Lapas Pemuda Madiun Gandeng Dinas Pendidikan Kota Madiun, Teken Kerja Sama Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
Kerja Sama Pendidikan Kesetaraan bagi
Warga Binaan di Lapas Pemuda Madiun
Madiun, – SUARAJATIM.net
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun menggandeng Dinas Pendidikan Kota Madiun dalam penyelenggaraan
program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi Warga Binaan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui
penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, yang
dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Dinas Pendidikan Kota Madiun, Senin
(13/7).
Kerja sama ini bertujuan untuk
memperkuat pelaksanaan Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di
Lapas Pemuda Madiun sebagai upaya memenuhi hak Warga Binaan dalam memperoleh
pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia selama menjalani
masa pembinaan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Lapas
Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kunjungan sekaligus
penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat
pelaksanaan program PKBM bagi Warga Binaan.
"Alhamdulillah, hari ini nota
kesepahaman dan perjanjian kerja sama telah kita tandatangani bersama Ibu
Lismawati selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun. Kami mengucapkan terima
kasih atas dukungan yang diberikan. Kami juga memohon dukungan dari seluruh
pihak agar kegiatan PKBM di Lapas Pemuda Madiun dapat berjalan dengan lancar,
sukses, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi Warga Binaan,"
ujar Rudi.
Menurutnya, kerja sama tersebut
merupakan wujud nyata komitmen Lapas Pemuda Madiun dalam memberikan layanan
pembinaan yang berkualitas, khususnya di bidang pendidikan.
"Pendidikan merupakan salah satu
bekal penting bagi Warga Binaan untuk mempersiapkan diri kembali ke tengah
masyarakat. Kami berharap melalui program ini mereka memiliki kesempatan yang
sama untuk meningkatkan kompetensi dan meraih masa depan yang lebih baik,"
tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan
Kota Madiun, Lismawati, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya sinergi antara
Pemerintah Kota Madiun dan Lapas Pemuda Madiun dalam penyelenggaraan pendidikan
bagi Warga Binaan.
"Kami sangat berterima kasih atas
terjalinnya sinergi antara Pemerintah Kota Madiun dengan Lapas Pemuda Madiun,
khususnya dalam bidang pendidikan. Semoga kerja sama ini tidak berhenti sampai
di sini, tetapi dapat terus dikembangkan pada berbagai program lainnya sehingga
kita dapat bersama-sama melaksanakan program-program yang bermanfaat, baik di
lingkungan Pemerintah Kota Madiun maupun di Lapas Pemuda Madiun. Semoga seluruh
program yang telah direncanakan dapat berjalan lancar dan sukses demi menciptakan
sumber daya manusia yang lebih baik di masa depan," ungkap Lismawati.
Melalui sinergi yang terjalin antara
Lapas Pemuda Madiun dan Dinas Pendidikan Kota Madiun, program pendidikan
kesetaraan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan
manfaat nyata bagi Warga Binaan.
Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk
terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak dalam mendukung pembinaan
yang berkualitas sehingga Warga Binaan memiliki bekal pendidikan, keterampilan,
dan kepercayaan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat
setelah menyelesaikan masa pembinaan. (RED).
