud Polda Sumut, Danlanal Sumut dan perwakilan

panti asuhan.


8) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bertempat di wilayab hukum Polres Kupang, akan dilakukan penyerahan uang tunai Rp 100 juta untuk pembelian bahan bangunan yang akan diberikan langsung oleh Kapolda NTT.(*)

Buka Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RPJMD, ini 7 sasaran strategis Bupati Pacitan

Buka Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RPJMD, ini 7 sasaran strategis Bupati Pacitan

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayu Aji saat membuka Konsultasi Publik

Pacitan - www.suarajatim.net

Tahun 2021 merupakan tahun strategis dimana arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pacitan 5 tahun kedepan ditentukan. Tahun 2021 merupakan tonggak penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pacitan tahun 2021-2026.

"RPJMD adalah syarat penting dan menentukan untuk pembangunan kita dalam 5 tahun kedepan", kata Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji saat membuka acara konsultasi publik dalam rangka penyusunan rancangan awal RPJMD Kabupaten Pacitan Tahun 2021-2026, Rabu (28/04) di Gedung Karya Dharma. 

Mengingat pentingnya konsultasi publik dalam rancangan awal RPJMD,  bupati berharap peran aktif segenap komponen untuk memberikan masukan demi sempurnanya penyusunan RPJMD. Bupati yang baru saja dilantik itu minta dukungan semua unsur serta segenap komponen masyarakat turut berpartisipasi dalam proses pembangunan. Baik dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. 

"Tantangan kita kedepan tidak semakin mudah, perlu ada peningkatan kinerja guna mengejar ketertinggalan", ungkapnya lagi.

Guna menjawab tantangan tersebut lanjut bupati,  RPJMD harus sesuai dengan penjabaran visi dan misi bupati dan wakil bupati. Untuk mewujudkannya RPJMD tahun 2021-2026 mengarah pada 7 sasaran  strategis. Yakni, pembangunan infrastruktur, penanganan kemiskinan, bidang pendidikan, bidang kesehatan, 

pembangunan sosial budaya masyarakat, peningkatan perekonomian serta birokrasi pemerintahan. 

Konsultasi publik dalam rangka penyusunan rancangan awal RPJMD Kabupaten Pacitan tahun 2021-2026 diikuti oleh berbagai unsur. Mulai dari para kepala OPD, Camat, Kades, tokoh masyarakat, ketua ormas, organisasi kepemudaan, organisasi sosial, organisasi wanita, organisasi profesi serta perguruan tinggi. 

Polri Gandeng 9 Pengawas Eksternal Terkait Pemantapan Presisi

Polri Gandeng 9 Pengawas Eksternal Terkait Pemantapan Presisi

 



JAKARTA - Polri menggandeng sembilan lembaga negara sebagai pengawas eksternal untuk memantapkan program Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan). Hal ini juga sebagai target saat 100 hari kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan dengan adanya pengawas ekternal itu sesuai dengan semangat empat bidang transformasi yakni, organisasi, operasional, pelayanan publik dan pengawasan, sebagaimana konsep Presisi. 

Hal itu disampaikan Argo dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Itwasum Polri dan Liaison Officer (LO) pengawasan eksternal di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (27/4/2021).

"Acara ini dimaksudkan untuk berdiskusi melalui FGD berkaitan dengan laporan masyarakat yang masuk ke instansi masing berkaitan dengan kepolisian, dengan laporan yang dilaporkan penyelesaiannya sama," kata Argo dalam siaran persnya.

Adapun sembilan pengawas ekternal itu adalah, Kompolnas, KPK, Setneg, BPKP, Kemenpolhukam, LKPP, BPK RI,  Ombusman RI, dan Komnas HAM.

"Adanya forum LO pengawas eksternal membangun wadah dalam menindak lanjuti laporan masyarakat dengan 9 pengawas eksternal," ujar Argo.

Argo menyebut, dalam kegiatan itu dibahas soal penguatan sistem pengawasan eksternal. Lalu, menjalin komunikasi terkait isu yang menjadi perhatian publik.

"Penyelesaian pengaduan dan mencari akar permasalahan dan dilakukan perbaikan agar tidak ada penyimpangan lagi," ucap Argo.

Selamat Datang Bupati dan Wakil Bupati Pacitan 2021-2024

Selamat Datang Bupati dan Wakil Bupati Pacitan 2021-2024

 


Pacitan - Suara Jatim.net

Suasana khidmat di Gedung Negara Grahadi Surabaya saat pelantikan dan pengambilan sumpah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pacitan periode 2021-2024 oleh Gubernur Jawa Timur terasa sama  di Pendopo Kabupaten. 

Pemkab Pacitan menyediakan video streaming melalui siaran youtube untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melihat dan mengikuti langsung jalannya pelantikan bupati dan wakil bupati Pacitan. Pun demikian dengan para pejabat serta kepala OPD yang tidak bisa hadir langsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya karena acara pelantikan berlangsung terbatas sesuai protokol kesehatan. 

Meskipun hanya melalui video striming seluruh undangan yang hadir, mulai dari para asisten, staf ahli dan kepala OPD mengikuti jalannya prosesi pelantikan dengan seksama. Panduan pembawa acara dari protokol Pemprov Jatim tidak ada yang terlewat. Terlebih saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik dan mengambil sumpah pasangan bupati dan wakil bupati terpilih Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin, para undangan kompak berdiri.

Sementara, suasana pendopo kabupaten mulai kelihatan meriah menyambut kepala daerah baru. Karangan bunga ucapan selamat atas dilantiknya Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pacitan memenuhi lingkungan kabupaten. Ucapan selamat dari beragam pihak itu berjajar sepanjang jalan masuk pendopo. Demikian pula dengan baliho ucapan selamat berukuran jumbo yang sudah dari pagi terpasang di pinggir jalan Jaksa Agung Suprapto depan kabupaten.

Ditpolairud Polda Jatim Turut Serta Dalam Pencarian KRI Nanggala-402 di Perairan Bali

Ditpolairud Polda Jatim Turut Serta Dalam Pencarian KRI Nanggala-402 di Perairan Bali

 


BANYUWANGI,- Dirpolairud Polda Jawa Timur turut serta dalam pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak pada hari Rabu dini hari, tanggal 21 April 2021 di perairan Bali.


Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak terjadi saat sedang menggelar latihan penembakan senjata strategis di perairan Bali.


Dirpolairud  Koorpolairud Baharkam  Polri beserta team dan Dir polairud polda jatim beserta team melaksanakan pertemuan dengan KSAL di Kapal  KRI dr Suharso 990 dengan beberapa agenda diantaranya.


Sebelum melakukan koordinasi, sebelumnya melaksanakan buka bersama diatas KRI dr Suharso 990. Yang kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan koordinasi dengan posko utama mengenai kegiatan lanjutan evakuasi pencarian titik terakhir daripada kapal selam KRI Nanggala-402.


"Mendapatkan arahan dari KSAL untuk mengetahui situasi saat akan melakukan rencana yang akan dilakukan kedepan," kata Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jawa Timur Kombes Pol Arnapi, Jumat (23/4/2021) malam.


Ditambahkan Arnapi, yang didampingi oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara menyebutkan, setelah mendapatkan arahan dari KSAL. Dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin langsung oleh Dirpolair Baharkam Polri BJP Yassin.


"Memberikan arahan pada masing masing team (team SAR Koorpolairud baharkam Polri dan team SAR Ditpolairud Polda Jatim), sambil mengecek peralatan dan sarana prasarana yang akan digunakan," tambahnya.


Dirpolairud Polda Jatim menekankan, kembali tentang tugas serta wewenang dan tanggung jawab masing-masing personel.

Bidang Humas Polda Jatim Siap Wujudkan WBK dan WBBM Satker di Polda Jatim

Bidang Humas Polda Jatim Siap Wujudkan WBK dan WBBM Satker di Polda Jatim


SURABAYA,- Pencanangan pembangunan zona integritas menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokraei Bersih Melayani) Satuan Kerja (Satker) Bidang Humas Polda Jatim serta 12 Satker yang lain di Polda Jatim. 

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko,dalam sambutannya menyebutkan bahwa hari ini serentak satker - satker lain melakukan zona integritas. 

"Dengan pembangunan zona integritas ini untuk mendukung pemerintah mewujudkan Good Goverment dalam mewujudkan pemerintah yang bersih dari KKN sebagai wujud perbaikan pelayanan publik," jelas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (22/4/21). 

Diharapkan di tahun 2021 ini ada tambahan 20 Satker Polda Jatim mendapatkan Predikat WBK dari Menpan RB. 

Untuk diketahui tahun 2020 lalu, Satker dan Satwil Polda Jatim sudah mendapatkan predikat WBK sebanyak 15 Satker,14 kewilayahan dan satu Direktorat Lalu Lintas. 

Agar pembangunan zona integritas dapat berhasil dengan baik, maka perlu mempedomani beberapa hal diantaranya, melakukan tata kelola yang baik pada enam perubahan satker. 

Managemen perubahan, managemen laksana, managemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, penguatan pengawasan dan penguatan kuwalitas layanan publik. 

"Terus kembangkan inovasi yang berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan pelayanan dan penyelesaian permasalahan baik internal maupun kepada masyarakat yang ada di lingkup satker,"tutur Kombes Gatot. 

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur ini memberikan apresiasi atas komitmen upaya dan jerih payah para Kasubid bersama anggota dalam membangun kinerja institusinya kearah tujuan yang diingnkan pemerintah. 

"Mari kita gelorakan semangat meningkatkan pengabdian melalui tata kelola organisasi yang efektif dan efisien, dengan terus berkomitmen untuk berinovasi melayani masyarakat, terutama dalam upaya penanggulangan pemyebaran Covid-19," pungkas Kombes Gatot. 

Sementara itu Kepala Kominfo Provinsi Jawa Timur menyampaikan, kominfo sudah menjadi mitra di bidang humas dari dulu. 

"Kami mengapresiasi keinginan bapak Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, yang menginginkan bahwa Bidang Humas ini menjadi salah satu satker yang mewujudkan zona integritas," 

Pihaknya juga mendukung upaya - upaya Bidang Humas untuk mewujudkan WBK dan WBBM. (*)

Polsek Ponorogo Patroli Kamtibmas, Himbau Warga Untuk Menjaga Keamanan Lingkungan

Polsek Ponorogo Patroli Kamtibmas, Himbau Warga Untuk Menjaga Keamanan Lingkungan

 


PONOROGO-Kota - Jum'at (22/4/2021) Dalam rangka membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat Polsek Ponorogo Kota rutin melaksanakan patroli malam dan menyambangi warga saat melaksanakan patroli ke beberapa tempat di wilayah Kecamatan Ponorogo pada malam hari.

Disaat patroli tersebut petugas menyempatkan anjangsana dialogis dengan warga. Pendekatan dengan warga dalam menjalin komunikasi kamtibmas demi terwujudnya sinergitas antara aparat keamanan dan warga masyarakat untuk membangun keamanan lingkungan yang kondusif wujudkan Kecamatan Kota Ponorogo yang aman.

Berbagai hal menjadi pembahasan baik seputaran himbauan kamtibmas, bahaya miras serta antisipasi warga terhadap kejahatan malam hari.

“Dengan menjalin komunikasi yang baik bersama warga pihak kepolisian semakin mudah mengakses informasi yang terkini,” ujar Bripka Nurdin Fitrayadi saat melaksanakan patroli.

Bripka Nurdin dan Brigadir Andi  saat melaksanakan patroli juga menyampaikan himbauan kepada warga yang sedang ronda malam untuk selalu waspada dengan orang yang tidak di kenal. 

"Kalau ada tamu 1X24 jam di wajibkan untuk lapor kepada ketua RT setempat." himbaunya

Selain patroli ke pemukiman warga anggota juga melakukan patroli ke tempat obyek vital SPBU dan perbankan antisipasi perampokan serta gangguan kamtibmas lainnya.

"Saat bulan ramadhan disinyalir kejahatan meningkat sehingga perlu kegiatan patroli di tingkatkan apa lagi mendekati hari raya idul fitri." pungkasnya. (*) 

Peringati Hari Kartini, Polwan di Ponorogo berbagi dengan sesama

Peringati Hari Kartini, Polwan di Ponorogo berbagi dengan sesama


Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu polwan polres ponorogo yang bertepatan dengan memperingati hari kartini dan  bulan Ramadhan., Polwan Polres Ponorogo berbagi sesama (23/04/21)

Kegiatan bakti sosial tersebut yang langsung di pimpin waka polres Ponorogo 

KOMPOL Meiridiani, S.H., S.I.K., M.M.dan mengerahkan seluruh anggota polwan yang berdinas di polres ponorogo.

Dalam kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu ini polwan polres ponorogo memberikan sembako untuk sedikit meringankan beban masyarakat.

Wakapolres ponorogo KOMPOL Meiridiani, S.H., S.I.K., M.M.saat di konfirmasi mengatakan dalam rangka memperingati hari Kartini dan bulan ramadhan yang penuh berkah Polwan Polres Ponorogo berbagi., Ucap KOMPOL Meiridiani

Kegiatan bakti sosial ini untuk menunjukkan emansipasi wanita indonesia dalam hal ini anggota Polwan ( Polisi Wanita )yang berdinas di Polres Ponorogo di momen hari kartini tahun 2021 ini untuk membantu masyatakat yang terdampak adanya Pandemi Covid 19 serta untuk menghidupkan ramadhan penuh berkah .,Tambahnya.

Semoga apa yang kita laksanakan hari ini bisa berguna dan bermanfaat bagi mereka yang menerimnya., Dan saya berharap seluruh polwan sejajaran polres ponorogo  tetap kompak ,semangat dan profesional dalam melaksanakan tugas sesuai dengan peran tugas dan fungsi masing 2. tetap kompak dan semangat .Pungkas Wakapolres ponorogo KOMPOL Meiridiani

Pantau Kegiatan Pasar Ramadhan, Wakapolsek Sukorejo lakukan Patroli

Pantau Kegiatan Pasar Ramadhan, Wakapolsek Sukorejo lakukan Patroli


PONOROGO.,Dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan memberikannrasa nyaman kepada masyarakat yang sedang mencari jajanan untuk berbuka puasa 


Wakapolsek Sukorejo  bersama anggota melaksanakan pemantauan sambang dialogis kepada masyarakat yang sedang berada di pasar Ramadhan di wilayah hukum Polsek Sukorejo ( 22/04/21)


Wakapolsek Sukorejo IPTU Nurul Hidayah saat di konfirmasi menyampaikan kegiatan yang di lakukan bersama anggota melakukan pemanatauan pasar Ramadhan yangbada di desa desa untuk memeberikan kenyamanan kepada masyarakat.Ucapnya.


Tidak hanya memberikan kenyamanan kehadiran petugas kepolisian bertujuan untuk meminimalisir bentuk tindak kriminal., Tambah IPTU  Nurul


Dalam kesempatan tersebut kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif ikut serta dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19 untuk patuhi protokol kesehatan yang sjdah di tentukan oleh pemerintah.,Pungkas Wakapolsek Sukorejo IPTU Nurul

Kasat Binmas Polres Ponorogo Giatkan Penyuluhan Kepada Warga Masyarakat Ponorogo

Kasat Binmas Polres Ponorogo Giatkan Penyuluhan Kepada Warga Masyarakat Ponorogo


Kasat Binmas Polres Ponorogo Akp Sunu Budiharto, AMK melaksanakan Giat Penyuluhan Kepada Satpam di Mall Keraton Ponorogo. (22/04/2021)


Terlihat Iptu Fathoni dan Ipda Sarwo Edi Juga Ikut dalam Kegiatan penyuluhan di Mall Kreraton Ponorogo. 


Akp Sunu Menyampaikan “ Tingkatkan Kewaspadaan di bulan suci Ramadhan dan menjelang hari raya idul fitri 1442 H guna antisipasi Curat Curas dan Curanmor” Ujarnya Kepada Satpam Mall Kraton Ponorogo


“ Dan Jangan bosan-bosan untuk mengimbau warga pengunjung Mall Keraton Ponorogo untuk tetap mematuhi Protokol kesehatan menjaga jarak, memakai masker dan sering mencuci tangan” Ungkapnya 


“ di ucapkan terima kasih kepada rekan satpam yang telah ikut membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif khususnya di wilayah Ponorogo ini” Pungkasnya. 

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Drive Thru di Bali

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Drive Thru di Bali


JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Bali. Peninjauan itu dilakukan di GOR Kepaon Kodam Udayana dan Mall Bali Galeria, Rabu (21/4/2021).


Vaksinasi massal tersebut dilakukan kepada beberapa lapisan elemen masyarakat. Diantaranya, pelaku pariwisata, driver ojek online, dan masyarakat sekitar. Mereka juga meninjau pelaksanaan vaksin massal secara Drive Thru yang digelar di Mall Bali Galeria. Ditempat ini jumlah warga yang divaksin sebanyak 450 orang. 


Kapolri Sigit mengungkapkan, dengan dilakukannya vaksinasi massal tersebut, diharapkan terciptanya kekebalan kelompok atau Herd Immunity dari virus corona atau Covid-19.


"Dengan dilakukan vaksinasi masal akan menumbuhkan Herd Immunity," kata Sigit dalam tinjauannya. 


Sigit berharap, vaksinasi massal ini juga diharapkan bisa membangkitkan sektor pariwisata yang menjadi Leading Sektor di Pulau Dewata tersebut. Sehingga, perekonomian masyarakat kembali meningkat.


"Dengan disuntik vaksin secara masal maka diharapkan perekonomian akan meningkat wisatawan akan datang ke Bali dan kesehatan masyarakat akan mempunyai Herd Immunity," ujar Sigit.


Kesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi menyebut bahwa, vaksinasi massal di Bali dilakukan sebanyak 1.789 orang dari berbagai lintas sektoral.


Hadi menegaskan, meskipun dilaksanakannya vaksin terhadap ribuan orang, diharapkan masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. 


"Walaupun sudah di vaksin agar tetap pakai masker, cuci tangan," kata Hadi di kesempatan yang sama.

Vidcon Rakor Lintas Sektoral, Diikuti Oleh Menteri Serta Panglima TNI Terkait Persiapan Pengamanan Idul Fitri 1442 H

Vidcon Rakor Lintas Sektoral, Diikuti Oleh Menteri Serta Panglima TNI Terkait Persiapan Pengamanan Idul Fitri 1442 H

 

SURABAYA,- Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jawa Timur, Rabu (21/4/2021) siang, melaksanakan Vidcon Rakor Lintas Sektoral Pimpinan Bapak Kapolri Terkait Persiapan Pengamanan Idul Fitri 1442 H. Dimasa Pandemi Covid-19 Tahun 2021, di Gedung Rupatama, Mapolda Jawa Timur.

Dalam giat itu juga dihadiri oleh, Wakapolda Jatim, Sekda Provinsi Jatim, Kepala OPD Pemprov. Jatim, PJU Kodam V/Brawijaya dan PJU Polda Jatim.

Disampaikan oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan, Aktivitas masyarakat tertentu dapat memicu melonjaknya penularan Covid-19. Salah satunya mobilitas masyarakat dari lokasi tertentu ke lokasi lain seperti mudik.

"Maka dari itu untuk mengantisipasi hal tersebut, Polri akan melaksanakan sosialisasi secara masiv terkait larangan mudik dan penerapan penyekatan arus mudik mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021," jelas Kapolri saat Vidcon Rakor Lintas Sektoral, Rabu (21/4/2021) siang.

Ditambahkan kapolri, antisipasi terjadinya lonjakan harga 9 kebutuhan bahan pokok dengan mengoptimalkan pengawasan langsung ke lapangan melalui satgas pangan.

"Laksanakan Deradikalisasi dan Reedukasi untuk menekan penyebaran faham radikal terorisme," tambahnya.

Selain Kapolri, Menteri Perhubungan RI juga memberikan pengarahan terkait dengan Persiapan Pengamanan Idul Fitri 1442 H.

Berdasarkan data puncak arus mudik tahun 2020, maka hari raya Idul Fitri tahun 2021 kita tetapkan larangan mudik mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. "Hal ini bertujuan untuk mengurangi laju penularan Covid-19," ucap Menhub.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI juga ikut memberikan arahannya, yang menyebutkan, bahwa yang perlu dikhawatirkan adalah laju penularan Covid-19 yang tinggi menyebabkan ketidakmampuan pemerintah khusunya tenaga kesehatan menangani hal tersebut.

"Sehingga penerapan larangan mudik ini bertujuan untuk mengurangi laju penularan, sehingga tenaga kesehatan tetap mampu menangani dengan harapan mengurangi angka kematian," jelasnya.

Selain itu, Pengarahan Menteri Agama RI menyebutkan bahwa, antisipasi untuk menekan laju penularan Covid-19 yaitu, berkoordinasi dengan setiap pengurus masjid.

"Untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pada saat pelaksanaan ibadah terutama Sholat Idul Fitri," sambungnya.

Pengarahan Menteri Perdagangan RI menyatakan, Menjelang Idul Fitri ketersediaan stok barang kebutuhan pokok masih tercukupi dan stabilitas harga kebutuhan pokok masih stabil.

"Kedepan Kemendag RI akan bersinergi dengan pelaku usaha terkait stok barang kebutuhan pokok dan pengawasan secara langsung dengan satgas pangan untuk stabilitas harga," ucapnya.

Pengarahan Menteri Dalam Negeri RI untuk lebaran tahun ini, Pelaksanaan PPKM Mikro merupakan cara yang efektif untuk menghambat laju penularan Covid-19. "Selain itu telah diterbitkan Permendagri No. 09 Tahun 2021 yang mengatur khusus langkah langkah pemda dalam pelaksanaan hari raya Idul Fitri tahun 2021 di masa pandemi," tegas dia.

Sedangkan pengarahan Menteri PUPR,

Pengerjaan perbaikan jalan antisipasi melonjaknya arus kendaraan akan dikerjakan sampai tanggal 6 Mei 2021. 

Sedangkan Kepala BNPB juga memberikan pengarahan, Kenaikan laju penularan Covid-19 signifikan terjadi pasca libur panjang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, perlu diantisipasi dari sekarang dengan penerapan pembatasan mudik. 

"Telah diterbitkan Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan Covid-19 No.13 tentang peniadaan mudik lebaran tahun 2021," ucapnya.

Sementara itu paparan dari Kakorlantas Polri saat lebaran tahun 2021, Untuk mengantisipasi peningkatan penularan Covid-19, Korlantas Polri melaksanakan penyekatan arus mudik sebanyak 333 titik di seluruh Indonesia dengan kekuatan personil sebanyak 166.734 pers. 

Sedangkan pengarahan dari Panglima TNI yakni, Peran TNI dalam upaya mencegah penularan Covid-19 dengan pelaksanaan sosialisasi 3-M, pengawasan ruang publik dan mengoptimalkan PPKM Mikro. Sedangkan arahan dari Kapolri, 

dari seluruh Stakeholder akan menjadi acuan dalam menyamakan persepsi terkait pelaksanaan tugas dilapangan sehingga tidak menimbulkan multi tafsir dan dapat menekan laju penularan Covid-19.

7 Rayon Penyekatan Siap Hadang  Pemudik Nekat

7 Rayon Penyekatan Siap Hadang Pemudik Nekat


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, telah melakukan rapat koordinasi dengan Panglima TNI dan Kapolri, serta beberapa Mentri secara Virtual di gedung Rupatama Mapolda Jatim, Rabu (21/4/2021). 

Forkopimda Jawa Timur, telah menetapkan 7 titik 8 rayon di jalur penyekatan guna mengantisipasi pemudik saat perayaan Idul Fitri. Sesuai dengn Imendagri nomor 9 tahun 2021 tentang larangan mudik. 

Gubernur mengatakan, Proses-proses yang sudah dilakukan dari mulai surat-surat edaran, baik dari BNPB maupun dari Kemendagri juga dari Kementerian perhubungan tentang larangan mudik. 

"Inilah yang di breakdown sangat detail titik-titik penyekatan, dari mulai Cikampek terutama KM 66, kemudian Jawa Barat, kemudian Jawa Tengah, dan Jawa Timur," ucap Khofifah didampingi Pangdam dan Kapolda. 

Jawa Timur sendiri ada 7 titik penyekatan utama yang berbatasan. Diantaranya, Jalur Tol Ngawi - Solo, jalur Arteri Ngawi berbatasan dengan Sragen, Banyuwangi berbatasan dengan Bali, Magetan perbatasan dengan Karanganyar, Tuban berbatasan dengan Rembang, Pacitan perbatasan dengan Wonogiri, dan Bojonegoro berbatasan dengan Cepu. 

"Jadi ada titik-titik yang memang kita lakukan penyekatan secara detail di situ," jelasnya Gubernur Jatim usai mengikuti Rapat Koordinasi persiapan operasi ketupat, dan persiapan lebaran termasuk antisipasi mudik lebaran. 

Khofifah juga menjelaskan, sesuai dengan Imendagri nomor 9 tahun 2021 tentang larangan mudik, yang harus dipahami oleh masyarakat, khususnya bagi pemudik yang nekat. 

"Dari 7 titik itu ada 8 rayon nanti. Secara detail sebetulnya ini wilayahnya pak Kapolda, tapi bahwa harus terkonfirmasi kepada masyarakat bahwa di dalam imendagri nomor 9 tahun 2021 itu ada klausul dimana kalau ada yang kemudian nekat melakukan mudik maka antara lain mereka akan dikarantina 5 x 24 hari dan biaya karantina atas mereka yang mudik itu," tuturnya. 

"Jadi format-format bagaimana peningkatan bagaimana kemudian proses delivery-nya, ketika misalnya ada yang sudah diputar balik di beberapa titik penyekatan sebetulnya ada proses seputar balik mereka ke daerah asal, daerah asal bukan daerah tujuan ya, supaya mereka bisa menghindari kemungkinan hal yang tidak diinginkan," Lanjutnya. 

Khofifah juga mengatakan, Hal yang tidak di inginkan itu adalah bahwa saat ini penyebaran covid-19 belum berhenti, yang di dalam data yang disampaikan oleh Bapak Polri tadi 48,3% lansia itu potensial kemungkinan mereka meninggalkan kita semua jikalau terkonfirmasi Covid. 

"Padahal mungkin biasanya tujuan utamanya adalah silaturahim dengan yang paling di tuakan di keluarga itu. Oleh karena itu, kalau kita menyayangi keluarga kita, terutama para pinisepuh di keluarga kita," ujarnya. 

Data yang di sampaikan oleh pak Kapolri tadi cukup tinggi, korban akibat terpapar Covid-19, yang dialami oleh para lansia. 

"Jadi sayangnya kita kepada pinisepuh di keluarga kita, maka tolong kita jaga juga kesehatan mereka dan mereka juga harus mendapatkan perlindungan dari kita semua," Pungkasnya.

Kapolda Jatim Beri Pemaparan Polres Blitar Jelang Perayaan Idul Fitri

Kapolda Jatim Beri Pemaparan Polres Blitar Jelang Perayaan Idul Fitri


Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama Polda Jatim melakukan Kunjungan Kerja di Mapolres Blitar, pada Selasa (20/4/2021). Kapolda memberikan pengarahan kepada jajaran dan Kapolsek di wilayah Polres Blitar.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dalam kesempatan ini memberikan pemaparan tentang perubahan dunia yang sangat cepat berubah, saat ini sudah 4.0 dan terasa di kita semua. Indonesia pasti mengalami perubahan, oleh karena itu pentingnya dalam melaksanakan Tugas Wewenang dan Tanggung jawab (TWT) dijalankan dengan baik. 

"Saya minta mulai Wakapolres, Kabag, Kasat, Kasi, mempunyai tugas wewenang tanggung jawab (TWT). Jika anggota bekerja dengan baik maka organisasi akan berjalan dengan baik," Tegasnya Kapolda Jatim saat memberikan pemaparan kepada seluruh Kapolsek di Gedung Hoegeng Mapolres Blitar. 

Kapolda juga berpesan untuk selalu membuat perencanaan program kerja, jika tanpa perencanaan sama dengan merencanakan kegagalan. 

Sementara dalam penanganan covid-19 di Blitar, Kapolda mengatakan bahwa kasus Covid-19 di Blitar cukup tinggi, dan sebentar lagi akan menyambut perayaan Idul Fitri. 

"Saya minta agar seluruh Kapolsek dan Kasat, dipimpin Pak Kapolres, baik Blitar maupun Blitar Kota, meningkatkan pelaksanaan operasi, serta menyiapkan tempat untuk melaksanakan karantina, lalu membuat surat kepada satgas covid provinsi terkait ke dalam anggaran maupun rumah sakit rujukan," Pesannya. 

Tak hanya itu, Kapolda juga berpesan kepada seluruh Kapolsek untuk selalu melakukan koordinasi dengan baik melalui grup WhatsApp. 

"Tolong diingatkan antara Bhabinkamtibmas, terus Satgas covid yang ada di Pemda, dengan Kapolres dibuatkan grup, wajib buat grup WA," ujarnya. 

Seperti Polda Jatim dengan Dinkes provinsi dan Satgas Covid-19 Provinsi, punya WA grup dengan pak Pangdam, ibu Gubernur, juga punya grup. 

"Jadi saya minta seluruh Kapolsek dengan Kapolres punya grup WA," jelasnya Kapolda kembali mengingatkan untuk melakukan koordinasi dan komunikasi yang baik antar anggota. 

Selain itu, Vaksinasi menjadi bagian penting di dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Kapolda berpesan untuk mengutamakan pelayanan publik, setelah itu nanti orang tua. 

"Masih banyak orang yang meninggal terkena Covid-19. Keluarga kita baik jauh maupun dekat. Sehingga kita harus menerapkan prokes Khusus untuk lebaran, tapi kamtibmas segera menghimbau melalui tokoh masyarakat, tokoh adat untuk mencegah orang datang balik ke Blitar, "paparnya. 

Menurut data yang dihimpun Polres Blitar, Kapolda melihat hampir sebagian besar banyak tenaga kerja yang keluar dari Blitar. Artinya Blitar banyak orang yang bekerja di luar Blitar.

"Jadi betul-betul diseriusi upaya melalui saudara-saudaranya. Di sini itu mencegah. Caranya setiap kepala desa, kelurahan tokoh agama tokoh masyarakat melarang orang untuk pulang di awal seperti sekarang ini. Yang kedua, menyiapkan tempat karantina. Jadi disiapkan tempat karantina, kalau sudah sampai bobol, datang di karantina dulu. Baru dipastikan di swab ini disosialisasikan dan disepakati," tambahnya. 

Terkait dengan isu Terorisme. Kapolda mengimbau untuk melakukan Moderasi. Jadi moderasi adalah merubah cara pandang pikir orang-orang untuk lebih memakai kebinekaan sesuai dengan yang disampaikan bapak proklamator kita yang dimakamkan di sini (Bungkarno). 

"Bahwa Indonesia adalah Pancasila, pancasila adalah Indonesia. Jadi nilai-nilainya sudah jelas. Kalau ada orang yang belum sama, belum berpemahaman yang sama, tugas kita untuk menyampaikan," jelasnya 

Pesan yang terakhir dari Kapolda Jatim adalah untuk menjaga Komunikasi yang baik antar anggota, karena menurut Kapolda apa yang dipikirkannya belum tentu sama dengan apa yang dipikirkan oleh orang lain. Maka penting sekali melakukan Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi. 

"Kalo ingin berhasil dalam menjalankan program TWT ya itu kuncinya, Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi," pungkas Jendral Asli Suroboyo ini.

Kapolri dan Dirut BPJS Kesehatan Sepakat Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pengguna Jalan

Kapolri dan Dirut BPJS Kesehatan Sepakat Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pengguna Jalan

 


JAKARTA- Jajaran direksi BPJS Kesehatan melakukan kunjungan ke Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Selasa (20/4/2021). Kunjungan ini sekaligus melakukan penandatangan MoU antara BPJS Kesehatan dengan Polri.

Kapolri menyambut baik pelaksanaan MoU yang merupakan kelanjutan. Menurutnya, dengan adanya pemutahiran data kecelakaan, pelayanan kesehatan akan jauh lebih baik. "Dengan adanya program baru dikepolisian pelayanan masyarakat pengguna jalan akan ditingkatkan dengan harapan dapat mempercepat pelayanan dan tidak berbelit-belit," katanya.

Ke depan, kata Kapolri, pihaknya akan mengembangkan rumah sakit standar yang difokuskan kepada anggota yang sakit agar dapat memberikan pelayanan optimal. 

"Kondisi anggota yang sakit agar dicover dengan BPJS, dan dipikirkan anggota yang jauh dan perlu kecepatan menyelamatkan jiwa, tolong di pikirkan secara teknis," ungkapnya. 

Sementara Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti mengatakan, kedatangan dirinya bersama jajaran guna memperkuat koordinasi dan kerjasama yang selama ini sudah terbangun antara BPJS Kesehatan dengan Polri. Salah satunya mengenai pemutahiran data kecelakaan.

"Pemutahiran data Polri dan pembayaran pertukaran informasi data kecelakaan," kata Ali.

Menurutnya, pertukaran data saat ini sudah dilakukan secara elektronik, terutama di saat pandemi. BPJS, kata Ali, juga sudah mengembangan sidik jari dan pengenalan wajah.

Selain membahas pemutahiran data kecelakaan, ia berharap jajaran Korlantas dapat menanyakan para pembuat SIM apakah sudah mempunyai BPJS atau tidak.

Pelayanan ke anggota Polri juga akan ditingkatkan, dimana jika ada anggota Polri yang dalam keadaan emergency dapat segera dicover. "Ada anggota Polri dalam keadaan emergency bisa dicover, kalau di RS Polri lebih bagus," tandasnya.

Bersama Menteri Perdagangan, Satgas Pangan Polda Jatim,  Pantau Harga dan Stok Kebutuhan Bahan Pokok di Pasar Wonokromo

Bersama Menteri Perdagangan, Satgas Pangan Polda Jatim, Pantau Harga dan Stok Kebutuhan Bahan Pokok di Pasar Wonokromo


SURABAYA,- Satgas Pangan Polda Jawa Timur, Selasa (20/4/2021) pagi, bersama dengan Forkopimda Jatim dan Forkopimda Surabaya. Memantau stok dan harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Tradisional Wonokromo, Surabaya.

Hal ini dilakukan sebagai langka antisipasi terjadinya kelonjakan harga kebutuhan bahan pokok di pasaran selama bulan suci ramadhan. Dan menyambut Idul Fitri 1422 H.

Selain dihadiri oleh Wakil Gubernur Jatim dan Wali Kota Surabaya, dalam kegiatan tersebut juga hadir, Menteri Perdagangan (Moh. Luthfi), Sekjen Kemendag (Suhanto), Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (Syailendra), Dirjen Perlindungan Konsumen dan  Tertib   Niaga ( Very Anggrijono), Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (Kasan), Dirreskrimsus Polda Jawa Timur (Kombes Pol Farman), Kepala Disperindag Provinsi Jawa Timur ( Darajat Irawan), Wakil Pimpinan Perum Bulog wilayah Jawa Timur, Ketua KPPU Jawa Timur (Dendy).

Setelah dilakukan peninjauan secara langsung, Menteri Perdagangan menyebutkan, bahwa harga kebutuhan bahan pokok di Jawa Timur masih terbilang stabil jika dibandingkan dengan daerah lain.

"Selain harga masih stabil, stok kebutuhan bahan pokok seperti di pasar wonokromo masih aman sampai lebaran nanti," jelas Moh. Luthfi, Menteri Perdagangan usai melakukan peninjauan, Selasa (20/4/2021) pagi.

Berikut Harga Kebutuhan Bahan Pokok di Pasar Wonokromo Surabaya; 

 

1. Harga Cabe Rawit 

    Rp. 50.000/kg 


2. Harga Cabe Merah Besar

    Rp. 40.000.-/Kg. 

    

3. Harga Cabe rawit hijau

    Rp. 25.000/kg 


4. Harga Bawang merah 

    Rp. 32.000/kg. 


5. Bawang Putih

    Rp. 23.000/kg 


6. Daging Ayam

    Rp. 38.000/kg 


7. Daging Sapi

    Rp. 110.000/kg 


8. Telur Ayam Boiler

    Rp. 24.000/kg 


9. Gula

    Rp. 12.000/kg 


10. Minyak Goreng Curah

      Rp. 14.000/kg

Sowan ke Kapolri, Dirjen Bea Cukai Minta Dukungan Naikan PNBP

Sowan ke Kapolri, Dirjen Bea Cukai Minta Dukungan Naikan PNBP

 


JAKARTA—Dirjen Bea Cukai Askolani bersilaturahmi dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/4/2021). 

Dalam pertemuan tersebut, Askolani berharap dukungan Polri terkait tugas-tugas kepabeanan. “Meminta dukungan terhadap Polri berkaitan dengan menaikkan PNBP (penerimaan negara bukan pajak) di lingkungan bea cukai agar pendapatan negara bisa maksimal,” kata  Sigit dalam keterangannya. 

Disamping itu, Dirjen Bea Cukai meminta agar nota kesepahaman atau MoU yang telah terjalin selama ini dengan Polri dikembangkan pada level seluruh Polda jajaran. 

“Kami Polri, tentunya mendukung terkait upaya Bea Cukai guna menaikan PNBP sehingga pemasukan terhadap negara meningkat,” tandas Sigit. 

Diketahui, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Polri telah lama menjalin kerja sama dengan memperkuat sinergitas kegiatan. Hal itu untuk mencegah berbagai praktik ilegal seperti penyelundupan barang-barang ilegal termasuk narkoba. Tujuannya untuk meningkatkan pendapat negara sebagaimana diintruksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kejahatan meningkat, Kapolres Ponorogo tingkatkan Patroli Kewilayahan

Kejahatan meningkat, Kapolres Ponorogo tingkatkan Patroli Kewilayahan

 


Meningkatnya Kejahatan di wilayah Ponorogo,  membuat Kapolres Ponorogo  AKBP MOCHAMAD NUR AZIZ, S.H., S.I.K., M.Si. perintahkan kepada seluruh anggota untuk tingkatkan Patroli yang bersifat Preventif. (19/04/2021)

Saat Pimpin Apel Pagi Kapolres Ponorogo menekankan untuk meningkatkan fungsi FKPSB di masing-masing wilayah  guna ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. 

“Hindari pelanggaran sekecil apapun dan saya tekankan kepada seluruh anggota Polres Ponorogo agar tidak bermain – main dengan Narkoba”, jelas Kapolres Ponorogo. 

“Jika ada Anggota yang melakukan pelanggaran, maka saya akan tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku” Tegas Kapolres Ponorogo

Di akhir apel, Kapolres Ponorogo mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Polres Ponorogo atas kinerja yang selama ini sudah baik dan tolong terus di tingkatkan” Pungkasnya 


Usai Meninjau Lokasi Bencana Gempa Bumi di Tirtoyudo, Forkopimda Jatim Gelar Doa Bersama di Makodim 0818 Batu Malang

Usai Meninjau Lokasi Bencana Gempa Bumi di Tirtoyudo, Forkopimda Jatim Gelar Doa Bersama di Makodim 0818 Batu Malang

 


MALANG,- Usai melakukan kunjungan dan memberikan bantuan sosial kepada korban bencana gempa bumi di Dusun Sumber Manggis RT 01, RW 01, Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, di Bulan Ramadhan ini melakukan doa bersama untuk Korban Bencana Gempa Bumi di Makodim 0818 Batu Malang.(17/04/2021)

Selain forkopimda jawa timur, kegiatan doa bersama ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Jatim, PJU Pemprov Jatim, PJU Kodam V/Brawijaya, Danrem 083/Baladhika Jaya, Kapolresta Malang Kota, Bupati Malang, Dandim 0818 Malang-Batu, Kapolres Malang danKapolres Batu.

Selain menggelar doa bersama bagi korban bencana alam, Forkopimda Jatim memberikan santunan kepada anak yatim piatu yang dilanjutkan dengan acara pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ust. Imam Asgoni Personil Bintaldam V Brawijaya. 

Selain itu tepat di bulan suci ramadhan ini, juga diisi dengan ceramah agama oleh Drs. Imam Ma’ruf Pengasuh Ponpes Anwarul Islam Sanggrahan Kepanjen. Dalam ceramah tersebut membahas terkait keutamaan keikhlasan dalam bersodaqoh dan tawakal menghadapi cobaan.

Usai menggelar doa bersama, dilanjutkan dengan ibadah Sholat Magrib berjamaah di halaman Makodim 0818 Malang-Batu.

Mantap, Forkopimda Jatim Silaturahmi ke PW Muhammadiyah, Merawat Kebhinekaan Sekaligus Launching Buku

Mantap, Forkopimda Jatim Silaturahmi ke PW Muhammadiyah, Merawat Kebhinekaan Sekaligus Launching Buku



MALANG,- Forkopimda Jawa Timur diantaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Nico Afinta pada hari Sabtu tanggal 17 April 2021 pukul 12.30 WIB, melaksanakan Silaturahmi ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dalam rangka Penanganan Gempa, Merawat Kebhinekaan sekaligus Launching Buku yang diterbitkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur bertempat di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.


Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim mengucapkan terimakasih kepada Forkopimda Jatim yang telah bersedia bersilaturahmi ke kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur


Dalam kesempatan tersebut, Forkopimda Provinsi Jawa Timur bersama PW Muhammadiyah Jawa Timur Membahas terkait penanganan musibah Gempa sekaligus PW Muhammadiyah menitipkan bantuan berupa makanan kepada Forkopimda Jawa Timur untuk diserahkan kepada para korban gempa. 


Selain itu juga Forkopimda Jawa Timur dan PW Muhammadiyah membahas terkait bagaimana Merawat Kebhinekaan yang ada di Jawa Timur sehingga terjalin Harmonisasi serta Toleransi antara satu dengan lainnya dan diharapkan akan menciptakan Situasi kamtibmas yang kondusif dan  terkendali di wilayah Jawa Timur. 


Kegiatan dilanjutkan dengan Launching Buku yang diterbitkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur antara lain:


1. Buku yang berjudul "Membangun Kepribadian" karangan Prof. Dr. Thohir Luth, M.A.


2. Buku yang berjudul "Jangan Tinggalkan Aku Sendiri" Karangan Nur Cholis Huda


3. Buku yang berjudul "Menyuarakan Kewarasan Publik dalam Politik" Karangan Zainudin Maliki.

Forkopimda Jatim Berikan Bansos Bagi Korban Bencana Alam dan Menyiapkan Rumah Sederhana Bagi Korban Bencana

Forkopimda Jatim Berikan Bansos Bagi Korban Bencana Alam dan Menyiapkan Rumah Sederhana Bagi Korban Bencana

 


MALANG,- Sepekan terakhir bencana alam gempa bumi berkekuatan 6.7 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (10/4/2021) sekira pukul 14.00 WIB lalu. Peristiwa ini membuat sebagian rumah warga alami rusak sedang bahkan rusak parah.

Seperti yang terlihat di Dusun Sumber Manggis RT 01, RW 01, Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Sebagian rumah warga mengalami keretakan hingga tak sedikit yang roboh akibat bencana alam gempa bumi.

Guna membantu masyarakat, Pemerintah, TNI dan Polri, membantu secara bersama-sama dan gotong-royong untuk membersihkan puing-puing bekas reruntuhan material rumah.

Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Sabtu 17 April 2021 sore, meninjau serta memberikan bantuan sosial kepada warga korban bencana alam.

Saat tiba di lokasi, Forkopimda Jatim Gubernur, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim, secara berganti memberikan bantuan kepada perwakilan masyarakat terdampak bencana alam.

Bantuan sosial yang diberikan diantaranya, Mie instan, Peralatan mandi, Selimut, Obat obatan, Kebutuhan wanita, Sembako dan Peralatan sekolah. Selain memberikan bantuan sosial kepada korban bencana.


Kodam V Brawijaya dan Polda Jawa Timur, juga menyiagakan tim trauma healing untuk mengembalikan trauma bagi warga maupun anak-anak sekitar.

Usai memberikan bantuan kepada korban bencana gempa bumi, dilanjutkan dengan peninjauan pembangunan rumah sederhana yang ditandai peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.

Bagi rumah warga yang roboh, warga diungsikan ke tenda darurat milik BPBD Provinsi Jatim. Sedangkan rumah warga yang masih bisa ditempati, mereka masih tetap tinggal di rumah masing-masing.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, bahwa proses untuk bisa menyampaikan data harus tervalidasi yang bisa diumumkan melalui kantor kelurahan.

"Sedangkan rumah warga yang mengalami rusak ringan dan sedang akan dilakukan swakelolah yang rusak berat mendapatkan 50 juta rupiah," jelas Gubernur Jatim, Sabtu (17/4/2021) sore.

Ditambahkan Khofifah, agar mereka tidak berada di tempat pengungsian nantinya TNI dan Polri bersama-sama dan gotong royong dengan masyarakat melakukan percepatan-percepatan pembangunan rumah sederhana.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menjelaskan, bahwa anggota TNI dan Polri siap disiagakan di lokasi bencana untuk bisa bersama-sama membantu masyarakat.

"Disini yang diterjunkan ada ribuan anggota TNI dan di bantu dari Polri," tutup Pangdam V Brawijaya.

Antisipasi Wajib Pajak 'Nakal', Polda Jatim dan Ditjen Pajak Bentuk Tim

Antisipasi Wajib Pajak 'Nakal', Polda Jatim dan Ditjen Pajak Bentuk Tim


SURABAYA,- Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Jumat (16/4/2021) pagi, menerima audiensi dari Ditjen Pajak Provinsi Jatim di Gedung Tribrata lantai 2 Mapolda Jawa Timur.

Hadir dalam pertemuan itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim. Sementara dari Ditjen pajak hadir Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Penyidikan Jatim I, Kabid Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen Jatim II, Kabid Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen Jatim III dan Supervisor Pemeriksa Pajak.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menyebutkan, untuk mengantisipasi wajib pajak yang 'nakal' kedepan mungkin bisa dibentuk tim antara polda jatim dan ditjen pajak. Sehingga, nantinya kerjasama ini bisa mengamankan penerimaan pajak di Indonesia khususnya di jawa timur.

"Banyak cara yang dilakukan wajib pajak untuk menghindari pajak, sehingga kedepan kita bentuk tim antara polda jatim dan ditjen pajak," jelas Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat menerima audiensi dari ditjen pajak, Jumat (16/4/2021) pagi.

Sementara itu Ashari Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Penyidikan Jatim I menyebutkan, bahwa pihaknya berterima kasih kepada polda jatim yang telah menerima audiensi dari ditjen pajak jatim.

"Harapan kami kerjasama lebih luas dalam rangkah pengamanan penerimaan kami, dan pengamanan penegakan hukum bagi wajib pajak," ungkap Ashari Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim I.

Ditambahkan oleh Irawan Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim II menyatakan, bahwa kerjasama dengan Polri (polda jatim) ini sangat baik selama empat tahun terakhir. Ini dibuktikan selalu mendapat penghargaan untuk penyidikan.

Selain itu, saat ini banyak wajib pajak 'nakal' dimana, mereka selalu berusaha untuk mempailitkan perusahaannya untuk menghindari membayar pajak. Sehingga butuh kerjasama antara ditjen pajak dengan polda jatim.

"Tugas kami ada di pemeriksaan, penagihan dan intelijen. Kami sering mendapatkan kesulitan pada saat penagihan, sehingga butuh kerjasama dengan polda jatim untuk mengantisipasi wajib pajak yang nakal," pungkasnya.

Polda Jatim Bongkar Pembuat dan Pengedar Scampage/ Website Palsu Mencairkan Dana PUA Warga AS

Polda Jatim Bongkar Pembuat dan Pengedar Scampage/ Website Palsu Mencairkan Dana PUA Warga AS

 


SURABAYA,- Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim bongkar perkara pembuatan dan penyebaran Scampage/website palsu yang menyerupai website resmi pemerintahan negara Amerika. Tujuan tersangka untuk mendapatkan data pribadi milik warga negara Amerika yang diduga disalahgunakan untuk mencairkan dana PUA (Pandemic Unemployment Assistance) dan untuk dijual.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta didampingi Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman dan Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (14/4/2021) sore mengatakan, Aksi kejahatan yang dilakukan dua tersangka berhasil diketahui tim penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim pada 1 Maret 2021 disalah satu kamar hotel di surabaya selatan.

"Kedua tersangka yang terlibat  berinisial SFR  (penyebar scampage) dan MZMSBP (pembuat scampage). Sedangkan korban orang yang mengisi data pribadinya ke dalam scampage/website palsu, khususnya Warga Negara Amerika," jelas Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, usai menggelar konfrensi pers di Gedung Rupatama Polda Jatim, Kamis (15/4/2021) sore.

Ditambahkan Kapolda, modus operandi tersangka memperoleh keuntungan pribadi. Keuntungan yang didapat tersangka berupa mata uang Krypto Bitcoin yang bisa dikonversikan menjadi mata uang rupiah yang diberikan oleh tersangka berinisial S (DPO diduga WN India) karena perbuatan kedua tersangka tersebut atas permintaan tersangka S.

"Menurut percakapan mereka, data pribadi tersebut digunakan oleh S untuk mencairkan dana PUA (Pandemic Unemployment Assistance) atau dana bantuan untuk pengangguran warga negara Amerika senilat USD $2,000 setiap 1 data orang, dan juga untuk dijual lagi seharga USD$ 100 setiap 1 data orang," tambahnya.

Data pribadi milik warga negara Amerika yang telah didapatkan oleh tersangka SFR dan telah diberikan kepada S via percakapan whatsapp dan telegram sekitar 30.000 data.

"Keuntungan yang telah diterima oleh tersangka SFR selama melakukan perbuatan tersebut diatas kurang lebih sebesar USD $30.000/ sekitar Rp. 420.000.000 (Kurs Rupiah)," ungkap kapolda jatim

Sedangkan keuntungan yang telah diterima oleh tersangka MZMSBP selama melakukan perbuatan tersebut diatas sekitar Rp 60.000.000.

Kronologis kejadian pada 01 Maret 2021 petugas Siber Ditreskrimsus Polda Jatim mendapati adanya kegiatan penyebaran scampage/website palsu yang menyerupai website resmi pemerintahan Amerika melalui SMS, yang dilakukan oleh tersangka berinisial SFR, yang mana dalam perangkat Laptop dan handphonenya ditemukan bukti-bukti scampage/website palsu dan juga data data pribadi milik Warga Negara Amerika yang didapatkan dari penyebaran scampage/website palsu tersebut.

"Dari keterangan tersangka SFR menjelaskan, jika scampage tersebut dibuat oleh tersangka MZMSBP, selanjutnya petugas Siber Polda Jatim menemukan tersangka MZMSBP di dekat Stasiun Kereta Api Pasar Turi Surabaya, lalu menemukan adanya script scampage/website palsu yang tersimpan di dalam laptopnya," cetusnya.

Kedua tersangka bisa membuat website palsu dengan cara otodidak, sedangkan satu tersangka lain kuliah jurusan ITE. Kegiatan ini sudah dilakukan kedua tersangka mulai bulan Mei sampai sekarang.

"Anggota siber melakukan penyelidikan selama tiga bulan, karena harus koordinasi dengan Mabes Polri dan FBI. Setelah mendapatkan bukti, baru keduanya ditangkap," terang kapolda jatim.

Para pelaku sendiri dalam melakukan aksinya dengan cara mengirim SMS yang berisi web yang palsu dengan menggunakan software SMS Blast dan mereka mendapat kode negara bagian, dari situ mereka mengirim secara otomatis.

"Tersangka membuat website palsu, dan disebar melalui sms blast ke warga amerika, warga amerika yang tidak sadar mengisi website tersebut," tutup kapolda.

Pasal 32 ayat (2) Jo pasal 48 ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Jo pasal 55 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara dan/atau denda paling banyak 3 Milyar.

Hilangkan trauma korban Gempa, Polda Jatim turunkan Tim

Hilangkan trauma korban Gempa, Polda Jatim turunkan Tim


Malang(14/4), Sejumlah titik di Kabupaten Malang yang terdampak akibaf gempa beberapa hari yang lalu, adalah Jogomulyan, ternasuk salah satu yang terparah. Selain korban materi dan bangunan fisik, tampak trauma ketakutan dari beberapa korban khususnya anak anak.

Polda Jatim melalui biro Sdm segera mengambil langkah taktis diantaranya dengan nelakukan kordinasi dengan Kapolres Malang, BPPD, Kepala desa setempat dan instansi terkait lainnya untuk meninjau lokasi gempa, memberikan bantuan berupa masker, suplemen, vitamin, makanan ringan dan susu. Bagian Psiko Polda Jatim melakukan trauma healing dengan mengajak game, story telling dan psikoedukasi kepada anak anak untuk mengembalikan kondisi psikis mereka.

Dalam kesempatannya Karo SDM Polda Jatin Kombes Pol Andi Syahrifuk Taufik SIK MSI, menyampakan bahwa "kegiatan ini akan dilakukan secara rutin bersama timnya dan tidak hanya di Malang saja, namun merata ke semua lokasi di Jawa timur, semoga dengan kehadiran kita disini bisa mengurangi beban mereka". (Nv)

Perduli Bencana Alam, Kapolda Jatim: Pelepasan KRI Tanjung Kambani-971 untuk Penanggulangan Bencana di Flores NTT

Perduli Bencana Alam, Kapolda Jatim: Pelepasan KRI Tanjung Kambani-971 untuk Penanggulangan Bencana di Flores NTT

 


SURABAYA,- Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G Sudihartawan bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (15/4/2021) pagi, menyerahkan bantuan bahan kontak dan pelepasan KRI Tanjung Kambani-971, untuk penanggulangan Bencana Alam di Flores Timur Provinsi NTT.

Pelepasan KRI Tanjung Kambani-971 serta penyerahan bantuan ke Flores Timur. Dilaksanakan di Dermaga Madura Koarmada II Ujung Surabaya.

Gubernur Khofifah mengatakan, bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dari rasa empati dan simpati untuk para korban yang tertimpa bencana dampak siklon tropis seroja.

"Kita pernah bersama-sama mengirim untuk bantuan saudara-saudara kita yang terkena gempa dan banjir bandang. Waktu itu banjir bandang di Kalimantan Selatan dan gempa Sulawesi Barat, dan hari ini saudara kita di Nusa Tenggara Timur terutama di Flores Timur yang terkena bencana banjir bandang dan siklon tropis," jelas Gubernur Jatim.

Pengiriman bantuan tersebut juga sebagai bentuk kebersamaan dalam memberikan kepedulian dan saling berbagi. Selain itu juga sebagai wujud dari kegotongroyongan dan keguyup rukunan dalam membangun penguatan persaudaraan terharap sesama.

"Mudah-mudahan memberikan manfaat yang besar dan bisa menjadi bagian dari sedikit penyelesaian masalah yang mereka hadapi. Karena ada persoalan-persoalan secara psikososial, ada persoalan-persoalan secara finansial, dan persoalan-persoalan secara sosial. Barangkali inilah yang menjadi bagian dari kepedulian kita untuk berbagi bersama saudara-saudara kita yang ada di Nusa Tenggara Timur," tambahnya.

Sementara itu Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G Sudihartawan menyebutkan, bahwa hari ini pelepasan KRI Tanjung Kambani ke NTT yang membawa bahan kebutuhan bahan pokok untuk korban bencana alam yang terjadi di NTT. Pelepasan dilakukan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. Yang telah bersama-sama membantu masyarakat di NTT yang terkena bencana alam," jelas Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G Sudihartawan, Kamis (15/4/2021) pagi.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengungkapkan, bahwa bantuan sosial yang diberikan untuk korban bencana alam yang terjadi di Flores Timur Provinsi NTT.

Berupa bahan kebutuhan bahan pokok, hal ini untuk meringankan beban masyarakat yang ada di NTT, yang menjadi korban bencana alam.

"Ada beras, air mineral, hand sanitizer, mie instan, pakaian yang masih bisa digunakan serta kebutuhan peralatan mandi, selimut, serta obat-obatan," jelas kapolda jatim Irjen Pol Nico Afinta, usai melepas KRI Tanjung Kambani-971 di dermaga madura Koarmada II di ujung surabaya, pungkas kapolda jatim.

Polri Luncurkan Aplikasi 'SINAR' Permudah Pembuatan Sim Bagi Masyarakat

Polri Luncurkan Aplikasi 'SINAR' Permudah Pembuatan Sim Bagi Masyarakat


JOMBANG,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Selasa (13/4/2021) sore, menghadiri Launching Aplikasi SIM Nasional Presisi (Sinar) Korlantas Polri, yang dilaksanakan di Satpas Satlantas Polres Jombang.

Dalam kegiatan ini, selain diikuti oleh Kapolda Jawa Timur dan Polres jajaran, juga tersambung dengan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, melalui video teleconference. Saat di lounching, kapolri berinteraksi dengan salah satu pemohon sim dari santri dari Tebuireng, Jombang. Yang didampingi secara langsung oleh KH. Abdul Hakim Mahfudz, pengurus pondok pesantren tebuireng, jombang. Selain itu juga KH. Irfan Shaleh pimpinan Ponpes Bahrul Ulum dan KH. Masduki pimpinan Ponpes Tanfizil Quran.

Kapolda jawa timur Irjen Nico Afinta menjelaskan, bahwa hari ini seluruh polres jajaran polda jawa timur mengikuti launching aplikasi sim nasional presisi.

"Tujuan launching ini adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya saat membuat SIM. Masyarakat tidak perlu datang, dan cukup melakukan pembuatan sim di aplikasi ini," jelas Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Selasa (13/4/2021) sore.

Harapan kedepan pelayanan Polri kepada masyarakat akan lebih ditingkatkan. Dengan aplikasi ini juga bisa menghindari kerumunan. Dan jika sim sudah jadi, nantinya akan diantar ke pemohon sim langsung ke rumah.

"Aplikasi ini sangat bagus dan bisa hindari kerumunan saat pembuatan sim," tutup kapolda jatim.

Sementara itu, bagi masyarakat sebelumnya bisa men download aplikasi 'SINAR' terlebih dahulu di play store, dari aplikasi ini nantinya akan berfungsi sebagai perpanjangan SIM maupun membuat SIM baru. Sehingga pemohon SIM tidak perlu hadir di satpas dan tidak perlu mengantri.

Jika masyarakat atau pemohon menggunakan SIM dengan aplikasi 'SINAR' maka masyarakat dapat memanfaatkan layanan aplikasi Polri untuk mempermudah masyarakat pemohon sim.

Pemohon sim baru hanya menunggu beberapa menit sim akan jadi. Sim akan dicetak dan akan diantar ke rumah oleh petugas dari PT. Pos kepada pemohon.

Di Rakernis Propam, Kapolri Minta Polisi Terlibat Narkoba Ditindak Tegas

Di Rakernis Propam, Kapolri Minta Polisi Terlibat Narkoba Ditindak Tegas

 

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Propam Polri untuk menindak tegas seluruh personel kepolisian yang masih terjerat dalam kasus Narkoba. 

Hal itu ditekankan Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Propam Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

"Terhadap yang melakukan pidana, utamanya narkoba kalau memang sudah tidak bisa diperbaiki, kalau sudah tidak bisa dibina, yang begitu-begitu segera selesaikan," kata Sigit dalam sambutannya. 

Menurut Sigit, sebagai personel kepolisian tugas pokoknya sudah jelas, memberantas, memberangus dan menangkap bandar narkoba di Indonesia. Bukan malah sebaliknya, polisi malah terjerumus masalah itu.

"Karena saya pikir kami sebagai penegak hukum yang bertugas melakukan penangkapan, pemberantasan terhadap hal seperti itu. Tapi disitu rekan-rekan juga di dalamnya yang beginian selesaikan dengan cepat," ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Saat ini, Sigit menyebut, sudah banyak perubahan sikap maupun perilaku dari aparat kepolisian di lapangan. Terutama personel yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

"Saya melihat di lapangan banyak sekali perubahan yang sudah dilakukan oleh anggota, 

saya melihat bagaiamana rekan-rekan bekerja kerja hadir pada saat masyarakat membutuhkan kehadiran dari kepolisian pada saat siang, pada saat banjir, pada saat hujan," ujar Sigit.

Oleh sebab itu, Sigit menekankan, oknum-oknum kepolisian yang terlibat narkoba ataupun terjerat pidana lainnya justru akan merusak citra Polri yang saat ini terus membangun kepercayaan publik lebih tinggi lagi.

"Oleh karena itu jangan hanya gara-gara satu dua orang oknum yang melakukan pelanggaran maka 100 anggota yang sudah bersusah payah itu kemudian hilang. Ibarat hanya gara-gara nila setitik maka rusak susu sebelanga, hal seperti itu ke depan harus diperbaiki," tutup Sigit.

Kapolda Jatim Ikuti Launching Polri TV Dan Radio Di Daerah Terdampak Gempa Bumi

Kapolda Jatim Ikuti Launching Polri TV Dan Radio Di Daerah Terdampak Gempa Bumi

 

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, mengikuti kegiatan Launching Polri TV dan Radio Presisi secara virtual di lokasi terdampak gempa bumi, desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, pada Senin (12/4/2021).

Sebelum mengikuti acara Launching Polri TV dan Radio Presisi, Kapolda bersama rombongan terlebih dahulu meninjau lokasi yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Malang.

Kapolda Jatim menyapa warga yang terdampak, dan memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok guna meringankan beban warga terdampak bencana.

Bertempat di Posko Penanganan Pasca Gempa, Desa Majang Tengah, Kecamatan, Dampit Kabupaten Malang, Kapolda dan Kabid Humas Polda Jatim serta PJU, di dampingi Forkopimda Kabupaten Malang, memberikan dukungan moral kepada korban bencana alam, sekaligus mensosialisasikan Polri TV dan Radio Presisi kepada masyarakat. 

"Dengan harapan masyarakat dapat dengan mudah mengetahui informasi terbaru khususnya terkait situasi kamtibmas," Ucapnya Kapolda Jatim. 

Lounching Polri TV dan Radio yang merupakan implementasi Program Bapak Kapolri Presisi, untuk pemantapan komunikasi publik serta terkait sinergitas stake holder dalam penanganan pasca gempa, untuk mempercepat pemulihan keadaan di Kabupaten Malang.

Launching Polri TV-Radio, Kapolri: Agar Lebih Dekat Dan Memberi Edukasi Masyarakat

Launching Polri TV-Radio, Kapolri: Agar Lebih Dekat Dan Memberi Edukasi Masyarakat

 


JAKARTA —Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi malaunching Polri TV dan Radio di Gedung Divisi Humas Polri, Jalan Trunojoyo, Senin (12/4). 

Kapolri mengatakan, peluncuran Polri TV dan Radio ini sebagai bagian dari upaya Korps Bhayangkara untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat melalui strategi komunikasi publik dengan memanfaatkan kemajuan dan perkembangan teknologi. 

"Harapan saya dengan kita launching TV dan Radio Polri ini tentunya kita bisa memberikan edukasi, informasi terkait dengan pelayanan kepolisian yang saat ini terus kita kembangkan," kata Kapolri dalam sambutannya, Senin (12/4). 

"Tentunya hal itu membutuhkan sosialisasi," tambah Kapolri menekankan. 

Dengan adanya Polri TV dan Radio juga diharapkan mampu menginformasikan kehadiran polisi ditengah masyarakat baik pagi, siang hingga malam. Dengan begitu, muncul interaksi antara Polri dengan masyarakat. 

Yang terpenting, Sigit menekankan Polri TV dan Radio bisa memberikan informasi terkait trend gangguan Kamtibmas serta tips untuk menghadapi masalah Kamtibmas dengan harapan masyarakat memiliki daya cegah dan tangkal terhadap persoalan gangguan Kamtibmas. 

"Sehingga persoalan-persoalan di tengah masyarakat akan lebih mudah dipecahkan oleh personel polri di lapangan," kata Listyo

Disisi lain, Polri TV dan Radio juga diharapkan menjadi saluran informasi terpercaya program-program pemerintah, seperti pengenalan PPKM Mikro, penanganan Karhutla, dan bagaimana masyarakat menghadapi peristiwa bencana alam. 

"Informasi-informasi, yang diberikan kepada masyarakat harus akurat, jelas dan terpercaya serta selaras dan mendukung program pemerintah," tekan Kapolri. 

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menambahkan, Polri TV dan Radio bertujuan untuk memberikan saluran informasi kepada masyarakat secara transparansi dan terpercaya demi mewujudkan Polri yang Presisi.

Dimana tujuannya agar memudahkan penyebaran informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya, dapat digunakan dalam kegiatan sosialisasi program Polri secara komprehensif, memberikan wawasan kepada Publik tentang kegiatan dan hasil kinerja Polri serta menjadi rujukan media mainstream dalam pembuatan media.

Adapun program-program Polri TV Radio yang akan disajikan kepada masyarakat terdiri dari. Program TV, yaitu: Presisi Petang, Presisi Siang, Presisi Update, Indepth Story, Cek TKP, Kapolri sepekan, Commander Wish, Inspirasi Pagi, dan Podcast Polri Presisi;

Sementara Program Radio, yaitu: Podcast Polri, Sapa Warga, Inspirasi Pagi, Siaga Malam, Presisi Petang, Presisi Pagi, dan Top 5 News.

Operasi 3 bulan, Polda Jatim Bersama Jajaran Musnahkan Ratusan Kilo Gram Narkoba Berbagai Jenis

Operasi 3 bulan, Polda Jatim Bersama Jajaran Musnahkan Ratusan Kilo Gram Narkoba Berbagai Jenis


Polda Jatim dan Polres Jajaran di Polda Jatim memusnahkan ratusan kilo narkoba berbagai jenis hasil pengungkapan kasus selama bulan Januari hingga Maret 2021, Senin (12/4/2021). Dari ratusan kilo tersebut, beberapa diantaranya adalah barang bukti yang didapat dari ungkap kasus di lingkungan Pondok Pesantren. 

Selama 3 bulan ada 1.800 kasus dengan tersangka 2.205 orang. Dengan rincian dari Ditresnakoba Polda Jatim 190 kasus, dan 223 orang tersangka. Sementara dari Polres Jajaran 1.610 kasus dan 1.982 tersangka. 

"Dari 1800 yang kita ungkap itu ada 15 kasus (di Pesantren) memang kurang dari 1 persen tetapi harapan kami benar-benar nol, tidak ada," ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta. 

"Bahkan kami mendapat informasi ini dari pimpinan Ponpes yang mengharapkan agar Polri menindak siapa saja yang memasukkan narkoba kedalam Pesantren," tambahnya. 

Barang bukti yang dimusnahkan yakni  Sabu 17,5 Kg, Obat keras daftar G sebanyak 86.407 butir, Minuman keras 13.704 botol. Dari barang bukti ini, barang bukti yang didapat dari lingkungan Pondok Pesantren sebanyak 9,42 gram tembakau gorila, 117,8 gram shabu, 90 butir pil berlogo DMP warna kuning, 10.000 butir Pil Logo Y warna putih dan 2.110 butir obat trex. 

Dalam pemusnahan tersebut dihadiri oleh Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya, Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Kaskogartap III, Kakesbangpol Provinsi Jatim, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Jatim, Kadiv Permasyarakatan Kemenkumham, Kasi P2 Juanda, Paur Satwa Lanudal Juanda, Pengawas Farmasi dan Makanan BPOM Jawa Timur dan LSM Gerakan Peduli Narkoba, Gerakan Anti Narkoba Nasional, Gerakan Nasional Anti Narkoba. 

Hadir pula pemuka agama, diantaranya Ketua MUI Jatim, yang diwakili oleh sekretaris MUI KH. Hasan Ubaidilah. Ketua PWNU Jatim, sekaligus pengasuh pondok pesantren Sabilurrosyad Malang, KH. Marzuqi Mustamar. Ketua PW Muhammadiyah Jatim, Dr. Saad Ibrahim. Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, KH. Agus Ali Mashuri. Ketua DPW Ansor Jatim, H.M. Ridwan Mahfudz. Ketua DPW LDII Jatim, Moch. Amrodji. Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Jatim, Pendeta Simon Filantropa. 

Kapolda Jatim berkomitmen untuk melawan peredaran narkoba. Ia berharap agar bisa meningkatkan sinergisitas dalam melawan narkoba. 

"Mudah-mudahanan dengan kegiatan ini seluruh masyarakat di Jatim bersama- sama dengan kami siap menghadapi perang narkoba. Musnahkan narkoba dari Jatim," pungkasnya Jenderal asli Suroboyo itu.

Koordinasi Tak Harus Dimeja Formil, "Jagongan" ngemper Di Teras Pun Jadi

Koordinasi Tak Harus Dimeja Formil, "Jagongan" ngemper Di Teras Pun Jadi


Tinjauan lokasi terdampak gempa bumi di Lumajang dan Malang, Forkopimda Jatim lakukan koordinasi di emperan teras rumah Kyai Hasan Said, Mantan ketua NU pronojiwo. Sekolahan TK diniyah, Taman Ayu Pronojiwo Lumajang. Minggu (11/4/2021).

Karena koordinasi tidak harus di meja bundar yang formil, duduk "Jagongan" di emperan rumah seperti ini pun jadi. Yang penting segala persoalan bisa segera terselesaikan dan apa yang direncanakan tereksekusi dengan baik. 

Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta. Melakukan koordinasi bersama Bupati Lumajang, dan Plh Sekda Provinsi serta ketua satgas bencana BUMN Jatim terkait percepatan penanganan pasca gempa 6.1 Magnitudo di Pronojiwo, Lumajang. 

Pelaksanaan rapat koordinasi ini membahas terkait realisasi bantuan dari BNPB kepada korban bencana alam gempa bumi yang dilaksanakan oleh Forkopimda Jawa timur, dengan mendatakan terlebih dahulu masyarakat yang tempat tinggalnya rusak akibat gempa bumi menjadi 3 klasifikasi, yaitu rusak berat, sedang dan ringan. 

Tempat tinggal yang rusak sedang dan ringan akan dikerjakan secara swakelola sedangkan yang rusak berat dikerjakan personil gabungan pemprov. Jatim, TNI dan Polri. 

Turut hadir dalam koordinasi "Jagongan" di teras ini diantaranya. Sekda Prov. Jatim, Asops Kodam V/Brawijaya, Asintel Kodam V/Brawijaya, Danrem 083 Baladhika Jaya, Karoops Polda Jatim, Dirintelkam Polda Jatim, Dirkrimum Polda Jatim, Kabidhumas Polda Jatim, Dansat Brimob Polda Jatim, Bupati Lumajang, Dandim 0821 Lumajang, Kapolres Lumajang.

Forkopimda Jatim berikan bantuan saat meninjau Korban Gempa Bumi di Malang dan Lumajang

Forkopimda Jatim berikan bantuan saat meninjau Korban Gempa Bumi di Malang dan Lumajang



Kepala BNPB, bersama Forkopimda Jatim, melakukan pengecekan di titik-titik kerusakan, dampak bencana gempa bumi di Malang dan Lumajang. Bantuan juga diberikan kepada korban terdampak gempa bumi, di posko bencana yang terletak di Kecamatan Ampel Gading, pada Minggu, (11/4/2021). 


Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo, bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta. Melakukan peninjauan secara langsung di titik-titik terdampak, bagaimana percepatan penanganan pasca gempa bisa di pastikan semua berjalan baik. 


"Tadi kami di Kabupaten Malang, sempat meninjau di Turen, kemudian di Dampit, dan terakhir di Ampel Gading. Bersama, Pak Pangdam, Pak Kapolda, juga Kepala BNPB," ucap Gubernur Jatim, di dampingi oleh Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, dan Bupati Lumajang. 


Lebih lanjut, Gubernur Jatim juga ingin menyampaikan Bupati dan terutama warga yang terdampak di Kabupaten Lumajang, bahwa ada bantuan dari BNPB yang rumahnya rusak berat, bantuannya senilai 50 juta rupiah, sedangkan untuk yang rusak sedang, senilai 24 juta rupiah, dan yang rusak ringan senilai 10 juta rupiah. Namun, Ini menunggu percepatan verifikasi data, dari masing-masing daerah. 


"Berikutnya sambil menunggu rumah itu selesai dibangun, maka ada bantuan tunggu hunian. Bantuan tunggu hunian tiap bulan senilai 500 ribu rupiah, untuk rumah tangga yang digunakan untuk menyewa rumah karena rumahnya rusak berat atau rusak sedang ke arah berat. Jadi informasi ini saya mohon bisa tersampaikan," pesannya.


Khofifah juga menegaskan, bahwa menurut BMKG info awal kekuatan gempa bumi yang terjadi sebesar 6.7 skala richter, namun setelah di update oleh BMKG, berubah menjadi 6.1 skala richter. 


"Kepada semua warga, kita mohon untuk tetap waspada, tetapi jangan panik, dan tentu kita menyampaikan terimakasih sekali seluruh jajaran TNI - POLRI yang langsung turun melakukan penanganan-penanganan efektif, dan percepatan-percepatan pelayanan kepada masyarakat," tandasnya. 


Gubernur juga mengucapkan terimakasih kepada semua relawan, yang sudah bahu-membahu bergotong royong membantu masyarakat. 


"Untuk kepala daerah menjadi bagian yang sangat penting untuk bisa mengkoordinasikan seluruh percepatan layanan dari masyarakat yang terdampak dari gempa ini," ucapnya.


Sementara untuk dari Kodim dan Polres juga akan menyiapkan tim trauma healing, membantu proses pemberian bantuan berupa penyembuhan untuk mengatasi gangguan psikologis. 


"Tadi di Malang itu dari Kodim dari Polres menyampaikan bahwa ada tim trauma healing. Saya juga ketemu tim dari Kementerian Sosial akan men-support tim trauma healing karena biasanya kita membutuhkan siko sosial trapi, pasca gempa ada gempa susulan," jelas Khofifah usai melakukan kunjunga di Kabupaten Lumajang.

Brimob Polda Jatim Bantu Penanganan Gempa Bumi Di Lumajang

Brimob Polda Jatim Bantu Penanganan Gempa Bumi Di Lumajang

 


LUMAJANG- 1 SSK Kompi 4 Batalyon B Brimob Polda Jatim diterjunkan untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di Desa Kaliuling,  Kecamatan Tempursari,  Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

Personil Brimob tiba di Desa Kaliuling,  Kecamatan Tempursari,  Lumajang pada Minggu (11/4/2021) pagi. 

Kompi 4B Pelopor AKP Rudi Purnama J.,S.H melalui Paursubbaghumas Bagosp Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, 50 personil Brimob Polda Jatim untuk melaksanakan kegiatan pembersihan di lokasi terdampak gempa. 

"Pembersihan dilakukan menjadi dua titik yaitu Dusun Iburaja dan Kalirejo,  Desa Kaliuliang," Katanya. 

Pelaksanaan pembersihan dilokasi terdampak gempa bumi akan terus dilakukan sampai kondisi sudah mulai tenang. 

"Brimob akan  meninggalkan lokasi apa bila masyarakat terdampak gempa sudah benar-benar dinyatakan kondisi tenang," terang Rudi Purnama melalui Ipda Andrias Shinta

Lanjut dia,  personel brimob setelah gempa terjadi langsung melaksanakan konsolidasi terus dilanjutkan dengan bergeser ke tempat yang mendapatkan dampak yang parah atas bencana gempa bumi dan membantu masyarakat untuk evakuasi dan juga membersihkan puing - puing reruntuhan bangunan rumah/tempat ibadah mereka.

"Personel Brimob akan bekerja semaksimal mungkin bersama dengan Dinas terkait, untuk pemulihan secepat nya, puing bangunan yang di rasa cukup berbahaya sudah kita singkirkan, dan agar jangan panik ketika terjadi gempa susulan." ungkapnya

Kemudian untuk anggota Brimob yang berada di lokasi terdampak gempa untuk selalu memiliki semangat dalam memberikan trauma healing kepada masyarakat. 

"Saya mengharapkan kepada masyarakat untuk tetap semangat menyambut kehidupan lebih baik diwaktu yang akan datang," harap AKP Rudi Purnama melalui Ipda Andrias Shinta

Personel kepolisian turun ke lapangan, melakukan patroli dan memonitor situasi pasca gempa. 

"Kemudian memberikan imbauan kepada warga agar tidak panik dan tetap waspada untuk mengantisipasi adanya gempa susulan," pungkasnya (is) 

Ini pesan Kapolri saat meresmikan Ponpes Tajul Falah Banten

Ini pesan Kapolri saat meresmikan Ponpes Tajul Falah Banten



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan gedung baru Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Tajul Falah, Banten, Sabtu (10/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan, sejak dirinya menjabat Kapolda Banten hingga Kapolri saat ini, tali silahturami dengan para ulama dan tokoh masyarakat tidak pernah putus sedikitpun.

"Saat menjabat kapolda banten dan silaturahmi tidak pernah putus. Walaupun saat ini posisi saya jauh namun tali silaturahmi dengan para ulama tetap terjaga," kata Sigit saat meresmikan gedung baru Ponpes Tajul Falah.

Sigit juga menyatakan bahwa, peran dan sentuhan dari tokoh agama di tengah Pandemi Covid-19 dewasa ini sangat diperlukan. Tujuannya agar masyarakat bisa bergandengan tangan dalam memutus mata rantai virus corona.

"Dengan adanya pandemi ini mari kita gandeng tangan bersama sama mengatasi pandemi ini, jauhkan rasa dengki rasa ini dengan yang lain, walaupun negara kita terdiri dari berbagai kemajemukan mari kita semua saudara membangun bangsa ini," ujar Sigit.

Tak lupa, Sigit menekankan, kunjungannya ke Banten juga sekaligus memastikan bahwa perhatian dan kecintaannya kepada seluruh ulama dan tokoh masyarakat tersebut tidak pernah hilang. 

"Hari ini sebenarnya ini temu kangen bernostalgia saja dengan sahabat-sahabat saya dengan alim ulama yang selama ini selalu bersama-sama. Walaupun saya sudah Jarang bertemu dengan sahabat-sahabat saya ulama Banten namun kecintaan saya terhadap ulama-ulama Banten tidak akan pernah pudar," papar eks Kabareskrim Polri itu. 


Dalam peresmian itu, Sigit dikalungi oleh serban putih oleh alim ulama. Ia juga diberikan kesempatan untuk menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian gedung Pesantren tersebut.