Instruksi Kapolri ke Jajaran: Pendampingan Anggaran Covid-19 dan Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Instruksi Kapolri ke Jajaran: Pendampingan Anggaran Covid-19 dan Pastikan Bansos Tepat Sasaran

 


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk melakukan pendampingan percepatan penyerapan anggaran penanggulangan Pandemi Covid-19, hingga melakukan pengawalan penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran. 


Terkait pendampingan anggaran Covid-19, Sigit juga telah menerbitkan surat telegram nomor ST/1488/VII/RES.3./2021, yang berisikan pengarahan atau langkah-langkah ke jajaran terkait dengan implementasi hal itu. 


Dalam pendampingan tersebut, Sigit menekankan perlu adanya komunikasi dan koordinasi dengan APIP. Lalu, sosialisasi peran dan dukungan Polri terkait dengan percepatan penyerapan anggaran itu. 


"Membangun sinergi dan kerjasama pengawasan melalui pembentukan desk, melaksanakan penegakan hukum sebagai upaya terakhir dengan mengedepankan peran APIP dan memaksimalkan pemulihan kerugian negara," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (28/7/2021).


Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta kepada seluruh Kepala Daerah untuk melakukan percepatan penggunaan anggaran Covid-19 untuk membantu masyarakat di tengah Pandemi virus corona. 


Sigit menambahkan, dalam pendampingan dan percepatan penyerapan anggaran tersebut, jajaran kepolisian diinstruksikan untuk, tidak ada diskresi yang dikriminalisasi. 


Pasalnya, kata mantan Kabareskrim Polri ini, apabila dalam pelaksanaannya ditemukan kesalahan maka harus dibuktikan secara profesional dengan disertai hasil pemeriksaan BPK yang menyatakan adanya kerugian negara. 


"Kesalahan dalam pengelolaan anggaran harus dibuktikan dengan adanya niat jahat atau kesengajaan dan dilengkapi hasil pemeriksaan BPK RI yang menyatakan adanya kerugian keuangan negara riil," ujar eks Kapolda Banten tersebut. 


Sigit memastikan, Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memiliki komitmen bersama untuk sama-sama mengawal untuk mempercepat anggaran Pandemi Covid-19. 


"Polri dan Kejaksaan berkomitmen untuk melakukan monitoring, memperingatkan dan mendampingi percepatan penyerapan anggaran penanggulangan Covid-19," ucap Sigit.


Tak hanya pendampingan anggaran Covid-19, Sigit juga menginstruksikan bahwa seluruh personel kepolisian untuk melakukan pengamanan dan pengawalan distribusi bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. 


Menurut Sigit, pengawalan tersebut penting dilakukan guna memastikan bahwa bansos tersebut tersalurkan tepat sasaran, kepada masyarakat yang paling terdampak perekonomiannya di tengah Pandemi Covid-19. Terlebih lagi, di saat penerapan PPKM Level 4 saat ini. 


"Polri siap melakukan pengamanan dan mendampingi proses distribusi bantuan sosial dari pemerintah kepada masyarakat, guna memastikan pendistribusian cepat, tepat sasaran dan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan," tutur Sigit. 


Seluruh kegiatan ini, kata Sigit, untuk memastikan masyarakat cepat mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Pada akselerasi itu, Sigit juga merangkul seluruh elemen masyarakat untuk melakukan percepatan penyaluran bansos tersebut. 


"Lakukan percepatan penyaluran bansos karena masyarakat sangat membutuhkannya. Serta libatkan

kelompok masyarakat dalam penyaluran," ujar Sigit. 


Diketahui, dalam periode 3 sampai dengan 26 Juli 2021 Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda, sebanyak 843.609 paket sembako dan 4.888.711 Kg atau 4.888,7 ton beras. Serta Alkes berupa masker, handsanitizer, tempat cuci tangan sebanyak 55.194.936.

Kapolri Gelar Posko PPKM di Pasar, pastikan perekonomian dan protokol kesehatan berjalan

Kapolri Gelar Posko PPKM di Pasar, pastikan perekonomian dan protokol kesehatan berjalan

 


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk membentuk posko PPKM di pasar-pasar rakyat. Hal itu bertujuan guna memastikan perekonomian masyarakat tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes). 


Dalam perpanjangan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021, Pemerintah melakukan pelonggaran terhadap pusat perekonomian masyarakat. Diantaranya adalah, pasar rakyat diperbolehkan beroperasi namun dengan protokol kesehatan yang ketat. 


"Seluruh jajaran membentuk Posko PPKM di pasar untuk antisipasi pelonggaran ekonomi kerakyatan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (28/7/2021).


Mantan Kapolda Banten itu menekankan, posko PPKM di pasar tersebut nantinya akan bertugas untuk memastikan pedagang maupun pengunjung telah menerapkan standar protokol kesehatan yang sesuai dengan penanganan Pandemi Covid-19.


Posko itu nantinya, kata Sigit, harus menerapkan One Gate System untuk membatasi kapasitas pengunjung. Lalu, melakukan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk. 


"Menyiapkan lokasi cuci tangan, membagikan masker, pengaturan jaga jarak antar-pedagang serta melakukan random check swab antigen," ujar Sigit. 


Tak hanya itu, Sigit menyatakan bahwa, dalam posko PPKM di pasar tersebut, disiapkan pula vaksinasi mobile dalam rangka percepatan pembentukan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona. 


Posko PPKM di pasar itu nantinya juga menyiapkan bantuan sosial (bansos) PPKM Level 4 dari Pemerintah kepada masyatakat yang paling terdampak perekonomiannya. 


Penerapan Posko PPKM di pasar, Sigit meminta kepada jajarannya untuk bersinergi dan berkomunikasi dengan seluruh pihak terkait dalam pelaksanaannya.


"Pemberdayaan koordinator pengawas disiplin prokes dengan melibatkan petugas keamanan atau paguyuban pelaku usaha," ucap Sigit. 


Diketahui, pembentukan posko PPKM pasar ini mulai aktif pada kemarin hari. Hingga saat ini tercatat, sudah ada 9.213 posko di seluruh Indonesia. Jumlah itu berasal dari unsur TNI, Polri dan relawan.

Hattrick, Polres Trenggalek Pecahkan Tiga Rekor MURI dan Terima Penghargaan Komnas PA

Hattrick, Polres Trenggalek Pecahkan Tiga Rekor MURI dan Terima Penghargaan Komnas PA

 


Polres Trenggalek Pecahkan Rekor MURI dan Terima Penghargaan Komnas PA, Kapolda Jatim Berikan Apresiasi

Kepolisian Resor Trenggalek kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tak main-main, Kepolisian Bumi Menak Sopal ini mendapatkan hattrick 3 rekor Musium Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dan piagam penghargaan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak.


Penghargaan diberikan oleh Senior Manager MURI Jusuf Ngadri dan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait Kepada Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K, S.H., M.H. didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur Ny. Ully Nico Afinta dan Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H. didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Trenggalek Ny Famella Dwiasi Secara Virtual dengan Prokes. Rabu, (28/7).


Polres Trenggalek mencatat 3 rekor MURI sekaligus yakni melukis masker kain terbanyak (3.000 masker dalam 8 hari) yang dilakukan 76 siswa siswi siswa SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek, melakukan pemidanaan kasus anak terbanyak di tingkat Polres selama 1 tahun dan melakukan pengungkapan dan penanganan kasus anak terbanyak di tingkat Polres selama 1 tahun.


Sedangkan Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai lembaga independen dibidang pemenuhan dan perlindungan hak anak memberikan apresiasi dan penghargaan atas prestasi kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus melalui pembinaan kreatifitas siswa SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek.


Dalam sambutannya, Kapolda Jatim memberikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Trenggalek atas prestasi yang telah diraih. Penghargaan MURI dan Komisi Nasional Perlindungan Anak ini merupakan Kado terindah dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI dan memperingati Hari Anak Nasional.


“Terima kasih. Terus berkarya, jadikan Polres Trenggalek sebagai Polres yang ramah bagi anak” Ujar Kapolda


Sementara itu, AKBP Dwiasi menuturkan penghargaan tersebut merupakan buah kerja keras dari kepala sekolah, para guru, tenaga pendidik dan siswa yang telah berinisiasi dan ingin berjuang menyelamatkan masyarakat dengan melukis masker kain.


“Satu masker menyelamatkan 40.000 jiwa dari penularan Covid-19 di Jawa Timur khususnya Kabupaten Trenggalek dan menjadikan pahlawan bagi semua.” Ujar AKBP Dwiasi


Lebih lanjut perwira menengah alumni Akpol tahun 2002 ini menegaskan, sebelumnya Polres Trenggalek juga telah menerima penghargaan atas penanganan kasus anak tercepat dan terkait dengan Covid-19, Polres Trenggalek telah menggelar vaksinasi khusus bagi pelajar berkebutuhan khusus.


“Agar anak-anak kita bisa memiliki ketahanan tubuh, sehat dan tetap berprestasi.” Pungkasnya.


Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati Trenggalek H.M. Nur Arifin, Dandim 0806 Trenggalek, Dandim 0806 Letkol Arh. Uun Samson Sugiharto., S.I.P., M.I.Pol., Kajari Darfiah, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Deny Riswanto, S.H.,M.H. serta sejumlah kepala OPD terkait.

Polisi Berhasil Mediasi Upaya Penolakan Pemulasaran Jenazah Pasien Covid – 19

Polisi Berhasil Mediasi Upaya Penolakan Pemulasaran Jenazah Pasien Covid – 19


Selasa pagi, (27/07/21) Kapolres Probolinggo Kota AKBP R.M Jauhari S.H., S.I.K., M.Si mendatangi RSUD Dr. Moch Saleh Kota Probolinggo. Hal ini dikarenakan ada informasi bahwa terjadi upaya penolakan dari pihak keluarga setelah salah satu anggota keluarganya meninggal dunia dan dinyatakan confirm Covid-19.


Pihak RSUD Dr. Saleh menjelaskan bahwa almarhum adalah pasien confirm Covid 19.


"Hasil Swab test menyatakan bahwa almarhum positif terkonfirm Covid-19," ujar Dr. Abroor Kuddah, Direktur RSUD Dr. Moch. Saleh.


Saat hendak dimakamkan, sempat terjadi upaya penolakan oleh pihak  keluarga. Salah satu perwakilan keluarga merasa keberatan dan menolak almarhum akan dimakamkan secara protokol kesehatan. Namun setelah dilakukan mediasi dan edukasi oleh Kapolres, akhirnya keluarga pasien mau mengerti dan menerima untuk dilakukan pemulasaran terhadap almarhum yang berjalan dengan lancar sesuai standar.


“Masyarakat harus bisa memahami, bahwa Covid-19 ini benar benar ada. Jangan termakan oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. ”, jelas Kapolres.


Kapolres juga menjelaskan sesuai analisa dokter, almarhum sudah terkonfirmasi Covid-19 dan pemakaman sesuai SOP harus dilakukan. Hal ini tidak lain untuk mencegah penyebaran Covid 19. 


"Setelah pemulasaran dilaksanakan, lanjut kita kawal sampai prosesi pemakaman yang berjalan dengan aman dan lancar," tambahnya.


“Perlunya kerja sama dan peran para semua tokoh untuk berperan aktif mengedukasi masyarakat supaya memahami prokes selama covid 19. Kami himbau, kepada masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum demi terciptanya harkamtibmas dan menurunkan penyebaran angka Covid 19. Apabila ada pengambilan paksa dan pengerahan massa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan maka akan kita tindak tegas dan proses sesuai hukum yang berlaku.” Pungkas alumni Akpol 2002 ini.

Tinjau Gerai Vaksinasi TNI-Polri, Kapolres Ponorogo Ingatkan Warga Tetap Jaga Prokes

Tinjau Gerai Vaksinasi TNI-Polri, Kapolres Ponorogo Ingatkan Warga Tetap Jaga Prokes

 


PONOROGO, Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si meninjau program vaksinasi nasional  Gerai Vaksin TNI-Polri dosis 2 bertempat di Urkes Polres Ponorogo dengan di damping Waka Polres Ponorogo dan PJU, Selasa (27/7/2021).


Pada Gerai Vaksinasi TNI-Polri yang bertempat di Urkes Polres Ponorogo setiap harinya memvaksin dosis II sebanyak kurang lebih 50 dosis / 50 orang  kepada warga yang sudah melaksanakan vaksinasi Dosis I  dan tetunya data harus sesuai. 


Gerai Vaksin TNI-Polri dosis 2 ini melibatkan vaksinator dari Urusan Kesehatan Polres Ponorogo. 


Tak hanya itu, Orang nomor satu di jajaran Kepolisian Ponorogo itu juga sempat berbincang dengan beberapa Vaksinator   serta masyarakat yang ikut vaksin.


Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan Gerai Vaksin ini merupakan upaya dari TNI-Polri dan juga pemerintah dalam menyukseskan percepatan vaksinasi untuk mencapai Herd Imunity.


“Harapanya semoga program vaksinasi terus berjalan, warga bisa menjalani vaksin dosis satu dan dosis dua sampai habis tervaksinasi semua,” ucap Kapolres Ponorogo.


“Masyarakat tidak perlu ragu dan takut mengikuti Vaksinasi, Vaksin ini aman dan halal”, tegas Kapolres.


Jangan mudah percaya dengan berita-berita miring dan hoax di media sosial, percayalah pemerintah dan kita semua ingin cepat bebas dari pandemi corona ini, pungkasnya.


Hadapi Pandemi, Kapolresta Sidoarjo Bekali Paket Kesehatan bagi Anggota dan ASN

Hadapi Pandemi, Kapolresta Sidoarjo Bekali Paket Kesehatan bagi Anggota dan ASN

 


Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro salurkan paket kesehatan bagi anggota Polri dan ASN di lingkup Polresta Sidoarjo serta Polsek jajaran, dalam apel Senin (26/7/2021) pagi di Mapolresta Sidoarjo.


Paket kesehatan yang diberikan Kapolresta Sidoarjo terdiri dari vitamin C, Vitamin B, Prebiotik dan hand sanitizer. Diberikannya paket ini bertujuan untuk menunjang kesehatan bagi anggota Polri dan ASN dalam melaksanakan tugas sehari-hari di tengah masa Pandemi Covid-19.


“Sesuai yang diumumkan Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa PPKM level 4 diperpanjang sampai 2 Agustus 2021. Tentunya tugas yang kita laksanakan kedepan semakin padat, karena pemberian paket kesehatan ini dapat menunjang kesehatan kita semua dalam melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.


Dihadapan para personelnya, ia juga berpesan agar selalu mentaati protokol kesehatan, jaga kesehatan agar imunitas tubuh tetap terjaga, serta jangan lelah untuk mengedukasi masyarakat supaya mematuhi segala peraturan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19.


Selain itu, untuk mempercepat herd immunity, kepada para anggota Polri dan ASN supaya turut serta mensukseskan program vaksinasi massal. Dengan mengajak keluarga maupun kerabat agar turut disuntik vaksin.


“Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberikan kesehatan kepada kita, dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab,” pungkasnya.

Selain Bagikan Bansos Beras,  Tiga Pilar Desa Bancar Juga Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Selain Bagikan Bansos Beras, Tiga Pilar Desa Bancar Juga Lakukan Penyemprotan Disinfektan

 


PONOROGO - Tiga Pilar Desa Bancar,  Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo didampingi Perangkat Desa Bancar secara door to door menyalurkan Bansos PPKM Darurat, Minggu (25/7/2021). Babinsa Desa Bancar,  Serda Sugeng bersama Babhinkamtibmas Desa Bancar, Aipda Dhoni Setiawan dan Kepala Desa Bancar,  Agus Sudarmono didampingi Sekdes maupun Perangkat Desa Bancar membagikan langsung beras kepada 52 warga terdampak PPKM Darurat di Desa Bancar. 


Ditemui disela-sela kegiatan,  Serda Sugeng menyampaikan bahwa bantuan beras berasal dari Pemerintah Pusat. "Hari ini kami mulai mendistribusikan kepada warga Desa terdampak Covid-19 di Desa Bancar," ujar Serda Sugeng. 


Lebih lanjut pihaknya berharap, program ini dapat berjalan baik dan tepat sasaran sebagaimana program percepatan vaksin yang sudah berjalan. "Animo masyarakat Desa Bancar dalam Vaksinasi Covid-19 cukup tinggi sehingga saat ini ratusan warga sasaran vaksin masih menunggu jadwal pelaksanaannya, sementara pembagian beras ini berdasarkan data dari Dinsos Kabupaten Ponorogo," jelasnya. 


Walaupun di hari libur,  pihaknya sengaja menggandeng Tiga Pilar Desa Bancar sebagai bentuk sinergitas antara TNI, Polri dan Pemerintah Desa dalam bentuk penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat dalam rangka PPKM Darurat. "Waktu penyerahan bantuan sosial secara sinergritas antara TNI Polri dan Pemerintah Desa Bancar merupakan hasil kesepakatan bersama dan semoga niat kita untuk berbagi untuk membantu masyarakat mendapatkan ridho dan keselamatan dari Allah SWT," harapnya. 


Usai membagikan Bansos beras, Tiga Pilar Desa Bancar juga melakukan penyemprotan Disinfektan di tempat ibadah Desa Bancar. "Semoga ihtiar kita ini bisa membasmi virus Corona," harap Kades Bancar, Agus Sudarmono. (Muh Nurcholis) 

Forkopimda Jatim Harapkan Pentahelix dapat Bersinergi Wujudkan Herd Immunity di Jatim

Forkopimda Jatim Harapkan Pentahelix dapat Bersinergi Wujudkan Herd Immunity di Jatim



Upaya mewujudkan herd immunity di Jawa Timur. Forkopimda gencar melakukan kunjungan pengecekan vaksinasi diberbagai daerah, diantaranya sektor Kampus dan pesantren. Sinergitas pentahelix menjadi bagian dalam penanganan ini, diantaranya adalah kampus. 


"Jadi ada pemerintah, ada kampus, ada private sector, ada masyarakat, ada media. Konsep Pentahelix approach ini harus bisa memberikan penanganan yang terbaik bagi seluruh masyarakat, yang kita harapkan bahwa herd immunity ini bisa segera kita wujudkan," paparnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan pengecekan vaksinasi di Universitas Airlangga Surabaya, Minggu (25/7/2021). 


Dalam kunjungannya, Gubernur Jatim didampingi oleh Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Sekda prov Jatim, Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Mahasiswa dan Tenaga Pendidik Universitas Airlangga. 


Vaksinasi ini dilaksanakan selama 2 hari, yakni hari Sabtu dan Minggu, pada tanggal 24 - 25 Juli, dengan sasaran 6000 Peserta yang terdiri dari Dosen, Mahasiswa dan Alumni Unair, kegiatan ini melibatkan 50 tenaga kesehatan, gabungan dari RSUD Dr. Soetomo dan RS UNAIR. 


Sinergitas dan strong partnership menjadi bagian yang sangat penting, seluruh elemen strategis yang memiliki energi untuk bisa bersama - sama melakukan percepatan vaksinasi. Kami berharap semuanya bisa kita maksimalkan. 


"Insyaallah perguruan tinggi, perguruan tinggi lain juga akan mendapatkan kuota yang sama dari Pemprov yang sudah di-deliver oleh pemerintah pusat. Mudah-mudahan ini bisa terus kita lakukan dan percepatan bisa kita wujudkan," tandasnya Gubernur Jatim. 


Diharapkan capaian target serbuan vaksinasi ini dapat didukung oleh semua pihak, sehingga herd immunity bisa terbentuk pada Agustus mendatang, sebagai kado istimewa di HUT RI 76.

 PB HMI Dorong POLRI Tangkap Biang Rusuh Di Tanah Air.!

PB HMI Dorong POLRI Tangkap Biang Rusuh Di Tanah Air.!




Ditengah situasi nasional yang sedang menghadapi pandemi global, kondisi Indonesia saat ini begitu memprihatinkan. Termulai dari beberapa kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menekan angka positif corona di tanah air sampai dengan beberapa formulasi dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.


Namun sangat disayangkan, disaat pemerintah bekerja ekstra untuk menangani pandemi tersebut masih banyak beberapa kalangan dan kelompok-kelompok tertentu yang justru memanfaatkan situasi seperti saat ini demi kepentingan kelompoknya.


Dalam kondisi tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) sangat menyayangkan adanya perlakuan kelompok-kelompok yang memanfaatkan kondisi negara yang sedang dilanda wabah pandemi tersebut.


Dalam keterangan pers-nya Ahmad Latupono selaku Ketua PB HMI menuturkan, bahwa dirinya merasa heran dan dan tidak habis pikir kepada mereka yang mengambil kesempatan ditengah situasi seperti sekarang ini.


"aneh bin heran juga rasanya, terkhusus kepada mereka yang oportunis terhadap kondisi bangsa seperti saat ini, harusnya mereka ikut bantu kerja-kerja pemerintah dalam hal penanganan covid di tanah air ini". Tutur Ahmad dalam keterangannya pada Sabtu, 24/7/21 di Jakarta.


Selain itu Ahmad (anyong,-red) pun meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penangkapan terhadap mereka yang disinyalir membuat situasi tanah air semakin kacau dan tidak terkendali.


Anyong menekankan institusi Polri untuk bekerja cepat, tepat dan efisien guna membarangus kelompok-kelompok yang hendak membuat kondusifitas dan stbilitas negara terganggu.


"saya rasa polri harus bekerja cepat, bila perlu tangkap saja mereka yang mau bikin rusuh, pemerintah lagi fokus tangani covid mereka malah mau bikin rusuh, kan ini bahaya, ditambah angka positif akhir-akhir ini masih tinggi saya tekankan, langkah prepentif harus diambil oleh polri dalam waktu dekat". Kata Ahmad.


Sebelumnya banyak beredar poster-poster ajakan untuk melakukan aksi demonstrasi terkait penolakan kebijakan pemerintah menyoal PPKM di beberapa daerah di Indonesia.

Polri Pastikan Beredarnya Video Rusuh Demo Hari Ini Hoaks

Polri Pastikan Beredarnya Video Rusuh Demo Hari Ini Hoaks

 



JAKARTA - Beredar video aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan dengan menarasikan bahwa demonstrasi tersebut dilaksanakan pada hari ini 24 Juli 2021.


Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan bahwa video yang menyatakan bahwa kerusuhan demo tersebut pada hari ini adalah hoaks atau informasi palsu. 


"Itu video hoaks. Faktanya adalah demonstrasi itu merupakan peristiwa lama saat demonstrasi tolak omnibus law ciptaker di Jakarta pada 8 Oktober 2020," kata Argo kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (24/7/2021).


Argo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi palsu yang dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab. 


"Masyarakat jangan mudah termakan hoaks. Saring before sharing," ujar Argo. 


Menurut Argo, sampai dengan saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) berjalan aman, damai dan kondusif. Tidak ada demonstrasi yang berjalan pada hari ini.


"Situasi aman dan kondusif. Tidak ada gangguan yang berarti," tutup Argo.

Forkopimda Jatim Cek Langsung Serbuan Vaksinasi Berbasis Pekerja di Sidoarjo

Forkopimda Jatim Cek Langsung Serbuan Vaksinasi Berbasis Pekerja di Sidoarjo


Forkopimda Jawa Timur, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi berbasis pekerja atau buruh, di PT. Integra Indocabinet Tbk, Jalan Raya Betro Sedati, Sidoarjo, pada Sabtu (24/7/2021). 


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, turun mengecek langsung pelaksanaan serbuan vaksinasi kepada para pekerja atau buruh di kawasan Sedati, Sidoarjo. 


"Jadi teman-teman hari ini kita mengecek vaksinasi berbasis karyawan atau buruh di PT Integra yang kita harapkan bahwa kita bisa menyisir semaksimal mungkin segmen-segmen yang kita harapkan bisa menjadi penguatan terwujudnya Herd immunity," tandasnya Gubernur Jatim usai meninjau jalannya vaksinasi bersama Pangdam dan Kapolda Jatim. 


Jadi basis sekolah kita maksimalkan, basis perusahaan kita maksimalkan, dan basis perguruan tinggi. Harapannya adalah seluruh segmen ini akan saling menjadi penguatan bagaimana bisa segera kita wujudkan.


Khofifah juga mengatakan, peran serta Jurnalis menjadi sangat penting untuk terus menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat. 


"Ayo segera akses tempat vaksin terdekat. Meskipun sudah divaksin tetap jaga protokol kesehatan," ajak Gubernur Jatim kepada masyarakat untuk bervaksin. 


Sementara untuk ketersediaan vaksin, Gubernur Jatim mengatakan tidak pernah menyimpan lama, pasalnya vaksin yang dikirim dari pusat langsung dihabiskan. 


"Jadi seminggu rata-rata dua kali. Ini kan baru tadi malam, dini hari sampai. Yang penting begitu sampai habiskan, sampai habiskan. Pesan arahan pak Presiden demikian, jadi kapan vaksin datang habiskan, maksimalkan untuk bisa melakukan perluasan dan percepatan vaksinasi," tambahnya.  


"Dengan kebersamaan, sinergitas yang luar biasa, maka alhamdulillah dari mulai 14 Januari yang lalu, vaksinasi pertama sampai dengan hari ini, penggunaan dosis vaksin tertinggi di Indonesia, selalu Jawa Timur. Itu artinya sinergitas yang terbangun luar biasa," Pungkasnya Gubernur Jatim dihadapan awak media.

KAPOLRES PONOROGO GANDENG DA’I PROKES DAN KAKANG SENDUK SAAT MENINJAU GERAI VAKSIN TNI/POLRI

KAPOLRES PONOROGO GANDENG DA’I PROKES DAN KAKANG SENDUK SAAT MENINJAU GERAI VAKSIN TNI/POLRI

 


PONOROGO - Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si  Pimpin langsung  kegiatan peninjauan pelaksanaan Vaksinasi Massal Dosis 2 di Gerai Vaksin TNI - Polri  bertempat di Kecamatan Kauman Somoroto dan Gedung Sasana Praja Ponorogo. Sabtu (24/07/2021) 


Ikut  hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Basuki Nugroho, S.Sos; Kasi Propam Polres Ponorogo Iptu Sultoni, S.H.; Kapolsek Jajaran;  Dinkes Kab. Ponorogo; Tim vaksinator dari Puskesmas; Tim vaksinator dari Urkes Polres Ponorogo;  Anggota Polsek Jajaran dan Warga masyarakat. 


Polres Ponorogo juga menghadirkan Dai Prokes H. Soejarwo, S.Sos.dan Kakang Senduk 2019 / Duta Vaksin Polres Ponorogo Sdr. Eka Pria Kristin J. S dan Sdri. Dewi Sekartaji  dalam kegiatan peninjauan Gerai Vaksin TNI/POLRI untuk mengedukasi warga masyarakat yang tengah hadir untuk suntik vaksin pada gerai vaksin tersebut.

 

Pada kesempatan tersebut Dai Duta Prokes dan Duta Vaksin , Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga kesehatan diri kita, salah satunya dengan mengikuti program vaksinasi massal ini dimana Kegiatan vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita melawan pandemi Covid-19.


Kedua Duta tersebut juga menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan secara ketat dan tidak mendatangi kegiatan yang berpotensi berkerumun dan Tak lupa mengucapakan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan vaksin gratis kepada masyarakat.


Dalam giat peninjauan tersebut Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.k., M.Si menyampaikan bahwa, dirinya akan terus berusaha berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat Mengingat sinergitas, kerja sama, dan saling bergandengan tangan antarkelompok menjadi kunci dalam penanganan pandemi Covid-19.


 

“Kali ini saya mengajak Kakang senduk Ponorogo sebagai duta vaksin dan Da’i Polres Ponorogo Sebagai Duta Prokes untuk mengedukasi warga masyarakat agar tak lagi takut untuk melaksanakan vaksin,” Ujar AKBP Azis 


AKBP Azis berharap semoga target vaksinasi segera tercapai sehingga mewujudkan kekebalan kelompok  herd immunity  dan roda perekonomian masyarakat ponorogo yang sempat terhambat akibat pandemi bakal bisa segera bangkit atau pulih.


"Kemudian masyarakat diharapkan bisa kembali laksanakan aktivitasnya sehingga pemulihan ekonomi khususnya di wilayah Ponorogo bisa berjalan dengan baik," Pungkas Kapolres Ponorogo 



Kapolres Malang Salurkan Sembako ke Aremania di Stadion Kanjuruhan

Kapolres Malang Salurkan Sembako ke Aremania di Stadion Kanjuruhan

 


MALANG - Kepala Polres Malang AKBP Bagoes Wibisono menyalurkan bantuan sosial berupa paket Sembako dari pemerintah kepada suporter klub sepakbola Arema FC, Aremania, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (23/7/2021).


Saat tiba di Stadiun Kanjuruhan, Kapolres Malang disambut perwakilan Aremania dengan yel-yel Satu Jiwa. Aremania pun memberikan souvenir berupa shall Aremania bersama Jersey Arema bertuliskan nama 'Bagoes' di punggung Jersey. 


"Komandan sudah kami anggap sebagai warga Kehormatan Malang dan juga warga kehormatan Arema. Mohon diterima pemberian kami ini," kata perwakilan Aremania disambut pekikan 'Salam Satu Jiwa' dari Aremania yang ikut menyambut.


Dalam sambutannya Bagoes mengatakan, paket Sembako tersebut dibagikan bagi warga Aremania yang terkena dampak Covid-19 saat diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Malang.


"Dikala pandemi seperti ini, semua orang pasti terdampak. Pemerintah mengerti dan langsung tanggap dengan memberikan bantuan. Ini bukti hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat," kata Bagoes.


Bagoes berharap, bantuan paket Sembako tersebut dapat membantu meringankan masyarakat.


"Semoga ini dapat membantu," ujar Bagoes.


Paket Sembako yang dibagikan itu berisi beras, minyak goreng, gula, telur, kopi, mie instan dan teh.

Polri Imbau Masyarakat Tidak Terhasut Ajakan Aksi Unjuk Rasa Tanggal 24 Juli

Polri Imbau Masyarakat Tidak Terhasut Ajakan Aksi Unjuk Rasa Tanggal 24 Juli

 


JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat tak terhasut dengan ajakan aksi unjuk rasa serentak di media sosial (medsos) pada tanggal 24 Juli 2021. Pasalnya ajak itu berpotensi terjadi kerumunan dan akan menambah penularan Covid-19.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, imbauan tersebut disampaikan karena saat ini jumlah Covid-19 terus melonjak. Dengan adanya demonstrasi, potensi menciptakan kerumunan bakal terjadi, yang nantinya semakin memperburuk laju pertumbuhan virus corona.


"Kami berharap untuk tidak melakukan kerumunan karena situasi angka Covid yang masih tinggi," kata Argo saat dihubungi, Jumat (23/7/2021).


Jenderal bintang dua itu menyebut, saat situasi seperti ini penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan cara daring. "Bisa dilakukan dengan audiensi atau dilakukan dalam bentuk FGD online," ujar Argo. 


Dia mengatakan, aparat kepolisian akan melakukan tindakan tegas apabila kegiatan tersebut mengganggu ketertiban umum. "Kalau memang dilakukan, mengganggu ketertiban umum ya kami amankan," ucap Argo. 


Diketahui, beredar di media sosial mengenai percakapan persiapan aksi serentak yang hendak dilakukan oleh elemen masyarakat sipil di Semarang dan beberapa wilayah lain. 


Disebutkan bahwa aksi tersebut akan dilakukan selama berhari-hari dan tidak membawa suatu identitas golongan ataupun kelompok.

Kombes Farman; Tidak Ada Tabung Oksigen Palsu di Tulungagung

Kombes Farman; Tidak Ada Tabung Oksigen Palsu di Tulungagung

 

SURABAYA,- Beredarnya berita soal dugaan oksigen palsu di Tulungagung, Jawa Timur. Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman, bersama Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, pada Jumat (23/7/2021) padi, merilis dan mengklarifikasi adanya berita tersebut.


"Hari ini dilakukan pres rilis terkait adanya dugaan tabung oksigen palsu yang terjadi di Tulungagung, Jawa Timur. Barang bukti yang diamankan ada tabung gas ukuran enam meter kubik dan tabung gas satu meter kubik," kata Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (23/7/2021) pagi.


Sementara itu, Kombes Pol Farman, Dirreskrimsus polda jatim menjelaskan, bahwa kemarin ada berita viral adanya dugaan oksigen palsu. Tim dari satreskrim Polres Tulungagung, satreskrim Polres Pacitan dan di back up Ditreskrimsus Polda Jatim sudah melakukan penyelidikan.


Diawali dari kejadian tanggal 17 Juli, dimana saat itu di Pacitan terjadi kelangkaan tabung oksigen. Sehingga untuk mengatasi kelangkaan tabung oksigen di pacitan. Maka kompresor yang ada di BPBD yang selama ini digunakan untuk mengisi tangki selam dapat digunakan untuk penanganan pertama pasien.


Dari kesepakatan pada tanggal 17 Juli, BPBD mengisi enam dan 32 tangki ukuran satu meter kubik. Kemudian dari tangki ukuran enam meter kubik, salah satunya dibawa ke tulungagung yang selanjutnya digunakan oleh Rifai penjual ikan untuk diisi ke splastik yang menyebabkan ikan koi mati.


"Setelah dilakukan pengecekan, bahwa dalam tangki tersebut ada kandungan oksigen dengan kadar 21,13 dan yang satu lagi 22,68. Artinya bahwa tabung oksigen atau oksigen dalam tabung oksigen tersebut bukan oksigen palsu," jelas Farman.


"Namun kadar oksigen yang ada didalam tabung ukuran enam meter kubik tersebut yang digunakan untuk ikan koi tidak memenuhi standard 99,5 persen yang digunakan untuk medis," tambahnya.


Biasanya para petani ikan koi biasanya dalam mengirim ikan itu menggunakan oksigen yang digunakan untuk medis dengan kadar 99,5. Sehingga menyebabkan ikan tersebut mati lemas. Karena harusnya kadar oksigen yang digunakan 99,5, namun faktanya yang dimasukkan dalam splastik  itu oksigen dengan kadar 22,68.


"Hasil dari penyelidikan di BPBD Pacitan, dari 32 plus lima tabung besar yang sudah diisi di BPBD. Sudah digunakan di RSUD maupun di Puskesmas," urainya.


Apakah ada dampak? Setelah dilakukan pemeriksaan baik dari RSUD dan Puskesmas terhadap pasien yang menggunakan 32 plus lima tabung oksigen berisi 21 sampai 22 persen tidak ada yang berdampak. Karena tabung tersebut masih berisi oksigen meski kadarnya tidak sesuai dengan ketentuan medis yakni 99,5.


Faktanya dalam kegiatan defing dalam tangki masih ada kandungan oksigen 21 sampai 25 dimana kandungan Nitrogen nya lebih banyak.


"Sekali lagi kami jelaskan, bahwa tidak ada oksigen palsu yang beredar di Tulungagung. Namun yang digunakan di tulungagung untuk ikan yakni dengan kadar 21 dan 22 persen sehingga membuat ikan koi mati," pungkasnya.


Sementara itu dari penyelidikan yang sudah dilakukan, bahwa belum ditemukan adanya niat jahat dari BPBD yang mengisi oksigen.

PERPANJANGAN PPKM DARURAT, SATLANTAS POLRES PONOROGO DAN PERSONIL GABUNGAN PERKETAT PERBATASAN

PERPANJANGAN PPKM DARURAT, SATLANTAS POLRES PONOROGO DAN PERSONIL GABUNGAN PERKETAT PERBATASAN

 



Masa PPKM Darurat Jawa-Bali di perpanjang, Personil Satlantas Polres Ponorogo dan gabungan perketat perbatasan guna pengendalian mobilitas di masa PPKM Darurat (22/07/2021) 


Tiga lokasi diperketat oleh anggota Satlantas Polres Ponorogo dan personil gabungan mulai dari, perbatasan Ponorogo Wonogiri, perbatasan ponorogo-trenggalek, perbatasan Ponorogo Madiun.


Pendekatan ini dilakukan selama 1 x 24 jam secara bergantian oleh personil gabungan dari Polres Polsek dan instansi terkait


Pemeriksaan mulai dari surat antigen, sertifikat vaksin serta surat-surat yang dikeluarkan dari kesehatan yang berhubungan dengan penanganan covid 19.


Pengamanan checkpoint Pos penyekatan perbatasan di tiga titik ini dilakukan Satlantas Polres Ponorogo dan personel gabungan guna mengimplementasikan ppkm darurat Kabupaten Ponorogo yang saat ini idilakukan perpanjangan.


"Ya benar, sampai saat ini personil masih lakukan penyekatan di pos check point perbatasan mulai dari perbatasan Ponorogo Madiun, perbatasan ponorogo-trenggalek, dan perbatasan Ponorogo Wonogiri, upaya-upaya ini kami lakukan guna mengimplementasikan ppkm darurat di wilayah kabupaten Ponorogo, dan agar covid 19 cepat dapat tertangani" ucap Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Indra Budi Wibowo saat  ditemui awak media


Mekanisme pengikatan dilakukan bagi kendaraan dari perbatasan yang akan masuk ke wilayah Ponorogo, dan jika tidak bisa menunjukkan surat surat dari kesehatan maupun surat kelengkapan diri petugas personil gabungan di perbatasan akan memutar balikkan kendaraan untuk kembali ke tempat asal.

Mantap, Bupati Pacitan Serahkan Bantuan Sosial Di Wilayah Kecamatan Nawangan

Mantap, Bupati Pacitan Serahkan Bantuan Sosial Di Wilayah Kecamatan Nawangan

 

Bupati Pacitan saat menyampaikan bantuan kepada masyarakat Nawangan

Pacitan - Suarajatim.net

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji secara simbolis menyerahkan beragam bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat di wilayah Kecamatan Nawangan, Kamis (22/07). Bantuan tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial RI, PKH Plus Dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta bantuan beras sejahtera (Rastrada) dari program Grindulu Mapan.

“Pangapunten menika sekedik bantuan kagem panjenengan lan mugi-mugi pandemi covid 19 menika enggal sirna (Mohon maaf ini ada sedikit bantuan  dan semoga pandemi covid 19 ini segera sirna),” kata Bupati saat penyaluran bantuan. 

Adanya ragam bantuan sosial ini menurut Bupati, sangat bermanfaat bagi warga terutama warga tidak mampu. Tidak lupa dimasa pandemi seperti saat ini Mas Aji minta masyarakat berhati-hati dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Wabah covid 19 adalah nyata dan sampai saat ini masih terjadi penularan. 

Sementara, menurut Koordinator PKH Kabupaten Pacitan Faredi, khusus program bantuan PKH dari Kementerian Sosial RI, jumlah sasaran untuk seluruh Kabupaten Pacitan sebanyak  22.568 dengan total bantuan sebesar Rp.13, 8 milyar lebih. Bentuk bantuan sendiri beragam mulai dari bantuan untuk ibu hamil, anak usia 0 sampai 6 tahun, anak usia sekolah SD, SMP dan SMA, warga disabilitas berat serta lansia. 

“Kita berusaha menyalurkan bantuan sosial ini tepat bulan, karena masyarakat sangat membutuhkan bantuan tersebut, apalagi  kondisi pandemi seperti saat ini,” ungkap Faredi. 

Selain PKH dari Kemensos RI ada juga program bantuan PKH Plus. Program ini merupakan salah satu program utama dari Nawa Bhakti Satya, khususnya Jatim Sejahtera Gubernur Jawa Timur yang sasarannya adalah lansia dan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD). Khusus lansia, masing-masing mendapat bantuan Rp.500 ribu per bulan dan diterimakan tiap 3 bulan sekali melalui perbankan. Sedangkan ASPD masing masing mendapat Rp. 300 ribu per bulan diterimakan 3 bulan sekali dengan jumlah sasaran mencapai 2.362 . 

Bantuan lainya adalah Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) yang merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pacitan. (Yah) 

Tabung Oksigen Diduga Palsu Yang Beredar di Tulungagung, Bukan Untuk Pasien Covid-19, Melainkan Ikan Hidup (Koi)

Tabung Oksigen Diduga Palsu Yang Beredar di Tulungagung, Bukan Untuk Pasien Covid-19, Melainkan Ikan Hidup (Koi)

 


SURABAYA,- Adanya berita terkait dengan beredarnya tabung oksigen yang diduga palsu beredar di Tulungagung. Bahwa tabung oksigen ini peruntukannya bukan untuk pasien Covid-19. Melainkan untuk ikan hidup (Koi).


Menurut Kombes Pol Farman, Dirreskrimsus Polda Jawa Timur, menyebutkan, bahwa beredarnya berita terkait dengan dugaan tabung oksigen di wilayah Tulungagung, bukan bagi pasien Covid-19, melainkan tabung oksigen itu diperuntukkan untuk ikan hidup.


"Itu tidak benar, tabung oksigen itu digunakan untuk ikan hidup atau ikan koi, dan perkara ini sudah ditangani Satgas Gakkum aman nusa Polres Tulungagung dan di back up Satgas Gakkum aman nusa II Polda Jatim," jelas Kombes Pol Farman, Dirreskrimsus Polda Jatim, Kamis (22/7/2021) sore.


Sebelumnya berita ini beredar berawal dari kelompok penjual ikan Koi. Atas nama, Azizul Adam, Aris Navianto, Supriono dan Imam Mualifin. Yang kesehariannya 4 (empat) orang ini sebagai penjual ikan koi.


"Saat melayani penjualan ikan koi dalam kemasan plastik, yang mana tentunya mengemas ikan koi dalam plastik membutuhkan oksigen," katanya.


"Selama ini mereka ber empat mendapatkan oksigen dari membeli di agen resmi yang berada di Kelurahan Tamanan dan di Desa Pulosari. Kemudian pada hari Senin tanggal 19 Juli 2021, sekira pukul 11.00 WIB. Kelompok ini kehabisan oksigen," tambahnya.


Sementara itu, saat mereka sadar bahwa stok oksigennya habis, saudara Imam Mualifin, berinisiatif menghubungi Muhammad Rifai, untuk menanyakan apakah masih mempunyai stok oksigen. Karena Muhammad Rifai, juga sebagai pembudidaya bibit ikan gurami.


"Selanjutnya Muhamad Rifai, mengatakan, kalau masih mempunyai stok oksigen sebanyak satu tabung ukuran enam meter kubik, yang kemudian Imam Mualifi, pinjam (meminta) dengan cara membawa tabung kosong ukuran satu meter kubik ke rumah Muhammad Rifai, untuk di isikan," lanjutnya.


Setelah mendapatkan oksigen Imam Mualifin, pulang dengan membawa oksigen tersebut serta memberitahukan ke tiga orang temannya yang satu kelompok tadi.


"Sedangkan Muhammad Rifai, pada hari Sabtu 17 juli 2021, sekira pukul 16.00 WIB. Mendapatkan oksigen dari Daroini, dengan datang ke rumah Muhammad Rifai, yang masih tetangga dengan tujuan untuk meminjam tabung oksigen yang kosong sebanyak tiga tabung kosong ukuran enam meter kubik yang akan digunakan untuk membantu santri sakit yang ada di pondok Termas Pacitan," ucapnya.


Sedangkan Muhammad Rifai, mengijinkan tabung kosongnya dipinjam dengan catatan satu tabung untuk diisikan guna keperluan dirinya sendiri, selanjutnya pada pukul 20.00 WIB. Daroini, menyuruh Ratno, untuk mengambil tiga tabung kosong di rmh Muhammad Rifai dan selanjutnya ke tiga tabung kosong dibawa ke Pondok Pesantren Termas yang berada di Desa Termas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, bersama anak kandung Daorini, bernama Hakim.


"Setelah sampai Pondok Pesantren Termas, Ratno menyerahkan ke tiga tabung oksigen tersebut kepada pengurus pondok yang bernama Safi'k, yang selanjutnya Safi'k, menyuruh Ratno menunggu di Pondok karena Safi'k, pergi ke kantor BPPD Kabupaten Pacitan untuk mengambil satu tabung yang sudah berisi oksigen," pungkasnya.


Selain itu satu tabung yang berisi oksigen oleh Safi'k diberikan Ratno, untuk dibawa pulang ke Tulungagung dan tabung yang berisi oksigen diserahkan ke Muhammad Rifai. Pada hari Senin, 19 Juli 2021 sekira pukul 11.20 WIB. Imam Mualifin, datang ke rumah Muhammad Rifai untuk pinjam (meminta) oksigen tersebut dengan membawa tabung ukuran satu meter kubik yang kemudian di gunakan untuk mengisi kemasan plastik ikan koi yang menyebabkan ikan mabuk dan empat yang mati.

Polres Sampang Laksanakan Door To Door Vaksin Covid-19 Ke Pondok Pesantren Di Kabupaten Sampang

Polres Sampang Laksanakan Door To Door Vaksin Covid-19 Ke Pondok Pesantren Di Kabupaten Sampang


Polres Sampang - Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si, Kamis (22/07/2021) pukul 07.00 Wib bersama tim vaksinator Urkes Polres Sampang, Kasat Binmas, Kapolsek Sampang dan Lurah Rong Dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 terhadap santri Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang.


Kedatangan Kapolres Sampang langsung disambut KH. Athoulloh Bushiri dan KH. Moh. Itqon Bushiri selaku pengasuh pondok pesantren serta ratusan santri yang terletak di Jl. Pemuda Kelurahan Rong Tengah Sampang Madura.


AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si mengatakan kepada pengasuh ponpes dan santri bahwa Polres Sampang pada hari inia melaksanakan Door To Door ke Ponpes-Ponpes di seluruh Kabupaten Sampang.


"Polres Sampang hari ini melaksanakan kegiatan Door To Door Pondok Pesantren di wilayah Kabupaten Sampang dan alhamdulillah Pondok Pesantren Assirojiyyah menjadi ponpes pertama yang melaksanakan vaksinasi Covid-19" tutur Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si.


Dihadapan pengasuh ponpes dan santri, Kapolres Sampang menjelaskan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi setiap santri dalam Pandemi Covid-19.


Selain itu Kapolres Sampang juga memberi edukasi pentingnya mematuhi protokol kesehatan khususnya dalam menerapkan 5M dilingkungan pondok pesantren guna melindungi dari penyebaran Covid-19.


"Saya harapkan kepada pengasuh Pondok Pesantren dan para santri untuk selalu menerapkan protokol kesehatan khususnya pemakaian masker kesehatan dilingkungan pondok" lanjut Kapolres Sampang.


AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si juga mengajak pengasuh pondok pesantren dan para santri untuk mendukung program percepatan penanganan Covid-19 untuk menjadikan masyarakat sehat sekaligus mendukung pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju.


Kapolres Sampang juga menghimbau kepada para pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Sampang yang membutuhkan vaksin Covid-19 untuk menghubungi Kapolsek ataupun Bhabinkamtibmas masing-masing.


Ipda Muhson Paurkes Polres Sampang mengatakan kepada media yang meliput acara Door To Door Vaksinasi Covid-19 bahwa sudah menyiapkan 40 vial untuk 400 dosis vaksin.


Paurkes Polres Sampang sangat bersyukur melihat antusias para santri sukarela mengikuti vaksinasi Covid-19. 


"Santri yang sudah mendapatkan vaksin juga mendapatkan beras 5 Kg yang sudah disiapkan Polres Sampang" pungkas Ipda Muhson.


Sampai berita ini diturunkan tim vaksinator Covid-19 sudah 70 dosis vaksin sudah disuntikkan kepada pengasuh dan santri Assirojiyyah Kajuk Sampang.

Polres Kediri Kota Gelar Vaksinasi Goes To Kampus

Polres Kediri Kota Gelar Vaksinasi Goes To Kampus

 


Kediri Kota

Percepatan vaksinasi presisi terus dilakukan oleh Polres Kediri Kota. Kapolres Kediri Kota mengandeng Himpunan Mahasiswa yang ada di Kota Kediri Raya untuk mensukseskan Program vaksinasi. Ditargetkan seluruh mahasiswa yang ada di Kota Kediri ini menerima vaksinasi. 


Melalui Program Vaksinasi Goes To Kampus, Polres Kediri Kota mengajak mahasiswa untuk mensukseskan program vaksinasi. Bertempat di Taman Tirtoyoso, Kapolres Kediri Kota menggelar vaksinasi goes to kampus, Rabu (21/7). Ratusan mahasiswa dari Organisasi Himpunan Kemahasiswaan  PMII, HMI,  GMNI IMM dan  BEM Kediri Raya dari berbagai Universitas di Kota Kediri antusias mengikuti Program Vaksinasi untuk mahasiswa ini.


Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi S.I.K., M.H. mengungkapkan vaksinasi goes to kampus merupakan salah satu trobosan yang terus dilakukan Polres Kediri Kota untuk percepatan vaksinasi. Sebelumnya Polres Kediri Kota telah membuat inovasi vaksinasi door to door.


“Kita terus melakukan upaya percepatan vaksinasi di wilayah Hukum Polres Kota Kediri. Kali ini kita mengajak mahasiswa untuk mensukseskan gerakan vaksinasi guna mewujudkan Herd Immunity” ungkap AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H. 


Eko Zuliyanto selaku Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Kediri mengucapkan terimakasih atas terlaksananya program vaksinasi antara Himpunan Mahasiswa yang ada di Kota Kediri atas terlaksananya vaksinasi ini. Diharapkan kerjasama ini bisa terus berlanjut dengan kegiatan-kegiatan lainnya untuk mensukseskan Program Vaksinasi Nasional.


”Terimakasih atas kolaborasi yang telah terjalin antara PMII, HMI, GNNI, IMM dengan Polres Kediri Kota untuk vaksinasi ini,” ungkap Eko Zuliyanto. (*)

Polres Kediri Kota Gelar Vaksinasi Goes To Kampus

Polres Kediri Kota Gelar Vaksinasi Goes To Kampus

 


Kediri Kota

Percepatan vaksinasi presisi terus dilakukan oleh Polres Kediri Kota. Kapolres Kediri Kota mengandeng Himpunan Mahasiswa yang ada di Kota Kediri Raya untuk mensukseskan Program vaksinasi. Ditargetkan seluruh mahasiswa yang ada di Kota Kediri ini menerima vaksinasi. 


Melalui Program Vaksinasi Goes To Kampus, Polres Kediri Kota mengajak mahasiswa untuk mensukseskan program vaksinasi. Bertempat di Taman Tirtoyoso, Kapolres Kediri Kota menggelar vaksinasi goes to kampus, Rabu (21/7). Ratusan mahasiswa dari Organisasi Himpunan Kemahasiswaan  PMII, HMI,  GMNI IMM dan  BEM Kediri Raya dari berbagai Universitas di Kota Kediri antusias mengikuti Program Vaksinasi untuk mahasiswa ini.


Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi S.I.K., M.H. mengungkapkan vaksinasi goes to kampus merupakan salah satu trobosan yang terus dilakukan Polres Kediri Kota untuk percepatan vaksinasi. Sebelumnya Polres Kediri Kota telah membuat inovasi vaksinasi door to door.


“Kita terus melakukan upaya percepatan vaksinasi di wilayah Hukum Polres Kota Kediri. Kali ini kita mengajak mahasiswa untuk mensukseskan gerakan vaksinasi guna mewujudkan Herd Immunity” ungkap AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H. 


Eko Zuliyanto selaku Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Kediri mengucapkan terimakasih atas terlaksananya program vaksinasi antara Himpunan Mahasiswa yang ada di Kota Kediri atas terlaksananya vaksinasi ini. Diharapkan kerjasama ini bisa terus berlanjut dengan kegiatan-kegiatan lainnya untuk mensukseskan Program Vaksinasi Nasional.


”Terimakasih atas kolaborasi yang telah terjalin antara PMII, HMI, GNNI, IMM dengan Polres Kediri Kota untuk vaksinasi ini,” ungkap Eko Zuliyanto. (*)

SATLANTAS POLRES PONOROGO TINDAK TEGAS TRAVEL GELAP DI MASA PPKM DARURAT KABUPATEN PONOROGO

SATLANTAS POLRES PONOROGO TINDAK TEGAS TRAVEL GELAP DI MASA PPKM DARURAT KABUPATEN PONOROGO

 



Tindak tegas Travel gelap yang angkut 10 penumpang dari Purwanto menuju ke Surabaya tak memiliki izin trayek dan tak bisa menunjukkan kelengkapan surat-surat kesehatan bertempat di simpang empat Tambakbayan Ponorogo putar balik (21/07/2021) pagi


Kegiatan patroli yang di pimpin langsung oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo Ipda Aris Wibawa S.H. bersama anggota ini, menindak tegas sopir travel gelap yang masuk ke wilayah Kabupaten Ponorogo dengan tujuan Surabaya.


Sejumlah 10 penumpang di priksa dan tidak dapat menunjukkan surat kelengkapan dari kesehatan terkait ketentuan dimasa PPKM Darurat Jawa-Bali di wilayah Kabupaten Ponorogo.


Sopir Travel juga tak bisa menunjukkan surat kelengkapan seperti izin trayek maupun Surat dari kesehatan di masa PPKM Darurat ini.


"Kami tindak dengan Tilang untuk sopir yang tidak bisa tunjukkan kelengkapan surat trayek dan surat dari dinas kesehatan dalam rangka implementasi PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Ponorogo ini" ucap Ipda Aris Wibawa


Tergelar di pintu masuk Kabupaten Ponorogo terdapat Pos Chek Point PPKM Darurat, mulai dari Perbatasan Ponorogo Madiun, perbatasan Ponorogo-Trenggalek, perbatasan Ponorogo Wonogiri, guna pengendalian mobilitas selama PPKM Darurat berlangsung.


"Anggota kita sebar di titik perbatasan dan personil gabungan guna pengendalian mobilitas di masa PPKM Darurat Kabupaten Ponorogo, selain itu juga kita terus lakukan pembatasan mobilitas di wilayah dalam Kota" tambah Aris


POLRES PONOROGO LEPAS DAGING HEWAN KURBAN UNTUK MASYARAKAT TERDAMPAK WABAH COVID19

POLRES PONOROGO LEPAS DAGING HEWAN KURBAN UNTUK MASYARAKAT TERDAMPAK WABAH COVID19

 



PONOROGO – Kapolres Ponorogo AKBP Mochammad Nur Azis, SH, SIK, M.SI Lepas daging hewan Qurban Sebanyak 366 kantong plastik  masing-masing @1 kg kepada warga masyarakat Ponorogo terdampak covid19, warga lingkungan Mapolres Ponorogo, Abang becak dan tukang parker. Selasa, 20/7/2021


Kapolres Ponorogo AKBP Mochammad Nur Azis, SH, SIK, M.SI ketika menjelaskan bahwa bertepatan dengan peringatan hari raya idul adha 1442 H pihak polres Ponorogo menggelar penyembelihan hewan kurban. Akan tetapi, proses penyembelihan diserahkan di rumah potong hewan yang ada di Kadipaten Ponorogo guna menghindari terjadinya kerumunan ketika memotong hewan kurban.

 

"Alhamdulillah, siang ini daging kurban kita bagikan kepada masyarakat terdampak covid19, warga sekitar Mapolres , Abang becak. Dan tukang parkir"ujar Kapolres Ponorogo.


Dijelaskan Kapolres, total daging hewan kurban yang dibagikan pada perayaan idul adha tahun ini jumlahnya ada 366 kantong plastik masing-masing berisi @1Kg daging. 


Hadir dalam acara pembagian daging kurban  Waka Polres Ponorogo Kompol Meridiani, S.H., M.H., M.M, Kabag Sumda Polres Ponorogo KOMPOL H. Bahrun Nasikin., S.Ag., M.A, PJU Polres Ponorogo; 2 Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sumoroto, Polsek Kota, Polsek Siman, Polsek Jenangan dan Polsek Sukorejo.



Ditambahkan Kapolres, mengingat masih suasana Pandemi covid19 maka penyerahan daging hewan Qurban di laksanakan tetap mematuhi Protokol Kesehatan dengan mengantar daging hewan Qurban oleh Personel Bhabinkamtibmas Polsek jajaran kepada masyarakat yg terdampak covid-19.


"Alhamdulillah, acara penyebelihan sampai pembagian daging kurban berjalan dengan lancar dan aman."pungkasnya.



PATROLI SKALA BESAR MALAM IDUL ADHA 1442 H,  TNI/POLRI DI PONOROGO BAGI BAGI SEMBAKO

PATROLI SKALA BESAR MALAM IDUL ADHA 1442 H, TNI/POLRI DI PONOROGO BAGI BAGI SEMBAKO

 


PONOROGO,  Polres Ponorogo menggelar patroli gabungan skala besar dalam rangka antisipasi   Takbir keliling pada malam  Idul Adha 1442 H yang dipimpin Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si. Bersama Dandim 0802/Ponorogo diwakili Kasdim Mayor Inf Misirin.  Senin ( 19 /07/2021) pukul 20.00 s.d 21.10 WIB


Dalam Kegiatan tersebut, Kapolres Ponorogo Bersama Dandim 0802, membawa sejumlah paket sembakou untuk dibagi bagikan  kepada sejumlah  pengusaha warung kopi yang dinilai terkena dampak dari Pemberlakukan PPKM Darurat pada masa Pandemi COVID 19 di Ponorogo. 


Adapun rute Patroli gabungan skala besar yaitu Jl. Bhayangkara - Jl. Urip Sumoharjo - Jl. Diponegoro - Jl. Jend. Sudirman - Jl. Gajah Mada - Jl. Ir. Juanda - Jl. Letjend Suprapto - Jl. Batoro Katong - Jl. KH. Ahmad Dahlan - Jl. Urip Sumoharjo - Jl. Raden Saleh - Jl. KBP. Duryat - Jl. Bhayangkara - Polres Ponorogo.


Ikut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Ponorogo Kompol Meiridiani, S.H., M.H., M.M., Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Basuki Nugroho, S.Sos., Kasatpol PP Kab. Ponorogo Drs. Suko Kartono, M.M., Kabid Tibum, Tranmas, dan Kebakaran Siswanto, S.Pd., M.Pd.,Kasat Lantas, Kasat Samapta, kasat binmas, kasi Propam dan Personil Gabungan TNI/Polri 50 personil.


Disampaikan Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si bahwa situasi Ponorogo malam Idul Adha cukup Kondusif terpantau hasil giat patrol tidak ada warga yang melaksanakan takbir keliling. 


“saya ucapkan terima kasih atas kesadaran seluruh elemen warga masyarakat yang sudah mematuhi kebijakan dari pimpinan terkait larangan takbir keliling dan ini untuk kebaikan Bersama di masa Pandemi Covid 19,” Ujarnya 


Selesai kegiatan Kapolres Ponorogo Bersama Dandim 0802 dan seluruh personil gabungan Kembali ke Mapolres guna apel Konsolidasi. 


Forkopimda Jatim cek langsung penambahan 200 Bed Ruang ICU dan HCU RSUD Dr Soetomo

Forkopimda Jatim cek langsung penambahan 200 Bed Ruang ICU dan HCU RSUD Dr Soetomo


Forkompimda Jawa Timur mengecek secara langsung penambahan ruang ICU dan HCU, serta menyapa tenaga kesehatan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pada Senin (19/7/2021).


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Sekda prov, Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya melakukan pengecekan penambahan ruang ICU, yang terletak di Zona parkir A RSUD Dr. Soetomo Surabaya. 


Penambahan ruang HCU dan ICU yang baru ini ada 6 level 3 lantai, yakni lantai 3,4,5, dengan menyediakan 200 kapasitas bed. levelnya adalah dan intensif per unit. 


Usai mengecek penambahan dan kesiapan tempat ICU, Forkopimda lanjut menyapa para tenaga kesehatan yang berada di berbagai daerah secara virtual, di ruang Lokawidya RSUD Dr. Soetomo. 


"Kami bersama-sama Forkopimda melakukan pengecekan, insyaallah besok sudah bisa digunakan, ada gedung parkir yang memang sudah beberapa waktu lalu disiapkan untuk memberikan layanan. Ada kualifikasi High Care Unit (HCU) dan Intensive Care Unit (ICU)," tandasnya Gubernur Jatim usai menyapa para nakes. 


Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penambahan ruang ICU dan HCU ini rencananya besok sudah bisa di gunakan, untuk layanan HCU. 


"Yang tadi kami lihat insyaallah besok sudah akan bisa memulai layanan untuk High Care Unit," ucapnya Gubernur Jatim didampingi Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II dan Kabinda Jatim.


Selain itu, Khofifah memaparkan bahwa seluruh seluruh Forkopimda tidak akan pernah berhenti untuk terus berikhtiar, membangun sinergitas seluas-luasnya guna penanganan pandemi covid-19.


"Kekompakan kami di jajaran Forkopimda Jawa Timur adalah bagian bukti, bahwa kami ingin memberikan perlindungan dan keselamatan warga di Jawa Timur ini dengan sepenuh energi yang bisa kita maksimalkan," akunya. 


"Kami pun juga ingin menyampaikan bahwa teman-teman terutama tadi kita sampaikan pada para dokter-dokter yang sedang mengambil spesialisasi terutama paru dan penyakit dalam, mereka juga harus bekerja ekstra bekerja keras memberikan layanan terbaiknya," tambahnya. 


Gubernur juga menambahkan, mereka terus berupaya penanganan covid-19 dari hulu ke hilir, yang satu hilirnya adalah layanan kuratif, hulunya antara lain adalah penerapan prokes 5M dan vaksinasi. 


"Semua elemen-elemen strategis di Jawa Timur melakukan maksimalisasi vaksinasi dengan luar biasa. Vaksinasi kita maksimalkan layanan-layanan yang bersifat kuratif juga kita maksimalkan, mudah-mudahan semua berseiring dengan ikhtiar menyelamatkan dan melindungi warga masyarakat Jawa Timur," pungkasnya Gubernur Jatim.

Forkompimda Jatim Mengecek Langsung Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi di Malang

Forkompimda Jatim Mengecek Langsung Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi di Malang

 


Forkopimda Jawa Timur turun langsung mengecek pelaksanaan vaksinasi di Universitas Negeri Malang (UNM), dalam rangka serbuan vaksinasi di Jawa Timur, dalam pelaksanaan kali ini ditargetkan 5000 orang dapat dilakukan vaksinasi pada hari ini, Minggu (18/7/2021). 


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Pejabat Utama Polda Jatim, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Forkopinda Malang dan para Kapolres Malang Raya bersama-sama kembali mengecek serbuan vaksinasi yang berlangsung di Jawa Timur. 


Kali ini serbuan vaksinasi di UNM telah menyiapkan 35 tim vaksinator dengan target 5000 vaksinasi, yang dikhususkan untuk warga Malang Raya, dan teknis vaksinasi dibagi menjadi tiga tempat, yakni di Graha Cakrawala, Sasana krida, dan Lapangan tenis indoor, semua masih dalam areal Universitas Negeri Malang. 


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangannya mengatakan. Hari ini kita menyaksikan ada lonjakan kasus positif secara eksponensial. Itu Karena ada peningkatan yang cukup signifikan dari masyarakat yang melakukan testing secara mandiri. 


"Setidaknya ada enam kali lipat, dari masyarakat yang melakukan testing melalui swab PCR, makin banyak yang testing, makin memungkinkan kita melakukan tracing, tetapi kita melihat bahwa Bed Occupancy Ratio (BOR) Rumah Sakit ternyata flat, nah BOR-nya flat tetap kelihatan hasil dari swab PCR menunjukkan peningkatan karena testing kita pada seminggu terakhir ini meningkat sampai enam kali lipat," paparnya Khofifah usai meninjau jalannya vaksinasi di UNM. 


"Kemudian kita mencoba membangun sinergitas secara solid, kohesivitas kita sangat tinggi, untuk bersama-sama melakukan gerakan vaksinasi, serbuan vaksinasi, gerai vaksinasi, Baksos lalu bentuknya juga vaksinasi, ini alhamdulillah berseiring dengan semangat masyarakat, animo yang sangat tinggi untuk melaksanakan vaksinasi," Lanjutnya. 


Oleh karena itu, berikutnya adalah Gubernur meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi interaksi, mengurangi mobilitas. 


"Karena 5M ini kunci untuk bisa melandaikan bahkan menghentikan penyebaran covid-19.Tugas pemerintah memaksimalkan tracing, memaksimalkan testing, memaksimalkan treatment," tandasnya. 


Sementara, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto menambahkan, ini merupakan bentuk kerja sama dan sinergitas antara Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Kota Malang, dengan universitas, civitas akademika khususnya Universitas Negeri Malang.


Pangdam mengatakan, bahwa yang mengikuti vaksinasi ini tidak hanya warga yang mempunyai KTP Malang, melainkan warga yang di luar kabupaten dan Kota Malang juga bisa dilakukan. 


"Kami melaksanakan secara terus menerus sebagai bagian dari program vaksinasi nasional. Seperti kita ketahui bersama bahwa Jawa Timur alhamdulillah sampai hari ini sudah lebih dari 20 persen penduduk Jatim yang divaksin. Bahkan Jatim tidak termasuk mendapat prioritas oleh Presiden Republik Indonesia," jelasnya 


"Beberapa kali Presiden menyampaikan bahwa sekarang pemerintah sedang gencar-gencarnya meningkatkan vaksinasi di tiga provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten. Tetapi Jawa Timur tidak karena secara mandiri pun sudah bisa melebihi target dibandingkan dengan provinsi-provinsi yang tadi saya sebutkan," imbuh Pangdam.

Polri Sebar 458 Ton Beras dan 15.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Banten Terdampak PPKM Darurat

Polri Sebar 458 Ton Beras dan 15.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Banten Terdampak PPKM Darurat

 



SERANG - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelontorkan 458 ton beras dan 15.000 paket sembako untuk masyarakat Banten yang terdampak PPKM darurat. 


Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta Bhabinkamtibmas, Babinsa, kapolsek dan danramil memapping kebutuhan masyarakat jangan sampai ada yang kesulitan dan belum tersentuh bantuan sosial. "Silahkan dicek apabila kurang, ajukan lagi maka dari pusat nanti akan didistribusikan lagi," kata Sigit di Serang, Banten, Minggu (18/7/2021).


Jenderal bintang empat itu  juga terjun langsung membagikan paket sembako kepada warga lingkungan Kaujon Singandaru RT01/22.


Rumah yang pertama didatangi adalah Eneng rahmah, 70 tahun seorang janda. Kemudian rumah Syantiah Rahmawat. Selanjutnya rumah Multi Ningsih, penjual ketoprak dan Ayuni, penjualan bakso. 


Selain membagikan paket sembako, Kapolri juga meninjau Posko PPKM Mikro di Kelurahan Serang. Wilayah ini terdiri dari 27

RW dan 118 RT dengan jumlah penduduk 

sebanyak 26.914 jiwa.


Sigit sempat berdialog dengan salah seorang warga yang melakukan isolasi mandiri secara virtual. 


Sigit juga meninjau vaksinasi di Universitas Sultan Agung Tirtyasa (Untirta) Serang. Dia mengaku akan mempercepat vaksinasi di Provinsi Banten. Pasalnya meskipun berdekatan dengan Ibu Kota namun akselerasinya masih diangka 14%. "Minggu depan TNI-Polri akan mengeroyok Banten untuk melaksanakan vaksinasi massal," terangnya. 


Mantan Kapolda Banten itu mengajak seluruh elemen masyarakat baik relawan, aktivis, mahasiswa, OKP dan ormas yang memiliki kemampuan untuk gabung jadi petugas vaksinator dipersilahkan. "Mari kita sama-sama bersinergi sehingga akselerasi vaksinasi bisa segera tercapai. Dan herd immunity yang kita harapkan bersama segera terwujud," ungkapnya. 


Sigit mengungkapkan laju pertumbuhan Covid-19 secara nasional diatas 50.000 sehingga perlu upaya keras yang terus dilakukan untuk segera menurunkan laju pertumbuhannya. 


"Dari evaluasi, tingkat kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dibeberapa wilayah Banten angkanya ada di 90%. Namun ada tiga wilayah itu angkanya masih di bawah 90% sehingga saya harapkan perlu ditingkatkan," terangnya.

KAPOLRES PONOROGO DAN DANDIM 0802 LEPAS BANTUAN 5 TON BERAS/1000 PAKET SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK COVID 19 PADA MASA PPKM DARURAT

KAPOLRES PONOROGO DAN DANDIM 0802 LEPAS BANTUAN 5 TON BERAS/1000 PAKET SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK COVID 19 PADA MASA PPKM DARURAT

 



PONOROGO, Sebanyak 5 ton bantuan beras dari pemerintah mulai di distribusikan oleh TNI/POLRI kepada warga masyarakat Ponorogo yang terdampak covid 19 di masa PPKM Darurat di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo. 


Kegiatan penyaluran Bansos di awali dengan pelaksanaan Apel yang dipimpin langsung Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Aziz, S.H., S.I.K, M.S.I. bersama dengan Dandim 0802 Ponorogo Letkol INF Muhamad Radhi Rusin, S.I.P. dihalaman apel Polres Ponorogo. Sabtu (17/07/2021)


Ikut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kab. Ponorogo Drs. SUPRIYADI, S.Sos, Wakapolres Ponorogo KOMPOL MERIDIANI, S.H., M.H., M.M., PJU Polres Ponorogo  dan Perwakilan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kodim 0802 Ponorogo. 


Dalam Amanatnya Kapolres Ponorogo menyampaikan bahwa Hari ini kita awali apel penyerahan bansos PPKM darurat covid19 oleh TNI-Polri kepada Babinsa dan Bhabinkantibmas, yang kemudian  akan disalurkan kepada warga masyarakat Ponorogo terdampak Covid 19 di masa PPKM Darurat.


Dijelaskan Kapolres, Penyaluran beras bantuan PPKM darurat covid19 oleh TNI/POLRI ini total ada 1000 paket sembako terdiri dari 5 Kg beras, mie instan dan minyak goreng. 


"Jadi Total  bantuan beras yang akan di salurkan sebanyak  5 ton beras."jelasnya.


Bantuan tersebut lanjut Kapolres di khususkan kepada warga masyarakat terdampak covid 19 tapi bukan penerima bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah sehingga tidak akan terjadi tumpang tindih antara bantuan satu dengan yang lain.


"Data penerima bantuan PPKM darurat covid19 TNI-Polri berasal dari dinsos setempat. Calon penerima bantuan sudah terdaftar baik nama, alamat  sesuai NIK."jelas Kapolres.


Dengan bantuan PPKM darurat covid19 TNI-Polri sedikit banyak bisa meringankan beban warga masyarakat di masa pemberlakukan PPKM darurat sekaligus bisa meningkatkan perekonomian warga yang terdampak.


Ditambahkan Kapolres,  pihaknya berpesan kepada warga masyarakat Ponorogo agar tetap menjaga protokol kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah agar Pandemi covid19 segera reda dan syukur hilang dari muka bumi ini.

 

Selesai Apel Penyaluran Bansos, Kapolres Ponorogo dan Dandim 0802 terjun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan secara door to door dibeberapa Lokasi rumah warga.


Dalam kegiatan terlihat seluruh personil tetap mematuhi protokol kesehatan dan kegiatan berjalan aman lancar dan terkendali. 

2.500 Ton Beras dan 70.000 Paket Sembako Siap Didistribusikan ke Seluruh Indonesia

2.500 Ton Beras dan 70.000 Paket Sembako Siap Didistribusikan ke Seluruh Indonesia

 



SIDOARJO- Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan  jajaran TNI-Polri untuk  menyalurkan bantuan sosial (bansos) PPKM Darurat kepada masyarakat yang terdampak di seluruh Indonesia. Bansos yang akan disebar sebanyak 2.500 ton beras dan 70.000 paket sembako. 



Menindaklanjuti instruksi itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya untuk segera melakukan penyaluran bansos ke titik-titik masyarakat yang perekonomiannya terdampak Pandemi Covid-19. 


"Jadi saya tidak ingin ada informasi dilapangan yang sampaikan di satu wilayah masih terdapat masalah dengan bansos," kata Sigit di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (17/7/2021).


Di dampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Sigit melepas personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mendistribusikan paket sembako dan beras tersebut kepada masyarakat di Jawa Timur. 


"Oleh karena itu hari ini menindaklanjuti perintah Presiden kami dari Polri, menurunkan bansos sebesar kurang lebih 2.500 ton beras dan 70.000 paket sembako. Ini merupakan bagian dari program bapak Presiden untuk menurunkan bansos di seluruh wilayah yang terdampak," ujar eks Kapolda Banten itu.


Diketahui, dari total stok beras yang dimiliki oleh Polda Jatim sebanyak 1.289 ton beras yang sudah disalurkan dari tanggal 3-16 Juli sebesar 232 ton beras. 


Sigit menekankan, bantuan sosial tersebut harus segera terdistribusi dengan segera. Apabila nantinya stok sudah habis, ditegaskan Sigit, untuk segera melapor dan berkoordinasi agar mendapatkan kiriman untuk penambahan stok.


Percepatan pendistribusian bansos itu, kata Sigit, merupakan upaya Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat di tengah pemberlakuan PPKM Darurat. Karena kebijakan itu bertujuan untuk menyelamatkan warga dari bahaya virus corona. 


"Tolong diguyur habiskan stok kalau kurang ajukan lagi nanti akan segera dikirim. Dan Ibu Mensos akan kirimkan ini merupakan bagian upaya pemerintah untuk atasi atau kurangi beban terhadap masyarakat yang terdampak," ucap Sigit.


Diketahui, sepanjang tahun 2020, bantuan Sosial yang disalurkan Polri sebanyak 394.347 paket sembako, 30.000 ton beras,790.436 Alkes/APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum.


Kemudian, sampai dengan 2 Juli 2021, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 Alkes/APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.


Sedangkan, periode 3 sampai dengan 16 Juli 2021, Polri telah mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di 34 wilayah Polda sebanyak 250.797 paket sembako dan 1.418.805 Kg atau 1.418 ton beras.


Sementara itu, stok beras yang dimiliki Mabes Polri untuk distribusi bantuan sosial di skala nasional sebanyak 50.751,3 ton. Lalu, Polri juga sudah menyiapkan bantuan tambahan yang siap dikirim berupa 150.000 paket sembako di masa PPKM Darurat.

TNI-Polri Distribusikan 30.000 Paket Sembako untuk Warga Solo

TNI-Polri Distribusikan 30.000 Paket Sembako untuk Warga Solo

 


SOLO - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendistribusikan 30.000 paket sembako PPKM Darurat untuk masyarakat Solo, Jawa Tengah (Jateng). 


Pembagian paket sembako itu dilakukan saat mereka melakukan tinjauan vaksinasi massal di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (17/7/2021). Bantuan PPKM Darurat tersebut akan menyasar ke seluruh warga yang ekonominya terdampak akibat Pandemi Covid-19 atau virus corona. 


"Pemerintah juga memikirkan masyarakat yang terdampak, karena situasi PPKM Darurat, maka hari ini kami akan bagikan bansos kurang lebih 30.000 paket sembako dan kurang lebih 147 ton beras yang akan dibagikan kepada masyarakat oleh rekan-rekan TNI-Polri," kata Sigit saat melepas distribusi paket bansos tersebut. 


Jenderal bintang empat itu berharap, dengan pembagian bansos ini beban masyarakat dapat berkurang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 


"Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat karena adanya pembatasan mobilitas," ujar mantan Kapolda Banten ini. 


Sementara, vaksinasi massal di Balai Kota Solo sendiri tercipta berkat adanya kolaborasi antara Pemkot Surakarta, TNI, Polri yang bekerjasama dengan Shopee. Kegiatan ini mengusung tema 'Berjuang Besama Melawan Covid-19'. Adapun, target vaksinasi adalah 1.000 orang masyarakat 

umum yang telah mendaftar.


Sigit pun mengapresiasi dan berterima kasih atas antusiasme masyarakat Kota Solo untuk melakukan vaksinasi. Dengan adanya animo warga yang tinggi, kata Sigit, maka target Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona bakal segera terwujud. 


"Terima kasih atas antusiasme dari masyarakat Solo dalam hal ikuti kegiatan vaksinasi sehingga percepatan ini kami harapkan bisa segera tercapai. Oleh karena itu bagi masyarakat atau relawan, aktivis, mahasiswa, yang miliki kemampuan untuk jadi vaksinator atau memperkuat kegiatan vaksinasi silahkan untuk bergabung," ucap eks Kabareskrim Polri tersebut. 


Disisi lain, Sigit meyakini dengan adanya kerjasama seluruh elemen masyarakat, maka laju pertumbuhan virus corona kedepannya akan berkurang. "Harapanbya supaya kita bersama-sama bisa segera turunkan laju pertumbuhan Covid dengan membatasi mobilitas masyarakat. Oleh karena itu mari kita sama-sama bersinergi, sehingga laju pertumbuhan Covid ini bisa kita turunkan," tutup Sigit.

Malam-malam, Kapolri Blusukan di Solo Bagi-bagi Sembako ke Warga dan Pedagang Angkringan

Malam-malam, Kapolri Blusukan di Solo Bagi-bagi Sembako ke Warga dan Pedagang Angkringan

 



SOLO- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkeliling Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat malam (16/7/2021). Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu berdialog dan mendatangi warga yang terdampak PPKM darurat sambil membagikan paket sembako dan masker. 

  

Kapolri berdialog dengan beberapa warga dan pedagang mengenai kondisi saat pandemi COVID-19 terutama sejak diberlakukan PPKM darurat.


"Bagaimana jualannya pak?berdampak tidak PPKM darurat ini?," tanya Kapolri kepada salah seorang pedagang angkringan. "Iya pak," jawab pedagang tersebut.


Kapolri pun meminta para pedagang untuk bersabar dan tetap mematuhi protokol kesehatan serta mentaato kebijakan PPKM darurat agar angka COVID-19 menurun.


"Mudah-mudahan kasus COVID-19 bisa menurun ya pak biar keadaan normal lagi. Tapi tetap patuhi protokol kesehatan, pakai masker dan patuhi kebijakan PPKM," kata Kapolri.


Usai berdialog, mantan Kabareskrim Polri ini memberikan bantuan sembako dan masker untuk para pedagang dan pekerja yang terdampak PPKM darurat.


Sigit berharap bantuan dari pemerintah ini dapat meringankan beban warga agar bisa melewati pandemi COVID-19. "Ini ada sedikit bantuan dari pemerintah pak. Kalau memang kurang nanti bilang saja sama polisi di sini ya pak," ujar Sigit.


Pedagang dan warga sekitar yang menerima bantuan mengucapkan terima kasih. Ia pun berharap pandemi COVID-19 segera berlalu dan dapat bekerja serta beraktivitas seperti biasa. "Alhamdulilah makasih pak atas bantuannya. Ini sangat membantu. Mudah-mudahan COVID-19 cepat berlalu," katanya.


Selama berkeliling, Kapolri ditemani Asops Irjen Pol Imam Sugianto, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono. Sementara sembako yang disiapkan untuk dibagikan kepada warga sebanyak 1.000 paket.

Panglima TNI dan Kapolri Semangati Warga Semarang yang Jalani Isolasi Mandiri

Panglima TNI dan Kapolri Semangati Warga Semarang yang Jalani Isolasi Mandiri

 



JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan semangat kepada warga yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman), karena terpapar virus corona. 


Perhatian tersebut diberikan oleh Panglima dan Kapolri saat menggelar interaksi virtual dengan pasien isoman saat meninjau Posko PPKM Mikro Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/7/2021).


Dalam interaksinya, Sigit menanyakan kepada salah satu warga bernama Tri. Ia menanyakan apakah selama melakukan isolasi telah mendapatkan obat atau belum. 


"Kan ada paket obat sudah dapat?," tanya Sigit.


"Sudah pak," ujar Tri menjawab pertanyaan Kapolri. 


Sigit menambahkan, apabila pasien isoman kehabisan atau kekurangan obat untuk segera melapor ke Babinsa agar kembali dikirimkan paket obat yang sudah disiapkan oleh Pemerintah. 


Selain itu, Sigit juga menanyakan apakah pasien isolasi mandiri sudah mendapatkan bantuan sosial atau belum. Menurut Sigit, untuk bansos warga juga bisa menghubungi Bhabinkamtibmas atau Babinsa agar mendapatkan paket bantuan tersebut. 


"Kalau abis lapor ke Babinsa lagi untuk dikirim. Nanti abis ini segera dikirim untuk kebutuhan. Kalau habis dikirim lagi," ujar Sigit.


Selain meninjau Posko PPKM Mikro, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau vaksinasi massal di Holy Stadium, Semarang, Jawa Tengah. Ia mengingatkan bahwa hingga saat ini angka penularan Covid-19 masih tinggi.


Untuk itu, tiga langkah pengendalian pandemi Covid-19 yakni penegakan disiplin terhadap Protokol Kesehatan, akselerasi vaksin hingga penerapan PPKM Darurat harus berjalan secara beriringan. 


“Tiga hal ini harus dilakukan serempak sama-sama karena kita lihat sampai saat ini angka (penularan Covid-19) terus tinggi,” ucapnya.


Terkait vaksinasi, Sigit menegaskan pihaknya bersama dengan TNI terus bergerak mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk menggelar vaksinasi massal sebagai upaya mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity. 


Dalam kesempatan itu, ia mengajak, kelompok sosial masyarakat, aktivis ataupun rekan-rekan mahasiswa yang memiliki sumber daya dan kemampuan dalam bidang kesehatan berkolaborasi dengan TNI-Polri menggelar vaksinasi massal. 


“Ini akan menjadi lebih baik dalam rangka percepat kegiatan akselerasi vaksinasi,” ucap mantan Kapolda Banten ini. 


Mantan Kabareskrim Polri ini meminta agar masyarakat memahami dan mematuhi PPKM Darurat sebagai upaya pemerintah untuk mengendalikan Covid-19. Ia memohon maaf apabila kebijakan tersebut menganggu aktivitas, namun hal tersebut harus diambil sebagai langkah menyelamatkan masyarakat dari paparan virus corona atau Covid-19. 


“Tolong ini disampaikan ke keluarga kita, mungkin belum memahami pemerintah melakukan ini semua untuk menjaga keselamatan masyarakat,” tutur Sigit. 


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menambahkan, dalam menghadapi pandemi Covid-19 diperlukan komitmen seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Setidaknya, kata Hadi strategi dalam menghadapi musuh yang tidak terlihat wujudnya ini, yakni defensif dengan menggunakan masker, mematuhi 3M dan vaksin.


“Vaksinasi untuk memberikan kekebalan. Tapi ingat setelah vaksin kita tetap menggunakan masker dan tak boleh lengah,” tutup Hadi.

Blusukan Ke Bandung, Kapolri dan Panglima Mapping Kebutuhan Masyarakat Dampak PPKM Darurat

Blusukan Ke Bandung, Kapolri dan Panglima Mapping Kebutuhan Masyarakat Dampak PPKM Darurat

 


JAKARTA— Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto besama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau posko PPKM Darurat di Kelurahan Turangga, Lengkong, Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/7/2021). 


Kapolri mengatakan, dalam blusukannya bersama Panglima, pihaknya ingin mengetahui secara langsung apa yang dibutuhkan oleh masyarakat selama diterapkannya PPKM Darurat. “Kami cek langsung untuk mapping (petakan), dan mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat. Sudah dicek beberapa tempat dan memang ini sangat berdampak terhadap perekonomian,” kata Kapolri dalam tinjauanya. 


Kapolri kemudian menginstruksikan agar jajaranya bergerak cepat mendistribusikan bantuan sosial (Bansos) pemerintah kepada masyarakat. 


Mantan Kabareskrim Polri ini juga meminta masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker. Terbatasnya mobilitas dan aktivitas akibat dampak PPKM Darurat, kata Kapolri, adalah upaya pemerintah menjaga keselamatan rakyat dari paparan virus corona atau Covid-19. “Tolong jaga kesehatan, pakai masker karena itu penting, sebagai kunci pencegahan penularan," ungkapnya. 


Mantan Kabareskrim Polri itu juga tak lupa mengajak seluruh masyarakat untuk vaksin guna mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity. Untuk itu, dia menginstruksikan jajaranya dapat melakukan akselerasi proses vaksinasi massal dengan memperluas titik-titiknya. “Mari kita bekerja sama untuk bisa mencapai herd immunity sehingga tercapai pemulihan ekonomi,” pesannya. 


Dikesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan paket obat dan vitamin bagi masyarakat yang melalukan isolasi mandiri tepat sasaran. "Apakah penyimpanan di gudang sesuai standar sesuai pencatatan, penyimpanan dan keluar masuk obat/vitamin terdistribusi dengan baik,” ujar Panglima.

TNI-Polri Monitoring Vaksinasi dibalai desa Selur, Kec. Ngrayun

TNI-Polri Monitoring Vaksinasi dibalai desa Selur, Kec. Ngrayun

 


Ponorogo – Polsek Ngrayun- Polres Ponorogo bersama TNI ( koramil 0802/12 Ngrayun ) dan Dinas Kesehatan bekerjasama melaksanakan kegiatan vaksinasi bertempat di balai Desa Selur, Kec.Ngrayun


Dari pelaksanaan vaksinasi Kamis, 15 Juli 2021 di balai desa Selur, Kec. Ngrayun 215 orang vaksin tahap I kepada masayarakat desa Selur, Kec. Ngrayun. Antusias Warga dalam vaksinasi terlihat dengan kehadiran mereka yang berdatangan dan mengantri dan dengan protokol kesehatan satu persatu untuk menerima vaksin yang dilayani oleh petugas vaksinator Nakes Kecamatan Ngrayun


Plh Kapolsek Ngrayun IPTU M.ANWAR FATONI  mengatakan, kegiatan Vaksinasi dilaksanakan dibalai desa Selur, Ngrayun hari ini untuk mendukung program pemerintah diantaranya sejuta vaksin setiap hari.


“Terimakasih kepada  masyarakat desa Selur, Kec.Ngrayun yang sudah rela mengantri dengan tertib dan mematuhi prokes, kami juga mengucapkan terimah kasih kepada vaksinator Nakes Puskesmas Ngrayun, Ponorogo,  kegiatan Vaksinasi kepada masayarakat desa Selur dosis 1 hari ini sejumlah 215 Orang yang di vaksin” ucap IPTU M ANWAR FATONI, Kamis (15/07/2021)


IPTU M.anwar Fatoni yang juga menjabat sebagai KBO Binmas Polres Ponorogo menjelaskan, Keberadaan Kepolisian dan TNI Selain bertugas untuk pengamanan juga mengingatkan kepada warga akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Kepolisian dan TNI bersama semua stecholder terus berupaya mendorong percepatan Vaksinasi dalam upaya pencegahan penularan Virus Covid 19.


“Polri bersinergi dengan TNI dan instansi terkait bersama sama melaksanakan pengamanan guna keamanan dan kelancaran kegiatan vaksinasi Covid-19”, terang Iptu M.anwar fatoni.


“Petugas Keamanan memastikan jalannya vaksinasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, selain melaksanakan pengamanan personil juga memberikan edukasi tentang protokol kesehatan”, Lanjut Iptu M.anwar Fatoni


Plh Kapolsek Ngrayun menjelaskan, Vaksinasi ini adalah Program Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


“Kendati demikian, kami menghimbau meski sudah divaksin agar tetap disiplin menerapkan 5M protokol kesehatan Covid-19, Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta mengurangi membatasi mobilitas dan interaksi”, Pungkasnya. ( priy )

KAPOLRES PONOROGO BESUK DAN BERIKAN TALI ASIH KEPADA ANGGOTANYA YANG SAKIT

KAPOLRES PONOROGO BESUK DAN BERIKAN TALI ASIH KEPADA ANGGOTANYA YANG SAKIT

 


Polres Ponorogo – Salah satu hal yang paling penting dalam sebuah organisasi adalah kebersamaan dan kepedulian antara anggota dengan pimpinan, itulah yang selalu dikatakan oleh Kapolres Ponorogo  AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si,.

Mendengar ada anggotanya yang sakit, Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si beserta PJU membesuk dan memberikan tali asih berupa sembako,masker, vitamin,dan uang santunan kepada 6 (enam) anggotanya yang sakit. Kamis (15/07/2021)

Menurut Azis, kegiatan seperti itu sangat penting dilakukan karena dalam sebuah organisasi satu sama lain harus saling menguatkan. 

“Kita ini ibarat tubuh , kalau ada bagian tubuh yang sakit satu sama lain saling merasakan,” ujarnya 

Kehadiran Kapolres dan rombongan diharapkan dapat memberi motivasi kepada anggota yang sakit agar cepat sembuh dan dapat beraktivitas kembali sedia kala.