PEMKAB MADIUN PERCEPAT TARGET BEBAS SAMPAH, DENGAN MENGGELAR GATHERING STRATEGI PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU

Redaksi
Selasa, 27 Januari 2026
Last Updated 2026-01-27T00:52:36Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 Peliput : Wito


Gathering Strategi Pengolahan Sampah Terpadu dilingkungan Pemkab Madiun

MADIUN – SUARAJATIM.net

Suara Jatim Pemerintah Kabupaten Madiun bergerak cepat menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) No. 12 Tahun 2025 tentang strategi pengelolaan terpadu di Indonesia menuju Bebas Sampah dengan Target Pengelolaan Sampah 100% tahun 2029.

 

Buktinya, Pemkab. Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar Gathering Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, di Pendopo Muda Graha, Madiun, Senin (26/1/2026).

 

Acara untuk menciptakan lingkungan bersih ini, resmi dibuka oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak yang disaksikan oleh Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, PJ. Sekda Sigit Budiarto, S.Sos, M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Muhamad Zahrowi, AP, pimpinan OPD, Direktur RSUD dan para camat, administrator KPH Perhutani di Kab. Madiun.

 


Selaku pihak penyelenggara, Dinas Lingkungan Hidup menghadirkan narasumber, diantaranya, Ahli Persampahan, M. Bijaksana Junerosano, S.T., M.T, dan Vice President Environnment and Social PT. Penjamin Infrastruktur Indonesia, Jarot Arisona Priambudi.

 

Ditemui seusai acara, Bupati Madiun menyambut baik acara ini sebagai langkah konkret untuk berkontibusi nyata mewujudkan Indonesia menuju Bebas Sampah 100% tahun 2029, selain juga sesuai dengan Visi Misi Kabupaten Madiun ‘BERSAHAJA’ (Bersih Sehat dan Sejahtera).

 

Jadi dasarnya adalah Perpres No. 12 Tahun 2025. Karena memang sampah itu menjadi problem ke depannya, sehingga harus segera kita atasi mulai sekarang, karena tidak ada waktu lagi,” tandas Bupati yang akrab disapa Mas Hari.

 

Bupati Madiun mengatakan jika mengelola sampah membutuhkan anggaran yang sangat besar, sehingga tidak bisa sepenuhnya menggunakan anggaran APBD. Untuk itu, dibutuhkan support penganggaran dengan opsi KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha).

 

Disinggung penyiapan Perbup ‘Jumat Bersih,’ Bupati menjelaskan jika langkah itu sebagai salah satu upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan Perbub tersebut, akan ada konskuensinya jika ada masyarakat membuang sampah sembarangan, dan sebagai upaya agar masyarakat mulai terbiasa membuang sampah pada tempatnya.

 


Sementara itu, Kepala DLH kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi Mengungkapkan bahwa Pengelolaan sampah merupakan salah satu program prioritas daerah sesuai visi misi Kabupaten Madiun Bersahaja. Namun, pengelolaan sampah tidak bisa hanya di lakukan oleh daerah. Namun, kolaborasi dengan pemerintah pusat perlu di tingkatkan, termasuk dengan badan usaha.

 

" Kita mencoba untuk kolaborasi sinergi dengan pemerintah pusat untuk bersama dalam menyelesaikan persoalan sampah yang ada di daerah. Banyak yang sudah kita lakukan mulai pembangunan sarana pengelolaan sampah, namun itu saja tidak cukup jika dilakukan pemerintah daerah", ujarnya.(RED/wit).

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl